
"Kau kenapa mengikuti ku?" Ucap Aurel yang baru keluar dari kamar nya dan di ikuti oleh Rey yang membuat nya kesal
Tak ada sahutan Akhir nya Aurel menghentikan langkah nya lalu menutar balik tubuh nya
"Apa kau tuli? Katakan padaku kenapa kau mengikuti ku? Apa kau tak mau mengikuti wanita di tempat umum seperti ini banyak orang yang melihat" Aurel berkata dengan mada datar ,melipat tangan nya di dada.
Rey berjalan ke arah Aurel.
"Untuk apa aku malu bukan kah kamu calon istriku" ucap Rey dengan menggembungkan pipi nya
Aurel menjatuh kan rahang nya sekaligus tak percaya Rey yang biasa nya akan tersenyum.misterius dan dingin seketika berubah menjadi Imut dan lembut jujur saja iya ingin sekali mencium pipi Rey saking gemes nya namun iya hanya bisa mengurung kan niat nya itu mana berani Aurel melakukan nya
"Aurel kenapa?" Ucap Rey dengan mata berkaca kaca
Ingin sekali Aurel berteriak tolong katakan ada apa dengan pria ini apa dia salah makan obat!
Rey mendekat lalu memeluk tubuh Aurel hati Aurel memberontak ingin melawan namun tubuh Aurel lebih jujur iya balik memeluk Rey dan mencubit pipi nya
"Akhh lucu sekali" batin Aurel dengan pipi semerah tomat
Aurel segera menghentikan aktifitas nya lalu memaling kan wajah nya iya sadar dengan apa yang di lakukan oleh nya.
Rey juga tersadar lalu memegang pipi nya yang di cubit oleh Aurel iya bengong.
"Apa ini yang baru kamu cubit?" Tanya Rey dengan menarik narik lemak pipi nya seperti hal nya menarik karet
Aurel malu dan membantah nya"mana ada itu hanya kesalah pahaman."
Aurel pergi meninggal kan Rey yang seketika Tertawa ketika melihat wajah malu malu Aurel sungguh sangat lucu.
Melihat Aurel yang sudah lumayan jauh Rey pun bergegas mengejar nya
Aurel berhenti di pintu ruangan dimana Dava dan Devi beristirahat. Iya masuk ke dalam dengan membuka pintu perlahan takut membangun kan ke dua nya jika belum bangun
Tapi tak di sangka ke dua nya sudah terbangun lalu
Tersenyum ke arah Aurel ketika melihat Aurel.
Aurel berjalan ke arah Kasur di mana ke dua nya duduk ,Aurel mengambil kursi lalu
Duduk di samping kasur
__ADS_1
"Apa kalian berdua baik baik saja?" Tanya Aurel dengan nada khawatir
Ke dua nya menggangguk.
Kemudia Aurel mengelus puncuk kepala ke dua anak kecil itu lalu tertawa senang
Rey. Yang melihat itu dari belakang mengetuk pintu pelan
Aurel menoleh lalu memutar bola mata nya
Malas "kenapa kau mengetuk pintu? Apa kamu sudah belajar sopan santun sekarang?"
Rey berjalan ke arah Aurel kesal lalu memeluk tubuh Aurel spontan membuat Aurel memukul perut Rey.
"Kau sungguh tak sopan!" Aurel marah dan hanya di balas dengusan kesal oleh Rey"Mulai sekarang kau tak perlu bekerja lagi"
Pernyataan itu berhasil membuat Aurel bingung"kenapa ?"
"Pernikahan kita tinggal 5 hari lagi kamu harus mempersiap kan diri untuk menghadapi malam pertama!" Ucap Rey dengan Senyum licik di wajah nya .
"Emang nya ada apa dengan malam pertama?"
Dava yang mendengar percakapan Aurel dan Rey pun merasa bahagia"mama dan papa mau nikah?"
