SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Diserang


__ADS_3

Cavan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, Aileen berkali kali komat kamit mulutnya baca doa supaya aman slamet waras hihihiii


melihat Cavan yang ugal ugalan di jalan raya


Berbeda dengan Cavan, doi sengaja nyetir dengan kecepatan tinggi karena insting doi menangkap adanya beberapa orang yang sengaja membuntutinya, apalagi saat masuk di jalanan sepi terlihat jelas tiga sepeda motor dan dua mobil mengikutinya dari belakang


" Siiitttt...!!!! berani nya mereka menyerangku...!!!" umpat Cavan geram


" Menunduk Aileen...!!! cepat tundukan kepalamu...!!!!"


" Ke.. kenapa Tuan...!!!" tanya Aileen bingung karena melihat wajah Cavan yang sedikit panik


" CEPAAAATTT...!!!!"


Baru Aileen menundukan kepalanya tiba tiba


DOOOORRR


Bunyi tembakan mengarah ke mobil Cavan, untung nya mobil Cavan dilapisi kaca anti peluru, mungkin mirip seperti yang digunakan untuk perlindungan mobil presiden dan pejabat tinggi,


DOOORRR.... DOOORRRR...


Bunyi tembakan terus mengarah ke mobil Cavan,


Aileen menjerit histeris ketakutan, betapa tidak sepertinya nyawa nya diujung tanduk, melihat ada banyak orang yang tiba tiba menyerang mobil Cavan


" Tenang lah Aileen jangan panik... aku akan pastikan kita baik baik saja..." Cavan menvoba menenangkan Aileen


Aileen hanya mengangguk, kali ini nyalinya benar benar hilang, dia hanya pasrah menggantungkan nasib nya pada Cavan


Tanpa Aileen sadari Cavan mengeluarkan pistol dari saku nya, langsung diarahkan pelatuk pistol itu tepat di ban mobil musuh


DOOORRR DOOOOORRRR


Dua kali Cavan menembak, ban mobil musuk langsung kempes, alhasil mobil oleng tak terkendali,


BRUUUAAAKKKKK


Suara kaca mobil Cavan yang seperti dihantam sesuatu yang sangat keras,


Cavan segera mempelantingkan setirnya menabrak motor yang sedang berusaha menghancurkan kaca mobil nya


Dan


BRAAAKKKK


Motor ditabrak nya dengan sadis, motor itu jatuh terseret jauh diaspal, entah bagaimana nasib si pengendara Aileen tak berani melihatnya


DOOORR DOOORRR DOOORRR


Bunyi tembakan yang saling bersahut sahutan antara Cavan dan musuh

__ADS_1


CIIIISSSS DUUUAARRRR


Bunyi motor yang menabrak tiang listrik dijalanan, lalu menabrak trotoar dan akhirnya hancur,


" Aaaahhh F*ckkk....!!!" maki Cavan saat peluru tembakan musuh berhasil memecahkan kaca mobilnya bagian depan


" Ya Allah.... tolong aku... jaga aku ya Allah...jangan sampai aku mati konyol...." Aileen memanjatkan doa ditengah tengah ketakutannya, sangking takutnya doi sampai gak berani buka mata, hanya diam sembari komat kamit baca doa


" Allohuma barik lana fii rojaba...!!! aduuuhhh bukan itu lagi doa nya... aduuuhh doa keselamatan apa yaa... kok gue mendadak lupa ini...!!!!" Aileen panik tak karuan


" DIAAAMMM AILEENNN...!!! jangan banyak bicara... aku akan hilang konsentrasi... maka kita bisa mati...!!!" bentak Cavan memperingati


Mendengar kata mati, nyali Aileen benar benar hilang, gak kebayang kalau ampe tuh peluru tembus kaca mobil Cavan, atau mungkin ban mobil Cavan ampe oleng kena tembakan, busa bocor ini kepala,


Cavan segera tancap gas, banting setir ke kanan, dengan posisi miring doi sengaja menabrakkan mobilnya pada mobil musuh, rupanya musuh juga gak mau kalah, mereka ikut tancap Gas dan melawan balik mobil Cavan


Di depan tepat di samping pembatas jalan adalah sungai bebatuan, jika Cavan tersudut maka mobil nya akan jatuh ke sungai


Cavan segera membalikkan keadaan, membanting stir ke kiri dan menabrakkan mobilnya tepat di sebelah mobil musuh,


Mobil musuh pun oleng dan terpelanting keluar jalur, ruapanya dari arah depan ada bus antar propinsi sedang melintas dengan kecepatan tinggi, Al hasil tabrakan pun tak bisa dihindari


Mobil musuh tertabrak dan terseret hingga cukup jauh


Cavan menatap nya dengan tatapan tajam, ujung bibirnya tersenyum sinis layaknya iblis


Dalam hatinya dia sedang tertawa melihat nasib musuh yang mati sia sia


Cavan segera mengambil alih mobil nya, memperbaiki laju mobilnya dan kembali berjalan santai sesuai jalur


Gimana gak takut, seumur hidupnya baru kali ini doi ngerasain langsung kejadian ala ala di film action... bahkan nyawanya hampir jadi korban uji coba


" Udahhh gak usah takut lagi... kita sudah aman..." ucap Cavan dengan nada bicara yang begitu tenang, seolah tidak terjadi apa apa pada mereka


Aileen mengintip kecil dari sudut matanya yang dibuka sedikit, terlihat Cavan sudah mengendarai mobilnya lagi dengan stabil


