Suami Gangster

Suami Gangster
rencana nya berhasil 2


__ADS_3

Pagi-pagi buta sekali Rey sudah bangun,mandi dan juga sarapan,iya ingin pergi menemui Aurel.


Rey melajukan mobil nya ke tempat dimana Aurel Dia kurung.


Se sampai nya di sana ,Rey masuk ke dalam tak lupa juga iya membawa makanan ,mengetuk pintu.Semarah-marah nya Dia pada Aurel apa munkin Dia akan tega tak memberi nya makan


Masuk ke dalam ,Rey melihat Aurel


Yang masih terlelap


"Apa dia tak makan semalam?" Gumam Rey merasa bersalah karna emosi iya langsung mengurung nya begitu saja terlu posesif.


Rey mendekat ke ranjang di mana Aurel tertidur,Rey mengusap-ngusap rambut Aurel


"Maaf,tapi aku tak suka kau bersama orang lain ku mohon jangan tinggal kan aku lagi"lirih Rey dengan air mata yang mengalir.


Karena risih alhasil Aurel terbangun betapa iya terkejut melihat Rey yang tengah menangis di samping nya,Aurel mencoba untuk berdiri namun tangan Rey menimpa tubuh nya


"Kuat sekali" gumam Aurel ketika ingin menyingkir kan tangan Rey dari tubuh nya.


Rey mendongak ,dan kembali menatap datar Aurel,Rey mengambil makanan yang telah iya beli lalu meletak kan nya di depan Aurel.


"Buat aku?" Tanya Aurel membuat Rey kesal


"Hnn"


"Kau baik sekali,aku pikir kau akan melupakan ku dan tak memberi ku makan" tanpa sadar Aurel memeluk tubuh Rey,Rey yang melihat itu mematung,hati nya ingin lepas dari pelukan itu tapi badan nya berkata lain malahan iya se akan ingin lebih lama di peluk


Aurel yang sadar pun segera melepas kan pelukan nya ,memaling kan wajah nya


"Ada apa dengan ku? Kenapa aku memeluk pria ini?" Batin Aurel,pipi nya memerah malu.


"Ekhemm, kalau begitu aku pergi dulu!" Saat hendak melangkah tangan Rey di tahan oleh Aurel

__ADS_1


"Kau ingin mengurung ku di sini ya? Cepat keluar kan aku, aku tak suka di sini!."


Rey menepis kasar tangan Aurel lalu pergi dari sana ,mengunci pintu rapat-rapat


Aurel yang melihat Sifat Rey yang berubah drastis menjadi marah.


"Kenapa coba tu anak,aku dah baik baik berperilaku yang baik dan sopan, tak munkin kan iya tertipu dengan mudah hanya dengan poto editan yang mendadak viral? Tapi seperti nya bukan hanya itu yang membuat nya marah"


Aurel belum sadar jika dalam poto yang di edit itu iya tengah bersama Al dan alhasil membuat Rey salah paham dan gelap mata sehingga mengunci Aurel dan juga Rey ingin Aurel tak keluar terlalu posesif hingga tak ingin melepas kan Aurel lagi


Aurel mengambil makanan yang di antar kan oleh Rey tadi


"Tapi untung saja dia memberi ku makanan atau aku akan mati kelaparan" Aurel menguyah makanan itu dengan lahap wajar saja karena iya kemarin malam tak makan.


"Tapi seperti nya iya memang marah sama aku kalau gak marah tak munkin kan Dia menatap datar dan memperilakukan ku bagai orang asing" gumam Aurel.


Di sisi Rey


Rey yang tengah berada di ruangan nya,melampias kan amarah nya pada sekitar nya


"Tuan,sebaik nya Tuan tenang dulu mana tau Foto itu hanya editan semata orang lain" tutur Vano mencoba untuk menenang kan Rey"iya bos,walau kemarin nona Aurel pergi belum tentu bertemu dengan nya" lanjut Vania.


