SUAMI MASA DEPAN

SUAMI MASA DEPAN
Bahasa Alien


__ADS_3

Mama Feli yang baru turun dari mobil yang di kendarai oleh Brian putra sulungnya, tepat di depan kantor polisi di mana Mil dan juga Milano berada, setelah tadi pihak polisi memberi tahu apa yang terjadi pada sang putra dan juga Mil.


Kemudian mama Feli langsung menghampiri Aris yang juga baru turun dari mobil miliknya, yang terparkir tidak jauh dari mobil Brian.


Plak!


Mama Feli memukul lengan Aris dengan kencang saat sudah menghampiri nya.


Tentu saja membuat Aris terkejut dan juga bingung kenapa mama Feli memukul dirinya.


"Tante sakit tahu. Apa salah aku coba, tiba tiba memukul tanpa alasan,"


"Tanpa alasan kamu bilang," sambung mama Feli dan melotot ke arah Aris. "Lihat rencana yang kamu buat, membuat Mila dan juga Mil di giring ke kantor polisi. Bagaimana jika media tahu, pasti sudah jadi berita trending di mana mana, memberitakan pemilik perusahaan Justin Corp terjaring razia di tempat prostitusi!"


"Tante tenang saja itu tidak akan pernah terjadi tante. Aku sudah menghubungi langsung kepala polisi di sini agar tidak ada media yang mengetahui kejadian ini tante,"


"Tenang kamu bilang. Apa kamu tidak bisa menyewa hotel dan juga villa untuk rencana kamu ini? Malah merencanakan di warung makan, tidak elite sekali," cibir mama Feli.


"Siapa bilang ini rencana ku tante. Aku juga tidak tahu kenapa ini bisa terjadi,"


Mendengar apa yang baru saja Aris katakan, mama Feli langsung memicingkan matanya.


"Jadi ini bukan rencana kamu?"


"Bukan tante. Aku sudah mengatakan pada tante apa rencana ku tadi," jawab Aris.


Karena kejadian yang di alami oleh Mil bukanlah rencananya. Karena rencananya ingin membuat Mil dan juga Milano terjebak di dalam sebuah kamar hotel yang sudah di siapkan oleh Aris.

__ADS_1


"Itu artinya rencana kalian tidak di restui. Karena memang mereka sudah di takdir kan untuk melakukan anu di warung makan," sambung Brian.


"Apa mereka sudah anu?" tanya Aris penasaran.


"Tentu. Karena tadi polisi yang menghubungi mengatakan pada mama, mereka sedang berbuat mesum, dengan posisi atas bawah. Jika begitu, pasti mereka sedang anu," jawab Brian.


"Wow hebat sekali si loyo sudah bisa berdiri tegak dan langsung mencoblos. Aku jadi pingin apa lagi cuaca mendukung,"


Mama Feli menoyor kepala Aris dengan kencang.


"Halalin dulu, baru tusuk menusuk,"


"Kelamaan tante, keburu karatan tuh seperti milik Brian,"


"Enak saja kalau bicara. Aku juga tinggal nyolok menyolok dengan wanita mana pun yang–"


Brian tidak jadi meneruskan ucapannya saat mama Feli melotot ke arahnya.


Kemudian Brian memberi tahu mama Feli lalu menunjuk ke arah pintu kantor polisi tersebut, di mana Milano keluar dari dalam sambil membopong tubuh Mil di ikuti oleh beberapa polisi dari belakang.


Tentu saja membuat mama Feli langsung menghampiri sang putra yang akan menuju mobil polisi.


"Mila. Apa yang terjadi pada Mil?" tanya mama Feli saat sudah mendekati Milano yang akan masuk ke dalam mobil polisi tersebut.


"Nanti aku ceritakan Ma. Sekarang aku harus membawa Mil ke rumah sakit terdekat,"


"Baiklah mama akan mengikuti mobil ini," ujar mama Feli yang langsung menarik tangan Brian menuju mobilnya.

__ADS_1


*


*


*


Mama Feli yang sudah sampai di rumah sakit langsung menuju di mana sang putra berapa.


Yang sedang duduk di bangku tunggu tepat di sebuah ruangan di mana Mil sedang di periksa.


Bukannya terlihat kuatir dengan keadaan Mil. Mama Feli malah tersenyum bahagia lalu duduk di bangku tunggu tepat di samping Milano.


"Hebat sekali anak mama ini. Bisa membuat Mil tumbang. Berapa kali tusuk hingga masuk dengan sempurna? Dan berada ronde hingga membuat Mil tidak sadarkan diri?" tanya mama Feli yang begitu yakin jika sang putra tadi melakukan making love dengan Mil.


Tentu saja mendengar apa yang baru saja sang mama katakan, Milano langsung menoleh ke arah mama Feli yang duduk tepat di sampingnya.


"Mama ngomong apa sih?"


"Jangan pura pura tidak tahu. Kamu habis anu kan sana Mil di warung itu?"


"Anu itu apa Ma. Kalau ngomong tuh jangan pakai bahasa alien aku tidak paham Ma,"


"Yah gitu saja tidak paham. Itu loh uh ah uh ah,"


"Ma. Bicara pakai bahasa manusia saja,"


"Making love dengan Mil," sahut Brian yang baru menghampiri ke duanya.

__ADS_1


"Penginnya sih begitu Ma. Tapi–"


Bersambung...............


__ADS_2