Story Of Hansell

Story Of Hansell
[Story of Hansell Chapter : 13] Berujung pada perdebatan.


__ADS_3

Seluruh pendingin ruangan di kantor Airyn sudah di pasang dengan level paling maximal untuk suhu yang cukup menyejukan, sayangnya ketegangan atas dua orang itu tidak mampu mencairkan suasana disana, membuat Airyn melanjutkan langkah yang sempat terhenti untuk menduduki kursi kerjanya, tagan gadis itu di kepal dengan erat atas sikap Hansell yang di rasa keterlaluan, tapi Airyn tidak bisa menunjukan kekesalanya begitu saja sebelum ia mengetahui keberanian seperti apa yang di miliki pria itu.


Hansell hanya duduk diam tanpa menoleh kearah Airyn, selama ini matanya tak pernah di lepaskan sedetikpun disaat memandangi wajah dingin Airyn, Hansell benar-benar di buat terpaku dengan sikap dan juga kepribadianya selama ini, hingga rasanya gadis itu beberapa kali menganggu hati dan fikiranya, tapi siapa yang menyangka gadis yang mulai Hansell berikan perhatian lebih dan wanita pertama yang membuat matanya terpana, ternyata wanita berbahaya yang bernama Nona Petrov yang selama ini ia benci, bagaimana semua ini bisa terjadi?


Padahal Hansell sudah berada di dunia bisnis hampir 10 tahun lebih, dan ia baru menyadari gadis yang ia beri tumpangan dua tahun lalu adalah Nona Petrov, bukankah ini seperti candaan yang sulit ia tertawakan, bahkan rasanya Hansell menjadi orang yang kehabisan akal untuk tidak menyadari jika dirinya tak mengenali Nona Petrov.


Jika di ingat lagi, Hansell memang menolak setiap kali ingin bertemu Nona Petrov, bahkan ia tidak mengenali wajah gadis itu dan beberapa kali sengaja mengabaikan pertemuan bisnis dengan dirinya, tapi kenapa harus gadis yang Hansell sukai diam-diam itu yang menjadi Nona Petrov, tidak bisakah gadis lain.


Airyn sudah mencapai posisinya untuk duduk disana, ia memandangi Hansell yang berubah 180 derajat dari dirinya yang di sekolah, jika boleh jujur sebenarnya Airyn sempat menaruh perhatiaan pada pria itu dan ia tidak menyangka disituasi saat ini pria hangat yang selalu ikut campur atas segala masalahnya, menjadi pria berbeda yang dingin dan penuh kebencian, jangankan untuk menoleh, bahkan menampakan matanya saja Hansell terlihat tak sudi menghadapi Airyn saat ini.


“Aku tidak percaya Hansell Hamillton yang terkenal sopan dan penuh etika ternyata memiliki sikap yang berbeda jauh dari kenyaatanya” ucap Airyn ketika memutus keheningaan diantara mereka, membuat Hansell melemparkan pandangan kepada Airyn seraya menatap tajam penuh akan kebencian.

__ADS_1


“Terimakasih atas pujian anda Nona, bagaimanapun saya tidak sebaik itu menjadi manusia, bahkan saya tidak menyangka Nona Petrov adalah wanita yang tidak saya bayangkan sebelumnya” balas Hansell dengan jengkel, seraya mengepalkan tagan dengan geram “Lebih tepatnya, gadis yang aku sukai sangat berbeda jauh dengan Nona Petrov, sayangnya takdir terlalu lucu, jika Nona Petrov yang mengerikan itu ternyata gadis lugu yang selalu membuatku terpaku” gumam pria itu ketika melanjutkan perkataanya dalam hati terdalam, tentu Hansell dapat merasakan bagaimana berbedanya Airyn yang di sekolah dengan Airyn yang menjadi Nona Petrov, gadis yang di sekolah tidak banyak tingkah dan hanya sibuk dengan dirinya sendiri, bahkan Airyn yang di sekolah adalah gadis yang tidak mengerikan dan tidak bersikap arogan, namun Nona Petrov saat ini adalah pribadi yang berbeda dari Airyn, Airyn yang membuat Hansell terus mengikuti jejak kakinya, membuat mata Hansell terus memandangi pungungnya saat berada di belakang, dan gadis yang tidak melihat kearahnya, kenapa harus seperti ini, mengerikan, arogan, angkuh, bahkan memuakan sekali.


“Untuk apa kau kesini sebenarnya Hansell Hamillton” terus gadis itu kearah Hansell, namun ia hanya diam tanpa menjawabnya, membuat Airyn mengangkat dagu dengan sikap angkuh seraya memandang Hansell penuh tatapan merendahkan. “ Jika tidak ada yang ingin di sampaikan, silahkan keluar! Aku tidak bisa memberi pengemis uang jika ia tidak mau mengemis” sontak perkataaan Airyn membuat Darrel, Merry serta Berto yang ada disana tercengang, bagaimana bisa Nona Petrov bicara sekasar itu pada Hansell Hamillton.


Bahkan Merry yang sebagai ibu biologisnya saja tidak pernah melihat darah dagingnya sekasar ini pada seseorang, sekalipun orang itu adalah musuh dan juga saingan bisnisnya, bahkan selama ini Merry tidak pernah berfikir Airyn akan merendahkan orang lain serendah ini, dan tentu Merry sangat bersalah pada Hansell yang mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari putrinya.


