
Jovanca berada di tempat tersembunyi, setelah kejadian yang dia lakukan untuk mempermalukan keluarga Mallory, Jovanca langsung disembunyikan oleh ayahnya, sebab tuan Leteshia pasti sudah bisa menebak bahaya seperti apa yang akan menimpa anak gadisnya yang ceroboh ini
Jo merasa mulai jenuh dan bosan sebab dia tak bisa kemana mana, dia hanya duduk nyantai berdiam diri ditempat persembunyian
Sungguh ini bukan kehidupan Jovanca yang sebenarnya, gadis jaman now yang setiap hari menghabiskan waktu di mall belanja barang barang brandid, hangout dengan teman teman sosialita nya atau mungkin sibuk dengan instgram nya dan lain sebagainya
Kini harus diam tanpa bermain sosmed apapun, demi menjaga agar tak dapat terlacak oleh keluarga Cavan
" Sial...!!! bisa mati keriting gue kalau disuruh seperti ini terus...!!! kenapa sih papa ketakutan pada keluarga Cavan... apa sih sebenarnya yang membuat papa takut seperti ini...!!!!" gumam Jovanca sembari menjentikkan jari jarinya dengan cantik
" Padahal tinggal sedikit lagi aku bisa mempeemalukan keluarga Cavan.. supaya citra keluarga mereka langsung jelek... uggghhh papa ini memang terlalu menerima mendapat tindasan dari mereka....!!!!"
Jovanca akhirnya memutuskan jalan jalan sekedar keliling taman dan duduk di cafe dekat tempat persembunyian nya, dia melanggar wanti wanti dari papa nya untuk tidak keluar kemanapun apalagi menongolkan muka tanpa penutup apapun
Tapi bodo amat lah bagi Jovanca, dia menganggap remeh saja gertakan Cavan, difikirnya hanya untuk memojokkan dirinya saja agar tak lagi berbuat berita berita yang memicu menjatuhkan nama baik nya
Jovanca duduk seorang diri ditemani segelas kopi, sepoi angin membuat rileks sejenak
Tiba tiba datang seseorang memakai pakaian serba hitam menghampirinya,
" Nona Jo...bisa bicara sebentar..." ujar laki laki itu, tanpa dipersilahkan dia sudah langsung duduk di depan Jovanca
Beberapa laki laki lain memperhatikan dari jarak jauh
" Siapa kamu...???" tanya Jovanca ketus, wajahnya tak ramah sama sekali, perangainya yang angkuh terlihat jelas saat ini
" Nona tak perlu tau siapa saya... yang jelas saya datang kesini karena perduli dengan nona... saya tau nona disini dalam rangka bersembunyi dari keluarga Mallory bukan...??" ujar lelaki itu dengan tatapan yang sulit diartikan
" Sial*n...!!! siapa kau... apa kau pikir aku takut dengan Cavan...??? sama sekali tidak...!!!! aku hanya menuruti saja apa kata ayah ku..." balas Jovanca geram, dia merasa diremehkan dianggap pengecut bersembunyi dari Cavan
" Tenang nona... saya datang kesini menawari mu bantuan..."
" Cuiiihhh aku gak butuh bantuan siapapun termasuk kau orang yang sama sekali tak ku kenal...!!!" tolak Jovanca dengan angkuh
" Nona mungkin tak tau siapa orang yang sedang nona hadapi saat ini...nona salah meremehkan keluarga Mallory terutama Cavan Mallory...jika nona tidak dapat perlindungan dari tuan kami maka nyawa nona dalam bahaya... sebab nona sudah terlalu berani nenantang mereka...." ujar lelaki itu menghasut Jovanca
" Apa yang kalian mau...???" tanya Jovanca dingin, dia bukan gadis bodoh yang tak tau apa keinginan lawan bicara nya ini, di dunia ini tak ada orang yang benar benar hanya sekedar ingin membantu, semua pasti karena ada keuntungan lain
" Ikut saya nona... tuan kami mau bertemu nona..." ajak Lelaki itu
" Tidak...!!! aku tidak mengenal mu apalagi tuan mu... untuk apa aku ikut dengan mu...!!! pergilah...!!! aku sama sekali tak butuh bantuan dari mu...!!!" Jovanca berdiri, dia segera pergi meninggalkan lelaki itu,
Merusak mood dia aja, orang mau nyantai malah dapat gangguan gak penting, gerutunya jengkel
Tliiiliiitttt tliiiliiittt
Jovanca melirik ponselnya, sebuah nomor asing memanggilnya
" Hallo..."
