
" Gak kelar kelar nih boss satu ngerjain tugas hihihi udah kaya tugas ujian aja... lihat tuh muka nye ampe mengkerut tegang gitu huhuhu..." batin Aileen meledek Cavan yang masih sibuk berkutat dengan laptopnya
" Aslinya gue boring banget... lebih boring dari gue mutar muter di kantor gak ada kerjaan... disini duduk bengong ngliatin orang sibuk....tapi yaudah lah dinikmati aja mungkin keadaan kaya gue ini banyak yang menginginkan.... nyantai tapi dihitung kerja hihihi...." Aileen cengengesan sendiri
Sesekali Cavan melirik istri kontraknya, kelakuan konyol Aileen ternyata menjadi penghibur tersendiri bagi Cavan, membuat laki laki kaku itu tersenyum sendiri saat melihatnya
Tetapi memang pekerjaan kali ini rasanya sulit untuk ditinggalkan, Cavan harus menyelesaikan hari ini juga, mungkin bisa jadi akan lembur sampai tengah malam
Hari sudah gelap dan entah sudah jam berapa sekarang ini... tetapi Cavan sama sekali tak beranjak dari kursi kebesaran nya, Aileen mulai diserang kantuk yang berulang kali membuatnya menguap, mereka bahkan sampai lupa jika seharian belum makan, Aileen pun melupakan makan siang nya begitu saja
" Duuuhhh ngantuk banget sih gue... kalau gue tinggal tidur kira kira bakalan di omelin kagak ya sama boss galak itu...!!! tapi mata gue udah berat nih tinggal lima watt lagi..." Aileen berusaha menepis kantuk yang semakin memaksanya untuk mengikuti nya
Aileen melirik Cavan, tetapi wajah laki laki itu tetap kaku menatap layar laptop dengan jari jari nya terus ketak ketik di tombol keyboard
" Huuuuaaaammmmhhh...."
Aileen tertidur pulas....
Cavan merenggangkan otot ototnya yang kaku, menggeleng gelengkan tengkuk dan leher kepalanya yang mulai berat, Akhirnya pekerjaan yang menguras waktu dan tenaga nya selesai...Cavan menyruput kopi di samping nya yang sudah dingin dan terasa makin manis...
" Aileen... ayo kita pulang..." ujar Cavan sembari merapikan meja kerja nya, mematikan laptopnya dan memasukan nya kembali ke tas kantor nya bersama beberapa berkas penting
" Aileen...!!!"
Cavan memdongakkan kepala menatap gadis yang sedari tadi dipanggilnya namun tidak menyahut, dan ternyata gadis itu sedang damai dalam dengkuran nya, Cavan tersenyum lebar menatap Aileen yang tertidur dengan bersandar di sofa ruangan nya
Cavan melonggarkan kancing pakaian nya berjalan mendekati Aileen, ditatapnya wajah polos Aileen dalam dalam, dalam irama dengkuran gadis itu terlihat sangat manis dan lucu di mata Cavan
Cavan duduk disamping Aileen, mengusap rambut Aileen dengan pelan
" Terimakasih sudah menemani ku hari ini... dan maaf sampai membuat mu ketiduran menungguku..." gumam Cavan lembut
Tangan kekar Cavan meraih tubuh mungil Aileen, menggendongnya membawanya pulang ke apartemen mereka
Kruuuukkk kriiuuuukkk
" Astaga...!!!! aku bahkan sampai lupa melewatkan makan hari ini...!!!" pekik Cavan kaget ketika perutnya berbunyi nyaring dan rasa perih yang begitu melilit di ulu hati nya
" Pasti dia juga lapar..." bisik Cavan sambil menoleh ke Aileen yang tetap tertidur pulas tanpa terusik sedikitpun
Cavan semakin mempercepat laju mobil nya, dia ingin segera sampai di Apartemen
Sembari menggendong Aileen, Cavan membawa semua barang barang nya masuk ke Apartemen, menidurkan Aileen pelan pelan di kamar nya seolah tak mau mengusik tidur gadis itu yang aslinya emang ngebo
__ADS_1
Cavan segera ke dapur, melepas kemeja kantornya dan mulai menghidupkan kompor mulai memasak sekedar untuk mengganjal perutnya yang sudah kelaparan...
Sudah entah pukul berapa ini... tetapi minimal jangan sampai asam lambungnya kambuh dan itu akan sangat mengganggu aktivitasnya
" Aku laper...!!!!" tiba tiba seorang gadis dengan wajah kantuk dan rambut acak acakan berdiri di depan kamar Cavan meratap memelas
Cavan menatapnya sambil tersenyum
" Duduk lah... sebentar lagi masakan untuk mu siap..." sahut Cavan menyuruh Aileen duduk
Tanpa membantah Aileen duduk diam menunggu dengan patuh sampai Cavan selesai memasak, setelah selesai Cavan segera membawa dua piring pasta ke tempat Aileen duduk
" Makan lah...!!!"
" Pasta...???" tanya Aileen dengan wajah heran, Cavan mengangguk lembut
" Gak pakai nasi mana kenyang...!!!" protes Aileen yang seketika membuat Cavan bergelegak tawa, Aileen terlalu lucu dan polos...
