Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 92 : Kabar Baik


__ADS_3

Satu bulan berlalu— Qin Chen menyelesaikan proyek-nya dan bahkan melakukan presentasi di depan seluruh Profesor di Universitas termasuk Bai Tianzhi melihatnya dari siaran langsung yang Qin Chen atur agar dia bisa menontonnya.


Pencapaian yang ia buat membuat bangga universitas karena karyanya menghasilkan banyak bantuan, tidak hanya itu banyak murid-murid lain bergegas untuk pindah ke universitas Cangqin karena dapat terjamin dengan pengetahuannya.


Selama periode ini, universitas mendapatkan banyak masukan murid baru sepanjang harinya dan Qin Chen mendadak terkenal di media internet ataupun hal lainnya.


Mantan kekasihnya mendekati Qin Chen dan memberikan sebuah surat memintanya untuk bertemu di tempat itu setelah Qin Chen tidak sibuk dengan urusannya.


Sekarang, ia berada di dalam ruangan kantor tengah membaca dokumen-dokumen penting yang ia dapatkan dari bawahannya. Disampingnya terdapat hantu wanita, ia tengah duduk menunggu Qin Chen.


"Sudah satu bulan aku berada di perusahaan ini dan tidak mendapatkan musibah apapun. Seperti yang aku katakan sebelumnya, aku akan membantumu mendapatkan keadilan yang selama ini kau cari. Aku sudah mendapatkan informasi tentang mereka dan nanti malam aku akan memberikan pelajaran pertama sebelum membalasnya."


"Terimakasih bos, aku akan bekerja dengan baik mulai sekarang."


"Baguslah, aku akan mencari cara agar kau dapat kembali hidup. Dengan begitu, kau bisa memulai semuanya dari awal lagi tanpa masalah apapun." Jelas Qin Chen.


Ia mengangguk, dan Qin Chen sudah menyiapkan semua ini dengan baik karena ia mempelajari kemampuan penuh Sistem Pengalihan.


Untuk menghidupkan kembali hantu wanita ini terbilang cukup mudah, karena Qin Chen hanya membutuhkan tubuh gadis murni atau masih pera*an untuk mendapatkan akses genetik agar bisa ia gunakan untuk melakukan transfer kesadarannya.


Sebelumnya ia berencana menggunakan tubuh robot, namun ia memikirkannya dua kali dan memutuskan untuk memberikan tubuh manusia asli yang sudah mati dengan menempatkan kesadarannya kedalam tubuh tersebut ia bisa kembali hidup.


Bahkan ia sudah memesan tubuh gadis cantik yang masih murni kepada Chloe di sana untuk mengirimkannya.


"Aku akan keluar karena ada urusan, nanti malam aku akan beraksi untuk memberikan pelajaran kepada mereka. Kau dapat kembali bekerja di ruangan ini, kalau sudah selesai kau dapat beristirahat dan menikmati makanan di lemari sana."


"Baik bos."


Qin Chen tersenyum keluar dari dalam kantornya, karena tidak ada yang tahu hubungan hantu wanita dengan Qin Chen sekarang.


Semua orang tidak dapat melihatnya selain Qin Chen, itu membuat banyak pertanyaan dimana-mana karena mereka mendengar suara-suara aneh sewaktu CEO mereka keluar dari ruangan.


Qin Chen keluar dari sana karena ia pergi ke hotel untuk mendapatkan hadiah manis yang menunggunya. Qian Chuntian membuat Qin Chen tidak dapat berpaling darinya, seolah-olah ia adalah magnet yang menariknya meskipun sudah berubah menjauh.


Selama satu bulan ini, hampir setiap harinya ia mendapatkan hadiah manis yang memanjakannya.


Setelah 6 Jam berlalu, ia terbaring dengan memeluknya menerima panggilan di handphone bergetar di atas meja.

__ADS_1


“Suami, aku berada di rumah sakit sekarang bersama Haozi. Bisa kamu datang? Karena Haozi pasti ingin kamu datang sewaktu mengetahui kabar baik.”


"Aku akan kesana dengan cepat, tunggu aku." Balas Qin Chen.


Ia begegas berdiri sembari mengenakan pakaiannya.


"Apa istrimu menelepon?"


"Benar, aku buru-buru ke rumah sakit sekarang."


"Begitu?"


Qin Chen melihat rautnya yang cemberut manisnya, ia lalu mendekatinya dan mendorongnya ke atas tempat tidur memberikan ciuman di bibirnya, setengah menit berlalu ia melepaskannya.


"Aku akan kembali untuk mendapatkan hadiah manisnya." Ucap Qin Chen, ia menyelesaikan menggunakan pakaian lalu pergi meninggalkan Qian Chuntian di dalam kamar hotel dengan keadaan tanpa busana.


