SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Apa yang Sebenarnya Terjadi


__ADS_3

Romer, Arganta dan Veronca sudah sadar, meskipun tubuh mereka masih sangat lemah sebab mereka kehilangan banyak darah, tetapi Benni dan Alexa masih kritis, Benni barusaja menjalani operasi dibagian tulang rusuknya akibat luka tusukan yang cukup dalam dan merobek sebagian organ tubuhnya


Alexa mengalami pendarahan dibagian otak, rupanya gadis itu mengalami benturan keras, mungkin akibat dibenturkan oleh musuh


" Tuan maafkan saya tuan... saya gagal menjaga nona Aileen dengan baik... saya siap menerima hukuman tuan..." tangis Veronca begitu Cavan datang menemui mereka, dia merasa malu dan bersalah karena telah gagal kedua kalinya menjalankan tugas


" Tuan... kami tak pantas menjadi bodyguard nona lagi... kami telah melakukan kesalahan besar... hukum kami tuan..." Arganta ikut menangis menyalahkan kegagalan nya


" Sudahlah ini bukan waktunya menyalahkan siapapun... cepat kalian pulih dan bertanggungjawab lah untuk mencari nona Aileen dan nyonya besar... karena kelalaian kalian... saat ini kita tidak tau kemana klan Tiger Dark membawa mereka..." jawab Cavan berusaha tenang dan bijak, dia tau saat ini bukan saatnya menyalahkan siapapun


" Kami sangat bodoh tuan... kami membiarkan nyonya dan nona masuk mall berdua... Alexa dan Benni mengawasi sedikit membuat jarak.. sedangkan kami waktu itu baru datang langsung mendapat serangan tak terduga..." jelas Arganta lagi


" Cepat pulihkan tubuhmu.. agar kau cepat memperbaiki kesalahan mu...!!!"


Assisten Lee hanya terdiam, entah kenapa Assisten tuan Cavan satu ini sejak masuk klinik hanya menatap Alexa dengan mata yang berkaca kaca, Lee sangat sedih dan khawatir pada bodyguard cantik yang cukup cekatan itu


" Cepat sembuh... aku tau kau tak selemah ini...!!" bisiknya pelan


" Tuan apa tidak sebaiknya kita bawa Alexa dan Benni ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatan nya...supaya mereka cepat mendapatkan penanganan yang lebih intensif...??" ujar Lee


" Disini juga lumayan maju peralatan nya tuan... meskipun klinik tapi dokter nya cukup lengkap dan kompeten..." jawab Arganta


" Mereka sudah ditangani oleh tenaga ahli mungkin hanya tinggal menunggu siuman..."


" Aku khawatir jika mereka semakin kritis..." keluh Lee, dia tak menyadari jika Cavan sedang memperhatikan nya dengan serius


" Kau menghawatirkan gadis itu...??" tanya Cavan


" Ti..tidak tuan... se..semua aku khawatirkan..." gagap Lee panik, Cavan tersenyum sinis.. mata lelaki tak bisa dibohongi


" Dia cukup cantik... dia juga wanita pekerja keras yang tangguh..." puji Cavan sengaja memancing Assisten nya


Lee pura pura tak menghiraukan, dia berjalan menuju bankar Romer


" Bagaimana keadaan mu... mengapa kau bisa terkapar seperti ini... bukan kah kau biasanya paling pandai membaca situasi...!!!" tanya Lee


" Maafkan saya Assisten Lee.. waktu itu saya pikir semua aman... sebab Tiger Dark baru saja berhasil kita gagalkan rencana nya... saya tidak menyadari jika ternyata mereka sudah mempersiapkan rencana kedua ini..." jawab Romer tertunduk


" Mereka seolah sudah mengetahui jika nona Aileen akan pergi berbelanja bersama nyonya besar..."


" Kau benar... aku juga merasa heran... mengapa mereka seolah tau celah kelalaian kita...apakah selama ini mereka memang sudah mengamati kita dengan baik...!!" tebak Lee berfikir


" Maaf tuan... tapi saya sempat melihat seorang wanita yang mirip sekali dengan nona Jovanca berjalan bersama orang yang membawa nona Aileen..." Veronca tiba tiba duduk dan memberikan keterangan


" Hanya kondisinya saya sudah terkapar... jadi hanya sayu sayu saya bisa melihatnya..."

__ADS_1


" Jovanca...!!" Lee kaget bukan kepalang ketika Veronca mengatakan Jovanca bersama Tiger Dark, pasalnya dia sendiri yang mengantarkan gadis itu ditengah hutan belantara dan sudah memastikan dia diterkam binatang buas


" Tuan..." Lee menatap Cavan


" Ikut aku sekarang... sepertinya aku tau apa yang terjadi...!!!" Cavan dan Lee segera bergegas keluar


" Kemungkinan kepergian mu waktu itu sudah diikuti seseorang Assisten Lee... kau tidak menyadarinya saja... sehingga begitu kau pergi orang tersebut langsung menyelamatkan Jovanca dan menbawanya pergi..." tebak Cavan ketika mereka sudah dijalan


" Tetapi saya sudah memastikan nya tuan... tidak ada satu orang pun yang mengikuti saya..." bantah Lee dengan penuh keyakinan nya, sebab dia tau dia tak seceroboh itu


" Jadi kau pikir Jovanca memiliki ilmu bela diri sehingga bisa menyelamatkan dirinya dari binatang buas...!!!" gertak Cavan


" Maaf tuan.. tapi ini benar benar di luar nalar..."


