Suami Gangster

Suami Gangster
Al(Alvaro)


__ADS_3

BUGH


Aurel mendang perut Rey ketika ingin menindih nya


"Ingin mengambil kesempatan? Jangan harap!"


Berkat.Tendangan Aurel kini Rey berbaring tak berdaya di lantai ,Rey segera berdiri lalu tersenyum jahil ke arah Aurel


"Kau tahu! Aku bisa melakukan apa pun padamu hari ini, jadi jangan berharap bisa kabur,bahkan jika kau berteriak sekalipun tak akan ada orang yang mendengar mu. Kamar ini kedap suara"


Aurel tertegun"kedap suara?" Ucap nya pelan lalu mengalih kan pandangan nya ke arah Rey bukan ekspresi takut yang iya tunjukkan melainkan senyum jahat membuat Rey bingung


"Apa apaan tatapan mu itu?!" Rey yang merasakan firasat buruk perlahan mundur dan Aurel berjalan ke arah Rey


"Hei.. Berhenti di sana cukup! kamu membuat ku takut saja"


Perkataan Rey tak membuat niat Aurel menghilang melain kan semakin membuat nya bersemangat ,Aurel berjalan semakin dekat ke arah Rey dan kini Rey ke himpit di dinding.


Aurel tak kunjung menghilang kan seringai an nya hal itu semakin membuat Rey ketakutan setengah mati


"Kau bilang kamar ini kedap suara bukan? Bagaimana kalau kita main kuda kudaan?" Ucap Aurel yang seketika membuat bulu kuduk Rey merinding


"Tidak...!" Teriakan Rey amat keras hingga gemaan nya terdengar samar ke ruangan lain


"Apa kamu mendengar sesuatu? Tadi nenek se akan mendengar ada yang berteriak putus asa atau hanya perasaan ku?" Tanya Mika yang hendak Tidur di temani si kembar,namun si kembar tak mendengar apa pun mereka menggeleng kan kepala nya.


"Baiklah selamat tidur" Mika mematikan lampu lalu tertidur lelap begitu pun dengan si kembar


Kembali ke sisi pasangan yang tengah bermesraan di kamar


"Kau..Apa yang kau lakukan berani nya kau melakuakn hal memalukan ini padaku?" Ucap Rey dengan geram


Iya kini tengah di buat bahan percobaan oleh Aurel,entah apa yang di tempel kan Aurel di wajah Rey hingga merah merah


"Kamu bilang nya tadi kuda kuda an kok jadi bedak bedakan!"


Ya seperti biasa apa yang paling di sukai wanita? Pasti nya adalah rias merias ,Aurel tersenyum nakal"salah kan diri mu yang ingin memberi ku pelajaran tapi melindungi diri sendiri saja tak mampu" ucap Aurel dengan kejam membuat martabat Rey jatuh di hadapan wanita ini


"Awas kau! Aku akan memberi mu pelajaran lain waktu ketika aku menemukan kelemahan mu" batin Rey dan hanya bisa pasrah ketika Aurel semakin menjadi jadi di wajah nya


"Ini tak lebih jauh mirip dengan adegan istri menindas suami akhhh seharus nya suami nidas istri baru agak waras" batin Rey menggembung kan pipi nya  iya masih agak tak terima jika wanita di depan nya ini berhasil menjatuh kan martabat nya


DERT DERT

__ADS_1


Rey mengambil hp di saku nya mengangkat telfon dengan muka masam


"Siapa? Malam-malam ganggu orang"


"Bos ini saya,Vania asisten mu perusahaan utama di serang Hacker bos dan sebagian data perusahaan hilang!"


"Hah? Apa berkas -berkas yang menghilang adalah berkas penting"


"Bukan bos,seluruh berkas-berkas penting sudah saya aman kan terlebih dahulu jadi saat pembobolan hanya sebagian data yang tidak terlalu penting hilang tapi jika semua data menghilang tetap saja kita akan rugi besar,saya sudah mencoba untuk menahan tapi kemunkinan saya tak bisa menahan lama kemampuan saya tak sehebat bos!" Jelas Vania


"Baiklah tunggu disana,aku akan datang sebentar lagi!" Ucap Rey yang segera mematikan telepon nya lalu berdiri


"Eh eh aku belum siap!"


