SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Rencana Jovanca


__ADS_3

" Nona Aileen... anda di minta menemani tuan Cavan untuk makan siang bersama Klien sebentar lagi... jadi bersiap lah..." Assisten Lee memberi tahu Aileen


" Ohh oke... apa tuan Cavan sudah bersiap siap...??" balas Vellic


" Sebentar lagi... beliau masih sibuk meeting dengan beberapa staff...!!"


Aileen tersenyum sembari menyiapkan diri, artinya masih ada sedikit waktu untuknya bersiap siap, sebab jika tuan Cavan sudah selesai dia tidak akan bisa bersiap siap, tuan killer itu pasti akan langsung memaksa nya pergi dengan alasan tidak suka menunggu...lagian siapa juga sih yang suka menunggu...


Jovanca tersenyum penuh arti ketika mendengar apa yang dikatakan Assisten Lee pada Aileen, kedatangan nya memang ada maksud yang bertujuan mengganggu dan membuat tidak nyaman Istri CEO itu


Setelah melihat Cavan keluar dari ruangan nya, Jovanca langsung berjalan mendekati Aileen yang tengah duduk menunggu Cavan di dekat ruangan CEO


" Aileen apa kau sudah siap...??? aku tidak suka menunggu lama soalnya..." tanya Cavan memastikan


" Sudah tuan... tinggal OTW..." sahut Aileen


" Nona Jo.. maaf jika saya tidak bisa memberikan waktu saya untuk anda karena saya harus segera pergi lunch bersama klien yang sudah menunggu..." ujar Cavan pada Jovanca yang tengah berjalan menghampirinya


" Saya mengerti tuan Cavan...saya juga tidak akan mengganggu waktu anda..." sahut Jovanca sambil tersenyum tenang


" Tetapi bukan kah anda akan pergi menemui klien penting...??? lalu mengapa nona Aileen selaku wanita yang bersama anda mendampingi anda malah berpenampilan seperti ini...!!! apa tidak sebaiknya diperbaiki dulu..." Jovanca memicingkan mata menatap sinis ke Aileen lalu tersenyum mengembang


" Atau nona Aileen ini memang tidak mengerti bagaimana berpenampilan selayaknya wanita yang mendampingi tuan Cavan...??? mendampingi Tuan Cavan bukan hal yang remeh lhoo nona Aileen... anda akan sering bertemu dengan relasi atau orang orang penting yang berpengaruh.. jika penampilan anda seperti ini apa tidak membuat malu tuan Cavan...???"


Entah apa mau perempuan satu ini, tapi disini dia benar benar memperlihatkan sisi kualitasnya sebagai wanita berkelas, mungkin dia ingin mengatakan jika wanita yang pantas mendampingi Cavan adalah dirinya, yang penampilannya dan pengetahuan nya seimbang dan cocok dengan Cavan


" Apa ada yang salah dengan penampilan ku...?? ini sudah rapi dan sopan...!!" protes Aileen sembari memperhatikan baju yang dia kenakan, takut ketumpangan saus atau ada yang bolong


" Tamu relasi atau klien tuan Cavan bukan orang sembarangan nona... baju asal rapi dan sopan saja tidak cukup... anda harus terlihat elegant, mewah dan berkelas... sehingga seimbang dan serasi dengan tuan Cavan... jika penampilan anda seperti ini anda lebih cocok menjadi ART tuan Cavan ketimbang seorang pendamping atau Istri dari tuan Cavan...." cibir Jovanca sambil tersenyum sinis, kelihatan banget lagi menjatuhkan Aileen

__ADS_1


" Maaf tuan Cavan... sepertinya bukan hanya soal penampilan yang harus di koreksi... tapi juga gaya jalan dan gaya ucapan dari nona Aileen yang masih nol besar... bisa bisa anda akan ditertawakan jika membawa nona Aileen seperti ini..."


" Jika tuan Cavan berkenan mempersilahkan saya untuk mengajari nya terlebih dahulu sebelum anda berangkat menemui klien anda tadi itu...!!!!"


" Gila bener ini perempuan... ngrendahin gue banget seakan akan pengen ngomong kalau gue gak pantes... gak Level sama tuan Cavan...!!!" gerutu batin Aileen yang kesal diperlakukan seperti itu oleh Jovanca


" Dipikirnya dia doank kali yang paling elegant, mewah berkelas... sampai sesongong itu ngejatohin gue...!!!! mau ngasih tau kalau gue gak layak sama tuan Cavan...!!!! huuhhh dasar mak lampir...!!!"


