SUAMI MASA DEPAN

SUAMI MASA DEPAN
Aku Tidak Peduli


__ADS_3

Paman Anton menceritakan semuanya tanpa ada yang di tutup tutupi pada Milano.


Siapa Mil yang sebenernya, dan perasaan Mil saat belum mengubah penampilannya.


Dan akhirnya mengubah penampilannya hanya untuk mendapatkan cinta Milano.


Milano yang duduk tepat di samping paman Anton, terus mendengarkan semua yang di katakan oleh paman Anton dengan seksama.


Apa lagi saat paman Anton menceritakan kecelakaan ke dua orang tua Mil atau Karmila beberapa tahun lalu.


Tentu saja Milano masih mengingat kecelakaan itu, dan itu yang membuat Milano masih merasa bersalah hingga saat ini, meskipun polisi sudah memberi tahu kronologis kecelakaan itu bukanlah salahnya.


"Sekarang kamu sudah mengetahui kebenaran siapa Mil yang sebenarnya. Dan kamu yang berhak untuk memutuskan, masih ingin mempertahankan pernikahan ini atau tidak. Karena pernikahan ini di dasari dengan kebohongan," ucap paman Anton setelah menceritakan semuanya.


Mendengar apa yang baru saja paman Anton katakan. Milano menarik nafasnya dalam dan mengeluarkan dengan pelan, laku menoleh ke arah paman Anton yang duduk di sampingnya.


"Aku mencintai Mil. Dan siapa pun dulu dia, aku tidak peduli. Dan aku akan terus mempertahankan ini, demi cintaku," ujar Milano penuh pasti.


Tentu saja mendengar apa yang baru saja Milano katakan, paman Anton langsung tersenyum, lalu menepuk punggung calon putra sambungnya tersebut.

__ADS_1


"Terima kasih. Dan maaf untuk kebohongan yang selama ini om dan juga Mil sembunyikan dari kamu,"


"Lupakan itu semua. Sekarang aku hanya ingin segera mengetahui di mana istriku berada. Aku tidak ingin terjadi sesuatu padanya Om," ujar Milano yang terlihat begitu cemas.


Bagaimana tidak cemas jika wanita yang sangat di cintai nya, entah di mana sekarang berada.


"Om akan membantu kamu mencari Mil. Dan juga memberi tahu ke salah pahaman ini. Karena Om tahu, bukan kamu penyebab kecelakaan ke dua orang tua Mil,"


"Terima kasih Om."


*


*


*


Di salah satu ruangan gelap gulita, yang terdapat di sebuah rumah yang tidak terawat.


Rumah sederhana tempatnya dulu selalu mendapat kasih sayang dari ke dua orang tuanya semasa hidupnya.

__ADS_1


Rumah yang terletak di pinggiran kota. Dan rumah yang bibi Maria bilang sudah di sita oleh bank.


Namun saat Mil mendatangi rumahnya dulu, rumah tersebut tidak sama sekali terurus dan tidak ada tanda tanda rumah tersebut sudah milik bank.


Air mata terus membasahi ke dua pipi Mil, saat merasa takdir sudah mempermainkan hidupnya.


Bagaimana tidak mempermainkan nya, jika pria yang selama ini di cintai nya adalah pria yang sudah merenggut nyawa ke dua orang tuanya.


Karena Mil melihat dengan mata kepalanya sendiri, saat kecelakaan itu Mil dengan jelas melihat plat mobil yang bertabrakan dengan mobil ke dua orang tuanya, sama dengan bukti yang bibi Maria berikan padanya.


Dan Mil meyakini memang Milano lah orang yang sudah membuat ke dua orang tuanya meninggal dunia.


Meskipun polisi sudah memberi tahu pada Mil, jika ke dua orang tuanya meninggal kecelakaan murni karena humam eror.


Tapi Mil tidak percaya, karena banyak sekali kasus kecelakaan yang di manipulasi. Dan hanya menyelamatkan orang yang berduit lepas dari jerat hukum. Karena Mil tahu, dulu mobil yang bertabrakan dengan mobil ke dua orang tuanya adalah mobil mewah keluaran terbaru dan hanya orang dari golongan atas yang bisa memiliki nya.


Mil menatap satu tangannya yang terlihat dari pantulan sinar bulan, yang tadi sempat ingin menusuk Milano dengan pisau makan, sebelum Mil berubah pikiran dan mengurungkan niatnya.


"Tuhan apa yang harus aku lakukan,"

__ADS_1


Bersambung......................


__ADS_2