SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Rencana Jovanca 2


__ADS_3

Hari ini Jovanca tiba tiba datang lagi ke perusahaan, tetapi dia tidak mencari Cavan seperti biasanya dia malah duduk di ruang tunggu tamu dengan santai, membaca baca beberapa majalah disana dengan gaya elit dan anggun


Assisten Lee beberapa kali menanyakan maksud tujuan kedatangan nya tapi dia hanya menjawab ingin main ke D'Cakra group saja karena dirumah lagi bosen... sampai Assisten Lee menggerutu berulang kali dipikir perusahaan tempat nongki kali huhuhu


Begitu jam makan siang, Jovanca segera menaikkan dagunya mendongak menatap sekitar, tak selang lama Aileen berjalan berma tuan Cavan untuk makan siang bersama, Jovanca langsung tersenyum penuh arti lalu berjalan tidak jauh mengekori mereka


Rupanya tuan Cavan hari ini makan di caffe perusahaan, duduk diam menunggu pesanan datang sembari memainkan ponselnya


" Selamat siang tuan Cavan... boleh saya ikut bergabung..." sapa Jovanca menawarkan diri


Cavan mendongak menatap Jovanca heran, tetapi dia sedang tidak ingin berdebat jadi dia hanya mengangguk tanda memberi ijin, Jovanca langsung duduk anggun di sebelah tuan Cavan sedangkan Aileen sedang memesan beberapa menu makanan untuk mereka


" Hallo nona Aileen... kemarilah tak perlu sungkan... aku hanya ingin bergabung untuk lunch bersama dan tuan Cavan sudah mengijinkan nya..." Jovanca langsung menyapa Aileen begitu Aileen datang dan merasa bingung dengan kehadiran nya


" Tumben makan siang di tempat orang..." cibir Aileen


" Gabut banget apa...!!!"


Jovanca tersenyum anggun menanggapi cibiran Aileen, dia merapikan rambut panjang nya digibaskan sedikit kebelakang lalu menatap Aileen dengan penuh percaya diri


" Sedari dulu aku biasa makan siang bersama tuan Cavan disini... bahkan hampir setiap hari.... aku hanya sudah terbiasa dan merasa tempat ini begitu dekat dengan ku.." jawab Jo


" Mosok hampir tiap hari... selama saya disini tuan Cavan baru tiga kalian paling makan di caffe perusahaan..." bantah Aileen


" Ya itu sekarang karena mungkin dia merasa ada yang berbeda... karena tempat ini banyak menyimpan memori tentang kami... apalagi di tempat duduk ini... ini tempat favorite kami dulu..."


" Diiiihhh orang tempat duduk ini aja gue yang milih.... kepedean ini orang...!!!" gerutu Aileen membatin


Tak lama pesanan makanan pun datang, ada olahan daging steak atau wagyu steak yang langsung di taruh oleh pelayan di meja Cavan, seketika Jovanca langsung menatap nya


" Wait Aileen...!!! you pesen Wagyu untuk Cavan...!!! aahhh ini daging nya kurang matang pengasapan nya juga kurang... dan kamu tau Cavan tidak terlalu suka black pepper yang terlalu banyak... Cavan lebih suka aroma bawang putih yang banyak... dan ini...hmmm ini aroma bawang putihnya kurang khas...." komen Jovanca, menunjukan jika dia paling mengerti kesukaan Cavan, dia mengomentari sepotong daging makan siang Cavan dengan amat sangat teliti


" Apa kamu tidak tau makanan kesukaan Cavan sampai kamu salah pesan seperti ini...??? dan ini lagi Cavan tidak suka orange juice... kenapa kamu memesan ini...!!! aahh kamu ini bagaimana... orang terdekat nya yang mendampingi nya tapi tidak tau sama sekali apa yang Cavan sukai...!!!"


" Maaf nona Jo... tapi kemarin tuan Cavan minum orange juice dan baik baik aja tuh...makanya hari ini aku pesenin lagi...!!!"

__ADS_1


" Cavan tidak pernah suka orange juice... dia lebih menyukai air mineral yang memiliki O2 nya...!!!" bantah Jovanca


Cavan hanya diam dia tidak merespon sama sekali perdebatan dua wanita di depan nya


" Tuan Cavan...mau dimakan gak ini si wahyu nya... kalau nggak mau tak buang...!!! lagian bukan saya juga yang bikin kenapa saya yang diprotes...!!!" tanya Aileen ke Cavan


" Cavan... kalau you merasa tidak selera dengan makanan ini... biar aku yang akan memasaknya sendiri untuk mu seperti dulu... aku akan buatkan yang sesuai dengan selera mu... tunggulah sebentar disini...!!!" Jovanca berkata lembut pada Cavan, ingin menunjukan jika ia yang paling paham, paling pengertian dan paling nengerti Cavan


" Kasihan sekali kamu sayang... tidak ada aku tidak ada yang memperhatikan mu..."


