
Paginya, apa yang ia dapatkan pagi ini adalah Bai Tianzhi begitu dewasa dibandingkan sebelumnya. Tindakannya begitu berbeda, tidak ada api kecemburuan di matanya, ia bahkan bertindak layaknya istri tengah mengurus urusan rumah.
Membuatkan makanan, menstrika pakaiannya untuk digunakannya. Qin Chen yang baru bangun dihadapkan perubahan besar Bai Tianzhi tidak dapat mengatakan apapun selain, kenapa bisa seperti ini?
Bai Tianzhi menoleh kesamping memandanginya.
"Kamu sudah bangun? Cepatlah mandi, dan makan. Aku sudah menyiapkan sarapan pagi untukmu sebelum pergi kerja." Katanya, ia mendekati Qin Chen untuk mengambil selimutnya.
Bai Tianzhi melihatnya dengan bingung karena tidak bergerak untuk mandi. "Kenapa? Apa ada sesuatu yang berbeda dariku?"
"Ti– Tidak ada."
"Kalau begitu, segeralah mandi dan sarapan sebelum pergi kerja, aku akan menunggumu selesai sambil membereskan tempat tidur." Balasnya.
Qin Chen beranjak pergi membersihkan dirinya, lalu ia kembali setelah mengenakan pakaian yang sudah disiapkan Bai Tianzhi. Duduk di meja maka dimana Bai Tianzhi mengambilkan sarapannya.
"Kamu ... " Qin Chen tidak dapat bertanya untuk melanjutkan percakapan.
"Ada apa? Kamu melihatku seperti bingung. Apa ada sesuatu yang menganggumu? Kalau memang ada, katakan padaku, aku akan mencoba membantunya."
"Tidak ada, hari ini aku akan keluar melanjutkan tambang sebelumnya. Mungkin akan kembali malam hari ini, nanti aku akan mentransfer uang untukmu belanja. Jadi kamu dapat makan terlebih dahulu sebelum aku pulang."
"Baiklah, aku masih mempunyai uang untuk belanja di supermarket, kamu tidak perlu mentransfer uangmu. Kalau bisa, gunakan uangmu untuk mengembangkan bisnis yang kamu yakini bisa berkembang." Balasnya, ia memberikan Qin Chen mangkuk yang sudah ada banyak lauknya.
"Jangan menolaknya, aku akan mentransfer uangnya nanti untukmu, gunakan itu untuk membeli pakaian ataupun kebutuhan lain yang kamu perlukan. Jangan khawatirkan aku, aku mempunyai caraku untuk menghasilkan uang sampingan hingga lulus dari kuliah."
"Baiklah, aku akan menerimanya dan akan menyimpang setengah."
Qin Chen mengangguk selepas ia memakan makanan yang ia buat. Bai Tianzhi tidak hanya cantik dan manis, ia bahkan mempunyai ketrampilan memasak yang hebat membuat Qin Chen menikmatinya.
Bai Tianzhi begitu mempesona mengenakan pakaian tipis mengikat rambut panjangnya kebelakang, Ponytail.
Setelah sarapan pagi, ia membantu Qin Chen mengenakan dasinya—
"Pulanglah sebelum malam, aku akan membuatkanmu makam malam spesial untukmu."
"Akan aku usahakan."
__ADS_1
Terdapat roti bakar yang ia berikan untuknya, Qin Chen mengigitnya sembari menunggu Bai Tianzhi menyelesaikan mengikat dasinya. Saat ia berada di luar ruangan, ia dihentikan Bai Tianzhi yang memegang tangannya.
Ia menoleh kesamping melihatnya—
Bai Tianzhi mendekatinya memberikan ciuman pagi dan semangat untuknya, ia terdiam sesaat merasakan adegan ini tidak benar!
Selepas itu, Bai Tianzhi kembali menatapnya sembari memberikan sentuhan lembut di bibirnya.
"Semangat suami."
"A— ... Iya."
Qin Chen meninggalkan Bai Tianzhi dengan langkah lambat, turun ke lantai bawah menggunakan lift.
Sesaat kemudian, ia berada di bawah dengan menyentuh bibirnya.
[Selamat tuan, karena api kecemburuan istri muda menghilang.]
"Sentuhan lembut pagi ini, bibirnya manis seperti biasanya. Walaupun tidak menggunakan lipstik, bibirnya mempunyai rasa manis seperti canduku."
[Sepertinya istri muda sudah memutuskan untuk berubah menjadi dewasa. Sebagai istri muda yang mengurus rumah, dia begitu pasih dalam merawat tuan. Menyiapkan makanan, pakaian, mengurus suaminya, dan menyenangkan suaminya.]