"Tenang saja papa mulai sekarang akan berada di sisi kalian papa tak akan meninggal kan kalian cukup sudah 6 tahun!" Rey mengelus kepala Dava lembut mata nya memancar kan kilatan kasih sayang membuat Dava nyaman
Setelah berbincang sebentar Rey pergi ke kantor untuk bekerja sedang kan Aurel di suruh untuk pulang ke rumah yang sudah di sediakan Rey untuk mereka tinggali ,Aurel mematuhi nya dan pergi ke sana.
Aurel juga cukup kagum akan Rey iya pria yang sempurna baik kaum hawa dia tanpan dan kaya perhatian pula
Se sampai nya di rumah Aurel segera menyuruh Dava dan Devi untuk ke kamar sementara iya memasak
Aurel berjalan ke arah dapur.
Melihat isi kulkas dan hanya ada beberapa telur ,Aurel menggaruk kepala nya bingung ,apa yang bisa dimasak dengan hanya sebuah telur?.
Sepintas ide muncul di kepala Aurel iya memilih untuk memasak nasi goreng.
Aurel menyalakan kompor.
Setelah beberapa menit bau sedap menyengat di hidung Dava dan Devi
__ADS_1
Karena lapar mereka berdua pun mengikuti arah bau harum itu yang ternyata berasal dari masakan Aurel
"Ibu aku lapar!" Seru Devi lalu berlari ke arah Aurel di ikuti oleh Dava,
Aurel yang melihat itu menggeleng kan kepala nya lalu membuka kursi meja makan menyuruh untuk Dava dan Devi duduk di sana.
Mereka pun makan dengan lahap senyum menghiasi wajah mereka.
Se sudah makan Aurel memilih untuk duduk santai di taman sedang kan Dava dan Devi
Sudah pergi bermain di kamar.
Aurel memetik bunga mawar di depan nya
Iya kagum setiap bunga yang berada di sini ,
Sangat subur dan cantik apa Taman ini selalu di rawat?
Aurel berjalan masuk ke dalam taman dan Alang kah terkejut nya iya melihat sebuah ayunan
Hati nya seketika merasa pernah melihat ayunan itu tapi tak berhasil mengingat nya.
Berjalan Aurel semakin dekat lalu menaiki ayunan tersebut
Iya tersenyum ,entah mengapa hati nya sangat senang ketika bermain ayunan seperti kembali kemasa kecil nya
Namun iya segera berhenti memainkan ayunan lalu berjongkok di depan ayunan
"Jika kau bisa bicara aku ingin sekali menanyakan apa kita bertemu sebelumnya? Atau itu hanya perasaan ku saja?"
Aurel segera berdiri"kenapa aku bodoh ya jelas jelas ayunan ini tak bisa berbicara sebaik nya aku masuk ke rumah untuk melihat ke adaan Dava dan Devi "
Aurel berjalan meninggal kan Ayunan itu.
Di dalam rumah Aurel segera melangkah naik ke lantai 2 di mana kamar Dava dan Devi berada iya membuka pintu dan alangkah terkejut nya Aurel ketika melihat kamar yang sudah seperti kapal pecah .
Aurel menutup mulut nya lalu berjalan ke arah Dava dan Devi yang asik main game di hp ,Aurel menarik kuping ke dua nya
"Aduhh ma lepas!" Berontak ke dua nya namun tak dihirau kan oleh Aurel ,Aurel kesal akan tingkah manja si kembar baru di tinggal sebentar sudah berulah
Aurel mengambil hp di tangan ke dua nya,Dava dan Devi merengek meminta untuk di kembalikan namun Aurel tak mau memberikan nya
__ADS_1
"Beres kan kamar ini dulu baru mama kasih lagi kalau kamar ini gak beres mama gak akan kasih." Ancam Aurel lalu keluar dari kamar
Dava dan Devi saling memandang dengan tatapan permusuhan se akan akan saling menyalah kan dan segera membereskan kamar atau mereka sama sekali tak akan di perboleh kan oleh Aurel untuk bermain hp.