
Karena kekenyangan, Aileen bersantai santai di ruang keluarga, masakan koki pilihan tuan Cavan memang cukup mantap sampai sampai Aileen kalap entah makan berapa banyak, dasarnya si doyan makan mana inget jaim meskipun di depan suaminya hihihi
" Bersiaplah aku mau mengunjungi salah satu proyek ku..." ujar Cavan tiba tiba membuat Aileen yang sedang bermalas malasan mendongak menatapnya
" Mau kemana sih... apa aku ikut...??" tanya Aileen malas
" Kau harus ikut sebab aku tak tau akan kembali jam berapa... jika kau disini maka kau akan sendirian..." jawab Cavan
" Haduuuhhh sendirian banget...!!"
" Ada chef hanya sekarang dia sedang berbelanja ke kota Semarang mungkin akan kembali malam nanti..."
" Baiklah aku ikut... tunggu aku tuan aku hanya akan cuci muka biar wajahku gak memalukan anda...." Aileen segera berlari ke kamar untuk mencuci muka dan berganti pakaian
" Sebaiknya jangan pakai baju itu...!!" protes Cavan ketika Aileen keluar dari kamar memakai celana jeans pendek dan kaos oblong yang jelas memamerkan paha dan lengan nya yang mulus
" Kan di pantai tuan... pasti kalau mau nyebrang ke pulau lain naik perahu lagi kan... nanti turun di perairan... males basah..."
" Kau tau... semua pekerja ku disini adalah laki laki... jika mereka melihat seorang wanita berpakaian seperti ini maka akan membuat mata mereka jelalatan... apa kau mau menjadi konsumsi publik...!!"
" Hffffhhh... baik lah..." Aileen kembali masuk kamar untuk berganti pakaian
Tak lama dia keluar menggunakan dress selutut berwarna hitam, dia rasa ini cocok untuk dipakai di pantai mengingat pasti akan basah basahan
" Apa tidak ada baju lain Aileen...!!!" protes Cavan lagi
" Kau tau bukan jika pantai pasti angin nya cukup kencang... kau memakai dress seperti itu akan sangat memungkinkan dress mu terbang tertiup angin... apa kau tidak berfikir itu malah akan mengundang malu dan pandangan orang pada mu...!!!"
" Aiissshhh... lalu aku pakai baju apa tuan...!!!"
Cavan segera masuk ke kamar, Cavan turun tangan langsung mencarikan baju Aileen untuk doi kenakan kali ini, Cavan menemukan celana training panjang dan kaos oversize yang dibawa Aileen... rencana nya mau digunakan kalau tidur takut dingin...
" Pakai ini...!!"
" Yakin tuan... nanti celana nya basah..." protes Aileen
" Basah masih bisa dikeringkan kan... atau di lipat waktu menyebrangi air.. apa susahnya...!!"
Aileen akhirnya pasrah dan menuruti mengganti pakaian nya mengenakan baju yang dipilihkan Cavan
Setelah drama perbajuan selesai, Cavan segera menggandeng tangan Aileen naik perahu untuk menuju pulau tempat proyek perusahaan Cavan, sumilir angin dan hamparan pemandangan laut yang begitu menakjubkan membuat Aileen serasa ingin nyemplung ngliat terumbu karang dan ikan ikan kecil yang menggemaskan
__ADS_1
" Tuan bolehkah berhenti sebentar aku mau renang dulu...!!" pinta Aileen
" Tidak sekarang Aileen... aku akan mengajak mu besok atau lusa... hari ini aku ingin segera meninjau langsung proyek ku... dan kesalahan fatal para pekerja yang mencurangiku..."
Aileen kembali duduk disamping Cavan dengan wajah cemberut, ikan nemo, kerapu, zebra seolah melambai lambai memanggil Aileen untuk bermain dengan mereka
" Kalau mau berenang kau harus siapkan sunblok Aileen... kadar garam di laut karimun
jawa masih cukup tinggi... sebab Air di laut ini sama sekali tidak tercemar oleh apapun... jika kau berenang disiang terik seperti ini tanpa tabir surya apapun maka kulitmu akan kebakar..." Cavan mengingatkan dengan lembut
" Aku akan mengajak mu keliling pulau Karimunjawa... mulai dari berenang bermain di terumbu karang, bermain dengan ikan nemo itu... sampai ke penangkaran penyu, ikan hiu, pasir putih dan pulau yang airnya tenang dan jernih... kau bebas mengeksplor semuanya..."
" Benarkah tuan...??? tuan sedang tidak membodohi ku kan...!!"
" Tanpa ku bodohi bukan kah kau sudah bodoh...!!"
