
Selesai meeting dengan para dewan penting perusahaan, Cavan duduk menyandarkan tubuhnya di kursi meeting nya, orang orang diruangan meeting sudah pergi tinggal Cavan dan assisten Lee yang masih setia menemani tuan muda nya beristirahat sejenak
Meeting kali ini memang cukup menguras tenaga dan pikiran, ada banyak hal yang mereka bahas termasuk terobosan terobosan bisnis terbaru yang tuan Cavan cetuskan, ide ide briliannya benar benar memberikan secercah harapan baru untuk D'CAKRA Group yang akan lebih melesat lagi di dunia perbisnisan
" Melelahkan sekali hari ini..." keluh Cavan sambil merentangkan otot ototnya
" Semua sudah selesai tuan jadi anda bisa beristirahat..." assisten Lee memberi tahu
" Bagaimana Assisten Lee... apa menurut mu trobosan baru yang akan kita jalankan itu bagus...???" Cavan meminta pendapat dari orang terdekat sekaligus orang kepercayaan nya, meskipun tadi semua dewan perusahaan sudah setuju dan puas dengan ide Cavan, namun lelaki itu sepertinya belum yakin
" Sangat brilliant tuan... tepat sasaran... saya sangat kagum dengan pemikiran tuan Cavan yang benar benar jeli membaca peluang dan situasi saat ini..." puji Lee takjub
" Baiklah... maka kau ku tugaskan untuk membuat siasat agar plan kita ini berjalan mulus..." titah Cavan
" Baik tuan... akan segera saya laksanakan..."
" Oya bagaimana dengan klan tiger dark apa sudah ada perkembangan penyelidikan mu...???"
" Sementara masih diam di tempat tuan...sangat sulit untuk mencari tau siapa Mr X sebenarnya..."
" Hhhmmm... sepertinya musuh kita ini senang bermain petak umpet...!!! aku hanya penasaran apa sebenarnya motif yang melatari mereka begitu beringas ingin menghancurkan kita...jika hanya sekedar kekalahan sepertinya tidak harus segini berambisi nya... aku takut dia adalah orang yang ku kenal dan berkhianat..." ucap Cavan mengutarakan kegundahan nya
" Saya akan segera memastikan nya tuan..."
" Assisten Lee... sementara ini focuslah pada trobosan bisnis yang akan kita jalan kan... urusan tiger dark biar menjadi urusan Davin... dan aku akan menyelidikinya sendiri..."
" Tuan soal nona Jovanca bagaimana...??? sepertinya dia mulai berani datang dan mengganggu nona Aileen lagi...!!"
" Jovanca hanyalah lalat yang tidak terlalu penting... aku rasa biarkan dia untuk mainan si gadis konyol itu... aku yakin dia bisa mengatasi Jovanca dengan cara nya sendiri..." sahut Cavan
" Apa menurut anda nona Jo tidak membahayakan nona Aileen...???" Assisten Lee memastikan, karena memang tugas nya salah satunya adalah mengingatkan apa yang Cavan lupakan
" Sepertinya tidak...!!! seperti yang ku katakan Jovanca hanyalah lalat yang selalu hinggap dan menaburkan sedikit penyakit... yaahhh paling efeknya hanya mulas jika dia hinggap di makanan dan kita memakan nya..." sahut Cavan dengan perumpamaan
" Baiklah tuan jika menurut anda begitu... saya mohon diri..." Assisten Lee membungkuk memberi hormat lalu keluar dari ruang meeting sebelum Cavan juga akhirnya meninggalkan ruang meeting dan kembali ke ruangan nya
" Astaga...!!! mengapa gadis konyol ini semakin terlihat bodoh saja...!!!" gerutu Cavan begitu masuk ke ruangan nya dan mebdapati Aileen tengah tertidur pulas bersandar di sofa
__ADS_1
" Apa tidak ada kerjaan lain selain tidur diruangan ku begini...!!!"
Sepertinya Cavan lupa jika Aileen memang tidak memiliki pekerjaan yang jelas seperti karyawan Lain, dia hanya dijadikan karyawan yang entah tugas nya ngapain
" Heiii.... haruskah kau tidur disini sedangkan aku bekerja...!!!"