“Kau! Apa masalahmu dengan ku, Ha! Apa yang membuat wanita sepertimu sesombong ini? Apa kau fikir dirimu pantas mengucapkan kata sampah setelah membunuh Papa ku” teriak Hansell yang kala itu berdiri dari duduknya, tentu saja Hansell tidak bisa menerima perlakuan ini dari wanita yang sebenarnya tidak pantas menghinanya, sebab dosa yang di lakukaan gadis itu lebih hina dari kata-kata yang barusan ia ucapkan tentang Hansell.


Airyn tertawa penuh kemenangan, ia sungguh tidak percaya emosi pria itu akan meledak dengan sentilan penghinaan, namun memang ini yang Airyn inginkan, sisi tersembunyi dari jiwa penuh baik manusia yang terselipkan jauh di lubuk hati terdalamnya. “Kau menyalahkan diriku setelah semua yang di lakukan oleh ayahmu, tidakah kau bisa menerima jika di hidup ini memiliki karma dan takdirnya masing-masing, aku bahkan tidak memberikan ancaman pembunuhan dan tidak memberikan peringatan kejam, aku hanya mengatakan, akan merebut apa yang orang lain rampas dariku, apakah itu salahku, jika pihak kalian yang memulai kekacauan ini duluan” bentak Nona Petrov dengan penuh geram, bisa-bisanya pria itu menyalahkanya setelah apa yang mereka lakukan pada Airyn, sungguh manusia memuakan yang paling menjengkelkan.


“Jangan membohongi dirimu sendiri Hansell Hamillton” balas gadis itu.

__ADS_1


“Aku tidak sedang berbohong, aku bahkan lebih sadar dari yang kau fikirkan. Jika aku sedang berbohong mungkin saat ini aku tidak akan ada di ruangan mu untuk membentuk negoisasi, tapi karna kesadaran untuk menyelamatkan perusahaan HS, membuat aku merendahkan harga diri untuk bekerjasama dengan sampah seperti mu” sontak perkataan Hansell yang begitu tajam, membuat emosi Darrel terpancing, bahkan Darrel ingin sekali mencegat pria itu namun Merry menahan dirinyaa. “Apa kau fikir aku tidak tahu perputaran dana ilegal dan barang-barang seludupan itu kau kelola dari jaringan bawah tanah, jika saja kau mengerti di Negara ini memiliki peraturanya sendiri mungkin kau akan sadar dimana posisimu, bahkan sekejap mata aku bisa menghancurkan dirimu jika aku mau” bentak Hansell ketika melanjutkan perkataanya.


Membuat kening Airyn berkerut dalam setelah menerima sepengal kata dari pria itu, apa maksud dari kata terakir yang ia lontarkan, memangnya hak apa yang Hansell miliki hingga mampu menembus kekuasaan yang Airyn kuasai, tentu saja Merry sama halnya dengan Airyn, ia juga berfikir hal yang sama dan tengah menyelisik menatap pria ahli waris Grup HS.


“Jangan-jagan, tahta kepempinan yang di miliki keluarga Hamillton secara turun terumun, di tempati oleh Hansell Hamilton” batin Merry dengan wajah pucat pasi setelah menyimpulkan tudiganya. “Tidak!! Tidak bisa! Hansell tidak boleh bergabung disana, bukankah ayahnya sudah jelas melarang Hansell bergabung, jangan katakan ia bergabung setelah ayahnya tiada” terus wanita dewasa itu yang mulai terhayung dari tegaknya, beruntung Darrel menahan tubuh Merry untuk menjaga keseimbanganya.


“Jadi untuk apa kau kesini?” tanya Airyn ketika menujukan maksud Hansell sebenarnya.


Membuat pria itu melangkah mendekati Airyn, untuk menatap dengan jelas kedua mata yang selama ini tidak berani ia tetap secara terang-terangan, rasanya Hansell ingin menyatukan kedua pandangan mereka hingga membuat gadis itu terus mengigat wajah dendam, amarah, kekecewaan, kebencian yang ia pancarkan, setidaknya dengan menanamkan ini membuat Airyn sadar jika Hansell tidak akan melepaskan dirinya.


“Aku kesini hanya untuk melihat Gadis Petrov yang menjadi penyebab atas meninggalnya papaku” sontak perkataan Hansell barusan membuat mata Airyn mengerjap, tatapan yang ia pancarkan itu seperti keyakinan untuk membalas dendam, mengobarkan api kebencian yang siap memusuhi dirinya.

__ADS_1


Tapi kenapa Hansell sebenci itu pada Airyn? Apakah memang dia yang membunuh Tuan Besar Hamillton, tapi Airyn tidak memiliki niat seperti itu, bahkan saat ini Airyn merasa bersalah dan berduka setelah meninggalnya papa Hansell, untuk itulah ia mau membatalkaan janji temu dengan Investor utama Grup APV yang berasal dari Amerika atas negoisasi dan kerjasama.


Tapi pertemuan antara Airyn dan Hansell hanya berujung benci dan dendam, sikap saling hina dan kata-kaata penuh makian, bahkan Airyn tidak menduga pria itu bisa membuat hatinya berdesir gentar dan memberikan bekas tidak terima atas segala tuduhan yang di lontarkan, ada apa dengan Airyn? Kenapa ia bisa memiliki perasaan seperti ini, setelah mematikan hatinya untuk belas kasih selama kepergiaan ayahnya.


__ADS_2