Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 59 : Turbulensi


__ADS_3

Maskapai penerbangan, Pesawat Int 9872 membawa 189 penumpang termasuk kru maskapai, 2 pilot, 1 kopilot dan 6 pramugari. Termasuk Qin Chen yang tengah duduk manis di dalam ruangan kelas atas bagian depan karena membayar mahal untuk hal tersebut agar perjalanan terasa nyaman.


Mereka terbang di atas samudera pasifik 15 menit yang lalu dengan penerbangan yang mulus tanpa kendala apapun.


Qin Chen melihat keluar kaca langit luas berada dekat dengan matanya—


"Perjalanan bisnis kali ini benar-benar menyenangkan, namun aku membuat satu masalah besar lagi. Kenapa bisa aku kelepasan semalam? Padahal di rumah ada istri cantik dan manis begitu setia menunggu kepulanganku, ini pasti karena sistem yang membuat skema percobaan mendekatiku dengan sekertaris pribadi."


[Eh!]


[Tuan sangat menyebalkan! Sistem tidak melakukan apapun, tuan sendiri yang menikmati setiap detiknya, bukan sistem.]


"Tch! Lupakanlah, berdebat dengan spesialis pengalihan akan merepotkan."


[Bicara dengan spesialis takdir sangat menyebalkan!]


Setengah jam kemudian, ia melihat badai hitam di depan sana membuatnya merasa sesuatu yang buruk akan terjadi. Guntur-guntur dan gemuruhnya terdengar dan perlahan pesawat masuk kedalam badai besar, Qin Chen tidak tahu apa yang tengah di pikiran pilot di depan.


Secara bertahap guncangan mulai terbentuk membuat semua orang yang tenang mulai panik dengan keadaan sekarang.


Qin Chen yang tengah duduk merasakan sesuatu yang buruk terjadi di baling-baling pesawat bagian kanan. "Sistem, apa kau bisa merasakannya? Pesawat ini tidak sedang kondisi yang baik-baik saja, pergerakan pesawat ini terasa seperti Turbulensi!"


Belum sempat ia mendengar sistem memberikan jawabannya, sebuah guncangan keras menyebabkan orang-orang masuk kedalam kepanikan dan mesin pesawat mengalami kerusakan.


Baling-baling pesawat bagian kanan meledak hingga mengalami ketidak seimbangan.


Mayday! Mayday!


Pesawat turun dengan kecepatan tinggi kehilangan tekanan, Qin Chen merasakan tekanan tersebut sangat kuat di tengah-tengah badai yang mengguncang Pesawat Int 9872, orang-orang semakin panik.


Para pramugari bertindak cepat mengatasi kepanikan mereka, memasang sabuk pengaman dan meminta mereka menggunakan masker oksigen untuk mereka dapat bernapas dengan tenang walaupun pesawat masih dalam badai besar.


Qin Chen langsung melihat menembus lapisan pesawat melihat pilot dan kopilot dalam masalah besar, mereka menghilang dari ruangannya!


Kaca yang hancur kemungkinan besar adalah hantaman badai, dengan benda-benda tumpul menghujani sekujur badan pesawat membuat suara-suara aneh terdengar.


Raungan seperti monster dapat mereka dengar begitu mengerikan!


"Bagaimana dengan kapten?"


"Belum ada jawaban! Pintu ruangan tidak dapat di buka dan hanya orang dalam yang bisa membukanya."


Pria itu mencoba mendorong maupun menarik pintu ruangan namun tidak dapat terbuka karena keras.


Sedangkan Qin Chen—


"Sialan! Apa ini karma karena berselingkuh dengan wanita lain secara diam-diam di belakang istri yang setia."

__ADS_1


Qin Chen menelan ludahnya, ia tidak tahu perjalanan yang menyenangkan menjadi menenangkan seperti sekarang. Kalau ia seorang yang mati tidak masalah karena bisa bangkit kembali dari kematian, berbeda dengan mereka yang mati, mereka bisa mendapatkan masalah besar.


Mereka semua tidak akan bisa hidup kembali.


Secara tidak sadar di dalam dirinya muncul sebuah keinginan untuk menyelamatkan mereka semua, karena bagaimanapun ia manusia dan mempunyai kemanusiaan untuk membantu satu sama lainnya.


[Ding]


[Tugas Ke-18 Dipicu.]


[Tugas : Menyelamatkan 189 Penumpang Pesawat.]


[Pengalihan : Kemampuan Bertarung.]


"Menyelamatkan? Terimakasih banyak sistem!"


Tanpa ragu-ragu ia melepaskan sabuk pengamannya, ini membuat para pramugari memintanya untuk kembali memasang sabuk pengaman. Namun Qin Chen tidak mendengarkannya dan bergerak dengan menahan tubuhnya dari guncangan dan tekanan angin yang menukik ke bawah.


