
Sungguh, Airyn begitu kesal, bahkan ia tidak menyangka jika markas utama berani ikut campur dalam masalah pribadinya sendiri, demi apapun, Airyn benar-benar hampir gila menahan rasa jengkel dan marahnya, bagaimanapun ia juga tidak mampu mengunakan kekuatan pada orang-orang yang sudah menahan dirinya, sebab mendengarkan duduk tegaknya masalah adalah jalan keluar terbaik bagi Airyn.
“Aku harap kau bisa mengerti posisiku Nona Petrov” ungkap sang pria yang saat ini tengah bicara melalui ponsel di kamar itu, bahkan Airyn melipat kedua tanganya seraya berdecak jengkel sebelum akirnya menatap tajam kearah depan.
“Apa kau fikir dirimu pantas ikut campur masalah pribadiku, apa hak markas utama melarang aku membantu Hansell, apakah kalian tengah bercanda dan menganggap aku mainan”
“Kami tidak mempermainkan mu Nona Petrov, bahkan jika kau membantu Hansell, kaulah yang akan dijadikan bahan olokan disana”
“Lalu maksud mu membiarkan Hansell di permalukan adalah jalan keluar!” teriak Airyn dengan geramnya, sungguh ia tidak menyangka pria dibalik ponsel itu berani sekali ikut campur. “Aku tahu kau adalah pengurus inti di markas utama, tapi jika kau bernai menyentuh Hansell, aku bersumpah akan menghancurkan organisasi kalian, kau fikir aku tidak mampu melakukanya, Ha!! Jika aku mau, aku benar-benar menghancurkan mu!”
“ Aku mengerti betapa hebatnya anda, untuk itulah aku ikut campur agar semuanya baik-baik saja. Dengan membiarkan anda berdiri disamping Hansell, itu hanya akan membuat anda menarik seluruh anak panah untuk menghancurkan Tuan Muda Hamillton. Bukankah anda paham bagaimana lemahnya Hansell saat ini, bahkan setelah serangan yang anda berikan dengan begitu fatal ia sedang berusaha memperbaiki perusahaanya, saat ini Hansell tidak memiliki apapun untuk bertahan selain perusahaan utama HS yang ia kelola dengan baik, jika anda berdiri dan membelanya, semua orang akan berinisiatif mencari tahu apa arti Hansell bagi anda, tentu kemungkinan sederhananya......mereka akan mengetahui bagaimana perasaan antara kalian terlibat, untuk itulah, mencegah anda berdiri di samping Hansell adalag jalan keluar terbaik untuk menyelamatkan Hansell, dan menjaga diri anda sendiri”
Seketika Airyn terdiam, bagaimanapun ia mengerti atas hal ini, tadinya keputusan implusif yang Airyn lakukan benar-benar membuatnya keluar tanpa persiapan, bahkan Airyn dengan bodohnya ingin memperkenalkan Hansell pada dunia, tapi sekarang impack terbesar dari tindakan yang tidak jadi dilakukan membuat Noaa Petrov cukup merindung, bahkan hampir saja ia menempatkan Hansell di ujung jurang untuk menghancurkan hidupnya.
“Lalu, apa yang kalian lakukan untuk menyelamatkan Hansell?” tanya Airyn dengan kalimat rendah, bahkan ada penyesalan di nada bicaranya.
“Tentu saja aku mengirimkan orangku untuk menjadi perwakilanku Nona Petrov, hal ini aku lakukan untuk mengantikan anda, setidaknya mereka tidak akan berani menyentuh Hansell, sebab markas utama secara langsung mengibarkan peringatan pada semuanya”
“Lalu dimana Hansell sekarang?” tanya Airyn dengan segera.
“Dia bersama orangku, dan anda tenang saja, dia baik-baik saja, tidak ada kecurigaan apapun, yang perlu anda lakukan, untuk mengurus Shimura dengan baik” tentu Airyn mengerti atas hal itu, bahkan ia mengepalkan tangan dengan cukup kesal sebelum akirnya menatap panjang kearah telfon yang menyala.