"Apa benar? Kalau begitu sekarang dia menerimaku sebagai suaminya?"
[Begitulah tuan, matanya sudah memutuskan untuk menerima tuan. Jadi kedepannya, tuan harus merawatnya dan memanjakannya dengan uang agar istri muda bahagia selamanya.]
"Itu rencanaku. Pengusaha muda sukses akan mengguncang pasar pertambangan dunia, aku akan memberikannya banyak uang yang melimpah. Tapi bagaimana dengan keadaan Jiang Haozi? Seharusnya dia sudah membaur sekarang dan mengurus Perusahaan-nya."
Meninggalkan apartemen dengan senyuman bahagia karena mendapatkan perhatian penuh dari Bai Tianzhi. Bahkan ia tidak marah-marah padanya, ini merupak kabar yang sangat mengejutkan.
Qin Chen kembali ke tambang tua dengan pakaian rapi setelah jas hitam.
"100 Ton emas, seharusnya tidak membutuhkan waktu lama, aku bersemangat seperti sebelumnya. Dalam dua jam aku akan menyelesaikan tugas ini dan memulai mengguncang dunia!"
Selama dua jam berlalu, ia menghasilkan 32 Ton emas dan berhasil mengumpulkan semua emas yang berada di sana. Tidak ada lagi tempat yang menghasilkan emas, karena Qin Chen sudah meraup semuanya.
[Ding!]
__ADS_1
[Selamat tuan, karena berhasil menyelesaikan tugaa Ke-15.]
[Pengalihan : Properti Perusahaan Pertambangan .]
[Yes/No.]
"Yes!"
Dalam hitungan detik, saham perusahaan pertambangan di kota langsung di pindahkan atas namanya sebagai CEO baru di perusahaannya terbesar di kota.
Qin Chen ragu-ragu tertawa terbahak-bahak mendengar kalau ia sekarang merupakan CEO Perusahaan Pertambangan!
"Sekarang aku menjadi seorang CEO Perusahaan Pertambangan. Karena mempunyai aset perusahaan yang sangat besar seharusnya cukup untuk membangun bisnis besar."
[Benar tuan, selamat.]
"Baguslah, kesampingkan pembicaraan perusahaan. Sekarang bagaimana caraku menjual seluruh emas ini? Menjualnya di Pengadegan atau Pelelangan Terbesar di dunia? Keduanya sama-sama menguntungkan walaupun Pelelangan lebih unggul. Kendalanya hanya satu, Pelelangan ataupun Pengadegan berada di luar negeri."
[Tuan dapat bisa mempostingkan penjualan emas sebesar 100 Ton Emas di sosial media. Setelah menemukan orang yang mau menampungnya, tuan bisa bertemu langsung dengan orang itu dan menjualnya. Jika perhitungan tidak salah, maka hanya membutuhkan waktu 4 hari tuan dapat menjualnya.]
"Kamu benar, kenapa aku tidak kepikiran untuk mempostingkannya. Namun resikonya adalah orang yang mempunyai niat buruk untuk mengambil emas yang aku tambang susah payah. Tapi untungnya aku mempunyai penyimpanan sistem yang curang sehingga tidak perlu khawatir lagi."
[Benar-benar.]
"Sebelum itu, aku akan kembali mencari batu kualitas atas menghasilkan uang untuknya dapat belanja. Setelah itu kembali ke apartemen menggunakan laptop memposting emas di sosial media global."
Qin Chen meninggalkan tempat pertambangan emas dengan menutup seluruh lubang menggunakan tanah di sekitarnya. Sebelum ke Paviliun Batu, ia mengembalikan ekskavator yang di sewakan Tetua Chao.
Tanah itu akan ia investasi di masa depan karena dapat berguna baginya, dengan posisinya yang strategis membuat tanah tersebut dapat menghasilkan banyak uang.
"Tanah itu, seharusnya akan menjadi kota baru di masa depan dengan posisinya yang strategis. Sungai mengalir dapat digunakan sebagai sumber daya manusia, dan bisa membuat tempat ini menjadi ladang pertanian."
[Benar tuan, tempat itu sangat cocok untuk pertanian dan mungkin di masa depan akan ada orang-orang yang membangun rumah disana menghasilkan uang dari mencari emas disepanjang sungai.]
"Menginvestasikan tanah ini tidak buruk, aku akan menyimpannya sampai memberikan keuntungan besar untukku."
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut menuju Paviliun Batu.
__ADS_1
...
*Bersambung ...