
Dava dan Devi yang melihat Aurel dan Rey tengah dalam posisi yang tak benar pun menjadi bingung
"Apa yang mama papa lakukan?"
Aurel tergagap tak tau harus berkata apa mulut nya se akan terkunci rapat untuk tidak memberitahukan kepada Ke dua nya.
Rey melangkah menjauh dari Aurel menuju ke arah si kembar lalu berjongkok di depan ke dua nya
"Apa yang kalian berdua lakukan di sini tidak tidur?" Ucap Rey menatap lama pupil mata Dava seperti nya Dava mengantuk begitu pun Dengan Devi.
"Kami ngantuk hanya saja tak bisa tidur.Kami ingin bersama mama di nyanyikan lagu" ucap Dava dengan kobaran semangat di mata nya menatap ke arah Aurel
Aurel yang teradar jika Dava tengah menatap nya pun mengangkat alis nya sebelah,Dava dan Devi segera berlari ke arah Aurel
"Mami ayo nyanyi! Biar Dava ama Devi bisa tidur" ucap ke dua nya dengan antusias dan penuh semangat
Aurel yang melihat itu mengangguk lalu mengalih kan pandangan nya kepada Rey yang hanya mengangguk kan kepala nya iya pasrah padahal iya ingin tidur berdua sebagai malam pertama bukan tapi di kacau kan oleh si kembar.
Aurel yang melihat wajah musam Rey pun mengedip kan mata nya dengan genit membuat Rey bertambah kesal
Aurel mulai mengelus kepala Dava dan Devi secara bergantian dan mulai menyanyikan sebuah lagu yang terkesan horor namun Dava dan Devi tak terlalu mengerti arti lagu itu karna dalam bahasa amerika.
Sedang kan Rey yang mengetahui lagu itu mulai bergidik ngeri apa Aurel sengaja menyanyikan lagu ini untuk mengerjai nya?
Tapi wajah nya tenang se akan tak menunjukkan ketakutan sama sekali.
Setelah ke dua nya tertidur Aurel berhenti bernyanyi lalu menyelimuti ke dua nya
Aurel mengalih kan pandangan nya ke arah Rey yang tengah meringkuk ketakutan ,iya menaikkan alis nya
"Ada apa dengan mu?" Tanya Aurel di pelototi oleh Rey
"Jika kamu ingin menyanyikan lagu horor jangan malan malam begini! Bagaimana jika ke dua nya takut dan malah bermimpi buruk?"
Aurel menatap aneh ke arah Rey
__ADS_1
"Benar kah? Jangan jangan kau yang takut. Ayo ngaku kau takut kan mendengar lagu ku? Huh sok keras amat dah pak padahal dengar lagu saja dan takut gimana kalau lihat hantu nya?" Ucap Aurel sembari senyam senyum tak jelas membayangkan wajah tanpan Rey tengah ketakutan pasti sangat lucu.
"Kau jangan sembarangan mana munkin aku takut
Jangan ngadi ngadi!" Bantah Rey sok pemberani ,Aurel tersenyum jahil.
"Bagaimana jika kita membuktikan nya"
"Cara nya?" Ucap Rey yang penasaran bagaimana cara Aurel untuk membuktikan bahwa diri nya penakut
Aurel beranjak perlahan dari kasur menuju ke arah Rey lalu menarik tangan nya ke arah luar tak lupa juga iya mengambil senter.
Cuaca yang dingin dan malam yang gelap membuat Rey menggigil sedang kan Aurel menyenter ke depan mereka tengah berjalan di sekitar rumah
"Kenapa kita datang kemari?" Tanya Rey sembari mengelus elus tangan nya yang ke dinginan
Aurel berhenti "bukan nya kita mau membuktikan jika kamu tak takut hantu gimana sih!"