Ia pergi ke rumah sakit untuk bersama-sama mengecek kondisi Jiang Haozi.


Setibanya di rumah sakit, ia menemui keduanya tengah menunggu Qin Chen.


"Kamu akhirnya datang."


"Humph! Untuk masalah ini kamu bisa bicara manis pada kami, untuk sekarang kesampingkan ini."


"Baik-baik, ayo kita masuk."


Jiang Haozi sangat gugup sekarang, beberapa hari belakangan ini ia mual-mual dan mengidam makanan manis sama seperti Bai Tianzhi sebelumnya.


Sewaktu di dalam ruangan, dokter wanita itu memeriksa keadaan Jiang Haozi sekarang dengan mesin USG.


Qin Chen dan Bai Tianzhi melihat layar di depannya ada yang bergerak.


"Selamat tuan, karena istri tuan tengah hamil." Katanya, ia membuat Qin Chen tersenyum bahagia dan puas, karena keduanya benar-benar sebuah momentum keluarga yang berbahagia.


Bai Tianzhi tersenyum bahagia, Jiang Haozi ikut bahagia ia melihat Qin Chen karena sudah memenuhi kewajibannya untuk melahirkan keturunannya.


Qin Chen menyentuh kepalanya sembari membelainya dengan lembut. "Terimakasih Haozi."

__ADS_1


"Hmmm ... "


Selepas itu, ia membayar dan membelah obat yang di butuhkan Jiang Haozi untuk merawat kandungannya. Qin Chen dan kedua istrinya kembali membawa manisan buah yang Jiang Haozi minta, mereka bertiga duduk bersama di satu sopa saling menyandar satu sama lainnya melihat langit ruangan.


Sudah tiga bulan setengah bagi Bai Tianzhi, dan itu dapat di lihat dari perutnya yang mulai membesar. Meskipun begitu, kecantikannya tidak dapat di bantahkan apapun, itu membuat Qin Chen kagum dan semakin sayang padanya.


"Bagaimana sekarang?"


"Entahlah, aku tengah bahagia sekarang mendengar kabar sebelumnya. Aku akan berusaha keras menghasilkan uang untuk kebutuhan. Kamu dapat beristirahat bekerja dan biarkan bawahanmu menyelesaikan tugasnya, karena kamu hamil muda pasti membutuhkan waktu istirahat yang cukup dan tidak boleh mendapatkan banyak kelelahan." Balas Qin Chen.


"Baiklah, aku akan libur satu tahun dan meminta ayah mengurus perusahaan, dan aku akan menghubungi mereka memberitahukan tentang kabar bahagia, pasti mereka akan sangat senang mendengarnya." Balas Jiang Haozi.


"Hmmm ... Mereka keluargamu, pasti akan bahagia mendengarnya karena sebentar lagi akan menimang cucu." Sahut Qin Chen.


Bai Tianzhi tersenyum menyederkan kepalanya kepundak Qin Chen, ia seperti kelelahan hingga tertidur di sampingnya. Qin Chen mendengar pembicaraan Jiang Haozi dengan keluarganya, dimana mereka ingin menemui Jiang Haozi besoknya!


Sedangkan Qin Chen akan mempunyai pertemuan dengan bos lain melakukan bisnis besar di kota.


"Haozi."


"Ada apa suami?"


"Aku hendak keluar sebentar, kamu tidurlah bersama Tianzhi di kamar. Aku akan kembali cepat untuk kalian berdua."


"Kamu akan pergi di malam ini? Ini sudah setengah sepuluh, apa tidak bisa untuk di lakukan besok paginya?" Balas Jiang Haozi.


"Tidak bisa, karena mereka hanya keluar sewaktu malam."


Jiang Haozi bingung tapi ini urusana Qin Chen, dan ia hanya istrinya yang manis dengan baik menuruti Qin Chen. Jiang Haozi melangkah masuk ke dalam kamar dimana Qin Chen mengendong Bai Tianzhi seperti putri tidur untuk ke kamar.


Menurunkannya secara pelan-pelan, ia tidak membangunkan Bai Tianzhi.


Memberikan kecupan di setiap kening istrinya, ia lalu keluar dari rumah membawa pemukul bisbol di tangannya. Karena ia hendak memberikan pelajaran kepada kedua orang yang melakukan pembuahan terhadap gadis muda yang polos.


Hantu wanita itu tidak bisa keluar dari perusahaan karena ia hanya bisa respawn di dalam perusahaan.


Sewaktu ia sampai di tempat itu, Qin Chen menghadang keduanya dengan wajah dingin menatap tajam.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2