SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Kelakuan Tuan Cavan


__ADS_3

Kemeja Cavan penuh dengan bercak darah, terlihat lusuh seperti orang habis berkelahi, Aileen langsung panik menghampiri Cavan


" Tu..tuan.. apa yang terjadi..." tanya Aileen panik, Wajah Cavan tampak berantakan, tatapan matanya sayu


" Saya ambilkan minum tuan... tuan duduklah disini.."


Cavan mengangkat tangan nya memberi kode penolakan


" Antar aku ke kamar..." bisik Cavan lemah


" Iya tuan... ayo saya bantu..." Aileen memapah tubuh Cavan yang cukup berat, lalu membantu Cavan merebahkan tubuh nya ke ranjang


Aileen juga membantu melepas sepatu dan kaus kaki Cavan, lalu dengan canggung melepas kemeja yang penuh bercak darah, refleks Cavan memegangi tangan Aileen membuat mereka beradu pandang


" M..maaf tuan.. tapi tuan harus ganti baju... kemeja nya kotor..." ucap Aileen sambil menarik tangan nya dari genggaman Cavan, Cavan hanya mengangguk membiarkan Aileen melepas kemeja nya


" Pakailah kaus ini tuan..." Aileen menyodorkan kaus yang diambilnya dari lemari, Cavan hanya patuh dan memakai nya


" Tuan sudah makan...?? mau saya ambilkan makanan..."


Cavan menggeleng tapi langsung menarik tangan Aileen kembali di genggam nya


" Jangan pergi... disini temani aku sebentar... aku butuh kamu..."


" A..apa yang bisa saya lakukan untuk tuan...???"


Cavan menuntun Aileen, Aileen menuruti nya dan duduk di sebelah Cavan berbaring, rupanya Cavan meminta Aileen untuk memeluknya


" Aileen... jangan tinggalkan aku... tetap disini aku butuh kamu..." bisik Cavan tak berdaya


Aileen bingung, satu sisi dia takut berduaan dikamar bersama Cavan dalam keadaan seperti ini takut doi khilaf satu sisi doi juga kasihan melihat Cavan yang sepertinya sedang kacau... ini pertama kali nya Aileen melihat sisi yang berbeda dari seorang Cavan yang biasa nya dingin dan angkuh


" Tuan aku harus apa...??" tanya Aileen lagi


Cavan kembali menuntun Aileen untuk memeluknya, dengan ragu Aileen melebarkan tangan nya memeluk tubuh bidang Cavan, lelaki itu tampak diam menikmati kehangatan


" Tuan apa yang terjadi dengan mu... mengapa tuan pulang seperti ini...!!!"


" Sssttttt.... diam lah aku menyuruhmu disini untuk menemaniku bukan banyak tanya..." balas Cavan


" Hhhhfffhhhh... kirain udah lupa nyebelin nya ternyata masih aja melekat...!!!" gerutu Aileen pelan


Cavan mengetatkan pelukan nya, seakan benar benar ingin menyatukan tubuhnya dengan Aileen, aroma tubuh Aileen begitu harum, dekapan nya juga hangatada sesuatu yang bergejolak merasa tergairahkan, gelora kelelakian Cavan tiba tiba mengusiknya, membuat Cavan mulai resah


Sebenarnya andai kata mereka melakukan hal yang lebih dari sekedar pelukan tentu bukan suatu masalah, mereka adalah sepasang suami istri yang sah dimata agama dan hukum... hanya saja perjanjian diatas kertas itu membuat mereka harus bisa membatasi diri

__ADS_1


Cavan sengaja menggeser tubuhnya memberikan ruang untuk tubuh Aileen semakin merapat di pelukan nya, sepertinya Aileen juga terhanyut dalam suasana, doi nurut nurut aja sampai lupa kekhawatiran nya tadi...


" Bagaimana tuan apakah sudah lebih baik..??" tanya Aileen


" Belum...!!" jawab Cavan cepat sembari makin mengetatkan pelukan nya lagi


" Sampai kapan seperti ini tuan... aku ngantuk.."


" Tidurlah... malam ini biarkan kita tidur seperti ini..." bisik Cavan


" Baiklah kalau begitu... Huaaaammmhhh..." Aileen menguap lalu mulai memejamkan mata, sepertinya koneksi otak nya melambat kalau lagi ngantuk


" Mengapa dia meng iyakan...??? biasanya dia akan menolak...???" gumam Cavan terheran


" Tuan aku tidur...."


