Suami Gangster

Suami Gangster
di culik


__ADS_3

Aurel memberhentikan mobil nya di tepi jalan,keluar "Hah...kenapa dia berubah?" Gumam Aurel.


Aurel duduk di samping mobil nya,jalanan juga sepi jadi tak ada yang melihat nya


"Kenapa dia seposesif itu? Tapi aku merasa banyangan wajah nya pernah ku lihat, Rey sebenar nya kenapa kau mau menikahi ku? Aku percaya itu bukan hanya karna kau ingin bertanggung jawab!" Gumam Aurel yang frustasi,hati nya sakit ketika mengingat Rey memperlakukan nya dengan tidak baik dua minggu lalu dan setelah itu tiba tiba menghilang dari hadapan nya


Rasa nya ada yang kurang!, iya rindu akan perhatian Rey,iya rindu ke bucinan Rey,apa iya benar benar jatuh dalam pesona lelaki itu?


Aurel segera sadar akan pikiran nya.


"Tidak! Aku tidak munkin menyukai orang bermuka dua seperti nya" Aurel berdiri bersiap masuk ke dalam namun terlambat tiba tiba ada seseorang yang membekap mulut nya dengan sapu tangan yang sudah di beri obat tidur dan alhasil iya pun tak sadar kan diri.


Samar Aurel mendengar ada seseorang yang memiliki niat jahat pada nya.


..


Aurel membuka mata nya perlahan,"ini dimana?" Gumam Aurel ketika meneliti sekeliling nya,ruangan yang tidak pernah iya lihat.


Aurel memandang tubuh nya,membelalak kan mata nya.


"Kenapa aku bisa di ikat di kursi begini? Siapa yang melakukan hal ini?"


Aurel mencoba untuk melepas kan ikatan tali di tangan nya namun tak bisa karena terlalu kuat


"Ternyata sudah sadar nya!"


Aurel menoleh ketika mendengar seseorang.


"Kalian?!"


Aurel menggertakkan gigi nya ternyata yang membawa nya kemari adalah Jingga dengan seorang pria yang tak lain adalah Al"apa yang kalian ingin kan.Hah?!"


Al jongkok di hadapan Aurel hal itu tentu saja membuat Jingga kesal iya memayun kan bibir nya sok imut.


"Ternyata kau?! Tapi aku sungguh tak menyanggka kau akan bersekongkol dengan pria bajingan ini!" Teriak Aurel ke arah Jingga.

__ADS_1


Jingga yang mendengar itu menampar wajah Aurel."lihat saja aku akan membuat mu menderita!" Ucap Jingga dengan tegas.


Al yang sedari tadi diam pun mulai berbicara"Jingga  tolong ambil kan teh untukku!"


"Tapi-" ucapan Jingga terpotong di kala Al menatap nya tajam.


"Baiklah" Jingga berjalan keluar sembari menggerutu dengan cepat Al mengunci pintu rapat rapat,kini ruangan itu hanya di tempati oleh ke dua nya.


Aurel mencoba memberontak walau hasil nya sama saja iya tak cukup kuat untuk membuka tali itu"lepas kan!"


Al yang mendengar itu dengan senang hati membuka ikatan itu lalu membiar kan Aurel lepas kendali.


PLAK!


Aurel menampar wajah Al dengan penuh amarah,Al hanya menyungging kan senyum lalu menarik ke dua tangan Aurel dan menyudut kan Aurel di tembok"apa kau tahu konsekoensi nya menampar ku? Apa kamu sudah lupa tentang rumor di internet itu?" Bisik Al lalu menenggelam kan wajah nya di bahu Aurel.


Sontak saja Aurel menjauhkan bahu nya"ternyata kau! Dasar pria sialan, sebenar nya apa yang kau ingin kan sehingga menfitnah aku?!".


Al mendongak kan wajah nya lalu menatap intens wajah Aurel"itu semua untuk menghancur kan Rey.Tapi aku tak menyangka semua itu berjalan dengan sangat lancar pertama aku bertemu dengan si gadis bodoh Jingga yang rela melakukan apa pun agar bisa naik kepangkuan ku dan ke dua aku bertemu dengan sahabat lama mu yang bersedia menjadi pion ku-" saat ingin melanjut kan perkataan nya Aurel segera menyela nya.


