Sistem Pengalihan

Sistem Pengalihan
Chapter 84 : Awal Yang Baru


__ADS_3

Malamnya—


Qin Chen berada di dalam ruangan melihat mereka berdua tidur bersama di satu ruangan yang sama. Menghadapi dua istri yang bersama tanpa ada perasaan iri atau perasaan lainnya, Qin Chen mencium kening mereka berdua satu-persatu lalu menarik selimut untuk menyelimuti mereka.


Cuaca hari ini sangat dingin, karena hujan dan perbaikan kota belum selesai.


"Selamat malam."


Selepas itu ia meninggalkan tempat tersebut pergi ke kota. Keduanya terbangun selepas merasakan kehadiran Qin Chen di sampingnya memberikan ciuman selamat malam, saling melihat satu sama lainnya.


"Tianzhi, apa kamu merasakannya?"


"Hmm ... "


Menoleh kemana-mana namun tidak menemukan keberadaan Qin Chen. Dengan lelap mereka berdua tertidur pulas, Qin Chen yang berada di luar tengah bersembunyi lalu pergi ke suatu tempat untuk menyelesaikan tugas ke-23 pemulihan.


Membutuhkan ketenangan absolute hingga tidak ada satupun gangguan yang ia dapatkan dari orang-orang.


Satu minggu kemudian—


Selama satu minggu berlalu, ia mengembalikan kesadaran penuh. Memulihkan diri dari kehampaan kemanusiaan yang menghilang, sepanjang harinya kembali ke kediaman memberikan makanan sehat yang ia siapkan sewaktu pagi, karena malamnya Bai Tianzhi selalu di rumah menyiapkan makanan malam.


Sementara Jiang Haozi selalu pergi ke perusahaan setiap paginya dan pulang sewaktu malam. Qin Chen hany dapat memberikan makanan di paginya, dan ia selalu berada di samping mereka namun tidak ada yang menyadari selama satu minggu.


Mata tanpa pandang kehidupan berangsur-angsur mendapatkan kehangatan dalam kehidupannya. Pencerahan memasuki benaknya hingga kesadarannya kembali, ia melangkah meninggalkan tempat tersebut.


Puncak gunung yang berada di bagian utara, ia berada di sana selama satu minggu dan kembali sewaktu malam ke kediaman.


Disana mempunyai tempat yang sunyi sehingga memudahkan Qin Chen memulihkan dirinya dari tekanan.


Saat ia berada di depan kediaman, keduanya menunggu Qin Chen.


"Selamat datang kembali, suami."


Keduanya menyambut kedatangannya, dan ia tersenyum hangat melangkah mendekati mereka berdua. Qin Chen memeluk mereka berdua di berbagai sisi membuat keduanya membalas.

__ADS_1


"Seperti yang aku katakan, aku akan kembali setelah satu minggu menyelesaikan masalahku. Ayo masuk kedalam."


"Hmm ... "


Bai Tianzhi dan Jiang Haozi di sampingnya masuk ke dalam. Qin Chen di belakangnya terdapat senyuman misterius, karena melihat keduanya akur melebihi ekspektasi yang ia perkirakan sebelumnya.


Didalam ruangan, Bai Tianzhi dan Jiang Haozi berada di depannya tengah duduk mengamati mata Qin Chen berubah. Sebelumnya, ia mempunyai mata hitam yang indah bak langit berbintang, sekarang matanya berwarna kemerahan seperti darah dengan beberapa helai rambut putih di kepalanya.


Qin Chen menyadari hal tersebut, ada banyak rambutnya berubah putih namun bukan karena tua melainkan kelainan genetik yang ada di dalam dirinya.


Menyadari Bai Tianzhi masih menggunakan Permata Laut di tangannya, Qin Chen tersenyum puas.


"Aku sedikit berubah sekarang, mungkin besar di mata kalian." Ucapnya.


"Hmm ... Kenapa pupil matamu berubah kemerahan? Dalam dunia medis, itu pasti karena perubahan genetik. Tapi, dalam dunia kuno pasti karena karma langit." Jiang Haozi membuat Qin Chen tertegun, ia hanya tersenyum polos.


"Bukan apa-apa, ini hanya balasan yang aku dapatkan. Sekarang, kalian dapat bertanya apapun padaku, aku akan menjawabnya sebisa mungkin memenuhi keinginan kalian." Ucap Qin Chen.


Bai Tianzhi menoleh ke arah Jiang Haozi dan mengangguk untuk bertanya, karena Bai Tianzhi tidak mempunyai pertanyaan tentangnya.


"Begitu?" Qin Chen tertegun mendengar perkataan Jiang Haozi. "Aku sudah memutuskan seminggu ini, aku akan keluar dari universitas mencari pekerjaan. Bagaimanapun sekarang aku mempunyai kalian berdua, uang yang aku dapatkan dari penjualan emas tidak mungkin akan bertahan lama kalau setiap harinya di gunakan, ditambah aku tidak tahu masa depan akan seperti apa?"


