
Tambang Tua.
Sedangkan orang yang mereka bicarakan berada di gunung emas tengah berenang di kekayaan melimpah. Qin Chen menghidupkan kembali mesin tambang di sana, lalu mengeluarkan kembali emas yang ia dapatkan sebelumnya.
Dengan ekskavator ia kembali mencari uang-nya yang terkubur dikedalaman tanah.
"Kerja lembur dan kaku seperti kuda, menghasilkan uang untuk membuat ibu mertua bangga! Oh badan terasa tersiksa, melihat emas dibawah sana." Sembari menggalinya, ia bernyanyi membuat ekskavator bergerak untuk menghasilkan banyak uang hari ini, karena ia mempunyai banyak waktu dan mungkin bisa menghasilkan 20 Ton emas.
Sementara di belakangnya terdapat Bai Tianzhi tengah masuk kedalam tambang tua, bersembunyi-sembunyi untuk memperhatikan tempat yang didatangi Qin Chen adalah tambang tua terbengkalai di sudut kota.
"Kenapa dia berada di tempat seperti ini? Apa dia mencoba mencari emas untuk menghasilkan banyak uang? Bukankah dia bisa melakukan Judi Batu, apa mungkin karenaku mengatakan untuk tidak mencari uang ilegal sebelumnya. Tapi, untuk menjalankan tambang besar seperti ini membutuhkan banyak karyawan dan uang besar agar prosesnya cepat, anehnya aku tidak melihat satupun orang disini."
Sambil berbicara sendiri, ia melangkah masuk kedalam dan tidak sengaja melihat Qin Chen begitu energik menggila di atas ekskavator menambang emas dengan mesin besar disampingnya bergerak sendirian tanpa bantuan orang lain karena mesin itu adalah mesin lama yang bisa memisahkan dua material.
Saat memperhatikan sampingnya, ada banyak emas membentang gunung membuatnya hampir syok dengan pengelihatannya.
"Bagaimana bisa! Bukankah itu emas semuanya?"
Bai Tianzhi tidak mempercayainya, ia menggunakan handphone untuk melihatnya lebih dekat dan melihat emas murni membentuk gunung berhasil ia dapatkan ditambang tua.
Bahkan mesin di sana menghasilkan banyak emas dalam beberapa waktu begitu banyak hingga tidak memberikan kesempatan satu inci emas keluar.
"Apa selama ini dia melakukan pekerjaan ini sendirian tanpa mengatakan pada siapapun? Aku tahu dia orang yang serakah akan kekayaan, tapi ini tambang emas yang besar dia pasti menguras banyak tenaga. Tapi bagaimana dia mendapatkan banyak emas seperti ini, bahkan seperti mengambilnya dalam satu tempat."
Bai Tianzhi bersimpati namun ia masih bingung dengan Qin Chen.
Sementara itu, Qin Chen yang tengah berada di atas sana—
"Sialan! Aku mendapatkan emas super besar! Aku bisa kaya mendadak sekarang menjadi Pengusaha Muda."
Qin Chen membawanya ke permukaan tanah dan menurunkannya di sampingnya. Disana ia bergegas turun kebawah melihat ukuran emas super besar membandingkan dengan emas sebelumnya.
"Tidak buruk, aku mendapatkan yang besar, ini akan sangat menguntungkan bagiku. Emas super besar ini lebih besar dari sebelumnya, dengan beberapa Ton emas di masa sekarang akan sangat mahal karena emas bisa digunakan untuk membantu menjadi bahan teknologi."
[Benar tuan, karena emas mempunyai sifat konduktor tahan karat untuk membangun pesawat luar angkasa ataupun teknologi canggih di zaman sekarang.]
"Kamu benar."
Qin duduk di atas bongkahan batu mengeluarkan buku dan pulpen.
"Ha! Karena mereka aku harus mendapatkan hukuman menyalin buku, aku akan menyelesaikan tugas universitas ini lalu kembali bekerja. Jika tidak, nilai di universitas akan buruk dan tidak lulus, dan paling mengerikannya lagi aku tidak bisa kerja nantinya."