Rey terbelalak kaget matilah dia jika Aurel tau jika iya memang takut dengan hantu atau sejenis nya"sudah lah ke kamar aja yok percuma saja ini sudah malam dan sangat dingin"
Akhir nya Rey hanya bisa memaksakan diri nya untuk mengikuti langkah kaki Aurel iya juga barang kali menguap ,ngantuk
Aurel berhenti di depan kamar,mereka sudah berkeliling "lihat di sebelah kaca ada apa?" Tanya Aurel membuat Rey cukup penasaran
Rey mendekat lalu memincingkan mata nya menatap ke arah kaca yang berada di sebelah kasur tidur si kembar namun tak ada apa apa
"Mana?"
Rey membalikkan tubuh nya dan betap iya terkejut ketika melihat Aurel dengan penampilang menyeram kan
"Baaa" Aurel mengejut kan Rey dengan cara membuat bedak di wajah nya entah dari mana bedak itu berasal dan menyenter wajah nya agar terlihat menyeram kan
"akhhh" Rey agak berteriak namun mulut nya dengan segera di bungkam oleh Aurel
"Diam! Jika kau membangunkan ke dua nya akan ku bunuh kau" ucao Aurel menatap tajam ke arah Rey
__ADS_1
"Lagian hanya segitu saja takut, cih kata nya tadi gak takut padahal aku hanya menyenter muka ku saja" ucap Aurel dengan enteng
Aurel segera pergi dengan di ikuti oleh Rey di belakang jujur saja Rey masih takut akan banyangan wajah Aurel yang amat menakut kan jika berdandan seperti itu
Aurel membersih kan wajah nya lalu naik ke kasur begitu pun dengan Rey iya menatap tajam ke arah Aurel sadar jika iya telah di permalukan oleh Aurel
,Aurel terkekeh.
"Ada apa dengan tatapan mu?" Ucap Aurel sembari mengelus kepala Devi yang berada di samping nya
Rey tak merespon dan malah memeluk tubuh Dava bak bantal membuat Aurel menabok kepala nya "apa yang kau lakukan jika kau ingin memeluk nya tidak seperti itu juga kalik Dava bukan bantak!" Ucap Aurel penuh dengan kemarahan
Rey dengan muka kesal melepas kan pelukan nya lalu menelungkupi wajah nya dengan selimut iya masih tak bisa tidur ketika mengingat kejadian tadi membuat Aurel yang sedari tadi senyan senyum gak jelas
"Aku tak menyangka seorang CEO yang di kenal berdarah dingin dan tak punya ke kurangan itu takut dengan hantu bagaina jika aku menjual berita ini pasti akan laku besar" gumam Aurel yang msmbuat Rey seketika membuka selimut nya
"Jika kau berani melakukan nya aku akan membuat hidup mu tak baik!" Ucap Rey dengan nada datar nya yang hampir membuat Aurel tertawa terpingkal pingkal andai ini bukan malam hari iya pasti akan mengejek Rey habis habisan
Rey menggembungkan pipi nya membuat Aurel agak memereh sial apa ini adalah jurus andalan nya untik meleleh kan hati para kaum hawa?
Aurel lama terbengong membuat Rey heran
"Ada apa dengan mu? Apa kau terpesona dengan ketampanan ku ini. Tapi aku bisa menebak nya siapa juga yang tak akan terpesona dengan ku!" Ucap nya dengan nada arogan membuat kepala nya menjadi bahan tabokan Aurel
"Kau terlalu narsis bahkan melihat wajah mu ingin membuat ku muntah bagaimana munkin aku terpesona jangan mimpi"
"Benar kah? Lalu mengapa wajah mu seperti memerah?"
"Mana ada itu hanya di gigit nyamuk saja lihat lah di sini banyak nyamuk." Ucap Aurel pura pura menggaruk leher nya
Rey menatap datar ke arah Aurel lalu segera menelungkup kan selimut ke wajah nya
"Apa yang kau lakukan!"
"Tidur cepat ini sudah malam! Kau masih harus bekerja lembur besok karena sudah tak masuk seminggu"
__ADS_1
Setelah itu Aurel dan Rey pun terlelap hari ini sangat melelah kan.