Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 42 : Callista Crownest!


__ADS_3

Paginya, Bai Tianzhi terbangun melihat Qin Chen berada di dalam ruangannya tengah tertidur di sopa. Posisinya begitu memukau menarik perhatian wanita yang melihatnya, kepalanya tersandar di tangannya sembari memperlihatkan kedudukan arogan.


My Husband My Student!


Bai Tianzhi bersiap-siap mengenakan pakaian untuk pergi ke universitas, lalu ia membangunkan Qin Chen.


Qin Chen terbangun saat ia merasakan sentuhannya.


"Akhirnya kamu bangun, cepat bersiap-siap pergi ke universitas. Bukankah kamu harus menyelesaikan penelitianmu dalam satu bulan?"


"Kamu sudah sehat? Kamu dapat pergi duluan dan aku akan menyusul menggunakan taxi, aku sangat mengantuk."


"Tidak ada! Cepat bersiap-siap sebelum terlambat masuk kelas atau aku akan memberikan hukuman secara pribadi di kelas nantinya."


"Baik-baik, aku akan segera bersiap-siap, kamu dapat menungguku di parkiran."


Qin Chen meninggalkan ruangan itu dan kembali ke ruangannya mengambil tas lalu menyusulnya di parkiran apartemen. Bai Tianzhi tengah menunggunya, dan melihat Qin Chen tidak mengganti pakaiannya sama sekali ia sangat kesal!


Menyemprotkan parfum di sekujur tubuhnya menghilang aroma yang tidak sedap. Setelah itu, Bai Tianzhi membawanya ke universitas bersama seperti sebelumnya selalu bersama saat pergi ke universitas.


Saat berada di universitas, mata semua murid begitu menusuk hatinya karena setiap harinya terus berangkat dengan satu-satunya Dewi Universitas Yang Xi.


Walaupun ada kecantikan lain di universitas, namun Profesor Bai Tianzhi adalah wanita yang menggoda. Body begitu sexy membuat siapapun yang melihatnya langsung tergoda, dua gunung kembar besar dengan rambut hitam panjangnya terurai membuat daya tariknya begitu memikat.


Bibirnya kecil walaupun begitu, itu terasa manis saat mencobanya, dan Qin Chen sudah merasakannya.


Profesor Bai masuk keruangannya, dan meninggalkan Qin Chen tanpa mengatakan apapun.


"Uhum! Datang bersama dengan Profesor Bai, kau membuat iri semua murid di universitas. Dalam waktu singkat, kau akan mendapat bencana kalau mereka berkumpul untuk menghakimimu."


"Tch! Biang keladi yang suka cepu, aku tahu kamu berencana untuk memintaku membuatkan kencan buta, bukan?" Balas Qin Chen menatap mata mereka bertiga yang sudah dipastikan memintanya untuk membuatkan kencan buta.


"Kau bisa saja, saudaraku. Padahal kami tidak meminta apapun padamu, karena kau yang mengatakannya maka tidak baik menolak undanganmu, benar tidak saudaraku?"


"Benar-benar."


"Tidak salah lagi, kita harus datang untuk menghormati yang mengundangnya."


Mereka bertiga tertawa terbahak-bahak seperti tidak mempunyai dosa sama sekali dengannya. Saat mereka tertawa, Qin Chen melihat wanita cantik, muda dan mempesona tengah masuk kedalam universitas.


"Siapa dia?"


"Dia? Dia adalah mahasiswi baru yang datang dari Benua Eropa. Putri sulung bangsawan kelas atas di Britania, Callista. Mempunyai arti, Indah, cantik, memesona. Seperti orangnya yang dapat memikat banyak pria."


"Tidak hanya cantik, dia mempunyai ukuran dada 32D yang diminati banyak pria, bahkan mempunyai body bak gitar spanyol." Sahut Zhung Long.

__ADS_1


Matanya sangat mengerikan dapat mengamati hal kecil seperti ini.


"Kalau tidak salah dia memilih jurusan teknologi sama seperti kita."


Ketiganya langsung menoleh ke arah Qin Chen yang merupakan orang yang harus diwaspadai karena bisa menjadi ancaman nyata untuk mendapatkan wanita cantik ini. Karena Qin Chen orang yang bisa mendapatkan hati wanita meskipun wajah kusam seperti sebelumnya mendapatkan mantan kekasihnya.


"Jangan berharap mendapatkan Callista dari kami, kami akan mengawasimu agar tidak menarik perhatiannya. Tentang itu, kenapa kau berubah menjadi lebih, tampan!" Dengan diakhiri kalimat menekan tidak senang dan lain sebagainya.


"Sigh! Bukan urusan kalian, aku mau berubah atau tidaknya karena aku ingin membalas dendamku dengan mengubah diriku sedikit demi sedikit."


"Huh! Apa kau masih dendam dengan mantan kekasihmu? Jika benar, bukankah menampar dengan uang sudah cukup?"


"Tidak! Aku ingin lebih dari menamparnya dengan uang, dia mengatakan padaku kalau aku tidak akan bisa menjadi pria sukses? Aku akan membuktikan padanya kalau aku bisa menjadi pria sukses, dan berdiri di langit memandang rendah orang-orang!"


"Ambisi yang kuat, karena kau yang mengatakannya, kami sebagai saudara akan mendukungmu walaupun tidak banyak membantu."


"Terimakasih, bagaimana kita masuk sekarang? Profesor Bai akan masuk dan saat kita tidak ada di kelas, kita akan mendapatkan hukuman olehnya."


