Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 51 : Los Angeles


__ADS_3

Selepas menghabiskan banyak uang untuk belanja di Pusat Perbelanjaan, mereka berdua berada di dalam restoran untuk beristirahat dan makan siang bersama. Memesan makanan dan minuman, Bai Tianzhi duduk dengan tenang di sampingnya tidak mengkhawatirkan apapun selain menikmati waktunya yang ia habiskan sendirian sebelumnya.


Sekarang ada Qin Chen, orang yang membuatnya hidup kembali di bumi, menikmati setiap menitnya waktu bersama dan melakukan apa yang ia suka.


Sementara mereka yang duduk di samping kaca, di sudut ruangan ada seseorang yang tengah mengamati mereka. Callista tengah duduk dengan mengamatinya yang sehabis memborong banyak kebutuhan seperti pakaian dan makanan.


"Apa yang sebenarnya mereka lakukan? Mereka seperti tengah memborong kebutuhan rumah, tapi bagaimana mungkin Profesor Bai bersama dengan Qin Chen! Padahal mereka berdua selalu bertengkar sewaktu bertemu, apa mungkin mereka menyembunyikan hubungan lain dibelakang universitas."


Dengan tenang menutup kepalanya menggunakan buku menu agar tidak ketahuan Qin Chen ataupun Bai Tianzhi, ia melihat melalui pinggiran buku menu.


Sedangkan Qin Chen, ia tengah makan bersama dengan Bai Tianzhi. Karena besoknya ia harus pergi ke luar negeri meminta izin universitas melakukan urusan bisnis di luar negeri sementara waktu dan akan kembali menyelesaikan penelitiannya.


"Sekarang aku sudah tenang karena kamu sudah memborong banyak kebutuhan. Selanjutnya, kamu harus menjaga dirimu sendiri sampai aku kembali."


"Hmmm ... Aku dapat menjaga diriku sendiri samoa kamu kembali, ini sudah biasa bagiku sebelum menikah denganmu. Bertugas dan merawat diri sendiri sebagai Profesor Universitas." Jelasnya, ia begitu tenang meskipun perasaannya berbeda dengan reaksi yang ia berikan untuk Qin Chen.


Dimata Qin Chen, siapapun itu tidak dapat menyembunyikan dirinya. Dihadapannya, ia menganalisa Bai Tianzhi dan mendapatkan kesehatannya hampir sama dengan Qian Chuntian. Ketakutan, Kecemasan, dan Khawatir memikirkan Qin Chen yang akan pergi ke luar negeri.


'Wanita ini kuat, bahkan ketakutan dapat dia sembunyikan dengan wajahnya yang dingin. Reaksinya begitu alami seolah-olah tidak terjadi apapun padanya.'


[Sifatnya begitu kuat dengan pendirian yang sudah lama di asah. Istri muda benar-benar mahkluk yang unik, tuan. Sistem merekomendasikan untuk menenangkan istri muda dari kekhawatirannya.]


Qin Chen mengangkat kecil sembari menyentuh wajahnya, di restoran tidak ada keramaian hanya ada satu orang di sudut sana tengah membaca buku menu walaupun sebenarnya ia adalah mata-mata.


Mengamati mereka berdua dengan pandangan penuh penasaran karena tingkah mereka mencurigakan.


Mendekati bibirnya, mencium dengan hangat mengambil kesempatan manis di dalam restoran mewah. Orang-orang tidak ada yang melihatnya selain mata-mata di sudut ruangannya.


Bai Tianzhi membeku dengan perlahan menyentuh bagian belakang lehernya menariknya lebih dalam.


Ciuman menggairahkan membutakan mata Callista!


Mata Callista tidak dapat mempercayai pengelihatannya, ia diam-diam mengambil kesempatan untuk memfotonya untuk bertanya langsung pada Qin Chen nantinya!


Sesaat kemudian, ia menyudahi hubungan mesranya di restoran, dan kembali duduk dengan napas Bai Tianzhi tersengal-sengal tidak dapat memikirkan hal lain.