" Tuan....si... siapa Tuan sebenernya...kenapa Tuan diserang musuh...!!!!" tanya Aileen dengan wajah penuh curiga


" Tenang lah... aku minta maaf soal kejadian ini... tapi ku pastikan kejadian ini tidak akan pernah terjadi lagi padamu... terlebih saat nanti kau sudah menjadi istriku... aku akan membetikan pengawalan ketat untuk mu..." balas Cavan


" Gak mungkin Tuan kalau hanya sekedar pesaing bisnis sampai ada musuh sebanyak itu dan ingin membunuhmu..." Aileen masih terus mencecar Cavan


Cavan tersenyum


" Positifkan pikiran jelek mu itu... namanya juga laki laki hal wajar lah kalau musuhnya juga berkelas..."


" tapi tenanglah... aku akan pastikan kejadian ini tidak akan pernah terjadi lagi... Percayalah..." Cavan meyakinkan Aileen


Hal lumrah jika orang biasa seperti Aileen panik, curiga dan ketakutan dengan kejadian yang baru saja mereka alami, tiba tiba datang segetombolan musuh menyerang dengan membabi buta seperti itu, tapi bagi Cavan sebagai sang ketua Mafia hal seperti itu adalah hal biasa... mereka bahkan sering melakukan hal yang lebih sadis dari ini


" Lee.... urus mereka yang ada dijalanan.... dan pastikan mereka semua menanggung akibatnya...!!!!" titah Cavan pada Asisten Lee lewat telpon

__ADS_1


" Mereka sudah berani menyerangku dengan terang terangan... sepertinya waktunya kita beraksi....kau beritahu Davin juga soal ini..."


" Baik Tuan... semua perintah Tuan akan segera dilaksanakan...!!!" sahut Lee patuh tanpa adanya bantahan sekata pun


Aileen masih syok dengan kejadian yang barusan dialaminya,


Cavan menghentikan laju mobilnya


Menatap Aileen dengan sendu, lalu meraih tangan Aileen yang dingin kaku serta wajahnya pucat pasi, digenggamnya tangan Aileen dengan erat


" Maafkan aku sudah membuatmu takut seperti ini.... "


" Tuan.... anda itu sebenernya siapa...??? tolong jangan bawa bawa saya ke dalam urusan Tuan yang menakutkan ini...."


" Tidak akan lagi hal ini terjadi padamu... aku akan pastikan itu...!!!"


" Apa Tuan ini penjahat ya...??? Tuan ini sejenis genk genk...eee genk Mafia gitu yaaahhh...jawab Tuan....!!! aku gak mau terlibat dalam urusan Tuan itu... tolong jangan bawa bawa saya Tuan... saya gak mau bapak sama ibu khawatir dan kecewa..."


" Bodohhh...!!!! bicara apa kamu ini...!!! itu hanyalah saingan bisnis ku yang memang sedikit tempramental... dia kalah tender dengan ku makanya dia dendam dan mengirimkan beberapa preman untuk mengintimidasi ku...!!!"


" Kalau sekedar mengintimidasi kenapa harus pakai pistol Tuan...dan Tuan juga standby pistol kan...!!! Tuan saya bukan gadis bodoh...!!! tolong jangan bohongi saya Tuan...!!!! saya masih lucu, masih imut imut menggemaskan saya juga anak tunggal Tuan... saya gak mau mati konyol...!!!" Aileen terus bercicit


" Siapa sihhh yang pernah memuji mu imut dan menggemaskan...!!! gadis cerewet dan bodoh seperti mu...!!!!" protes Cavan


" Sudah...!!! Lee sudah membereskan semuanya jadi kau tak perlu lagi khawatir... dan tak perlu juga tanya tanya terus soal diriku... percayalah ini hanya ulah rekan bisnisku yang kalah rival..." Cavan mencoba meyakinkan Aileen


" Tugas mu sekarang adalah ikut aku... ini adalah pekerjaan pertama mu... jadi kau harus melakukan nya dengan baik dan tak boleh gagal... jika gagal aku akan potong gaji mu...!!!" ucap Cavan mengancam


" Belum juga kerja udah diancam...!!! diajak nonton film horor lagi...!!! mending kalau film action ala ala Angling Darma... bagus tuhhh pada ngeluarin jurus jurus... lahhhh ini yang dikeluarin tembakan... coba kalau pelurunya tembus kaca mobil bocor nihhh kepala... sekarang udah ketemu malaikan Izroil lagi...!!!" gerutu Aileen panjang Lebar


Cavan hanya menanggapi nya dengan senyum sinis, lalu langsung kembali mengemudikan mobilnya,


Tatapan Cavan sipit tajam, menandakan doi sedang marah besar dan penuh dendam membara


" Berani berani nya kau Mr X... kau menyerangku dua kali ini...!!! aku akan bantai dan hancurkan markas mu...!!!!"


Bersambung~


Haiii Guysss


Novel ini masih On Going yaaa


Jadi Up masih tipis tipis...


Jangan lupa kasih dukungan buat author dengan kasih Vote sebanyak banyak nya yaa


Suport dari kalian adalah spirit tersendiri untuk Author lebih giat lagi menulis...


Jangan lupa like dan kasih saran di komen yaaa


Saran yang membangun bukan kritikan yang julid

__ADS_1


Hihihiii


Happy Reading....


__ADS_2