"Kalau tidak bisa kerja bagaimana bisa menghidupi istriku di rumah? Mengerjakannya sekarang lebih menguntungkan karena saat malamnya aku akan sangat sibuk harus pulang menyiapkan makanan, setelah itu bergadang sepanjang malam menunggunya karena akhir-akhir ini selalu kedinginan."
[Tuan yang baik.]
"Setelah ini selesai, aku akan kembali melanjutkan pekerjaan dan menghasilkan banyak uang untuk dibawa pulang."
__ADS_1
Dengan tangannya, ia mengajarkan menyalin buku sebelumnya, untungnya ia mempunyai kemampuan yang hebat tidak kelelahan dan besoknya hari minggu bisa ia gunakan untuk menambang sepanjang harinya.
Karena ini tugas di universitas, ia tidak dapat menolaknya atau tidak nilainya akan buruk dan tidak akan bisa lulus dari universitas.
"Uang di rekeningku tinggal 40 ribu untuk makanku sendir sudah cukup. Tapi sekarang aku mempunyai istri dan itu tanggung jawabku untuk memberikannya makan. Haa! Mau lembur hari ini tidak bisa karena dia pasti tidak makan malam. Jadi khawatir tidak bisa fokus kerja bisa gagal."
"Percobaan gila menambang emas membuatku bangkrut lagi, untungnya aku bisa makan seminggu gratis di universitas karena mereka membuat masalah padaku dan harus di hukum. Memanfaatkan kesempatan ini, seharusnya sampai menjual semua emas ini tidak jadi masalah."
Klatk!
[Tuan, sepertinya ada yang memasuki wilayah tuan dengan bersembunyi-sembunyi.]
"Huh? Siapa pencuri yang datang!" Teriaknya yang sebelumnya tengah mengeluh hari demi harinya yang suram, dan sedikit mendapatkan kebahagiaan.
Dengan menggunakan Pickaxe ia mendekati sumber suara dan melompat kesamping hendak menyerangnya. Bai Tianzhi berteriak memanggil namanya sembari menutup mata dengan tangannya.
Qin Chen langsung menarik kembali Pickaxe dengan cepat, ia tidak tahu kalau Bai Tianzhi berada ditempatnya, karena ia belum mempunyai ketrampilan pendeteksi.
Sesaat kemudian, Bai Tianzhi membuka matanya melihat Qin Chen tengah berdiri dihadapannya dengan muka marah.
"Kenapa kamu begitu bodoh! Berada di tempat yang berbahaya seperti ini! Seharusnya kamu pulang ke apartemen dan duduk tunak di sana menungguku pulang ataupun bermain dengan teman-temanmu di luar."
Bai Tianzhi langsung dimarahi Qin Chen karena berada di tambang tua, tempat ini sangat berbahaya karena banyak bebatuan yang dapat menimpa mereka kapapun ataupun tergelincir masuk kedalam penggalian.
Gedung tua dan berkarat membuat tempat ini begitu berbahaya bisa terjadi apapun yang tidak diinginkan.
Menghadapi amarah Qin Chen, ia tidak dapat berbicara menjelaskannya karena tidak mempunyai cukup ruang untuk bicara dihadapan Qin Chen.
"Ti- Tidak ... "
"Lalu apa?!"
Bai Tianzhi membeku, ia diam dan menundukkan kepalanya. "A– Aku hanya penasaran dengan perkejaanmu, kamu sebelumnya pulang dengan pakaian kotor dan kusam membuatku bingung, karena penasaran aku mengikutimu."
"Kenapa? Seharusnya kamu sekarang berada di apartemen duduk santai menungguku pulang untuk makan malam, aku hanya kerja menghasilkan banyak uang untuk hidup kita berdua kedepannya."
"Maaf ... "
Qin Chen mengertak giginya, ia tidak marah kalau Bai Tianzhi mengikutinya. Namun tempat ini sangat berbahaya untuknya, ada banyak bangunan tua yang bisa saja runtuh disaat mereka lengah.
