Suami Gangster

Suami Gangster
foto


__ADS_3

Ibu Rey berjalan ke arah Rey lalu menduduk kan Dava dan Devi di pangkuan Rey"hah?"


"Tidak usah banyak tanya sekarang kamu harus menjaga ke dua nya awas saja jika terjadi apa apa aku yang akan pertama menghukum mu" tegas Sang ibu sembari menatap tajam ke arah Rey,Rey yang mendengar itu menelan ludah nya kasar lalu mengangguk.


Ibu Rey menarik tangan Aurel membuat Aurel bingung,namun iya hanya diam hingga mereka kini berada di dapur


"Kamu,bantu ibu mertua mu ini memasak!"


"Memasak..?" Tanya Aurel


"Iya"


Ya begitulah walau ibu Rey tampak garang namun iya juga mempunyai sisi lembut oh iya nama Ibu Rey adalah Mika.


Aurel pun memotong sayuran sesuai perintah Mika sedang kan Mika tengah memanas kan air sembari menunggu air matang Mika membersih kan Daging ayam yang telah di potong potong setelah air matang Mika memasukkan ayam tersebut ke dalam Air.


Setelah beberapa menit Mika mengangkat Ayam yang telah di rebus menggoreng nya setelah di goreng di buat menjadi rendang sedang kan Sayuran yang di potong Aurel di rebus lalu di campur ke dalam Ayam ,Aurel hanya menggelengkan kepala nya ketika Ayam rendang ala ibu mertua sudah selesai bukan kah itu terlalu rumit?


Setelah di rebus di goreng baru di rendang lagi tapi benar saja saat iya mencicipi nya rasa nya amat enak,gurih dan renyah


"Baiklah cepat kamu bersih kan meja makan hari ini kita makan bersama jangan lupa beritahu mereka untuk makan!" Ucap Mika yang di akhiri senyum yang membuat Aurel tertegun pertama kali nya iya melihat senyum itu.


Aurel mengangguk kan kepala nya lalu berjalan ke arah meja makan. Membersih kan meja lalu menaruh peralatan makan di sana setelah selesai dari meja makan Aurel pun berjalan ke arah ruang tamu di mana Rey dan si kembar di tinggal tapi tak ada siapa pun di sana.


"Munkin di kamar kali" batin Aurel lalu melangkah keluarĀ  dari ruang tamu


Sial..!


Aurel lupa jika iya tak tahu menahu tata letak kamar di rumah mertua nya terlebih rumah ini sangat besar,iya berkeliling mana tau menemukan kamar dimana Rey berada


Hingga iya tak sengaja melewati sebuah kamar gudang yang pintu nya sedikit terbuka karena penasaran iya pun berjalan masuk kedalam

__ADS_1


Iya perlahan membuka pintu gudang tersebut.


Berdebu itu yang Aurel lihat namun iya tepat memaksakan untuk masuk di karenakan rasa penasaran yang amat tinggi


Aurel masuk dengan langkah kaki pelan lalu menyusuri gudang yang cukup luas itu ,semua barang barang di tutupi oleh kain putih hingga mata Aurel tak sengaja melihat sebuah kardus besar yang hanya tertutup sebelah dengan kain.


Aurel mendekati kardus tersebut.


"Emm aku penasaran apa isi dari kardus ini, apa ku buka saja? Tapi kalau barang di dalam nya penting dan tak boleh di sentuh bagaimana? Tapi buka saja lah aku hanya akan sekedar melihat nya saja setelah puas melihat aku akan menutup nya kembali" batin Aurel lalu membuka pelan kardus itu


Aurel tertegun ketika mendapati banyak foto foto di dalam beserta boneka-boneka kecil sepintas iya merasa Familyar seperti pernah melihat barang tersebut


Berniat hanya untuk melihat Aurel malah mengambil foto itu lalu membersih kan debu yang menempel di sana.


