Story Of Hansell

Story Of Hansell
[Story of Hansell Episode : 62] Balas dendam pada Tuan Shimura.


__ADS_3

2 jam sebelumnya.


Airyn baru saja keluar dari ruangan tempatnya di tahan, bahkan lorong panjang yang memiliki lampu hias di sepanjang platfon mewahnya, membuat Nona Petrov melangkah besar untuk melintasi keramik marmer yang berkualitas tinggi beserta corak elegan , bahkan matanya menajam menatap kearah depan, sembari mengepalkan tangan dengan begitu kesalnya.


Hingga langkah Airyn terhenti tepat saat pintu lif terbelah menjadi dua sisi, bahkan matanya menatap seorang wanita yang keluar dari bilik sana, tentu wanita itu melayangkan senyum sapaan kearah Airyn hingga langkah kaki para pengawal begitu ricuh mengepung dirinya, membuat Nona Petrob memalingkan sedikit wajah untuk merasakan banyaknya pengawal yang tengah menjaga.


“Siapa kau?” tanya Airyn dengan sikap mengerikan, bahkan karakter angkuhnya tidak luntur sekalipun meskipun ia tidak mengenali orang-orang yang mencegat langkahnya.


“Bukankah Nona Petrov sudah mendapatkan panggilan dari Tuan saya, kenapa anda masih bertanya tentang siapa saya. Secara pribadi anda tidak perlu tahu siapa saya Nona, sebab saya tidak memiliki kepentingan apa-pun selain menjalankan perintah dari Tuan Zat”


Membuat tatapan Airyn mendarat dengan gurat jengkel kearah Sabrina, bahkan pandangan merendahkan itu di sambut Sabrina dengan tawa simpul sembari bersikap tenang atas sikap gadis di depan matanya. “Minggir!” ketus Airyn dengan jengkelnya, bahkan orang-orang seperti ini berani menganggunya, sungguh membuat jantung Airyn mengelegar untuk memusnahkan.


“Tunggu dulu.....” cegat Sabrina, bahkan membuat Nona Petrov menajamkan mata kearah wanita itu seraya mengetahui apa maksdu dari ungkapan itu. “Apakah kau mau menemui Tuan Muda Hamillton?” tanya Sabrina dengan segera, membuat Airyn membusungkan diri dengan sikap angkuh, seolah ia tidak menjawab argumen tersebut namun membenarkan dengan gestur tubuhnya. “Sepertinya anda perlu berpura-pura untuk tidak mengetahui kejadian hari ini, sebab Tuan Muda Hamillton merasa malu dan rendah diri jika anda mengetahuinya. Bukankah anda mengerti jika keberadaanya sangat memalukan untuk berdiri di samping anda Nona Petrov”


“Nemalukan?” geram Airyn dengan wajah mengerikan, bahkan pandangan kesal bercampur tajam yang ia berikan pada Sabrina hampir membuat ketenagan Sabrina hancur, benar kata Tuan Zat, jika Airyn sangat berbahaya, pantas saja intimidasi dari matanya membuat siapapun akan hilang ketenagan diri jika tidak bernyali besar, untunglah Tuan Zat memberi Sabrina bekal percaya diri yang penuh hingga bershasil bersikap natural di depan Nona Petrov.


"Apa kau kira aku tidak mengetahui tentang dirimu” terusnya lagi sembari mencengkram kuat lengan Sabrina, bahkan ia menarik paksa tubuh wanita itu untuk mendekatkan kedua mata mereka. “Berani sekali kau bicara seperti itu tentang Hansell, apa kau kira dirimu pantas. Sebelum membicarakan sesuatu tentang orang lain, seharusnya kau melihat latar belakang dan dirimu sendiri, kau bahkan tak lebih rendah dari orang yang kau bicarakan, sehingga aku benar-benar muak melihat wajahmu, apa kau tidak tahu, jika aku bisa melenyapkan orang, untuk manusia sepertimu, bukankah sangat mudah bagiku melakukanya” hingga suara rendah yang begitu mengerikan penuh dengan nada ancaman yang tersirat membuat pandangan Sabrina buram.


“Menyingkir dari hadapanku jika kau tidak ingin hancur di tanganku” bentak Nona Petrov dengan suara meninggi, bahkan sikapnya membuat penjaga Sabrina siaga lantaran menyerang wanita itu, namun dengan segera Sabrina menahan mereka dan menyingkir dari hadapan Airyn, bahkan ia membiarkan Nona Petrov pergi setelah menyampaikan perkataan Hansell.