" Aiisss tuan.... aku pinter lhooo...." protes Aileen merengut
" Iya kau pintar... kau juga hebat karena kau telah berhasil meruntuhkan ego ku... selama ini aku selalu menampik setiap hati ku ingin mencintai wanita... tetapi kau berhasil meruntuhkan nya bahkan tanpa bisa aku menata nya kau tak sedikitpun memberiku kesempatan untuk menjeda..."
" Ngomong apa sih tuan... mau gombal tapi kok gak sweet..."
" Kau harus jadi milik ku seutuhnya... aku tak mau tau... karena kau sudah membuatku konyol seperti ini...!!"
" Yang ada aku kali yang kehabisan nafas...!!!!"
***
Mereka terpaksa harus turun sebelum di pinggir pantai karena perahu yang mereka tumpangi sedikit bermasalah, meskipun airnya tidak terlalu dalam lagi tapi cukup menyulitkan jalan mereka apalagi celana Aileen sudah pasti basah
" Tuhh kan basah... udah bener tadi pakai celana pendek...!!" gerutunya kesal
" Sudah ayo jalan... banyak menggerutu nanti nginjak bulu babi lhooo..."
Hamparan pasir putih memang sangat indah... sumilir angin yang sejuk menenangkan, pantai kecil yang dihimpit dua pulau membawa ketenangan dan kedamaian, di bibir pantai ada beberapa rumah pondok dan tempat duduk untuk menikmati pemandangan, ada juga ayunan di sekitar air sepertinya tempat ini memang bagian dari tempat wisata di Karimun
" Tuan... apakah tempat tujuan kita masih jauh... aku pengen main ayunan dulu disini..."
" Di depan sana... melewati satu pantai lagi lalu naik ke pulau yang di depan itu..." tunjuk Cavan
" Ngelewati pantai lagi... apa gak basah kuyup baju kita...!!"
__ADS_1
" Airnya hanya sampai diatas mata kaki..."
" Hhhmmm baiklah..." Aileen berlarian manja mengekori Cavan, sesekali melenceng menjumputi kerang kerang kecil di pinggiran pasir membuat Cavan hanya tersenyum melihat tingkah kekanakan nya
Singkat cerita mereka sudah tiba di pulau tempat proyek D'CAKRA GROUP sedang berlangsung, begitu tiba Cavan langsung disamput kepala cabang yang cukup di percaya nya, dia langsung menjelaskan apa saja yang harus di sampaikan dan di laporkan pada boss besar nya itu
Aileen hanya duduk sembari memainkan kaki basahnya yang penuh pasir, keinginan nya untuk berenang, selfie, bikin tiktok di tempat seindah ini sangat meronta ronta, tetapi sejak tadi Cavan menahan nya karena mereka harus focus pada tujuan utama
Rupanya ada beberapa hal yang harus Cavan tinjau dengan serius, tampaknya ada masalah yang lumayan serius kalau melihat wajah Cavan yang datar tanpa ekspresi itu
" Oke... kalau begitu aku menunggu kalian di pantai pasir putih... sekalian makan siang sembari menikmati ikan bakar khas karimun...selesaikan segera tugas mu.. ajak juga karyawan yang lain..." ucap Cavan memutup perbincangan nya
" Baik tuan... saya juga sudah memberi kabar ke pemandu wisata untuk menyiapkan ikan dan membakarnya..."
" Baguslah... aku akan menunggu kalian dibawah..."
" Ayooo Aileen kita kembali ke pantai... kamu mau main ayunan dan foto selfie kan...!!" ajak Cavan pada Aileen yang mulai boring gak ada kerjaan
" Sudah selesai tuan...??" tanya Aileen antusias, akhirnya keboringan nya berakhir
" Kita akan menunggu mereka di sana..." sahut Cavan
Cavan mengulurkan tangan membuat Aileen yang sedang berjalan kearahnya langsung diam dengan dahi yang mengerut
" Jalan turun kebawah cukup sulit dan licin... kau harus pegangan yang kuat dan ikuti langkah ku..." jelas Cavan
Tanpa sadar Aileen tersenyum Ge Er, kayak khayalan aja si kulkas dua belas pintu bisa tiba tiba sok sweet, Tanpa membuang kesempatan Aileen langsung meraih dan menjabat tangan Cavan yang langsung disambut genggaman hangat dari Cavan
Mereka menuruni tangga menuju pantai dengan hati hati, begitu sampai di pasir putih Aileen langsung melepas tangan Cavan dan berlari kesana kemari melakukan apa yang sedari tadi di tahan tahan nya
Sesekali Aileen menarik paksa Cavan untuk ikut berpose selfie dengan nya, mau gak mau Cavan menarik bibirnya sedikit untuk tersenyum mengikuti gaya Aileen...
Bersambung~
Ini double Up nya yaaa
biar ngobatin rindu hihihihi
Jangan lupa kasih VOTE...
Happy Reading...
__ADS_1