“Kau tenang saja, aku tidak akan membiarkan tikus lolos jika sudah memasuki ranahku” ancam Airyn dengan begitu mengerikan, membuat pria yang ada dibalik ponsel tersenyum manis mendengar ungkapan percaya diri Nona Petrov, tentu Airyn yang begitu ganas dan mengerikan bahkan tak ada kata ampun tidak pernah setengah-setengah memberikan seseorang balasan, bahkan ia sudah membuat keluarga Hamillton jatuh serendah mungkin, jadi untuk Tuan Shimura tentu Nona Petrov tidak akan membairkanya.
Airyn berdiri dengan penuh kekesalan, namun rasa percayanya dalam mencuat kepermukaan, bahkan gadis itu melangkah dengan sikap elegan hingga suara sepatu tinggi yang di gunakan mampu di dengar oleh Tuan Zat.
__ADS_1
“Tunggu……” cegat pria itu, bahkan langkah Airyn terhenti hingga menarik pandanganya kearah telfon yang masih menyala. “Apakah anda melupakan diriku....” seru pria itu dengan tawa renyah yang ia tururkan, membuat Airyn menarik senyum kecut jika di dalam hubungan yang menguntungkan Airyn perlu memberikan balasan setimpal atas bantuanya.
“Katakan, apa yang kau inginkan?” tanya Nona Petrov dengan jengkel, bahkan jawaban lugas darinya, membuat pria itu tersenyum manis untuk menuturkan keinginan.
“Aku ingin berinvestasi denganmu, apakah kau bersedia menerimaku?”
“Apa kau tengah meminta balasan, atau menawarkan bantuan Tuan Zat?” ejek Airyn dengan bingungnya, bukankah seharusnya ia meminta saham untuk balasan setimpal, atau bangunan yang mungkin menguntungkan, mungkin saja meminta wilayah kekuasaan Airyn yang lebih besar, namun kenapa pria itu dengan suka rela menjadi Investor, benar-benar lelucon yang begitu lucu untuk sulit di tertawakan.
“Kau benar, aku mungkin seperti menawarkan bantuan, tapi terlibat dengan Nona Petrov adalah hal yang aku inginkan sedari dulu, bahkan aku cukup gigih menjadi investor tapi kau selalu menolak, untuk itulah, menjadi sekutumu adalah tujuanku yang belum terpenuhi”
“Kau benar, aku selalu menolakmu, karna aku tidak tertarik dengan orang yang terlibat di markas utama, hanya saja, hal paling utamanya, aku tidak tertarik bergerak dalam bidang kedokteran atau obat-obatan, jadi carilah rekan yang lain yang cocok dengan selera bisnis anda Tuan Zat”
“Sayangnya aku mengiginkan kau melakukan terobosan ini Nona Petrov” paksa pria itu.
"Kenapa harus aku? Apa yang kau inginkan?"
Gadis itu amat kagum dengan karakter Tuan Zat yang membingungkan, bahkan membuat Airyn berdecak kesal melihat para anak buahnya yang ada disana, tentu mereka menghindari sorot mata Nona Petrov sebab sangat sadar bagaimana kesalnya gadis itu.
Airyn tidak percaya sikap Tuan Zat yang misterius ini, sama seperti Airyn yang tidak mengekpos dorinya, pria itu tidak pernah memperlihatkan identitas aslinya, ia seperti bersembunyi dibalik wujud sekretaris perempuanya, bahkan setiap undangan kehadiran selalu di wakilkan oleh wanita bernama Sabrina, sebenarnya apa yang ia sembunyikan hingga menghindar serapat mungkin tanpa ada celah yang di lewatkan, sungguh Airyn tidak punya pilihan selain mempertimbangkan dirinya.
