SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Terketuk Karena Perhatian Kecil dari Aileen


__ADS_3

" Aileen... gadis itu rupanya hatinya sangat lembut... bahkan dia melarangku ketika aku membalas orang yang sudah menyerang dan mau mencelakai nya... dia tak tega menyakiti orang lain termasuk musuh...kenapa lucu sekali gadis itu... dasar bodoh...!!!" gumam Cavan seorang diri dikamarnya, wajah Aileen sedang berputar putar memenuhi otaknya


Tapi sedetik kemudian dia langsung kembali siaga, menepis wajah Aileen dan berganti wajah garangnya lagi, Cavan langsung menghubungi Assisten Lee


" Assisten Lee... cari tau siapa orang yang sudah menyerangku dan hampir mencelakai ku... salah satu mobil dari mereka terperosok ke jurang... tangkap mereka dan bawa ke markas...!!!" perintah Cavan dengan nada tegas dan seram


" Baik tuan...!!!" sahut Lee patuh


" Berani nya mereka menyerangku ketika sedang bersama Aileen...!!! aku tidak mungkin akan membahayakan nyawanya...!!!" gumam Cavan lagi sembari menggeratkan gigi giginya sengit


Tak selang lama ponsel Cavan berdering, rupanya Lee menghubunginya


" Tuan... mereka sudah tertangkap... sekarang ada di markas...!!!" lapor Lee pada tuan nya


" Bagus...!!! aku akan segera kesana... aku sendiri yang akan mengintrogasi mereka...!!!" sahut Cavan lalu segera menyambar jas nya dan pergi keluar kamar


Melihat tuan nya keluar kamar, pelayan laki laki yang bertugas di sift malam langsung siaga, apalagi kelihatan nya tuan nya pergi buru buru, dia langsung memberi perintah pada pelayan lain untuk menyiapkan mobil tuan Cavan


" Sudah siapkan mobil...???" tanya Cavan pada pelayan nya


" Sudah tuan...!!!" sahut si pelayan sambil membungkukkan badan memberi hormat


" Jika Istriku mencari ku katakan aku sedang ada urusan...!!! suruh dia tetap di kamar dan jangan pergi kemanapun sebelum aku pulang.. apa kau mengerti...!!!"


" Baik tuan...!!!"


Cavan segera pergi meninggalkan rumah


Mendengar ada deru mobil di garasi, Aileen yang sedang asyik skrol tiktok langsung terjaga dan mengintip dari balik gorden Kamarnya, rupanya mobil Cavan yang keluar, mau kemana malam malam ini keluar...??? bukan kah dia baru saja diserang orang... kenapa malah nyati bahaya lagi.... gumam Aileen heran


Aileen segera menyusul, niatnya mau menghalangi Cavan pergi, dia jadi khawatir mengingat kejadian tadi saat ada orang yang tiba tiba menyerang dan ingin mencelakainya nya


" Tuan tunggu....!!!!" teriak Aileen sembari berlarian menuruni tangga


" Tuan...!!! tuan Cavan...!!!" panggilnya


" Nona..nona mau kemana..??" si pelayan yanh diberikan amanat oleh tuan Cavan tadi segera menghalau Aileen


" Pak saya mau ngejar tuan Cavan... dia mau kemana malam malam pergi...!!! kenapa kalian tidak menghalanginya...!!!" seru Aileen


Haahhh... si pelayan langsung tergagap


" Bagaimana kami berani menghalangi tuan nona...!!!" keluh nya jujur

__ADS_1


Aileen tampak kecewa, menyibakkan tangan si pelayan dan mengejar Cavan


" Tuan Cavaaaannnn...!!!"


Cavan melihat Aileen berlari mengejarnya dari kaca spion


" Aileen...!!! apa yang dia lakukan malam malam begini berlarian diluar...!!! dimana para pelayan kenapa tidak mencegahnya...!!!" geram Cavan lalu segera menghentikan mobilnya dan turun dari mobil


" Heiii apa yang kau lakukan kenapa malam malam berlarian di luar... bukan kah aku menyuruhmu untuk istirahat...!!!" hardik Cavan


" Hf hf hf hf.... " nafas Aileen terengah engah


" Aku mengejar tuan...!!! lagian sudah tau malam tuan mau pergi kemana sih...!!! tuan Gak ingat baru saja tuan di serang oleh orang tak dikenal .. kenapa malah seolah menantang... Haaahhh....!!! " omel Aileen balik


" Aku khawatir tuan... makanya begitu aku denger mobil tuan aku langsung mengejarnya...!!!"


Merasa ada yang memperhatikan nya, hati Cavan tersentuh, dia langsung meraih tibuh Aileen dan didekap nya erat, membuat Aileen terpaku bingung


" Terimakasih sudah menghawatirkan ku... tapi lain kali tak perlu kau sampai berlarian seperti ini... kau tau bukan kalau aku bisa menjaga diriku sendiri dengan baik... yang harusnya jaga diri itu kamu bodoh... kamu sering berbuat konyol...." ucap Cavan dengan nada yang sendu


Aileen merasa heran, dia bahkan hanya melakukan hal yang biasa, menghawatirkan orang didekatnya, tetapi kenapa respon Cavan berlebihan seperti ini... apakah dia memang jarang ada yang memperhatikan...!!!!