“Nona Sabrina apakah anda baik-baik saja? Apakah saya perlu melakukan sesuatu untuk membalasnya?” tanya anak buah Sabrina dengan begitu patuhnya, membuat wanita itu mengangkat kepala sembari menatap tajam kearahnya.


“Tutup mulutmu. Jangan pernah menyentuh gadis itu, jika kau tidak ingin lenyap di tangan Tuan Zat” kejar Sabrina dengan nada membentak, bahkan membuat para pengawal menekukan pandangan seolah mengerti atas ancaman yang di berikan.


“Baik nona saya mengerti”


“Ingat baik-baik apa yang aku katakan. Bahkan jangan pernah berbicara seperti ini di hadapan Tuan Zat jika kau tidak ingin hilang dalam sekejap mata”


“Kenapa?” tanya pria itu dengan ingin tahunya.

__ADS_1


“Masih bertanya kenapa!” bentak Sabrina dengan tidak percaya, bahkan satu katanya saja belum di mengerti dan masih di tanyakan alasanya, tentu Sabrina tidak habis fikir dengan sikap pria itu.


“Tentu karna Nona Petrov adalah orang yang ia pedulikan, bahkan jika aku bisa mengatakan, ada dua wanita di dunia yang tidak akan bisa tersentuh tanggan. Yang pertama Nona Petrov dan yang kedua Merry Laurent, yaitu orang kepercayaan Airyn Petrov yang selalu setia disisinya. Jadi berhentilah dari pekerjaanmu, karna aku tidak butuh anjing yang bodoh”


*


Acara puncak dari pesta malam ini baru saja dibuka, bahkan Tuan Shimura selaku tuan rumah memberikan sapaan hagat kepada semua orang, tentu Airyn yang bersikap manis dengan segala ke elokan rupanya memandang beliau, ingin rasanya Airyn menghitung sebesar apa tindakan balasan yang akan dia berikan, namun menghancurkanya dalam waktu semalam terlalu sederhana dan sangat mudah, apakah penghancuran jangka panjang menjadi permainan yang menyenangkan untuk dilihat, nampaknya Airyn akan menggunakan metode itu.


Semua orang tengah berkumpul dengan begitu antusias, bahkan setelah acara pertemuan yang mengikat keakraban membuat semua orang bersemangat menikmati lelang malam ini, tak terkecuali Tuan Shimura selaku tuan rumah, bahkan ia baru saja menuruni panggung dan berdiri tepat di samping Nona Petrov.


“Apa yang anda inginkan malam ini?” tanya Tuan Shimura pada gadis itu, membuat Airyn tersenyum manis seraya memutar minuman yang ada di tanganya.


“Menurutmu apa yang aku butuhkan lagi, setelah semuanya sudah aku miliki?”


“Astaga……anda selalu pandai menyombongkan diri” saut Tuan Shimura dengan bercanda.


“Menikmati apa?” tanya Tuan Shimura dengan penasaranya.


“Menikmati siapa yang akan memenagkan kawasan bagian utara yang akan menjadi kawasan maju dalam waktu dekat ini. ”


“Nona Petrov, pelankan suara anda” cegat tuan Shimura dengan tak menyangka, bagaimana bisa ia mengetahui tentang kawasan itu, bahkan kawasan yang ada di perbatasan itu hanya di ketahui oleh sebagian orang dan tuan Shimura sudah menandainya sejak lama, bahkan ia tengah mengincar bangunan itu sebab akan menjadi harta karun luar biasa untuk kedepanya, namun orang yang di takutinya ternyata mengetahuinya, dan Nona Petrov adalah orang yang paling sanggup menadapkan semua itu.