" Ssstttt diamlah tuan... aku sedang mimpi indah ini jangan lah dulu diganggu..." sahut Aileen setengah siuman
" Aiiisss... kau tidur tapi kau masih menyahut omongan ku...!!! dan berani nya kau menyuruhku diam diruangan ku sendiri...!!!" gerutu Cavan tak terima
Aileen menggeliat malas membuka mata pelan
" Tuan... anda ini mengapa tidak memberikan saya sedikit kebebasan... saya bahkan disini tidak tau harus kerja apa... jadi saya memilih merajut impian saya tuan...dengan tidur di ruangan tuan supaya saya segara mencapai mimpi saya hihihi..." jawab Aileen sambil merebahkan tubuhnya lebih PW ( Posisi Wenak)
" Berani kau memejamkan mata lagi...!!! aku potong gaji mu...!!!" ancam Cavan
Aileen terpaksa membuka mata, langsung duduk menatap Cavan datar
" Kebetulan ngomongin soal gaji ini tuan... saya kerja udah sebulan lebih tapi kok belum di gaji sih...??? saya aja gak tau digaji berapa...!!!" tuntut Aileen melihat ada peluang untuk menuntut hak nya
" Ya baca tuan... tapi kan disana gak tertulis nominal gaji saya berapa...!!"
Cavan menatap Aileen tajam
" Berapa uang yang kau butuhkan...???" tanya Cavan serius, mendadak hati nya jadi gak enak ternyata selama ini dia mengabaikan kebutuhan Aileen
" Sesuai gaji ku saja tuan..." sahut Aileen santai, dasar nya bocah sengklek lihat ada peluang ya disikat donk hihihihi
Cavan menulis di selembar kertas cek miliknya, lalu menyerahkan nya pada Aileen
" Pergilah ke sekretaris ku lalu kebagian staff keuangan... cairkan cek ini... jika kurang kau bisa meminta pada sekretaris ku...!!!" perintah Cavan
" Waaahhh langsung di kasih nih....tau gitu minta dari kemarin kemarin yak...hihihi..." Aileen terkesiap dengan Respon Cavan, dia tanpa jaim langsung menerima cek dari Cavan dan membawanya ke ruang sekretaris
" Eee tuan tapi bolehkah saya minta ijin...!!!' sebelum keluar Aileen kembali menghampiri Cavan
" Katakan...!!!!"
__ADS_1
" Aku mau pergi ke caffe beli jajan... abis itu aku pengen pulang jenguk bapak sama ibu... sekalian ngasih uang gaji..."
" Kau mau menbocorkan rahasia kita dengan memamerkan uang gaji mu itu...!!!" Cavan langsung galak
" Ya... ya gak juga tuan....tapi uang ini cukup banyak kalau hanya untuk saya sendiri... lagi pula ini uang gaji pertama ku kerja... jadi aku mau traktir ibu sama bapak makan makanan enak..." jawab Aileen menjelaskan
Cavan menghela nafas lega, dipikirnya Aileen bakal membocorkan rahasia mereka
" Jadi bolehkan tuan...???"
" Ya pergilah... kau akan diantar oleh pengawal ku...!!! jangan ceroboh pergi sendiri... kau sekarang adalah bagian dari keluarga ku... kau tidak tau kan berapa banyak orang diluaran sana yang bisa saja nenyakiti mu...!!!"
" Baiklah...!!! tapi aku mau menginap semalam dirumah tuan..."
" Banyak sekali permintaan mu ini...!!!"
" Tuan... kan aku sudah bilang aku mau traktir ibu sama bapak makan makanan enak..."
" Oke pergilah...jika ada apa apa cepat kabari aku...!!!"
" Tenang aja tuan gak bakalan ada apa apa... kayak anak sultan aja bakal diincer penjahat... tuan tenang aja aku kan udah biasa tinggal didaerah sana dan kemana mana aman tuan..."
" Apa kau tak bisa menurut dengan ku...!!! jika ku bilang berhati hati ya harus hati hati...!!!" bentak Cavan kesal, Aileen mungkin belum tau seberapa bahaya dirinya berada diluaran tanpa pengawasan, Aileen yang sekarang bukan lah Aileen yang dulu, ada banyak musuh Cavan yang mengincar Aileen dan bahkan bisa saja mencelakai nya
" Iya tuan...!!!" sahut Aileen pasrah lalu segera keluar menuju ruang staff keuangan dan sekretaris tuan Cavan
" Nona Aileen mau pergi ketempat orang tua nya... buat pengawalan bayangan tanpa sepengetahuan nya...!!!" perintah Cavan pada seseorang dari balik panggilan telpon nya
" Beri jarak dari sopir yang mengantar nya pulang...!!! ingat keselamatan nona Aileen menjadi tanggungjawab kalian...!!!"
" Siap tuan....!!!!"
Bersambung~
Jangan lupa Vote nya yaaa
Happy Reading...
__ADS_1