" Tuan itu mau kemana sih...??" tanya Aileen sok manis


"Aku ada urusan yang harus segera ku urus.. kau diamlah dirumah... jangan pernah pergi kemanapun sebelum aku kembali....!!!" perintah Cavan


Cavan tersenyum manis mendengar penuturan Aileen


" Jangan khawatirkan aku... aku bisa menjaga diriku dengan baik... sekarang cepat kembali lah ke kamar mu... istirahatlah dan jangan pergi kemanapun tanpa seijin ku... kau mengerti...!!!"


Aileen menatap mata Cavan yang bening berkilauan, lalu mengangguk patuh sambil tersenyum, para pelayan yang melihat adegan mereka merasa heran, baru kali ini tuan nya bisa bersikap lembut pada seorang wanita


Cavan segera melepas pelukan nya, lalu masuk ke mobil, Aileen terpaksa merelakan dia pergi


" Mari nona kembali ke kamar...." ajak pelayan perempuan sambil membungkukkan badan


" Atau nona butuh sesuatu...???"


" Apa kau tau kemana tuan Cavan biasanya pergi malam malam...???" tanya Aileen pada si pelayan


" Maaf nona tapi saya tidak tau..." sahut si pelayan


" Hmmmmm yasudah lah aku tidak butuh apapun jadi kalian bisa istirahat...!!!"

__ADS_1


" Sesuai perintah tuan Cavan... saya harus memastikan nona sampai di kamar...."


" Haaahhhh....." Aileen nyengir


" Sampai di kamar harus di kawal juga...!!! astagaaa...."


Si pelayan no coment, intinya dia hanya menjalankan apa yang sudah diperintahkan tuan nya


" Kenapa si tuan angkuh satu itu kek terharu gitu ya gue perhatiin...huhuhu... kayaknya dia emang butuh perhatian deh... lebih tepatnya mungkin orang yang peduli dengan nya dengan tulus... apa jangan jangan yang selama ini bikin doi jadi ngeselin n rese karena kurang kepedulian...!!! duuuhhh kasihan banget sih..." gumam Aileen sendirian di kamar


" Tapi bukan nya aku lihat tuan Mallory dan nyonya besar kelihatan sangat menyayangi Tuan Cavan...!!! aaahhh bodo amat lah... itu urusan dia... gue kan cuman kerja... menyelesaikan kontrak dengan baik selebihnya bodoamat itu urusan mereka gue gak mau ambil pusing...!!!" tambahnya lagi menyadarkan dirinya supaya gak larut terlalu dalam pada urusan Cavan Mallory


Di tempat lain...


Cavan sudah tiba dimarkas, dia langsung disambut Assisten Lee dan bersama sama keruang bawah tanah, ruang penyekapan, penyiksaan dan pembantaian..


" Heiii... bagaimana... apa kau masih punya nyali untuk menyerangku...!!! siapa yang sudah menyuruh kalian untuk mencelakai ku...!!!" sapa Cavan langsung begitu tepat dihadapan para sandera nya


" Rupanya tikus tikus ingusan...!!! hampir saja kalian jadi uji coba permainan baru ku hahahahaa...!!!! sekarang katakan... aku akan memberikan kalian kesempatan hidup...!!! siapa yang menyuruh kalian untuk mencelakaiku..!!! KATAKAN...!!!!" bentak Cavan dengan suara yang menggelegar menakutkan


Tetapi mereka lagi lagi memilih bungkam, tidak ada satupun yang mau angkat suara


Cavan kembali tertawa menggelegar, menambah ruang bawah tanah ini semakin menakutkan


" Hahahahaaa...!!! rupanya kalian memilih mati daripada sayang nyawa...!!! tanpa kalian katakan pun aku sudah tau siapa yang menyuruh kalian...!!! cuiiihhhh dasar pecundang... berani nya menyerang keroyokan..!!!" maki Cavan lagi sengaja membuat emosi mereka naik


Para tawanan hanya menatap Cavan dengan sinis, mereka tetap memilih diam tak terpancing sedikitpun


Cavan memicingkan mata sepertinya mereka memilih mati ketimbang buka mulut


" Kalian tau... jika tadi tidak ada yang mengingatkan ku untuk tidak membalas kalian maka detik ini juga kalian sudah ku kirim keneraka... tetapi kali ini aku bermurah hati... aku kasih kalian kesempatan hidup dan memilih....!!!!" ucap Cavan pada tawanan nya, seringai Cavan bah iblis yang siap membunuh siapa saja


" Biarkan mereka hidup...!!! jangan kasih makan dan minum...!!!" perintah Cavan pada anak buahnya sembari pergi meninggalkan ruang bawah tanah


" Kenapa tuan tidak membunuh mereka langsung tuan...???" tanya Lee yang merasa heran dengan sikap baik tuan nya yang sangat langka


" Karena Aileen berpesan kepada ku untuk tidak menyakiti orang yang sudah menyerangku...!!!" sahut Cavan


Tetapi jawaban Cavan membuat Lee tersenyum lebar


" Ouuuhhh karena nona Aileen huhuhu...." gumamnya lirih


Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa kasih Vote yang banyak ya Readers


Happy Reading....


__ADS_2