
Paviliun Batu.
Banyak orang berbondong-bondong memasuki Paviliun Batu setelah mendapatkan informasi tentang batu baru yang masuk hari ini. Mereka membuat tempat itu sangat ramai berdesakan, karena mengetahui berita tentang Kaisar Judi Batu meraup keuntungan besar.
Sesaat kemudian, ia datang dengan santainya berdiri di depan Paviliun Batu.
"Ka- Kaisar Judi Batu!"
"Apa?"
"Kaisar Judi Batu kembali datang ke Paviliun Batu! Pasar batu akan mengalami inflasi besar-besaran!"
Satu orang berteriak keras menyanjung namanya sembari memberikan informasi tentang inflasi besar-besaran di pasar batu disaat kedatangannya.
Qin Chen tertawa canggung karena namanya begitu terkenal di tempat ini, ia sampai Mali mendengarnya dan masuk kedalam dengan mencoba tenang. Orang-orang yang mengetahuinya membuka jalan untuknya masuk kedalam.
"Kaisar batu, apa anda datang untuk mencari batu berkualitas atas kembali?"
"Benar, aku membutuhkan uang untuk makan kembali. Seperti biasa, aku hanya akan mengambil batu berkualitas atas untuk menyeimbangkan harga batu."
"Kaisar sangat bijak dalam mengambil keputusan, saya benar-benar tersanjung dapat bicara dengan kaisar batu." Katanya sedikit menundukkan kepala.
Qin Chen mengangguk, ia berada di antara ratusan batu baru yang masuk. Sekilas menemukan batu berkualitas tinggi, ia mengambilnya langsung membuat orang-orang yang tidak mengetahuinya penasaran.
"Berapa harga batu darah sekarang?"
"Sekarang sudah mencapai 600-630 Juta."
"Sudah berubah mahal? Sebelumnya hanya 500 juta, dan beberapa minggu tidak ketempat ini harganya sudah meningkat pesat. Apa ada orang yang berhasil mendapatkan batu darah selama ini?"
"Dalam beberapa minggu terakhir hanya ada dua orang yang mencatat mendapatkan batu darah berkualitas tinggi. Keberuntungan mereka mungkin mencapai puncaknya pada hari itu mengubah mereka menjadi miliarder secara mendadak."
"Sangat menarik, bagaimana kalau aku mendapatkan semua batu darah disini? Aku dapat memanipulasi harganya menurun secara signifikan, karena stock batu darah yang melimpah."
"Benar kaisar, bagaimanapun mendapatkan satu batu darah sudah membuat mereka menjadi miliarder. Sempat mendapatkan lebih dari satu, mereka sudah membuat banyak perusahaan besar mendapatkan tamparan keras melihat penghasilan mereka."
Qin Chen tersenyum tipis lalu ia mengambil dua batu di hadapannya karena itu adalah batu darah dengan kualitas terbaik.
Ukurannya setengah besar dan mempunyai harga pasar kisaran 610 juta.
Setelah itu, ia membawanya ketempat paman sebelumnya masih bekerja di tempat tersebut untuk memotong batu. Meski begitu, penampilannya berubah dari sebelumnya terlihat lusuh sekarang penuh dengan senyuman penuh misteri.
Matanya terlihat segar karena bantuan Qin Chen sebelumnya mengubah hidup keluarganya.
"Tuan muda, lama tidak bertemu. Saya berpikir tuan muda tidak akan kembali ke tempat ini mencari batu."
"Tentu saja tidak, aku datang sebulan sekali menghindari penurunan harga batu. Jika tidak, aku ataupun pemilik Paviliun Batu ini akan mengalami kerugian besar setiap kali aku datang."
__ADS_1
"Hahaha! Tuan muda benar, anda mempunyai mata setajam elang melihat sekilas batu mendapatkan kualitas kelas atas. Apa tuan muda hendak memotong keduanya?"
"Benar, seperti biasanya."
"Baik tuan muda."
Qin Chen memberikan kedua batu di tangannya untuk di potong, Paman sebelumnya begitu berantusias memotongnya karena dari sekian banyak pelanggan hanya Qin Chen yang selalu membuatnya terkejut.
Datang dan mengambil batu berkualitas tinggi dengan mudahnya seperti tidak mempunyai masalah apapun.
Paman itu seperti biasa memotong batunya mengikuti rute yang sudah ditentukan sebelumnya.
Saat batu itu terbelah menjadi dua bagian, pancaran warna merah darah membuat semua orang tercengang. Qin Chen mendapatkan batu darah dengan ukuran setengah besar hanya dengan sekilas melihatnya!
"Bagaimana mungkin! Bahkan para master batu membutuhkan waktu setidaknya lima menit untuk memastikan isi di dalam batu mempunyai kualitas tinggi. Tapi dia dengan sekilas mendapatkan batu darah! Apa dunia mempermainkan kami?"
"Apa gelar Kaisar Judi Batu bukanlah sembarang gelar? Mata ilahi yang dapat mengetahui isi bagian dalam batu di antara ribuan batu, menembus langit mencapai kehampaan ilahi."
Ia mengatakan matanya seperti kehampaan, dapat mengetahui apapun di langit!
