
Setibanya di dalam hotel, ia masuk menghampiri resepsionis yang berada di tengah-tengah ruangan. "Permisi nona, saya mau menyewa ruangan selama tiga hari kedepannya."
"Baik tuan, saya akan mengkonfirmasi identitas tuan. Bisa berikan saya kartu identitas, untuk melakukan Check-in?" Katanya sembari meminta kartu identitas Qin Chen.
Qin Chen memberikannya, dimana kartu identitasnya berasal dari negeri lain. Sesaat kemudian, ia wanita resepsionis menyelesaikan tugasnya.
"Ruangan tuan berada di lantai lima No-248. Ini kunci ruangan anda." Katanya sembari memberikan kunci menyerupai ID-Card.
"Terimakasih."
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut menuju lantai lima menggunakan lift hotel. Sesaat kemudian, ia berada di lantai lima didepan ruangannya yang berada di sudut bangunan.
Masuk kedalam dengan melihat fasilitas di dalamnya begitu mewah kelas atas. Qin Chen menurunkan kopernya di atas meja dan ia baring di atas kasurnya menghadap langit-langit ruangan.
Lampu malam begitu senja membatah matanya yang hendak untuk tidur.
Qin Chen mengeluarkan handphonenya, membuka pesan yang Bai Tianzhi kirim beberapa waktu lalu. Bai Tianzhi mengatakan bahwa ia sudah diizinkan untuk berbisnis di luar negeri oleh universitas ataupun Profesor disana termasuk dirinya selama satu minggu.
"Sekarang aku sudah mendapatkan izin dari universitas, selanjutnya menyelesaikan tugas di sini lalu kembali ke rumah. Sebelum itu, bisnis apa yang menguntungkan di masa depan yang akan datang." Gumamnya.
Tiba-tiba suara bel terdengar di luar ruangannya, ia begegas duduk mendengarkan kembali suara tersebut.
Ting Tong! Ting Tong!
"Sebentar." Qin Chen mendekati pintu ruangannya dengan merutu, karena ia baru saja menyenderkan tubuh ke atas kasur sudah ada yang menganggu waktu istirahatnya.
Membuka pintunya, dan ia berhadapan langsung dengan wanita cantik berambut kuning keemasan, mempunyai body sexy tengah mengenakan pakaian formal. Rok hitam pendek dengan stocking hitam panjang dengan pakaian seperti jas wanita berwarna hitam.
"Siapa? Aku tidak memesan layanan kamar ataupun pesan makanan." Kata Qin Chen dengan polos kepada wanita tersebut.
"Wanita itu tersenyum tipis. "Saya adalah Chloe Evening. Sekertaris yang diutus langsung Tuan Steve untuk memandu Tuan Qin selama berada di Los Angeles." Balasnya, ia sedikit membungkuk menghormati status yang lebih tinggi darinya.
"Begitu rupanya, ternyata kau yang di katakan Tuan Steve. Masuklah, tidak nyaman mengobrol di luar di lihat banyak orang-orang." Qin Chen memintanya untuk masuk ke dalam karena orang-orang disana memperhatikannya.
"Permisi."
Chloe Evening, wanita berusia 26 tahun dengan kecantikan seperti mutiara. Tidak hanya cantik, namun manis dengan kulitnya berwarna putih pucat menyerupai salju selembut sutra surgawi.
Mempunyai tinggi ideal dengan mempunyai ukuran dada 36C, sempurna!
Duduk di sopa dengan tenang memperhatikan tempatnya tidak berubah hanya satu koper yang berada di atas meja, belum terbuka.
"Apa yang bisa saya bantu untuk Tuan Qin hari ini? Saya datang untuk memenuhi kebutuhan Tuan Qin." Katanya sembari menatap mata Qin Chen dengan serius.
"Hmmm ... Sekarang? Aku membutuhkan gudang besar untuk menampung emas yang aku punya sekarang. Dikota ini, apa ada gudang besar yang bisa di sewakan beberapa waktu? Aku membutuhkan satu gudang besar berapapun biayanya akan aku bayar." Balas Qin Chen yang tidak tahu apapun tentang kota ini karena ia seorang dari negeri luar.
"Gudang besar, seharusnya ada di bagian barat hotel ini bisa di sewakan. Apa tuan berencana memindahkan semua emas ke tempat tersebut? Jika benar, saya akan mengantarkannya ketempat tersebut. Namun tidak sekarang, karena hari mulai malam dan banyak bahaya berjalan ke sudut kota yang sunyi." Jelasnya.
