
"Apa kalian tuli. Aku sedang bertanya. Apa yang kalian lakukan pada istriku?!" seru Milano.
Karena pertanyaannya tadi tidak di jawab oleh anak anak punk yang baru saja di hampir nya.
"Maaf. Aku tidak percaya jika dia adalah istrimu. Kalau memang kamu suaminya, tidak mungkin seorang suami membiarkan istrinya sendiri pergi tanpa pengawasan dan membahayakan nyawanya," ucap pemimpin anak punk yang berdiri tepat di hadapan Milano.
"Kamu tidak tahu apa pun. Jadi jangan banyak bicara. Jika terjadi sesuatu pada istriku, aku tidak akan pernah mengampuni kalian semua. Dan aku pastikan kalian mendapat balasan yang setimpal dengan apa yang sudah kalian lakukan pada istriku!" tegas Milano sambil menunjukkan jari telunjuknya ke arah pimpinan anak punk tersebut.
Di mana pimpinan anak punk tersebut langsung menatap Milano dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Istrimu? Siapa bilang dia istrimu, karena wanita yang ada di dalam sana adalah adikku," balas pimpinan anak punk tersebut sambil tersenyum simpul.
Bukan tanpa alasan anak punk tersebut menyebut Mil sebagai adiknya.
Mengingat lagi, jika sebelum tidak sadarkan diri, Mil juga meminta bantuan pada pimpinan anak punk tersebut jika nanti ada siapa saja yang mencarinya, Mil meminta pimpinan anak punk tersebut untuk berbohong, agar siapa saja yang mencarinya tidak menemukannya.
Dan pimpinan anak punk berpikir jika pria yang ada di hadapannya, adalah seseorang yang sedang mencari wanita yang tadi di tolong nya.
"Apa kamu sedang membohongi aku?"
__ADS_1
"Untuk apa, aku juga tidak mengenal siapa kamu," sambung pimpinan anak punk tersebut sambil tersenyum simpul.
Tentu saja membuat Milano terpancing emosinya saat melihat senyuman yang di tunjukkan oleh pimpinan anak punk tersebut.
"Mila hentikan!" perintah paman Anton sambil menahan tangan Milano yang ingin melayangkan pukulannya ke arah pimpinan anak punk yang berada tepat di hadapannya.
Milano pun memundurkan langkah nya dan menghentikan niatnya yang ingin memukul pimpinan anak punk tersebut.
Lalu mata Milano tertuju ke arah pintu sebuah ruangan yang baru saja di buka oleh dokter yang keluar dari ruangan tersebut.
Tentu saja membuat Milano ingin menuju ke arah dokter tersebut, saat dirinya yakin jika wanita yang ada di dalam ruangan tersebut adalah Mil sang istri.
"Mau ke mana kamu? Jangan ganggu adikku!"
Namun Milano tidak menghiraukan apa yang baru saja pimpinan anak punk tersebut katakan.
Lalu menampik tangan pimpinan anak punk tersebut, dan bergegas menuju ke arah arah dokter.
"Tunggu. Biarkan saja dia melihat siapa yang berada di dalam ruangan itu,"
__ADS_1
Paman Anton menghentikan langkah pimpinan anak punk tersebut yang ingin menghampiri Milano.
"Dia memang sedang mencari istrinya yang baru pergi meninggalkan nya di malam pengantin, karena kesalah pahaman. Aku tahu yang berada di dalam sana bukanlah adik kamu," ujar paman Anton. "Yang ada di dalam sana adalah keponakan aku, dan juga istrinya. Karena rumah yang menjadi markas kalian adalah rumahnya,"
Pimpinan anak punk tersebut langsung membalik tubuhnya untuk menghadap ke arah paman Anton setelah mendengar ucapannya.
"Kesalah pahaman?"
"Iya," jawab paman Anton lalu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.
Setelah selesai mendengar apa yang baru saja paman Anton katakan, pimpinan anak punk tersebut langsung menoleh ke arah Milano, dan ingin melangkahkan kakinya menghampiri Milano yang sekarang sudah masuk ke dalam ruangan tersebut.
Bersambung..................
Malam semuanya, yang masih setia bersama 2M.
Maaf jika up hanya sedikit, mohon di maklumi, aku benar-benar sedang sibuk di RL, dan juga benar benar stuck ide.
Sekali lagi maafkan aku, semoga kalian tidak bosan dengan jam up date yang tidak menentu dan juga sedikit ya.
__ADS_1
Sekali lagi maaf dan selamat malam, semoga kalian selalu di beri kesehatan Amiinn