"Kebutuhan masa depan mungkin akan meningkatkan dua ataupun lima kali lipat dibandingkan harga sekarang, siapa yang akan tahu akan hal itu. Karena itu, aku akan keluar dari universitas membangun perusahaan dengan uang yang aku punya sekarang, tentang perkembangan teknologi yang berada di universitas akan aku selesaikan secepat mungkin." Jelasnya.


Bai Tianzhi dan Jiang Haozi menoleh dan membentak langsung. "Tidak!"


"Kamu tidak boleh berhenti di tengah jalan! Bukankah kamu mengatakan kalau kamu ingin lulus dan memberitahukan kepada keluargamu, kalau kamu berhasil mendapatkan nilai tertinggi di universitas?" Kata Bai Tianzhi.


Perkataan itu ia katakan satu tahun sebelumnya, Qin Chen membeku mendengarnya sekarang. Karena keadaan sebelumnya, ia hampir kehilangan ingatan tentang masa lalu.


"Jangan berhenti, aku mempunyai Jiang Corporation untuk menunjang. Bai Tianzhi masih bekerja sebagai Profesor, dan kamu lebih baik menyelesaikan universitas dibandingkan berhenti di tengah jalan." Balas Jiang Haozi.


"Baiklah, aku akan melanjutkan universitas dan lulus dari sana. Tapi ada syarat yang harus kalian lakukan, karena kalau tidak aku akan berhenti dari universitas."


"Katakanlah!" Mereka berdua menyahutnya.

__ADS_1


"Aku akan memberikan uang bulanan ke dalam rekening kalian masing-masing, dan sewaktu ingin membeli apapun itu gunakan uang tersebut. Jika tidak, aku bisa menjadi suami yang tidak bertanggung jawab tidak memberikan uang untuk kebutuhan kalian, mengerti."


Mereka mengangguk bersama.


Selepas itu, mereka mengobrol panjang membicarakan banyak hal mengesampingkan masalah sebelumnya. Karena Jiang Haozi tidak memikirkannya, selama pernikahan sudah di sahkan itu sudah cukup dibandingkan acara yang mungkin berkesan bagi orang lain, namun baginya selama itu sudah sah itu sudah cukup.


Qin Chen akan pergi ke rumah keluarga Jiang besoknya untuk menjelaskan semuanya kepada mereka berdua. Hal tersebut ia lakukan secara diam-diam agar Jiang Haozi tidak mengkhawatirkannya.


Sekarang, atau bahkan selanjutnya mereka akan hidup bertiga di kediaman ini.


Didalam ruangan yang sunyi, dengan remang-remang lampu mereka berdua tidur di sisi Qin Chen dengan tangan memeluknya menggunakan lengan Qin Chen sebagai bantalnya.


Meskipun gelap, ia masih bisa melihat kecantikan tengah tidur di sisinya.


"Besok aku mempunyai pertemuan dengan klien di perusahaan, mereka ingin melakukan kerjasama. Bagaimana menurutmu? Karena kamu lebih memahami isi hati seseorang dibandingkan aku." Tanya Jiang Haozi.


Qin Chen tidak dapat membalasnya, karena ia hanya paham isi hati orang jahat dibandingkan orang baik dan murni. Jika ia tahu isi hati orang baik, ia tidak mungkin melakukan kesalahan besar seperti sebelumnya.


"Jika itu baik untuk perusahaan kenapa tidak? Kamu seorang CEO Cantik di Jiang Corporation mempunyai pengalaman lebih dibandingkan mahasiswa universitas sepertiku. Aku percaya kamu bisa melakukannya, memilih siapa yang dapat di percaya dan tidak kedepannya." Balas Qin Chen.


"Begitu? Aku mendengar Bai Tianzhi di liburkan selama satu tahu di universitas, bagaimana menurutmu Tianzhi?" Tanya Jiang Haozi.


"Tidak apa-apa, itu hanya satu tahun aku bisa mencari pekerjaan sampingan." Balasnya, Qin Chen mengusap-usap kepala mereka berdua bersamaan.


"Jangan khawatir, kamu tidak perlu untuk bekerja sampingan, tetaplah di kediaman beristirahat ataupun keluar untuk menikmati suasana luar. Masalah keuangan biar aku yang memikirkannya, ngomong-ngomong tentang sekarang, bagaimana keadaanmu selama satu minggu beristirahat?" Tanya Qin Chen.


"Sudah membaik, besok aku akan ke rumah keluarga mengambil barang dan menginap disana sehari. Kamu dapat dengan Haozi untuk pergi bersama, tidak perlu khawatir denganku karena aku sudah mengatakannya pada Haozi tentang ini sebelumnya."


Qin Chen membeku— "Baiklah." Ia tidak dapat menolaknya karena ia sudah menganalisa Bai Tianzhi.


...


*Bersambung ...


End!

__ADS_1


__ADS_2