“Kenapa? Bukankah kita harus berbagi Tuan Shimura, bagaimanapun dalam dunia bisnis kita harus memutar otak dan pandai membaca kualitas, aku menikmati permainan teka teki yang akirnya mendapatkan berlian, kenapa aku tidak boleh menikmatinya untuk bersenang-senang, bukankah anda menanyakan apa yang aki inginkan, tentu... ”


“Nona, bagaimana bisa anda mengetahuinya, bukankah informasi ini hanya berkembang di wilayahku saja”


“Tuan Shimura, aku tetaplah berada di wilayahmu, apa kau lupa, aku berpengaruh besar disini, jadi mendengar kabar angin yang megandung harta karun besar, membuat jiwa bisnisku meronta. Jadi mari kita menangkan”


“Nona Petrov!” kesal Tuan Shimura dengan tidak percaya, bahkan ia membentak Airyn hingga semua orang melihat mereka, sadar emosi pria itu sudah tersulut, tentu Airyn meletakan gelas elegan yang ia semaikan di jemarinya sembari menatap pria itu dengan gurat serius.

__ADS_1


“Apa kau sedang membentak ku” ancam Airyn dengan sikap intimidasi penuh.


“S-Saya…..tidak berani malakukan itu Nona”


“Lau kenapa kau berteriak, apakah saat ini kau tengah menyinggungku. Atau sikapmu ini pertanda kau tidak menghormatiku lagi, jika begitu aku tidak segan memutus-“


“Nona Petrov maafkan saya” terus pria itu dengan memohon, ia tidak menyangka akan menyinggung Airyn, bahkan kalimat yang belum ia selesaikan sudah membuat Shimura mengerti kemana tujuanya berlabuh.


“Aku bukan orang yang berbudi baik menerima maaf setelah kau bentak, lebih baik kita batalkan saja-“


“Nona apa yang anda inginkan?" tukas Tuan Shimura dengan begitu paniknya, sebab membiarkan Nona Petrov melanjutkan ucapanya tentu akan membuatnya berada di ujung tombak.


“Aku suka sekali dengan orang yang peka Tuan Shimura. Terkait apa yang aku inginkan, bagaimana jika kau menyerah tentang kawasan bagian utara, dan biarkan aku mengambilnya”


“Ta-pi Nona....”


“Apa kau tidak mau?” kejar Airyn dengan memaksa, membuat beliau tidak memiliki pilihan lain, membiarkan Nona Petrov berpaling hanya akan menghancurkan hidupnya, namun membiarkan kawasan itu lepas pasti akan merugikanya degan begitu besar, tentu pilihan terbaik yang bisa ia berikan, memberikan kawasan bagian utara, tapi ini sangatlah di sayangkan sekali, betapa sialnya Reino Shimura kali ini.


"Baiklah, aku akan menyerahkan kawasan itu” terus Tuan Shimura dengan pasrah, bahkan ia mengepalkan tangan dengan cukup geram atas kekalahan yang dia dapatkan.


Airyn keluar dari sana, bahkan orang kepercayaanya tengah menunggu nomor urutan untuk mewakili Airyn dalam acara lelang kali ini, tentu Airyn tidak merasa menang atas apa yang ia lakukan, tapi jiwa yang ingin menantang tuan Shimura dengan begitu buasnya membuat Nons Petrov tidak akan kalah, bahkan Airyn tidak segan memberikan segala yang ia punya untuk balas dendam, sebab pria itu cukup berani dalam mencelakai Hansell.


“Sialan!” bentak Shimura ketika menghempaskan segala barang yang ada di kantornya, bahkan ia tidak percaya jika ia akan sebodoh itu di hadapan Airyn, tentu saja ia tidak menyangka dirinya akan semenyedihkan itu dihadapan gadis muda yang tidak bisa di percaya, namun apa yang Tuan Shimura bisa lakukan, ketika ia gagal mempermalukan Hansell, dan gagal menghancurkan Airyn, mundur selangkah adalah jalan keluar terbaik.


Ternyata Nona Petrov memang bukan orang sembarangan, sehingga rencana yang ia susun dengan begitu matang bisa hancur tanpa Tuan Shimura mengerti siapa yang melakukanya dan menyokong Airyn.


Sebenarnya siapa orang di balik semua ini? Apakah orang yang ada di balik surat kontrak yang pernah di bicarakan bebrapa orang tentang Nona Petrov, jika begitu apakah surat kontrak yang sangat fenomenal tentang Petrov sebuah ancaman atau perlindungan, sebab Reino Shimura tidak percaya jika Airyn bisa selamat dari segala marabahaya jika seseroang tidak mengamatinya dan mengontrol segala musuhnya.


“Ternyata Nona Petrov sangatlah luar biasa” batin Shimura dengan penuh ketidak percayaanya, sembari mengakui kekalahan.

__ADS_1


__ADS_2