Bergerak mendekati ruangan kendali, ia di bantu oleh pria disana untuk berdiri.


"Terimakasih."


"Tidak masalah, apa yang ingin kau lakukan sekarang?"


"Aku akan mencoba membuka pintu dan mengendalikan pesawat ini, mesin pesawat mengalami turbulensi, baling-baling kanan meledak dan kaca bagian depan ikut hancur karena badai."


"Dengarkan suara angin!"


Dengan suara keras mereka berdua bicara disana sembari mencoba membuka pintu bagian ruangan kendali yang dapat mengendalikan pesawat.


Sesaat kemudian, mereka berhasil membuka pintu dan mendapatkan hempasan angin yang kencang membuat mereka terhempas kebelakang dengan kencang.


Barang-barang beterbangan di langit-langit ruangan membuat banyak pramugari terlempar ke belakang.


Qin Chen terdorong kebelakang dan untungnya ia masih memegang sisi pintu dibantu sehingga ia tidak tersedot keluar dari ruangan tersebut.


Pria sebelum yang berada di sampingnya membantu Qin Chen masuk kedalam dan secepat mungkin menutup pintu ruangan.


Didalam ruangan itu tidak ada siapapun, hanya ada bekas darah dan kaca pecah keduanya.


Sementara itu—


Qin Chen buru-buru mengambil kendali untuk mengendalikan Pesawat Int 9872!


[Kecepatan Penurunan : 3245 Meter/Menit.]


[Tinggi : 8672 Meter | Kecepatan : 850 KM/Jam.]

__ADS_1


Mendongkrak isi kepalanya, mengotak-atik ulang pengetahuannya tentang pengetahuan teknologi yang seharusnya ada cara mengendalikan pesawat terbang.


'Sialan! Aku sangat panik sekarang ini tidak bisa berpikir dengan jernih! Tapi wajahku yang datar dan dingin terlihat tenang!'


[Berusaha tuan, ganbatta!]


Ughh!


'Brengsek! Kau membuat hatiku terluka mendengar kalimat terakhir.'


[ ... ]


Klik! Klik! Klik!


Tangannya bergerak seperti profesional dalam menghadapi masalah Turbulensi, meskipun hantinya bergetar hebat karena di belakangnya terdapat 189 nyawa termasuk dirinya sendiri harus di selamatkan.


Qin Chen mengubah auto menjadi manual dengan menarik yoke ke atas untuk menghindarinya hantaman dengan lautan pasifik yang tidak baik-baik saja sekarang.


Dibawah sana badai kencang dengan gelombang air membuat kematian mendekati mereka semua.


Pria di belakangnya menggunakan masker oksigen untuk mendapatkan udara ia memasangkan pada Qin Chen untuk dapat bernapas dan Qin Chen tidak sadar kalau ia bisa bernapas di tekanan sekuat itu.


Satu-satunya orang yang mempunyai kemampuan absolute tidak dapat mati, ia mempunyai tanggung jawab untuk menyelamatkan penumpang di belakang sana dari kematian.


Dengan ketrampilan spesialis takdir. Qin Chen akan mengalihkan kematian mereka semua!


Karena di belakangnya terdapat ratusan orang dewasa maupun anak kecil mendapatkan tanda kematian di atas kepalanya dalam hitungan detik kalau tidak di selamatkan.


Qin Chen berusaha keras membuat pesawat tersebut untuk naik ke langit-langit kembali menghindari hantaman.


"Tarikkkkk!" Teriaknya.


Dengan keras ia menarik yoke pesawat untuk naik ke atas kembali agar tidak menghantam permukaan lautan lepas dengan ombak besar dimana-mana seolah-olah ini adalah hari kematian mereka semua.


Mereka berdua berada di ruangan itu tengah berjuang keras menghadapi kematian didepan matanya karena dalam hitungan detik mereka akan menghantam permukaan air.


Kematian itu, tidak akan pernah terjadi!


Qin Chen melepaskan auranya begitu intens membuat takdir bergetar hebat, ia membuat sistem tidak dapat bicara untuk pertama kalinya melihat Qin Chen benar-benar mengubah takdir banyak orang.


Ia menarik yoka ke atas dan pesawat mulai kembali terbang ke langit dengan Qin Chen mengaktifkan mesin pesawat berulang-ulang karena tidak mau berfungsi.


Jika tidak, mereka akan mati di lautan tanpa tenaga pendorong meloloskan diri dari badai besar yang tengah melanda di samudera pasifik.


Pada saat terkahir, ia berhasil mengaktifkan mesin cadangan!


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2