" Terimakasih untuk koreksinya nona Jo... anda sangat baik sekali jarang jarang ada teman yang mau mengingatkan sampai sedetail itu..." jawab Aileen sambil tersenyum menantang, dikira nya gitu doank mental Aileen ngedown kali, dia gak tau lagi berhadapan dengan cewek seribu akal


" Bagaimana tuan Cavan apa kita harus pergi ke salon dan butik dulu...!!!" tawar Aileen


" Nona Aileen nona Aileen... kalau harus ke salon dan butik dulu apa klien tidak akan menunggu lebih lama lagi...!!! itu akan sangat menjatuhkan image bisnis tuan Cavan di mata klien... anda tau bukan jika tuan Cavan adalah orang yang disiplin dan tidak pernah menyepelekan waktu orang lain..." tampik Jovanca langsung


" Sebagai orang yang selama ini mendampingi tuan Cavan saya hafal bagaimana tuan Cavan bersikap pada relasi relasi bisnisnya... tuan Cavan itu tipe orang yang tidak suka berlama lama dengan hal yang tidak penting, semua harus siaga...tidak ceroboh seperti ini..." Jovanca ingin memperlihatkan jika dia sangat mengerti tentang Cavan


" Begini saja tuan... anda tunggu lah di mobil 10 menit saya akan membantu memperbaiki penampilan nona Aileen serta mengajari nya bagaimana menyesuaikan diri nya dengan anda..." tawar Jovanca, seperti nya rencana dia untuk menjatuhkan Aileen dan membandingkan dengan dirinya dimata Cavan akan berhasil


Senyum manis kepalsuan Jovanca terpaksa ditariknya mengambang di bibir, begitu Cavan berlalu langsung berubah kembali menjadi wajah licik penuh kemarahan, dia terlalu kesal... Cavan bahkan tak menggubrisnya sama sekali... dia tetap saja kalah dari gadis kampung yang bahkan sudah dijatuhkan nya masih tetap mendapat tempat istimewa oleh Cavan Mallory


" Sial...!!!! Cavan tidak peduli sama sekali dengan ku...,!!! dia mengacuhkan ku begitu saja...!!! ciiihhh... apa hebatnya perempuan udik itu...!!! dia bahkan tidak ada seujung kuku pun jika ingin bersaing dengan ku....!!!" Maki nya marah


Selama di perjalanan Aileen terdiam, dia sedang memikirkan ucapan Jovanca


" Kenapa kau terdiam apa kau lapar...??" tanya Cavan pada Aileen


" Emang kalau saya diem karena lagi laper ya tuan...??" jawab Aileen manyun


" Kau inj kan gadis yang cerewet... kalau kau diam begini bisa jadi kau lagi lapar..." balas Cavan

__ADS_1


" Saya lagi mikirin komenan nona Jo tadi tuan... saya jadi ngerasa minder sama tuan... circle kita kelihataan banget tuan beda kasta... saya malah takutnya tuan jadi malu gegara bawa saya..." keluh Aileen


Cavan mendengus tersenyum pelit


" Kalau begitu belajarlah menyetarakan diri..." sahut nya dingin


" Tapi emang beneran tuan saya gak tau harus merubah diri seperti apa... masa iya harus berdandan ala ala nona Jovanca... itu bukan saya banget tuan... saya nyaman dengan saya yang seperti ini... apa tuan... tuan saja yang ganti pendamping...jadinya kan balance..."


" Bicara apa sih kau ini...!!! aku pikir kamu itu pintar nyatanya memang bodoh...!!!" maki Cavan, Aileen langsung merengut tak terima


" Jovanca bicara seperti itu hanya ingin menjatuhkan kamu saja... ternyata nyali mu semudah itu di jatuhkan dia..." cibir Cavan


" Maksud tuan...!!!"


" Sudahlah aku sedang tidak ingin berdebat dengan mu.. lebih baik kau focuskan saja pikiran mu saat ini... kita akan bertemu dengan klien besar dan dia sangat licik... aku butuh kejelian mu untuk menilai seperti apa klien ku itu...apa kau mengerti...!!!"


" Mengerti tuan...!!! tapi mereka tidak akan meremehkan tuan karena penampilan saya ini kan...!!!"


" Kita lihat saja nanti...!!"


" Aaahhh tuan...!!!! saya jadi serba salah ini...!!!"


Cavan tak mengguburis ke khawatiran Aileen lagi, dia tetap focus dengan stir kemudi nya


Aileen mendengus kesal, meminta pendapat cowok kulkas dua pintu tentu bukan solusi terbaik karena hanya akan mendapat respon yang menyebalkan, huuuhh....


Bersambung~


Jangan lupa Kasih VOTE yaaaa

__ADS_1


Happy Reading...


__ADS_2