"Cepat-cepat."


Begegas masuk kedalam kelas, Profesor Bai keluar dari ruangan dan membawa mahasiswi baru ke dalam kelas.


Didalam kelas, ia membawa mahasiswi baru yang datang dari Benua Eropa.


"Saya Callista Crownest, 22 tahun dari Benua Eropa, mohon bantuan kedepannya." Dengan bahasa Inggrisnya yang pasih membuat mereka membalasnya.


"Callista, kamu dapat duduk di tempat yang kosong."


Callista duduk di samping Qin Chen, kedatangan Callista membuat banyak mata memandang menusuk hatinya karena mendapatkan tempat duduk di samping wanita cantik dari Eropa.


"Kenapa dengan mata kalian semua! Kalian membuat perasaanku tersakiti! Melihatku seperti musuh alam yang diwaspadai, kalian sangat kejam denganku."


"Tch! Dia mulai lagi menggunakan wajah tampannya dan polosnya untuk mengelabuhi kita semua. Padahal dalam hatinya sangat merasakan bahagia bisa duduk dengan wanita cantik dari Eropa."


"Jangan biarkan dia mendapatkan apa yang dia inginkan, atau kita semua akan dipermainkan lagi olehnya seperti sebelumnya! Dia tidak menepati janjinya untuk membuat kencan buta!"


Satu kelas mengangguk setuju bersuara keras memusuhi Qin Chen. Bagaimanapun penampilan Qin Chen semakin menarik dan banyak wanita yang memperhatikannya, bahkan Callista yang duduk di sampingnya terpesona.


Suasana kelas berubah semakin memanas dengan hawa membunuh dimana-mana menghujani tubuhnya. Bahkan Bai Tianzhi dibawah sana tampak tenang, namun sebenarnya hawa membunuhnya lebih mengerikan dibandingkan murid lainnya, tatapan mata begitu intens penuh kecemburuan.


'Sialan! Bahkan istriku sendiri cemburu karena aku membuat mahasiswi baru terpesona! Apa-apaan dengan dunia ini, apa pria tampan sepertiku harus menderita mendapatkan musuh sekua murid di universitas!'


Dengan lembut tersenyum mengulurkan tangannya, ia membuat hawa membunuh semakin menjadi-jadi. "Callista Crownest, salam kenal." Dengan senyuman manis, ia membunuh Qin Chen.


Qin Chen ragu-ragu menerimanya karena sekitarnya hawa membunuh begitu deras menghujani punggungnya. Qin Chen mengambil keputusan yang sangat sulit, ia menyalaminya dan membalasnya.

__ADS_1


"Qin Chen, kau dapat memangilku Qin Chen."


"Qin Chen, nama yang bagus."


"Sama-sama."


Profesor Bai langsung membunyikan mejanya untuk menarik perhatian mereka kembali ke dalam pembelajaran. Sebenarnya, ia merasa cemburu melihat Qin Chen dekat dengan wanita lain seakan-akan tidak ingin Qin Chen mendekati wanita lain selain dirinya.


Namun mau bagaimana lagi karena ia tidak bisa mengatakannya di dalam kelas begitu terang-terangan.


Selama pembelajaran berlangsung, Qin Chen mendapatkan hukuman untuk berdiri didepan kelas berlangsung karena tidak membuat tugasnya dan bermalas-malasan selama beberapa hari ini.


'Aku menyanyikan satu hal yang pasti, Bai Tianzhi sangat cemburu dan membuatku dihukum agar tidak dekat-dekat dengannya. Wanita agresif dan galak benar-benar mempunyai keunikan sendiri saat cemburu di kekuasaannya.'


[Benar-benar.]


[Padahal sistem sudah sangat menyetujui calon istri ketiga, dan bahkan mencatumkan Callista Crownest menjadi calon istri ketiga tuan.]


'Tunggu-tunggu, apa maksudmu mencantumkan calon istriku? Kamu perlu ingat, aku adalah pria sejati yang hanya mempunyai satu pendamping hidup! Tapi kalau istri pertama membolehkannya, maka aku dengan senang hati menambah satu lagi dan lagi.'


[Tch! Dasar tuan tidak mempunyai perasaan.]


[Padahalan sistem sudah mengalihkan perasaannya, dan dia mempunyai aura yang diidamkan banyak pria.]


[Tapi ... Istri pertama tuan masih sangat menggoda.]


'Kamu benar sistem, tidak ada yang bisa menggantikan pesona istri pertama. Kalau dibandingkan dengan yang lain, dia sangat-sangat beribu sangat menggoda dengan sikapnya yang galak dan agresif!'


[Benar-benar.]


[Sifatnya yang agresif membuat godaannya semakin meningkat +++ ]


'Ngomong-ngomong, kenapa kau membahas wanita denganku? Aku mempunyai tujuan lain selain mengumpulkan calon istri, dan sekarang aku membutuhkan uang yang banyak untuk menjadi pria sukses menghidupi keluarganya!'


[Mata tuan tidak dapat berbohong pada sistem, sistem hanya mengakomodasi kebutuhan tuan.]


'Mengakomondasi? Apa kau kira aku membutuhkan wanita? Jangan meremehkanku sistem, walaupun aku sebelumnya jomblo ngenes di campakkan mantan kekasih, aku ini pria hebat tidak mempermainkan perasaan wanita.'


[Tuan yakin? Kalau begitu untuk sistem, apa boleh?]


'Tentu saja ... Tidak!'


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2