Alang kah terkejut nya iya ketika melihat foto yang tak asing di benak nya


"Kenapa ini mirip dengan diri ku saat masih kecil,tapi ini terlalu kecil seperti aku baru berumur 5-6tahun saja kenapa bisa ada di sini?"batin Aurel


Aurel ingin meraih foto lain nya namun tangan nya di gemgam oleh seseorang


"Hei kembalikan! Aku masih ingin melihat" ucap Aurel yang mencoba mengambil kembali foto di tangan Rey


"Katakan kenapa kau di sini..!" Bentak Rey membuat Aurel terkejut


"Ada apa dengan pria ini tak biasanya iya seperti ini apa dia marah? Tapi kenapa? Aku kan hanya melihat foto saja huh" batin Aurel yang agak kesal akan perubahan sikap Rey


Rey menarik tangan Aurel lalu menyudut kan tubuh nya di tembok yang berada di samping


"Ingat satu hal jangan pernah memegang barang barang ku!" Ucap Rey dengan nada Tegas dan dingin yang semakin membuat Aurel yakin bahwa ada sesuatu yang di rahasiakan Rey


Aurel menepis kasar tangan Rey lalu berkata dengan kesal

__ADS_1


"Memang kenapa? Lagian aku mana tahu itu barang mu,dan juga kenapa di letakkan di gudang jadi nya kan penasaran"


Aurel melipat tangan nya di dada sembari menutup mata nya pokok nya iya tak salah!


"Mau membantah?" Ucap Rey yang ingin mendekat ke arah Aurel tapi Aurel segera berjalan menjauh dari sana


Sebelum pergi Aurel berteriak" oh iya jangan lupa datang ke meja makan nya jika tidak kamu tak akan makan..!"


Rey yang melihat Aurel berlari keluar meremas kuat foto itu lalu melihat nya.


Setelah beberapa menit Rey pun pergi dari gudang menuju kamar dimana Iya meninggal kan Dava dan Devi ,kemudian membawa ke dua nya ke meja makan


Di sana Mika dan Aurel sudah menyiap kan makanan seperti nya Mika menyukai Aurel hal itu membuat nya menghela nafas lega


Rey membuka kursi lalu meletakkan Dava dan Devi di sana iya juga membuka kusrsi untuk nya ,duduk dengan tenang sembari memerhatikan Aurel yang tengah menyendok nasi tatapan nya dingin membuat bulu kuduk Aurel berdiri.


"Sebenar nya kesalahan apa yang telah ku perbuat hingga membuat Rey menatap ku dingin? Hah aku bingung" gumam Aurel yang mencoba menyembunyikan wajah nya agar tak di tatap Rey


Rey terus saja menatap dingin ke arah Aurel membuat Aurel tak bisa lagi menahan nya ,iya menaruh sendok nya lalu menatap datar ke arah Rey


"Jangan menatap ku seperti itu menakut kan tau" ucap Aurel ketus lalu melanjut kan makan nya


Rey tak menjawab iya masih menatap dingin ke arah Aurel membuat Aurel hanya bisa diam hal itu membuat Mika yang memerhatikan ke duanya cukup bingung iya juga menghentikan makan nya


"Ada apa dengan mu Rey? Kenapa kau menatap menantuku seperti ingin memakan nya saja apa dia membuat mu kesal kalau iya aku akan menghukum nya"


Aurel yang mendengar itu tersedak nasi iya pun segera mengambil air lalu meminum nya


"Ku mohon bu jangan percaya pada apa pun yang iya ucap kan" batin Aurel menunjukkan mata berbinar minta di kasihani


"Ya,dia membuat ku kesal bisa bisa nya dia meninggal kan ku seorang diri di gudang tadi" gerutu Rey membuat Aurel memaki maki nya dalam hati

__ADS_1


"Jika bukan kamu yang berbuat aneh padaku apa munkin aku akan meninggal kan mu seorang diri di dalam gudang"batij Aurel


"Haihh ibu kira apa kalau begitu menantuku yang baik karna kamu sudah berbuat kesalahan malam ini kamu harus membuat suami mu senang" ucap Mika membuat hanya bisa menangis dalam diam


__ADS_2