"Kau benar, apa kau sudah menyewa ruangan di hotel ini? Bagaimana bisa kau berada di didalam ruangan pria selama semalam, akan ada banyak kehebohan nantinya." Balas Qin Chen.
"Tidak apa-apa tuan, Tuan Steve meminta saya untuk berada di samping tuan dan melayani anda dengan baik. Jadi saya akan duduk fi tempat ini hingga paginya."
__ADS_1
"Huh! Kecerobohan seperti ini akan membuatmu menderita. Lupakanlah, sebelum itu apa kau mengetahui tempat makan yang ada di dekat sini? Antarkan aku ke sana untuk makan malam, kau dapat memesan apapun yang kau suka nantinya."
"Restoran cepat saji berada dekat dengan hotel ini tidak terlalu jauh, tuan hanya membutuhkan waktu lima menit kurang untuk sampai ditempatnya."
"Bagus! Aku akan kesana dan besoknya antarkan aku ke gudang yang kau katakan sebelumnya karena aku akan menyelesaikan tugas ini secepat mungkin dan menghasilkan banyak keuntungan."
Chloe Evening mengangguk, ia mengantarkan Qin Chen ke restoran yang berada dekat dengannya. Sesaat kemudian, mereka sampai ditempat tersebut dimana restoran menyediakan makan malam dengan menu kelas atas.
Qin Chen masuk ke dalam melihat orang-orang hanya ada beberapa orang, ia duduk di tengah-tengah restoran melihat buku menu sembari memperhatikan restoran yang ia kunjungi sekarang ini.
"Steak daging premium, dan anggur merah." Katanya, ia memesan beberapa steak daging dengan minuman anggur merah akan sangat lezat menantikannya.
Chloe memesan makanannya, ia tidak dapat menolak perintah Qin Chen karena sebelum ketempat Qin Chen ia belum makan sama sekali hingga sekarang, diutus langsung oleh Steve Dawn untuk melayani Qin Chen.
"Ngomong-ngomong tentangmu, apa kau Sekertaris Pribadi Tuan Steve?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Tidak tuan, saya sekertaris yang baru masuk kedalam Perusahaan Tuan Steve, dan mendapatkan tugas pertama ini untuk menjadi sekretaris Tuan Qin." Balasnya.
Qin Chen menyentuh dagunya, ia tidak mendapatkan kalimat untuk bicara dalam beberapa menit. "Aku? Apa Tuan Steve begitu percaya denganku dan memberikan Sekertaris Pribadi secara cuma-cuma? Aku tidak mempunyai banyak uang untuk membayar seorang sekretaris, karena sebelumnya aku hanya bekerja sendirian."
"Tuan tidak perlu khawatir tentang bayaran saya, karena Tuan Steve yang akan membayarnya dan saya hanya bekerja di bawah Tuan."
Sekali lagi ia menyentuh dagunya, ia masih bingung namun senang karena mempunyai sekertaris yang bisa ia suruh dan membagi tugasnya.
Selama ini ia bekerja sendiri dan tidak meminta bantuan dari siapapun untuk menghasilkan uang. Walaupun ada istrinya, namun istrinya mempunyai pekerjaan di universitas sehingga setiap pulang mereka berdua sama-sama kelelahan.
"Lupakanlah, karena kau sudah berada di bawahku, aku akan memperlakukanmu dengan baik. Ngomong-ngomong tentang kota ini, apa ada sesuatu yang menarik tentang tempat-tempat yang hebat?"
"Ada banyak tuan, akan saya ceritakan besoknya karena pesanan sudah datang." Chloe Evening melihat pelayan disana menurunkan pesanan mereka.
"Maaf menunggu, ini pesanan anda."
Qin Chen melahapnya dengan tenang merasakan daging sapi yang menakjubkan bersama dengan ditemani anggur merah disampingnya.
Selama beberapa menit berlalu, mereka menyudahi makan di restoran lalu kembali ke hotel untuk beristirahat karena besoknya harus melakukan kerja sepanjang harinya menghasilkan banyak uang untuk dibawa ke kampung halaman membeli Vila dan lain sebagainya.