Jika itu Qin Chen, ia bisa hidup kembali. Namun berbeda dengan Bai Tianzhi, ia hanya manusia biasa tidak mempunyai kekuatan super sepertinya.
Dan sekarang, ia nekad masuk kedalam tempat yang berbahaya karena penasaran!
"Sekarang, apa yang ingin kamu lakukan setelah mengetahui perkejaanku?"
"Tidak ada."
__ADS_1
Qin Chen membawanya ketempat yang aman, ia tidak mungkin berada di bawah bebatuan yang menumpuk itu karena bisa saja itu akan runtuh sewaktu-waktu. Karena tidak ingin membiarkannya terluka, ia membawa ketempat yang aman di sampingnya.
Tempat yang ia maksud adalah tenda yang berada di samping tumpukan emas murni, tenda itu ia buat sebelumnya untuk menghindari panas.
Bai Tianzhi melihat banyak emas di sampingnya lalu bertanya. "Qi– Qin Chen, apa yang akan kamu lakukan dengan emas sebanyak ini?"
"Kamu tidak perlu tahu untuk apa aku gunakan emas ini, kamu hanya perlu diam dan terima apa yang aku berikan kedepannya tanpa menolaknya. Ini urusanku, dan tidak ada hubungannya denganmu, aku sebenarnya sangat ingin memarahimu karena nekat masuk kedalam tempat yang berbahaya."
"Maaf ... "
"Sigh! Lupakanlah."
Qin Chen benar-benar kesal kali ini karena Bai Tianzhi nekat masuk kedalam tempat yang sangat berbahaya. Banyak barang tua, bebatuan, penggalian yang bisa kapapun musibah datang menimpanya.
Ia mengabaikan Bai Tianzhi lalu melanjutkan membuat tugas di dalam tenda sebelum melanjutkan pekerjaannya.
Pada saat itu, Bai Tianzhi mengambil tugasnya lalu merobeknya hingga tidak tersisa.
"Jangan kerjakan!"
"Kenapa? Bukankah kamu yang memintaku mengerjakannya sebagai hukuman?" Qin Chen baru saja membuat dua paragraf di buku tersebut dan Bai Tianzhi langsung merobeknya.
Bai Tianzhi langsung memeluknya dengan erat tanpa memandang tempat, sikapnya berubah sangat agresif.
"Jangan buat tugasnya, aku akan menggantikan tugasmu ataupun tidak memberikan hukuman sama sekali."
"Kenapa kamu hari ini? Apa ada masalah yang kamu simpan? Jika benar, aku akan membantumu. Tapi ini tugas universitas, kalau tidak dibuat aku akan dalam masalah besar tidak dapat nilai tinggi."
Tidak ada, aku tidak mempunyai masalah apapun. Kamu jangan buat tugasnya, ini perintah langsung dariku."
"Kenapa? Apa ada alasan lain?"
"Hmmm ... Sebagai gantinya—"
Bai Tianzhi langsung mendorongnya kebawah membuatnya kebingungan, namun Bai Tianzhi langsung mengambil tindakan tegas. Menciumnya dengan penuh gairah memusnahkan Qin Chen terlena kedalam asmara.
Dengan agresif ia mengambil tindakan membuat Qin Chen tidak dapat mengatakan apapun selain—
Apa ini namanya mengambil jalur belakang untuk mendapatkan nilai bagus!
Qin Chen langsung memutar tubuhnya menganti posisi mengambil tindakan perlawanan, ia tidak akan membiarkan Bai Tianzhi mendominasi dirinya.
Tangannya mulai liar bergerak bebas membelai tubuhnya dan gunung surgawi, melepaskan kancing pakaiannya memuaskan ha*ratnya yang sudah ingin ia lupakan agar tidak membuat kesalahan yang sama.
Namun tindakan ini, Bai Tianzhi sendirilah yang menginginkannya!
Dengan suara erangan lembut di bawah tenda, Qin Chen mengigitnya dan mendorongnya lebih dalam menyentuh bagian dalam membuat Bai Tianzhi mengeluarkan suara-suara candu di telinganya.
__ADS_1
...
*Bersambung ...