Bagaimanapun, bekerja dengan Tuan Zat tidaklah merugikan namun berdiri di tempat tertinggi sangat menakutkan, untuk itulah Airyn plaing membenci tipe manusia seperti ini, baginya kehidupan yang tertutup rapat dan jauh dari jangkauan mata dan pendengaran semua orang, sangat merepotkan, untuk itulah terlibat dengan orang yang tidak memiliki kekurangan, seperti melangkah pada jurang bunuh diri jika kita membuat kesalahan, tapi Airyn tidak memiliki pilihan, selain memberanikan diri demi Hansell.
“Akan aku pertimbangkan, sekarang lepaskan Hansell dan jangan biarkan dia terlibat apapun” ketus Airyn dengan perasaan jengkel, membuat Tuan Zat tersenyum manis sebelum akirnya memutus panggilan tersebut.
*
__ADS_1
“adimana Airyn?” bentak Hansell kearah Sabrina, tentu wanita yang ada dihadapanya adalah anak buah kepercayaan Tuan Zat yang terkenal itu, bahkan Hansell pernah mendengar namanya namun tidak begitu mengikuti perkembangan tentang dia.
“Dia sudah aman dan saat ini tengah istirahat di ruangan sebelah, kau tidak perlu khawatir Tuan Muda”
“Lalu kenapa dia tidak ada di pesta?” tanya Hansell dengan segera, bahkan ia tidak mendudukan diri padahal Sabrina sudah mengizinkan.
“Karna ada kau disini untuk itulah Nona Petrov tidak boleh menunjukan diri”
“Apa maksudmu Nona?” kesal Hansell dengan suara meninggi, bahkan membuat dirinya tidak bisa tenang saat wanita itu masih bersikap dingin padahal Hansell sebegitu mengkhawatirkan gadis yang ia sukai.
“Apa kau masih belum bisa berfikir kenapa dirimu berada disini? Kenapa kau ada diantara orang elit dunia dengan statusmu yang tidak ada apa-apanya?” tanya Sabrina dengan tatapan tajamnya, bahkan membuat Hansell mengkerutkan kening dengan jengkel, sebelum mendengarkan kelanjutan dari wanita itu. “Sepertinya kau tidak sadar” ejek Sabrina dengan tidak menyangka, bagaimana bisa Hansell tidak peka dengan situasinya, untunhlah ia tidak terjum ke Markas utama, sebab tempat itu benar-benar tidak cocok untuk dirinya.
“Hansell......kau harus tau, meskipun kau berada di dunia yang sama dengan Nona Petrov, namun tempat dan kelas kalian berdua berbeda, Nona Petrov tidak lagi berperang dengan uang, melainkan kekuasaan, ia perlu memperkuat tempatnya berdiri agar tidak di robohkan, dengan adanya kau dipesta ini, sama saja menunjukan titik kelemahannya sendiri, untuk itulah jangan menjadi ancaman untuk Nona Petrov jika kau tidak tidak bisa melindunginya” tutur Sabrina hingga membuat Hansell menyimak segalanya, dalam batasan ini tentu Hansell mengerti, tapi yang tidak ia pahami, bagaimana ia bisa menjadi titik lemahnya.