Didalam hotel, Qin Chen terbaring di atas tempat tidurnya dengan tenang. Chloe berada di sopanya menerima pesan dari seseorang yang tidak Qin Chen ketahui dan seketika sikapnya berubah.
Mendekati Qin Chen, ia perlahan melepaskan kancing pakaiannya satu-persatu.
Qin Chen menoleh melihatnya. "Tu– Tunggu Chloe, ini tidak benar kau sekertarisku, dan aku atasmu. Aku sudah mempunyai istri di rumah bagaimana bisa kau melakukan tindakan seperti ini."
"Tuan, istri tuan berada di rumah dan ini hanya sebagai layanan tambahan di malam hari." Katanya tanpa khawatir apa yang akan terjadi kedepannya.
Ugh!
'Begitu polos! Bagaimana bisa di seperti ini, agresif mengambil tindakan cepat seperti tengah mabuk!'
[Tch! Naif, padahal dalam hatinya sangat senang tentang ini.]
'Sialan kau sistem! Aku mempunyai istri kalau tidak ada aku pasti mengajarinya habis-habisan sampai tidak dapat bergerak!'
__ADS_1
[Istri muda tidak akan tahu, hubungan ini hanya layanan malam untuk menyenangkan tamu. Tuan tidak perlu khawatir, dia tidak akan bisa hamil ataupun hal lainnya karena sebelumnya dia sudah meminum obat yang bisa mencegah kehamilan.]
'Saram macam apa itu!'
Tanpa sadar, ia sudah bersentuhan bibir satu sama lainnya merasakan sensasi hangatnya gadis muda di negeri ini. Qin Chen meneken batinnya menahan jiwanya kuat-kuat karena godaannya benar-benar gila!
Sedikit mendorongnya kebelakang. "Chloe, kenapa kamu melakukan ini segera berhenti."
"Tuan, saya sudah menjadi sekretaris tuan, dan itu artinya apapun yang tuan butuhkan akan saya penuhi termasuk hubungan terlarang." Balasnya.
Glup!
'Mengerikan!'
"Tidak tunggu, aku tidak bisa melakukan semua ini dan berhentilah ini perintah langsung dariku sekarang."
"Baiklah, saya tidak akan melakukannya."
Chloe mengenakan pakaiannya lagi, dan ia kembali duduk di sopanya tanpa berbicara atau bergumam tentangnya. Qin Chen dengan serius menanggapinya karena ini berbahaya, ia lalu beristirahat hingga paginya.
Apa yang terjadi sebelumnya hanyalah kesalahpahaman yang sudah di luruskan.
'Berada di negeri orang benar-benar mengerikan! Godaan wanita dimana-mana, aku bisa mati karena mereka.' Batinnya.
[ ... Dasar munafik, padahal ada kesempatan bagus untuk mendapatkan bule dari negeri lain.]
Ughh!
'Kenapa kau begitu senang aku mendapatkan banyak wanita? Aku curiga kau menyukai wanita-wanita cantik bukan? Tch! Sistem aneh, aku bisa mati kelaparan nantinya mengurus mereka secara tiba-tiba datang padaku meminta pertanggungjawaban!'
[ ... Karena sistem hanya dapat mengalihkan tidak lebih da kurang, karena itu mendapatkan masing-masing satu wanita di setiap negeri bukankah menarik tuan?]
'Rencana gila apa lagi yang kau lakukan sekarang? Mendapatkan banyak wanita dari masing-masing negeri, aku tidak kuat memompanya secara skala besar setidaknya membutuhkan satu bulan sekali agar tidak kering oliku.'
[Hmph! Tidak menarik, tuan payah.]
Urghh!
"Setidaknya aku ingin mempunyai hubungan normal tidak dengan tindakan sebelumnya sangat berbahaya. Seperti skenario yang sudah di tentukan dimana dia membantuku menyelesaikan tugas ini dan mendapatkan masalah antara aku dan dia, lalu untuk menyakinkan satu sama lain, pegerakan anak muda di lakukan."
[Hehehe ... Menarik! Skenario yang bagus, sistem akan mengalihkan skenario ini menjadi kenyataan.]
[Ding!]
[Pengalihan skenario berhasil.]
[Selamat tuan, karena berhasil mengaktifkan metode baru. Mendapatkan kelebihan sistem dan kekurangannya.]
Qin Chen termenung semalaman karena mendapatkan metode baru.
...
__ADS_1
*Bersambung ...