Rey merenung apa yang di katakan oleh Vano dan Vania ada benar nya


"Apa aku pergi ke tempat bajingan itu saja? Aku ingin mendengar dari mulut nya sendiri"


Rey pergi tanpa mendengar kan nasihat dari Vano dan Vania,ke dua orang yang di tinggal itu menghela nafas panjang


"Setelah nona Aurel datang sifat tuan berubah drastis diri nya yang dulu nya tak pernah memperdulikan orang lain bagaimana bisa se posesif ini hanya karna sebuah foto yang belum tentu kejelasan nya iya marah besar" nampak Vano menggeleng kan kepala nya ,Vania juga hanya bisa menggeleng kan kepala nya.


Bahkan mereka berdua yang sudah sedari kecil berada di sisi Rey belum pernah melihat Rey se panik dan se marah itu.


Kini Rey sudah memberhentikan mobil nya,iya turun lalu masuk ke dalam sebuah bangunan mewah,ini adalah Rumah Al.

__ADS_1


Nampak para pembantu menundukkan kepala membuat Rey bingung"apa si anak sialan itu tengah menungguku" batin Rey lalu masuk ke dalam


Saat berada di ruang tengah ,Rey melihat seseorang tengah duduk tenang sembari menghisap sebatang rokok yang tak lain adalah Al sendiri.


"Tak ku sangka kau datang juga!, ada apa Tuan muda datang kemari?"


"Tidak usah pura-pura sekarang beritahu aku tentang foto ini" Rey menunjukkan foto yang tengah viral itu "kau yang melakukan ini kan?! Sekarang katakan yang sejujur nya padaku apa benar kau Dan Aurel bertemu kemarin? Atau hanya rekayasa mu saja?!"


Al tersenyum miring lalu berdiri mendekat ke sisi Rey yang tengah cemburu buta"apa kau pikir aku akan memalsukan itu? Untung nya bagiku apa Rey oh Rey kau pikir wanita yang kau sukai itu manusia tercantik di dunia ini? Sehingga bisa membuat ku terpikat?"


Rey menonjok muka Al"kau pkkir Dia apa an? Bagimu memang dia tak sempurna tapi bagiku dia sempurna,kau membeda bedakan nya dengan yang lain sama saja kau tengah menjelek-jelek kan nya,jika kau berani menjelek kan orang yang ku cintai maka kau akan habis di tangan ku" ucap Rey penuh penekanan di setiap perkataan nya lalu pergi meninggal kan tempat itu


"Cih, tak ada guna nya aku datang kemari membuang-buang waktu saja" gumam Rey lalu meludah


Al memegang pipi nya yang di tonjok oleh Rey ,tersenyum menyeringai.


"Haha akhir nya aku tahu kelemahan mu Rey tanpa kau sadari kau telah mengatakan nya sendiri padaku apa yang bisa membuat mu frustasi dan tak pokus"batin Al.


Al kembali duduk lalu melihat-lihat foto Aurel,entah sejak kapan ada di galeri nya,"kamu akan menjadi budak untuk membuat Rey tunduk padaku dan saat itu aku akan menghancur kan nya!"


Al mengusap poto itu kasar tak ada rasa bersalah sedikit pun dimata nya karena telah menuduh Aurel yang tidak tidak.


"Tapi kamu cukup menarik juga, aku ingin tahu lebih dalam tentang diri mu masalah apa yang membuat seorang Rey bisa se agresif ini" batin Al


Kembali lagi ke posisi Rey


Rey yang tengah di landa ke marahan pun segera melaju ke rumah di mana Aurel berada.


Se sampai nya di sana Rey menerobos masuk ke dalam kamar di mana Aurel berada.


Aurel yang tengah duduk di sofa sontak kaget namun melihat ke adaan Rey yang lumayan berantakan ada firasat buruk dalam hati nya


Rey mendekat, mengunci pintu dengan kuat

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan cepat keluar!" Rey tak menghirau kan perkataan Aurel iya semakin mendekat ke arah nya.


"Ku mohon sekali saja jangan membuat ku cemburu" Rey menjatuh kan diri nya di pangkuan Aurel.


__ADS_2