"Kamu jangan khawatir ataupun cemas tentangku, aku akan kembali cepat ketempatmu untukmu. Waktu s emingg adalah waktu tenggang yang aku tetapkan, tapi sebenarnya aku akan kembali secepat mungkin dan aku akan membelikanmu hadiah spesial." Ucapnya, ia menghapus cairan bening di bibirnya.


"Aku tidak cemas ataupun khawatir, kamu saja yang cemas tentangku akan di ambil pria lain, bukan"? Menolak gagasan Qin Chen, ia membalasnya dengan pernyataan menuduhnya.


Dengan senyuman tipis melihatnya. "Kamu benar, kamu istriku yang sangat cantik dan manis, aku khawatir pria lain akan merebutmu saat aku berada di luar negeri."


"Humph! Aku akan menjadi diriku sendiri, kamu tidak perlu khawatir. Sekarang aku hanya milikmu tidak lain, kamu tidak perlu mengkhawatirkannya." Balasnya begitu terang-terangan di restoran.

__ADS_1


Callista mendengar semuanya, ia menutup mulutnya tidak dapat percaya!


Setelah makan bersama dengan istrinya, ia kembali ke apartemen untuk beristirahat. Qin Chen beristirahat di tempat tidurnya sembari mendapatkan pelukan istrinya begitu erat sampai-sampai tidak bisa pergi.


Sebelumnya, ia meminta Bai Tianzhi untuk tidak menggunakan pakaian yang ia beli sebelumnya sekarang karena itu bisa membuat Qin Chen tidak bisa pergi nantinya. Jadi ia meminta Bai Tianzhi menggunakannya setelah ia kembali ke tempatnya.


"Kamu mau aku buatkan sesuatu?"


"Tidak perlu, kamu beristirahatlah. Kamu harus menjaga kesehatan agar ibu mertua benar-benar mendapatkan cucunya." Balasnya sembari melihat langit-langit ruangan begitu kondusif.


"Baiklah."


Bai Tianzhi mencium pipinya dan kembali beristirahat dengan tenang.


Semalam, ia sudah membeli tiket pesawat untuk keluar negeri dan paginya ia bersiap-siap membawa koper untuk menyimpan pakaian selama beberapa hari kedepannya.


Bai Tianzhi menyiapkan sarapan dan menyiapkan pakaian seperti biasanya. Setelah itu, ia berangkat ke Bandar Udara Internasional untuk melakukan penerbangan ke luar negeri menjual bongkahan emas.


Didepan Bandar Udara, Bai Tianzhi melihatnya dengan kekhwatiran yang tenang, tidak terlukiskan apapun selain memikat perasaan sendiri menahan kepergian Qin Chen.


"Aku akan kembali cepat untukmu."


Dengan ciuman perpisahan lagi, ia pergi meninggalkan negerinya menuju negeri tetangga.


Amerika Serikat, Los Angeles.


Kota terbesar ke dua setelah New York, Qin Chen berada di Bandar Udara Internasional dalam waktu satu jam perjalanan, ia sekarang berada di Kota Los Angeles melihat pemandangan baru.


Orang-orang membicarakannya karena orang baru dengan ketampanan di level dunia, berbeda dengan arti seperti peri abadi turun dari kahyangan.


Dengan ketrampilan pemahaman bahasa, ia bisa beradaptasi dengan baik di kota baru.


"Los Angeles! Kota besar yang menakjubkan. Steve Dawn meminta pertemuan ini dilakukan di Gedung Utama yang berada di Hollywood? Seharusnya tempat itu tidak membutuhkan waktu lama kesana, menggunakan taxi mungkin setengah jam akan sampai tergantung pada kemacetan kota."


"Seharusnya, tidak macet!"


Qin Chen keluar dari gedung dengan setelan jas hitam membuat para wanita terpukau memandanginya. Terpesona dengan ketampanan dan tinggi badannya begitu ideal bersama otot-otot nyata.


