Suami Gangster

Suami Gangster
pantai


__ADS_3

Aurel membuka mata nya mengedar kan pandangan nya


Hari ini adalah hari minggu jadi tidak pergi bekerja niat nya ingin bermalas malasan namun iya tak menyangka akan terbangun sepagi ini munkin karena sudah terbiasa.


Aurel,segera melakukan pekerjaan beserta aktifitas pagi nya


Rey turun dari kamar melihat Aurel tengah memasak iya mempunyai ide jahat dalam pkkiran nya,


Rey turun tanpa membuat bunyi


Dan


BAMMM


Rey mengguncang Tubuh Aurel,spontan Aurel yang kaget pun memeluk tubuh Rey,


Rey melongo masih tak percaya.


"Kamu memelukku?"


Aurel segera melepas pulukan nya sungguh iya sangat malu tapi iya juga kesal jika bukan karena Rey yang mengangetkan nya apa iya akan memeluk nya?


"Akhem.." Aurel berdehem


"Aku hanya tak sengaja tak perlu memberi ekspresi seperti itu juga! Lagian kenapa kamu datang kemari mengejut kan ku?"


Rey senyam senyum tak jelas"benar kah hanya karna aku mengaget kan mu? Atau munkin kamu menyukai ku diam diam dan mencari ke sempatan jika kamu mengatakan nya dengan jujur aku akan dengan senang hati mencium mu.


BUGH


Aurel memukul Rey"keterlaluan! Pergi sana pagi pagi sudah ganggu orang"

__ADS_1


"Kalau aku tak mau?"


Aurel menatap tajam ke arah Rey.


Rey segera pergi dari sana.


Selepas memasak semua nya sudah berada di ruang makan ,makan dengan lahap


"Ma" ucap Devi dengan mata berbinar seperti nya iya mengingin kan sesuatu


"Hn?"


"Hari ini jalan jalan yuk bosan di rumah mulu kita jalan jalan sama papa!"


Aurel tak menjawab.


"Ayo lah ma kali ini ka please"


"Kenapa?" Tanya Rey pura pura tak mengetahui.


Aurel berdecak kesal.


"Kamu setuju atau tidak?"


"Emm ,setuju-setuju aja asal kami ikut" Rey menyebdok nasi ke dalam mulut nya ,seketika keringat dingin membanjiri wajah nya ketika melihat wajah Aurel berubah masam.


Aurel memaksakan tersenyum lalu menyetujui akan pergi jalan jalan ke pantai hari ini ke betulan cuaca di luar juga lumayan cerah.


Selesai makan semua nya kembali ke aktifitas semula ,Dava dan Devi bermain di ruang tamu sedang kan Rey sibuk nge bucin sama Aurel


"Bisa tidak jangan ikuti aku sahari aja!"

__ADS_1


"Gak"


Aurel memutar bola mata malas sedari tadi Rey terus mengekor di belakang Aurel ,dari dia mencuci piring, menyiram tanaman, menjemur pakaian, bahkan saat ingin mandi untung saja Aurel segera memarahi nya.


Kini Aurel duduk di sofa ruang tamu memandang ke arah Dava dan Devi yang tengah bermain entah apa nama nya


"Ampar-ampar pisang, pisang ku belum masak ,masak sebiji di kurung bali-bali mangga lepok mangga lepok, patah kayu bengkok,bengkok di makan api,api nya cangculupan bengkok dimana..."


(Dah lupa lanjutan nya:v)


Ke dua nya bermain dengan riang.


Melihat itu membuat hati Aurel lega


Dua jam kemudian


Aurel menggeleng kan kepala nya ketika melihat Dava dan Devi yang begitu bersemngat ,bahkan barang yang mereka bawa sangat banyak.


"Kenapa juga kalian membawa barang sebnayak itu kita bukan mau kemping asataga" Aurel menepuk jidat nya iya tak tau harus mengatakan bagaimana lagi.


"Ya,giamana ma kan kita bersemngat ya jadi nya gini" Dava menggaruk kepala nya sembari tersenyum manis membuat hati Aurel seketika luluh.


"Baiklah" ucap Aurel paksa lalu mengambil Ahli barang barang Dava dan Devi memasuk kan nya ke dalam bagasi mobil.


Semua nya masuk ke dalam mobil ,Rey mengemudikan mobil dan Aurel duduk di samping nya sembari mengotak atik hp nya


Dava dan Devi di belakang bermain game online mobile legend ehek


Mobil melaju dengan kecepatan rata rata menuju ke pantai pasir biru ,sesuai nama nya pasir di tepi laut berwarna biru jarang ada pasir berwarna biru dan juga air nya sangat jernih.


Dava dan Devi juga sesekali memakan cemilan karen perjalanan mereka masih lumayan panjang sekitar 25 menit lagi sampai.

__ADS_1


Devi melihat ke arah Rey dan Aurel yang masih saja diam tak ada yang mau berbicara sibuk dalam dunia mereka sendiri diam diam iya mengumbar senyum tipis sudah lama iya tak sebahagia ini.


__ADS_2