Tak selang lama setelah Aileen pamit terdengar suara dengkuran halus membuat Cavan menatap Aileen dengan wajah polos. yang tertidur pulas


" Kau ini benar benar gadis yang bodoh... bisa bisa nya kau tidur mendengkur dihadapan ku..." ucap Cavan pada Aileen


Tiba tiba Cavan memperhatikan bibir ranum Aileen, bibir itu seakan mengusik Cavan untuk mencicipi nya, tangan Cavan memberanikan diri untuk mengusap bibir tipis merah merona itu dengan lembut


" Cantik..." puji Cavan pelan


Otak Cavan mulai tak bisa berfikir jernih... aura tubuh Aileen benar benar telah menggodanya, Cavan semakin tak bisa menahan diri lagi


Cavan mendekatkan wajahnya sedekat mungkin dengan wajah Aileen, nafas Aileen seakan menyeka wajah Cavan yang kini berada di beberapa inci lagi, pelan dan lembut Cavan menautkan bibir nya tepat di bibir ranum milik Aileen, mulai melum*at pelan, menikmati manisnya bibir tipis itu sembari sesekali disesapnya


Makin lama makin dalam, Cavan mulai rakus dan mulai memainkan lidahnya sembari menggigit kecil bibir Aileen, membuat gadis itu terjaga dan bangun


" Heemmmbbss..." hanya suara itu yang tertahan dari Aileen, bibirnya sudah dibekap dan dilahap habis dengan rakus oleh Cavan, bahkan kini lidah nya sudah berhasil masuk dan mulai menggoda lidah Aileen yang masih lugu itu


Lama Cavan memainkan permainan ciuman mautnya, sampai nafas Aileen hampir habis, lalu Cavan melepas tautan nya, tetap dengan posisi menatap wajah Aileen dengan tatapan bergairah, Aileen ngelag... otaknya menyuruhnya menolak dan pergi menyelamatkan diri, tapi tubuhnya memaksanya untuk tetap diam menunggu


Cavan mengusap bibir basah Aileen dengan ibu jarinya, basah karena ulah nya barusan, mata Cavan semakin sendu lalu kembali mendengus berat, kali ini menjelajahi leher jenjang Aileen, menciumi nya dengan lembut, aroma khas tubuh Aileen semakin menyeruak membangkitkan gairahnya, Cavan terus menciumi nya sesekali disesap dan meninggalkan bercak merah di beberapa titik


" Tu..tuan..." hanya itu yang bisa Aileen ucapkan sebagai respon penolakan, tetapi tubuhnya seperti terkunci menikmati sentuhan Cavan


" Aku menginginkan nya Aileen..." desyah Cavan berat


" Ingat perjanjian kita tuan... tuan tidak bisa melanggarnya..."


Mendengar ucapan Aileen, Cavan mendengus kecewa tetapi dia tak mau membuang kesempatan begitu saja, dia kembali menautkan bibirnya dan menyesap nya dengan kuat, bibir Aileen mulai terasa kebas dan berat, Cavan terus meng*lum nya dan memainkan lidahnya dengan brutal


" Tidurlah... aku janji tidak akan mengganggu mu lagi..." ucap Cavan setelah dia melepas ciuman nya

__ADS_1


" Aku balik ke kamar ku tuan..."


" Jangan... tetaplah disini..."


" Tuan apa tuan tidak lapar atau mau mandi...tubuh tuan bau apek..." keluh Aileen jujur


" Aahhh kenapa kau berisik sekali.. aku hanya ingin tidur..." keluh Cavan


" Tuan... tuan sudah mengambil ciuman pertama ku dua kali....!!!!" protes Aileen marah namun lebih terdengar ngedumel


" Itu artinya bukan ciuman pertama lagi bodoh..."


" Kenapa harus ngambil paksa tuan...sedari dulu aku menjaga nya dengan baik dan hanya akan aku berikan pada suami ku nanti... kenapa malah tuan ambil seenaknya..." protes Aileen yang sepertinya kini sudah normal kesadaran nya


" Bukan kah aku ini suami mu...!!!" protes Cavan


" Lalu apa kau mau aku mengambilnya dengan baik baik... itu artinya kau setuju..."


" Tapi kan suami bohongan...!! tuan terlalu modus...!!!"


" Heiii... kita itu menikah secara sah... mengapa kau mengatakan aku suami bohongan...!!" Cavan kesal


" Nyatanya...!!"


" Sudahlah... aku hanya mau tidur bersama mu... mengapa kau berisik dan membuatku kesal...!!"


" Harusnya aku yang kesal tuan...!!! tuan seenak nya minta aku menemani tidur lalu merampas bibirku mencium menggigit seenaknya...sampai kebas kek gini...!!!" Aileen ikut ketus


" Karena kau menggodaku...!!"


" Idddiiihhh.... sejak kapan aku nggodain tuan... bukan kah saya sudah pamit tidur...!!!"


" Aroma tubuhmu menggodaku... bibir ranum mu terlalu menantang... aku tidak suka ditantang...!!"


" Ta..."


" Sudah diam atau aku harus mengunci bibirmu dengan menciumnya lagi...!!" potong Cavan mengancam


Aileen hanya diam dengan wajah manyun tak terima


" Bibir gue... bibir gue udah gak suci lagi... kenapa harus orang ini sih yang ngambil first kiss gue...dulu nyalahin jamu... sekarang pura pura tak berdaya... dasar modus...!!!!"


Bersambung~


Buat yang protes novel gak ada romantis rimantis nya... ini...Udah Romantis belum...??? kalau belum sabar sedikit yaaa... nanti aku kasih yang hot hihihihi

__ADS_1


Habis protes kasih VOTE donk jadikan semangat authornya huhuhu


__ADS_2