Tidak hanya sampai di sana, saat batu keduanya terpotong menjadi dua bagian, mereka tercengang mendapatkan diri melihat dua batu darah dalam satu waktu.
Qin Chen tersenyum lalu mengambilnya untuk melakukan lelang dadakan.
"Dihadapan kalian terdapat dua batu darah setengah besar, setiap batunya di hargai harga pasaran sekarang. Siapa diantara kalian yang berani menampungnya."
Saat semua orang tengah membicarakannya, satu orang di belakang sana mengangkat tangannya menawarkan diri untuk menampungnya.
[- Nama : Qian Chuntian. -]
[- Usia : 42 Thn. -]
[- Gender : Perempuan. -]
[- Status : Nyonya Besar Qian Corporation. -]
[- Kesehatan : Ketakutan/Kecemasan. -]
[- Ketrampilan : Manajemen - Kreatif dan Inovatif - Ibu Rumah Tangga. -]
[- Kesukaan : Bisnis. -]
[- Kelebihan : Cantik - Manis - Multitalent - Pesona Seorang CEO. -]
[- Kekurangan : Janda 2 Anak. -]
[- Kematian : 10 Tahun (Kecelakaan Pesawat.) -]
__ADS_1
Matanya langsung menyusut menampilkan data dari wanita di hadapannya. Tidak hanya cantik dan manis, dia mempunyai banyak kelebihan yang unik.
Seorang janda dengan dua anak mempunyai kecantikan abadi bak peri, pesonanya tampak seperti gadis muda berusia 20 tahunan. Bahkan semua orang menelan ludah tidak sanggup menanggapi kecantikan didepan mata.
Ruang di hadapannya terbuka membiarkannya masuk membicarakan tentang batu darah dengan Qin Chen.
"Saya akan membeli keduanya, tuan muda." Katanya sembari mendekati Qin Chen yang tengah berdiri di sana memegang kedua batu tersebut.
"Tentu, kau dapat langsung transfer uangnya kedalam rekeningku, dan batu ini milikmu." Balas Qin Chen sembari memberikan nomor rekeningnya untuk di transfer.
Qian Chuntian membayar semuanya dengan cepat mendapatkan batu darah yang ia inginkan.
Kliting!
Qin Chen merasakan ada yang masuk ke dalam rekeningnya, ia tersenyum puas mendapatkan banyak uang hari ini. Tidak hanya dari tambang emas, ia bahkan mendapatkan uang dari batu darah.
"Terimakasih banyak, nona."
"Jangan panggil saya nona, itu tidak sesuai dengan usia saya. Panggil saya Qian Chuntian kedepannya, ini adalah kartu pengenal saya. Dimasa depan, kalau tuan muda mendapatkan batu darah kembali, tolong hubungi saya secepatnya."
"Apa Nyonya Qian menampung batu darah? Seharusnya batu ini untuk pengobatan ataupun perhiasan mahal di toko-toko." Balas Qin Chen penasaran.
"Benar, aku menampungnya untuk kebutuhan pengobatan, karena itu kedepannya kalau tuan muda mendapatkan batu darah secepatnya menghubungiku, aku akan membelinya berapapun harganya."
Qin Chen melihat matanya dengan serius membuatnya mundur sedikit kebelakang mendapatkan tatapan intens. Rona merah di pipinya hampir terlihat jelas membuat semua orang tidak menutup mulut mereka.
"Begitu rupanya, aku akan menghubungi Nyonya Qian sewaktu mendapatkan batu darah. Jika hanya untuk kebutuhan, aku akan membiarkanmu membeli batu darah yang masih fresh dengan harga murah."
Qian Chuntian menutup mulutnya, ia terpesona dengan kaum muda!
"A- Anda yakin tuan muda? Harga batu darah sekarang sangat tinggi dan bisa meraup keuntungan besar. Jika diberikan begitu saja, aku merasa tidak nyaman." Katanya, ia tidak dapat menyembunyikan merah merona di wajahnya di tatap langsung oleh Qin Chen.
Pesona Qin Chen benar-benar mengerikan, bahkan wanita dingin yang kejam dapat luluh dengannya. Apalagi hanya seorang wanita sepertinya, hidup sendiri membesarkan anak-anaknya dengan usahanya sendiri.
"Luapkan tentang tidak nyaman, aku hanya membantu kondisimu. Disana dan disana adalah batu darah yang kau inginkan, aku tidak bisa memberikan lebih karena itu akan membuat harga batu darah akan turun. Kalau kau percaya, maka lakukan yang aku katakan. Jika tidak, kau bisa memberikannya untuk orang lain."
Qin Chen menunjuk ke arah batu yang berada di atas tumpukan batu, semua orang menoleh kesamping melihat batu yang Qin Chen tunjuk sebelumnya.
Qian Chuntian dengan penuh kebingungan menatapnya, ia meminta pengawalnya untuk membeli kedua batu tersebut.
"Kau kau mengikuti perkataanku, aku tidak mempunyai urusan lagi di tempat ini. Sampai nanti Nyonya Qian."
Belum sempat ia membalasnya, Qin Chen telah meninggalkan tempat itu.
...
*Bersambung ...
__ADS_1