" Aileen...!! ini pasta... kenapa harus pakai nasi...!!!"
" Kata ibu ku makan apapun harus pakai nasi biar kenyang..." sahut Aileen sambil berdiri membawa piring pasta nya ke dapur lagi, membuka magic com untuk mengambil nasi
" Lhooo kok gak ada nasi sih...!!!!" seru nya kecewa ketika membuka magic com tetapi tidak ada nasi yang dicari nya
" Yaaahhhh.....!!!! gak bakalan kenyang nih... mana pasta segini doank...." gerutunya sembari kembali duduk disamping Cavan
" Aku bukan bule tuan... yang hanya makan keju aja udah kenyang..."
Cavan hanya terkekeh geli melihat Aileen yang pakan pasta dengan amat sangat terpaksa
" Sorry ya kemarin aku lupa ngajak makan sangking sibuknya..."
" Awas aja kalau aku jadi tambah kurus... tuan pasti bakalan di marahin bapak ku...!!!" sahut Aileen
" Ngemil pasta...!!!!" lanjutnya sambil menyuapkan satu suapan pasta ke mulutnya
" Mau nambah lagi...???" tawar Cavan
" Nggak aahh... mau habis sepuluh porsi juga gak bakalan kenyang kalau gak ada nasi...!!!"
Aileen memang asli Indonesia yang baru bisa dikatakan makan jika sudah makan nasi, no Debat...!!!!!
Selesai makan Aileen langsung mencuci piring nya dan piring milik Cavan, Ibu selalu mengajari nya setiap mau tidur upayakan semua piring gelas yang kotor sudah bersih dan dirapikan
__ADS_1
Kriiiinggg kriiiinggg
Tiba tiba Hp Cavan berdering, Aileen melirik sekilas siapa sih malam malam nelpon pikirnya kepo, Cavan mengambil ponselnya lalu berjalan menjauhi Aileen
" Hallo...!!! bagaimana...???? ohh baiklah tunggu sebentar aku akan segera kesana..." Cavan menyahut panggilan di ponselnya
" Aileen... ini sudah malam cepatlah tidur... malam ini kau tidur saja di kamar ku... aku harus pergi sekarang..." pamit Cavan cepat
" Mau kemana sih tuan... ini sudah larut malam... apakah malam seperti ini ada client yang mau bertemu...!!!" protes Aileen
" Apakah anda baru teringat kalau ada janji dengan seseorang...????"
Cavan tersenyum dengan semua pertanyaan Aileen, biasanya dia akan kesal dan tak suka jika ada orang yang memprotes atau mencampuri apa yang hendak dilakukan nya, tetapi berbeda saat bersama Aileen kali ini, Cavan terlihat tenang dan bahkan tersenyum membalas Aileen
" Aku ada urusan sebentar... apa kau keberatan dirumah sendirian...???" tanya Cavan lembut
" Tidak bisakah urusan tuan itu ditunda besok saja...??? tuan seharian sudah bekerja bahkan sampai lembur tengah malam...aku hanya menghawatirkan kesehatan tuan... tuan bukan robot kan yang bisa melakukan aktivitas apa saja tanpa beristirahat...!!!" sahut Aileen yang ternyata lebih menghawatirkan kesehatan Cavan
" Baiklah... aku akan beristirahat malam ini asal kau mau menenaniku di kamar...!!!" pinta Cavan dengan lirikan mata nakal
" Huuuu.. modus...!!!!" cibir Aileen, tetapi langsung di gendong Cavan kembali ke kamarnya
Aileen hanya pasrah saat Cavan merebahkan tubuhnya di kasur lalu mencium rambut nya dengan lembut
" Janji langsung istirahat...!!!!" Aileen mengangkat alisnya menghentikan apa yang dilakukan Cavan, bisa tak bisa Aileen harus mencegah jangan sampai sesuatu di luar perjanjian terjadi
" Oke baiklah....!!!" Cavan mengalah lalu berbaring di sebelah Aileen, mengangkat kepala Aileen disandarkan di dada bidangnya lalu memeluk pinggang Aileen dengan erat
" Biarkan seperti ini yahh... aku ingin seperti ini untuk sekarang... jangan bergeming dan menjauh dari ku..." pinta Cavan dengan lembut, Aileen hanya mengangguk lalu menyudupkan kepala nya di dada Cavan, hangat yang akhirnya mengantarkan nya kembali tertidur lelap
Pelan Cavan meletakkan kepala Aileen di kasur menyelimuti tubuh gadis itu, lalu mencium kening nya
" Kamu gadis yang sangat konyol dan tak dan bodoh.. tetapi aku sangat nyaman bersama mu..."
Cavan mencium bibir tipis Aileen dengan lembut, sebenarnya ingin sekali dilahapnya bubir itu namun dia urungkan, dia tak mau mengusik tidur Aileen
Cavan menyambar jaket hitamnya lalu mengunci pintu Apartement dan segera pergi ke markas... disana Davin dan Assisten Lee sudah menunggu nya...
Bersanbung~
Jangan lupa kasih Vote yaaa.... ramaikan lagi novel author yang udah sempet vacum ini hihihi
Happy Reading...
__ADS_1