" Kita akan menemukan jawaban nya begitu kita bisa menemukan Aileen dan mama ku...!!! tetapi untuk saat ini kita sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun dimana keberadaan mereka..." jawab Cavan


" Jika penculikan Mr X kali ini ingin menjebak ku lagi... berniat membuatku datang menyerahkan diri pada nya seharusnya dia sudah menghubungi kita... tetapi nyatanya tak ada kabar sama sekali... aku curiga yang menculik Aileen bukan Mr X tetapi Jovanca yang meminta bantuan anggota Tiger Dark... ini akan semakin membahayakan Aileen..."


" Anda benar tuan... saya tidak kepikiran sampai sejauh itu.. sebab saya pikir Jovanca benar benar sudah berhasil kita singkirkan..."


" Hubungi Davin.. kita harus segera menuju Vila tuan Lethesia di perbatasan kota... jika memang Jovanca yang menculik mereka pasti dia akan membawanya ke tempat itu..."


" Baik tuan...!!" Lee segera menghubungi Davin and the genk untuk menuju vila yang dimaksud tuan Cavan, mereka pun secepat kilat menuju lokasi tersebut


***


" Mama... mama Bellina..." panggil Aileen pada mama mertua nya


" Uuhhuukkk uuhhuukkk..." suara batuk mama Bellina terdengar samar


" Mah... mama baik baik aja kan...!!!" Aileen terus memastikan


" Sayang... gelap... badan mama terikat sayang... mana Cavan... mengapa dia bekum juga berhasil menemukan kita..." sahut Mama dengan suara bergetar, jelas mama sangat ketakutan sepertinya


" Mah... dengerin Aileen... mama tenang yahh jangan panik.. percaya sama Aileen mah kita akan baik baik aja dan sebentar lagi tuan Cavan akan menemukan kita..." Aileen berusaha menenangkan mama Bellina


" Mungkin saat ini tuan Cavan sedang menuju kesini mah..." Dia sampai lupa tetap menggunakan kata tuan ketika memanggil Cavan


" Iya sayang... tapi kamu baik baik aja kan... kamu gak kenapa napa...!!! kamu juga diiket ya...?? sakit gak sayang..." tanya mama Bellina balik dengan penuh perhatian


" Aku baik baik aja mah... tak perlu khawatir..." sahut Aileen meyakinkan, padahal saat ini tangan nya sangat kesakitan


" Waahhh wahhh wahhh.... so sweet banget mama mertua dan menantunya... saling perhatian... hahaha..."


" Itu suara nona Jo... berarti penculikan ini bukan mr x.." gumam batin Aileen

__ADS_1


" Jovanca...!!! aku tau itu suara mu...!!! cepat.. cepat buka ikatan tali ini... apa yang sudah kamu lakukan... kamu bisa digantung Cavan jika berani menyakiti kami..." teriak Mama Bellina ketika mengenali suara perempuan yang tertawa dalam gelap itu


" Waaaooww... menakutkan....!!! hahahaha sayang nya aku sama sekali tidak takut nyonya Mallory...." ejek Jovanca


" Sebentar lagi anak anda akan saya kirim ke hutan belantara... dimana dia membuang saya... dia akan mati menjadi santapan binatang buas hahahaha...."


" Mengapa kau sejahat itu Jovanca...!!"


" Apa jahat...!!! jahat anda bilang hahahaha.... anda yang sudah membuat ku seperti ini nyonya Mallory...dan anda tau... Cavan membuang saya ke hutan belantara... membiarkan saya hampir dimakan binatang buas... tetapi dewa kegelapan masih berpihak pada ku... sehingga aku masih bisa diselamatkan dan saat ini akan menuntut balas hahahaha...."


" Udah kek film horor aja ada dewa kegelapan huuuhhh... palingan juga kemarin Assisten Lee agak ceroboh..." cibir Aileen lirih


" Jangan sakiti anak ku...!!! jangan Jovanca... atau kau akan menyesal telah berurusan dengan keluarga Mallory..." teriak Mama Bellina yang terpancing dengan omongan besar Jovanca


" Hahahaha merengeklah nyonya Mallory... merengeklah untuk mengiring kematian tragis anak kesayangan mu yang sombong itu...!!! dia sudah membuat ku gila... bahkan dia tega mau membunuhku dengan kejam... maka kini akan ku balas dengan perlakuan yang sama hahahaha....!!!!"


Jovanca berjalan mendekati Aileen


" Dan Kau gadis jal*ng...!!! kau yang telah membuat semua keinginan ku hancur berantakan...!! kau adalah penghalang ku untuk bisa mendapatkan Cavan... kau harus merasakan akibatnya...!!" Jovanca mencengram dagu Aileen kuat, hingga Aileen meringis kesakitan


" Jangan sakiti menantu ku...!!" treak mama Bellina lagi


Tiba tiba Jovanca melayangkan beberapa cambukan ditubuh mungil Aileen membuat Gadis itu menjerit kesakitan


Splasss... splasss...


" Aaaaaaa.....!!!" treak Aileen memenuhi ruangan gelap itu


" Aileen... Aileen apa yang terjadi dengan mu sayang...!!!"


Ruangan amat sangat gelap... ternyata bukan karena tak ada penerangan tapi mata Aileen dan mama Bellina ditutup rapat, Jovanca memang licik


" Kau harus merasakan penderitaan ku gadis jal*ng...!!!!" treak Jovanca menggila, semakin Aileen berteriak semakin dia liar dan tertawa bahagia untuk mencambuk lebih keras tubuh Aileen


Splasss splasss...


" STOOOPPPP SAKIIITTTTT......!!!!!"


Splasss splass splasss


Bersambung~


Buat yang bolak Balik komen kapan Cavan bucin... Cavan bucin... Cavan itu tipe cowok kaku yang gengsinya selangit, jadi gak semudah itu bucin...!!!


Harap sabar... dan sabar dan sabar hihihihiii

__ADS_1


Happy Reading...


__ADS_2