Jovanca segera masuk ke dapur, katanya sih dia mau masak untuk Cavan, Aileen yang penasaran mengintip sedikit rupanya benar gadis cantik anggun itu sedang berkutat di dapur untuk memasak


" Njiiirrr..... dia beneran bisa masak...gue kira cuman ongkang ongkang kaki sama nyuruh nyuruh...diiihhh kalah telak nih gue... mana gue masak telor aja gosong...!!!" gerutunya sembari kembali duduk di kursi


" Tuan..!!!" panggil Aileen


" Kalau sudah tau mantan tunangan tuan itu paling mengerti selera tuan, paling cocok sama tuan... kenapa gak jadi nikah aja sih... kalau kek gini kan ribet... jadinya saya yang kayak orang bego... gak bisa melayani tuan seperti dia..." Aileen mengomel, dia tanpa sadar berani menyampaikan unek unek nya di depan Cavan langsung


" Kamu cemburu...???" satu pertanyaan dari Cavan yang membuat Aileen langsung menatapnya tajam


" Kenapa jadi cemburu sih....!!! saya lagi mengeluarkan unek-unek ini...!!!!"


" Nahhh itu suka orange juice kenapa mantan tunangan anda bilang anda gak bisa minum orange juice...!!" protes Aileen lagi


" Enak... seger ..." balas Cavan singkat, kayaknya Cavan sengaja tidak memberikan respon apapun dengan berdebatan dua wanita didepan nya, dia juga sengaja membiarkan Aileen kesal dibuat Jovanca


Tak lama Jovanca datang sembari membawa sepiring steak Wagyu untuk Cavan


" Ini Wagyu steak kesukaan kamu tuan Cavan... aku memasknya spesial seperti yang kamu suka biasanya...." ucap Jo pada Cavan


Aileen hanya mencibir sambil melirik mereka dengan malas


" Ini untuk mu saja nona Aileen...." Jovanca menyodorkan steak yang sudah dingin ke tempat duduk Aileen


" Aku gak makan wahyu.... kasihan kalau Wahyu ku makan dia itu temen ku waktu SMP..." tolak Aileen

__ADS_1


" Nona Aileen... saya rasa anda perlu banyak belajar lagi untuk bisa mendampingi tuan Cavan... anda harus mengerti apa yang dia mau, menyiapkan hidangan makanan yang bisa tuan Cavan makan terutama paham dengan selera nya... jangan asal asalan sebab lidah tuan Cavan berbeda dengan lidah kampung seperti mu..." cibir Jovanca


" Baik... akan saya pertimbangkan saran anda... terimakasih lhooo sudah banyak memberi tahu saya jadinya saya akan semakin pantas mendampingi tuan Cavan..." jawab Aileen, sengaja menantang Jovanca


Orang seperti Jovanca harus ditantang, jika Aileen nge down dengan cibiran nya maka dia akan merasa semakin menang, dan akan terus mengganggu Cavan dengan nya, ini tidak bisa dibiarkan


" Saya rasa selama ini tuan Cavan bersama saya happy happy aja... lihatlah wajah tuan Cavan tampak lebih bersinar sekarang... karena dia menikmati kebersamaan kami dan sepertinya tuan Cavan tidak terlalu tertekan..." lanjut Aileen


" Tuan juga sekarang tidur teratur, lebih banyak berolahraga dan semua urusan pekerjaan tuan beres tidak ada yang terhambat... karena saya tidak pernah mengganggu mood tuan...bukan begitu tuan Cavan...!!!!" tambah Aileen lagi, sengaja menyidir menegaskan kalau Cavan tidak nyaman bersama Jovanca


" Kurang ajar gadis kampung ini... berani nya dia mengoloki ku kalau Cavan tidak pernah nyaman bersama ku...!!! aku harus ngasih dia pelajaran...!!" umpat batin Jovanca kesal


" Nona Aileen... menjadi istri tuan Cavan Mallory haruslah menjadi wanita yang elegant, melayani tuan Cavan dengan baik serta tidak norak dan memalukan... lihatlah anda saja memotong daging tidak bisa... apa anda tidak pernah menggunakan pisau selama ini...!!!"


" Oohh iya aku lupa... orang kampung seperti anda biasanya makan pakai tangan langsung kan... mana pernah makan pakai pisau dan garpu seperti sekarang..."


Jovanca terus mengolok olok Aileen mempermalukan nya, menertawakan ke norak kan Aileen yang tidak bisa makan menggunakan pisau dan garpu


Cavan langsung meraih piring Aileen dan mengganti dengan piring nya yang daging steak nya sudah di potong potong


Aileen langsung tersenyum girang, meskipun diam tapi Cavan cukup perhatian dan berhasil membuat hati Jovanca makin kesal


" Cavan... steak itu untuk mu... aku memasaknya khusus untuk mu...!!!" protes Jovanca


" Aku sudah memakan nya... jadi biarlah nona Aileen yang menghabiskan nya..." sahut Cavan acuh


" Waaahhh enak juga masakan anda nona Jo..." ledek Aileen sembari menyuapkan satu potong daging kemulutnya


" Emang beneran jago masak anda ini... kenapa gak ikut master chef aja sih biar kolaborasi sama chef Renata.... hihihihi...."


Jovanca yang geram dan kesal langsung menyambar tas nya dan pergi dengan sengit meninggalkan usaha sia sia nya, Aileen tertawa menang....


Hahahahahahahahaaa


Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa Kasih VOTE yang banyak yaaa


Happy Reading....


__ADS_2