" Kenapa kau menolak tawaran ku nona Jovanca...!!!"
__ADS_1
" Heiii siapa kau berani nya kau menggangguku...!!! aku bisa mengurus urusannku sendiri... bahkan aku sama sekali tak butuh bantuan mu...!!!" bentak Jovanca
" Jangan terlalu jumawa nona kau tidak tau kau sedang berhadapan dengan siapa....kau bahkan tak tau kan siapa keluarga Mallory itu... datanglah ke vila xxx aku menunggumu disini..."
Klik
Telpon dimatikan sepihak
" Brengs*k...!!!! merasa hebat sekali orang itu...!!" umpat Jovanca
Tapi dia semakin penasaran, sepertinya laki laki yang menghubungi nya adalah musuh Cavan, ini adalah kesempatan nya untuk mendapatkan sekutu, terlebih dia juga penasaran dengan Cavan, siapa keluarga Mallory sebenernya...??? sepertinya laki laki itu sangat mengenal dan tau rahasia keluarga terpandang itu
Jovanca segera mencari taxi, dia menuju tempat yang ditunjukan lelaki itu, siapapun dia jika bisa membantu nya menghancurkan Cavan bukan kah itu suatu yang baik...!!
Jadi dia akan lebih mudah dan tak sendirian
Sekitar hampir dua jam akhirnya Jo tiba di tempat yang dituju
Sebuah hotel mewah, atau lebih tepatnya adalah mansion, sebab jika dikatakan hotel tempat ini tidak digunakan layaknya hotel pada umumnya, ini lebih menjadi tempat tinggal pribadi
Lalu kenapa lelaki itu menyebutnya hotel...???
Aahhh terserah lah...tak peduli bagi Jovanca
Dia melangkah dengan yakin dengan langkah tegas menapaki paving dan masuk ke pintu utama
Seorang laki laki berbadan kekar menyambutnya
" Selamat datang nona... anda sudah ditunggu Mr X di ruangan nya..." ujar lelaki itu sembari membungkuk memberi hormat
" Siapa dia...???"
" Nanti nona akan tau sendiri... silahkan ikut saya... saya akan mengantarkan nona ke ruangan nya..."
Jovanca hanya bisa mengikutinya saja, tampaknya dia masih asing dengan tempat ini, di tiap lorong ada kamar kamar mirip dengan hotel, namun tak ada recepsionis ataupun pegawai hotel seperti umumnya,
Ada ruangan yang dijaga oleh dua laki laki berbadan kekar, Jovanca melewatinya sedikit kepo, namun dia tak berani banyak ingin tau, sebab lelaki yang membawanya terus berjalan melewati tempat itu
Mereka naik lift, sepertinya menuju ruangan paling atas, Jo tetap diam sembari memperhatikan tempat ini, ini bukan hotel bukan juga mansion, ini adalah markas seorang bos besar, yaaahhh ini adalah markas, markas yang sangat mewah, pasti pemilik markas ini adalah orang hebat dan punya pengaruh besar di negara ini
Apakah dia adalah musuh keluarga Mallory...???
" Silahkan nona..." ujar si lelaki setelah mereka tiba di sebuah pintu
" Saya hanya ditugaskan mengantar nona sampai disini... selebihnya nona akan bertemu langsung dengan tuan kami Mr X..."
" Apa tuan mu tak punya nama...??? sampai harus disebut Mr X...???"