Rey tak terlalu memperdulikan ucapan Aurel iya berjalan ke arah kamar mandi mencuci muka nya yang sudah dilapisi bedak rebal lalu mengambil kemeja di lemari segera memakai nya hal itu membuat Aurel bingung


"Ada apa dengan mu? Seperti nya kau sedang tergesa gesa?!"


"Ini bukan waktu nya kita berbicara ada yang berusaha membobol data data perusahaan ku jadi aku harus ke sana segera aku ingin tahu siapa yang berani melakukan nya" ucap Rey dengan tegas dan dingin


"Aku ikut!"


Rey berhenti lalu membali kan tubuh nya melempar tubuh Aurel ke kasur"kau jangan bercanda!kamu pikir aku akan membiar kan mu ikut! Aurel ini berbahaya bagaimana jika pelaku nya ada di sana dan melukai mu?"


"Apa kamu mengkhawatir kan ku?"


Aurel diam. Tapi iya tak mau menyerah iya membujuk Rey dengan segala cara agar memperboleh kan nya ikut hingga


"Kau,huft baiklah aku akan mengikut kan mu tapi jangan berbuat aneh-aneh tetap berada di sisi ku"


Aurel menggangguk lalu segera bergegas mengganti pakaian nya


Beberapa menit kemudian iya sudah siap dengan pakaian rapi membuat Rey terkejut


"Kenapa bisa sangat cepat?"


"Aku gitu loh"


Setelah berbincang sebentar Aurel dan Rey pun bergegas pergi ke kantor


Tak perlu tunggu lama kini mereka sudah berada di depan gedung perusahaan ,semua orang menunduk hormat ke arah Rey


"Bos!"

__ADS_1


"Vania, bagaimana? Apa kamu sudah mengatasi nya?" Ucap Rey dengan sorot mata tajam


"Belum bos,tapi di dalam ruangan bos tiba tiba ada orang dan ingin segera bertemu dengan mu aku tidak tahu dari mana datang nya orang itu"


"Apa...!" Teriak Rey lalu bergegas ke arah Ruangan nya yang cukup jauh dari tempat mereka


Di ruangan Rey


Iya menghisap sebatang rokok Tersenyum menyeringai seseorang berjenis kelamin laki-laki ,pria itu mengambil hp nya menelfon seseorang.


"Al" ucap dari seberang telfon


Ya pria ini bernama Al nama lengkap nya Alvaro salah seorang bos mafia yang cukup terkenal di dunia hitam.


"Jingga cepat cari data-data perusahaan ini di kamar Rey"suara nya berat dan dingin


"Tapi-"


"Mau membantah?"


"Baiklah aku akan mencari nya!"


"Anak baik"


Setelah mengatakan itu Al mematikan hp nya senyum semakin mengumbar di wajah nya.


"Rey sebentar lagi kau akan hancur, tapi aku heran mengapa kau bisa jatuh cinta pada Jingga jelas-jelas dia adalah gadis buta cinta hanya demi otang yang dia sukai yaitu aku dia berani melakukan apa pun termaksud menghianati mu dan juga membohongi orang-orang di sekitar nya yang sudah terlanjur mempercayai ny" gumam Al


Brak


Pintu di dobrak,Rey masuk dengan nafas tersenggal-senggal"jadi benar dugaan ku kau! Adalah dalang di balik ini semua!"


Al berdiri lalu mendekat ke arah Rey"oh lama tak berjumpa apa kabar?"


BUGH


Rey yang terlanjur emosi pun memukul perut Al"haha ternyata kau masih sama seperti dulu sama-sama ceroboh" ucap Al lalu balik memukul perut Rey hingga terpental beberapa meter.


Aurel yang melihat dengan mata kepala nya sendiri Rey terlempar tanpa sadar menjatuh kan air mata nya iya menatap tajam ke arah Al


"Hah, apa dia kekasih barumu Rey? Lumayan cantik tapi sayang malah bertemu dengan pria seperti mu!"


"Apa yang kau katakan? Memang kenapa kalau aku dan Rey hah?" Ucap Aurel yang entah mengapa kehilangan kendali nya hal itu membuat Rey tertegun"kenapa dia berubah?" Batin Rey

__ADS_1


Aurel berjalan ke arah Al ingin menendang Al namun dengan cepat di hindari Al,tak mau menyerah Aurel terus berusaha untuk memukul Al


"Beladiri mu lumayan tapi" ucap Al memegang tangan mulus Aurel.


__ADS_2