Satu-satunya keajaiban yang belum pernah mereka lihat, ketampanan setinggi langit setingkat peri abadi. Qin Chen menggunakan taxi yang datang ke sisinya, taxi itu berhenti didepannya dengan sendirinya.


Pria di dalam keluar membuka bagasi mobil dengan memasukkan koper mininya kedalam bagasi.


Didalam mobil, ia duduk di belakang melihat koran di sampingnya. "Excuse me." Dengan bahasa yang pasih, ia berbicara dengan sopir taxi didepannya.

__ADS_1


"Ada apa, tuan?"


(Note : Mereka bicara pakaian disan.)


Qin Chen mengangkat koran tersebut. "Apa koran disamping saya dapat di baca?" Tanyanya dengan sopan.


"Silahkan tuan, apa anda dari negeri lain yang datang ke negeri ini? Cara bicara tuan begitu baik." Balasnya, ia mengemudi kendaraannya belum tahu tujuannya.


"Benar, aku datang untuk melakukan bisnis dengan seseorang di kota ini, bisa kamu antarkan saya ke Hollywood Gedung Utama." Jelasnya.


"Setengah jama akan sampai, saya akan mengantarkannya dengan cepat."


"Baguslah, tolong antarkan aku ke sana."


Pria itu mengangguk dan mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan rata-rata tinggi, Qin Chen duduk sembari membaca koran yang berada di sampingnya melihat berita tentang perusahaan yang runtuh satu-persatu karena inflasi.


Sekaligus membaca berita tentang teknologi canggih mutakhir baru saja di ciptakan penelitian di kota ini. Teknologi itu adalah X-Ray Furious! Senjata perang bertenaga laser merah yang marah dapat membelah apapun termasuk berlian menjadi dua bagian, ini bisa menjadikannya senjata perang di luar angkasa ataupun di bumi.


Adapun satu teknologi yang baru di di kembangkan, Mesin Warp! Teknologi canggih mutakhir yang lainnya tengah dalam penelitiannya, karena mesin ini untuk melakukan perjalanan antar bintang mempelajari kehidupan lain di luar bumi.


Di negeri ini, teknologi canggih terus berkembang sepanjang waktu, dan merupakan satu-satunya negeri dengan teknologi canggih modren kelas ats yang tidak dapat di duakan dengan negeri lain.


Walaupun begitu, selama penelitian terus berlanjut makan kedepannya akan ada persaingan untuk menciptakan teknologi kelas atas lainnya seperti Qin Chen.


Waktu berputar, dan pengetahuan berkembang, kedepannya tidak hanya mereka namun setiap orang dapat mengembangkan sesuatu yang besar nantinya.


Maka dari itu, ada pepatah mengatakan di langit masih ada langit!


Melihat keluar kaca mobil, orang-orang dengan menggunakan motor terbang pergi kemana-mana. Pesawat udara melayang di langit-langit menyiarkan langsung teknologi canggih yang tengah dikembangkan.


"Steve Dawn, orang itu merupakan Profesor yang meneliti perkembangan teknologi mutakhir di kota. Dia sudah menciptakan banyak benda-benda yang tuan lihat sepanjang perjalanan ini."


Qin Chen tersenyum tipis. "Begitu rupanya, ternyata dia lebih hebat dari apa yang aku baca melalui artikel. Bagaimana melihatnya langsung akan memberikan pandangan seperti apa orang itu."


"Begitulah, orang hebat dengan pengetahuan luas menciptakan teknologi yang dikembangkannya hingga sekarang menjadi sangat terkenal."


Qin Chen memandang keluar sembari mendapatkan ide fantasi di benaknya untuk mengembangkan apa lagi di masa depan setelah Humanoid GC-245 di selesaikan untuk penjelajahan peradaban manusia maupun di luar bumi nantinya.


Menghadapi orang hebat, Qin Chen menyeringai puas dengan apa yang akan terjadi kedepannya.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2