"Dasar pria tak tau malu!, ternyata ini rencanamu dengan wanita wanita busuk itu!" Aurel berhasil lepas dari cengkraman Al


Plak!


Aurel lagi lagi menampar wajah Al iya sangat emosi"kamu menggunakan ku agar kamu dapat membuat Rey hancur? Aku bertanya kenapa kau ingin Rey hancur? Apa iya melakukan kesalahan padamu" ucap Aurel dengan emosi yang siap meledak kapan saja


"Tak punya kesalahan katamu? Bercanda dia adalah orang yang telah melenyap kan keluarga ku dia adalah dalang di balik hancur nya keluarga ku, apa kau tahu yang kamu anggap SUAMI itu adalah pembunuh!"


Aurel tertegun"kamu bilang membunuh keluarga mu? Katakan apa maksud mu!"


"Heh, 6 tahun yang lalu keluarga ku harus bernasib malang di saat aku tengah berada di luar untuk urusan kerja Dia membantai habis habisan keluarga ku! Malam itu juga keluarga ku hancur"


Aurel tertegun 6 tahun yang lalu? Malam hari? Bukan nya Rey tidur dengan nya"tidak munkin malam itu-" Aurel memotong ucapan nya iya malu untuk mengatakan nya.


"Kenapa dengan enam tahun yang lalu? Terserah kamu mau menyangkal nya bagaimana tapi aku jelas jelas melihat nya dengan mata kepala ku sendiri Dia ada di sana, aku melihat nya melompat keluar dari jendela dengan bekas darah menempel di baju nya"

__ADS_1


"Dari mana kamu tahu itu dia? Itu kan malam hari kemunkinan kamu salah melihat" ucap Aurel yang terus menyangkal jika Rey membunuh keluarga Al.


Al tersenyum miris lalu mencengkram dagu Aurel"percuma kamu menyangkal nya kenyataan tetap lah kenyataam!" Ucap Al lalu menarik balik ke dua tangan Aurel.


Al mengikat Aurel di kursi,iya buat pakaian nya berantakan"apa yang ingin kau lakukan lepas kan aku!" Teriak Aurel.


Al mengarah kan kamera ke arah Aurel lalu memeluk tubuh Aurel namun Aurel terus memberontak"bajingan kau keterlaluan bahkan Rey pun tak akan melakukan hal sekasar ini padaku!"


"Sayang nya aku bukan Rey"


Cekrek.


Al mengambil kamera itu,tersenyum puas ketika melihat foto diri nya dan Aurel"hehe ini pasti bisa membuat nya terpancing" batin Al lalu ingin mencium dahi Aurel namun segera Aurel tepis.


Mendapat perlakuan yang masih kasar dari Aurel,Al hanya menatap datar itu lalu mengambil hp nya.


Al juga mengambil hp Aurel untuk melihat no Rey dan betul saja di sana ada kontak nya,Al menyimpan kontak Rey.


Dunia Chat


Tit(kirim foto)


"?hah? Ini siapa? Kenapa bisa ada foto istriku bersama pria lain?"


"Kau sudah melupakan ku ,aku Al loh, apa kamu senang dengan hadiah ku? Lihat istrimu sekarang ada di tempat ku"


"Apa yang kau lakukan jangan macam macam atau aku tak kan segan"


"Aku belum melakukan apa pun tapi jika kamu tak datang kemari munkin aku akan menyentuh nya hmmm lumayan"


"Kau jangan coba coba"


Dan begitulah pesan singkat tersebut,wajah Al masih menunjukkan senyum manis lalu mengarah kan pandangan nya ke arah Aurel yang menatap nya benci,Al berjalan ke arah Aurel.


"Jangan menatap ku seperti itu, tenang saja suami mu akan segera datang"

__ADS_1


"Apa lagi yang kau ingin kan?!" Ucap Aurel dengan emosi.


"Bukan kah kamu sudah mengetahui nya? Kenapa kau bertanya lagi haihh apa kamu pelupa?!"


__ADS_2