“Pesta yang kau hadiri ini memiliki sisi gelapnya sendiri, di tempat ini mungkin terkesan sebagai acara yang mempersatukan belahan Negara manapun, namun tempat ini juga sebagai ajang untuk mereka saling berperang dan juga menjatuhkan, bahkan semua niatan buruk dibawa masuk kedalam sini untuk mencari titik kelemahan lawan, dan kau adalah titik terbaik untuk Nona Petrov hancur. Apa kau tidak mengerti kenapa Tuan Shimura mengundangmu?" tanya Sabrina sekali lagi, namun Hansell berdiam diri seolah ia benar-benar tidak mengerti. "Beliau mengirim dirimu ke pesta ini, tentu untuk mempermalukan harga dirimu, ia ingin Nona Petrov berdiri dan angkat bicara untuk membelamu dan mengumumkan jika kau adalah orang yang ia hargai, hingga di titik ini, Nona Petrov secara implusif mengumumkan jika kau adalah sumbernya untuk runtuh dan titik kelemahan dirinya. Bahkan dengan segala kekuranganmu, rendahkan kekuasaan yang kau miliki, bahkan perusahaanmu yang begitu rapuh dan mudah goyah, kau fikir serangan seperti apa yang bisa menghancurkanya, tentu dengan jentikan satu jari mereka kau akan hancur tanpa sisa, bakan kau seperti santapan empuk ketika singa kelaparan, disaat Nona Petrov membantu dirimu disaat itulah serangan kedua padanya terjadi, bukankah ini misi komplit yang paling sukses jika terjadi, untuk itulah, markas utama terlibat dalam melindungi Nona Petrov. Mungkin bagimu ini sangatlah sederhana, tapi saat cinta sudah ada diantara kau dan Nona etrov, apakah kau fikir hanya dirimu saja yang akan menderita, Nona Petrov juga akan terluka dan menjadi sasaran mereka, untuk itulah, saat kau tidak memiliki apa-apa, dan hanya menjadi titik kelemahanya saja, menjauh dari Nona Petrov adalah cara untuk kau menyelamatkannya. Setidaknya untuk saat ini”
Hingga penjelasan Sabrina terhenti, bahkan Hansell terpaku diam mendengar semuanya, pada akirnya Hansell tetaplah sama, ia akan terus menjadi pecundang dan tidak bisa melindungi Airyn.
“Aku pergi dulu, aku harap kau merahasiakan hal ini dari airyn, setidaknya rahasiakan tentang dirimu yang merupakan ahli waris utama markas utama, jika kau tidak ingin hidup di dalam dunia yang kejam, maka jauhkan Airyn dari identitasmu, aku rasa kau paling mengerti bagaimana membohonginya bukan” terus wanita itu, membuat Hansell menakukan wajah dengan rasa bersalah.
Ternyata Hansell selalu membelakangi fakta untuk tidak terluka, tentu Hansell adalah ahli waris markas utama, dimana sang pengendali segala transaksi bisnis yang ada di dunia, jika bisa di kategorikan, Hansell sebenarnya 100% orang terkuat yang memegang penuh kekuasaan, namun sudah 2 periode keluarganya menjauh dari hal seperti ini, lantaran kematian ibunya di duga ada sangkut pautnya dengan markas utama, hal ini membuat ayahnya Hamillton melepaskan kekuasaan tersebut, agar tidak ada korban jiwa dan Hansell tidak terluka, tentu beliau menantang penuh intuk Hansell menaiki jabatan, dan terkait keputusan ayahnya, Hansell sangat mengerti dan sedari awal ia tidak ingin terlibat, namun sekarang, seorang gadis yang ia cintai terpaksa melindunginya, apakah Hansell siap dengan semua sisi lemahnya ini? Apakah Hansell berani melihat Airyn berjuang sendirian dan menciptakan punggung agar Hansell berlindung? Bahkan rasanya Hansell ingin mengambil tindakan implusif dan menerima tahta itu, hanya saja ia terbelenggu oleh janjinya pada ayahnya sendiri.
“Hansell Hamillton…..” lirih Sabrina ketika meraih handle pintu. "Kau masih memiliki kesempatan untuk menerima tahta pemimpin, jika kau bersedia, maka Tuan Zat akan melakukanya….setidaknya jika kau serakah mencintai Nona Petrov, maka kau perlu serakah untuk mengambil kepemimpinan itu agar melindungi gadis yang kau cintai” tentu Hansell sangat mengerti, tapi akankah ia bisa menerima semua itu, untuk detik ini, Hansell masih meragu.
“Nona Aabrina aku mohon……untuk malam ini, sembunyikan kehadiranku dari Airyn” ujar Hansell dengan penuh permintaan, bahkan manik mata pasrah yang ia pancarkan membuat Sabrina sangat memahami perasaan pria itu.
__ADS_1
“Aku akan menutup mulutku” saut Sabrina dengan segera, hingga pintu itu tertutup dengan sempurna.
Akankah Hansell melakukanya? Menerima tahta menjadi pemimpin di markas utama. Atau melepaskan cinta yang dia punya?