" Nanti nona akan tau sendiri... lebih baik cepatlah masuk... mr X sudah menunggu..." lelaki itu segera pergi
Mau tak mau Jovanca memberanikan diri membuka pintu lalu masuk keruangan itu
__ADS_1
Sebuah ruangan besar, ada sofa besar, meja bilyard, meja tempat minuman alkohol yang mahal dan terkenal, Jo tetap berjalan pelan memasuki ruangan itu
" Selamat datang nona Jovanca Leteshia..." sebuah suara menyapanya dari balik tirai merah
" Duduklah disitu...." perintahnya
" Apakah kau akan berbicara dengan ku dari balik tirai itu...???" tanya Jovanca, mental gadis ini cukup bagus dan pemberani juga
" Tentu saja... untuk saat ini kau belum saat nya tau identitasku...duduk lah...!!!"
" Oke Fine...!!! lalu apa tujuan mu memanggilku kemari...???" balas Jovanca sambil dudul santai di sofa ruangan, dia menyilangkan kaki nya elegant
" Ku akui kau memang cukup pemberani nona Jovanca... tapi kau salah orang jika kau berurusan dengan Cavan....kau bahkan tak tau siapa mereka...."
" Sepertinya anda ini sangat mengenal mereka Mr X... katakan saja apa tujuan anda mengundang ku datang ketempat anda ini...."
" Kau pasti bertanya tanya bukan... apa alasan Cavan menolak pernikahan dengan mu... bahkan dia membatalkan secara sepihak.. kau pasti penasaran bukan siapa perempuan yang sudah berhasil menyingkirkan mu dari Cavan...."
Jovanca langsung terkesiap, dia sangat tertarik dengan apa yang dibahas laki laki dari balik tirai ini
" Lihalah di ponsel mu... aku sudah mengirimkan foto gadis itu padamu..."
Jovanca segera membuka ponselnya, tatapan nya tajam melihat foto gadis itu, wajahnya menahan dendam dan tak terima
" Gadis ini...!!!! aahhh bukankah ini karyawan Cavan dikantornya...!!!!" geram Jovanca yang tak mengira saingan nya adalah seorang gadis biasa yang jauh dari Level nya
" Kau benar...kau bahkan dengan gampang di kalahkan gadis itu... Cavan sangat merendahkan mu bukan... sampai dia menolak mu dan memilih gadis itu untuk menjadi istrinya...."
" Istri...????" Jovanca makin naik pitam, dia bahkan tak tau sejauh mana hubungan Cavan dengan perempuan rendah itu
" Kau bahkan tak tau nona jika mereka akan segera melangsungkan pernikahan..."
" BRENGS*K...!!!!! FU*K....!!!! bisa bisa nya Cavan merendahkan ku serendah itu...!!! dia sama sekali tak menganggap keluarga ku...!!! aku akan pastikan kau menyesal Cavan...!!!" Maki Jovanca yang marah, dia benar bebar tak terima dengan perlakuan Cavan pada keluarganya
" Jangan gegabah nona... kau tak tau sedang berhubungan dengan siapa Cavan itu... kau akan mati konyol jika kau terus menyerangnya..."
" Memang siapa Cavan itu... kenapa kau sedari tadi memperingatiku itu terus... kau tak tau apa rasanya sakit hati direndahkan dan dipermalukan...!!! Cavan berhak mendapatkan balasan itu... bahkan dia harus hancur sehancur hancurnya...!!!!"
" Aku suka dendam mu itu... untuk itulah aku mengundang mu untuk bekerjasama... kita punya tujuan yang sama untuk menghancurkan Cavan.... maka ikutilah rencana ku..." tawar Mr X dengan senyum iblisnya
" Apa rencana mu Mr X....???"
Bersambung~
Suasana makin panas nih
Kayaknya bakalan ada perseteruan yang memanas setelah ini
Tetep Stay disini ya
Jangan lupa kasih Vote nya dulu sebanyak banyak nya
__ADS_1
Tinggalin komen dan Like juga yaa
Happy Reading....