SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Ditertawakan Klien Tuan Cavan


__ADS_3

Aileen memperhatikan rekan bisnis Cavan dengan jeli, Aileen menangkap ada gestur tubuh yang tidak nyaman dengan klien tuan nya kali ini, sedari tadi dua laki laki itu tampak memperlihatkan rasa was was dan selalu agresif untuk menguasai obrolan, entah apa yang direncanakan... apa ini berhubungan dengan bisnis mereka...????


" Tuan.... biasanya anda bersama Assisten Lee... tapi sekarang dengan wanita ini... siapa dia tuan apa sekretaris pribadi anda yang baru...!!" tanya Klien Cavan disela sela perbincangan mereka


" Dia orang ku... dia aku tugaskan untuk membantu ku ketika bertemu klien..." sahut Cavan datar, biasa Cavan bukan lah orang yang gemar berbasa basi


" Biasanya anda bersama nona Jovanca tuan... atau wanita wanita berkelas yang serasi dengan anda... maaf tuan tumben sekali anda bersama wanita seperti dia ini..."


" Maaf tuan... tapi apa wanita ini tidak bisa memperhatikan penampilan nya... kita ini orang yang berpengaruh dalam dunia bisnis tetapi mengapa nona ini terlalu santai bertemu dengan kita..."


Aileen langsung terdiam, rupanya sekedar bertemu dengan orang orang penting harus benar benar memperlihatkan soal penampilan dan mungkin pemilihan pakaian... dia merasa bodoh dan tak pantas disini


" Tak apa... tidak perlu tuan Jeson hiraukan dia... dia disini untuk membantu ku dan sama sekali tidak ada urusan dengan bisnis kita..." balas Cavan


" Andai nona ini adalah orang penting... atau mungkin kekasih anda tuan... sangat disayangkan... banyak wanita wanita yang cantik, berkelas di luaran sana mengantri cinta anda tuan Cavan...."


" Maaf tuan Jeson jika kehadiran saya mengganggu anda... saya akan duduk terpisah supaya anda bisa nyaman berbincang dengan tuan Cavan..." Aileen segera sadar diri dan menghindar sedikit menjauh dari mereka


" Tidak perlu Aileen... tetaplah disini... pekerjaan mu adalah mengamati bukan berpenampilan..." cegah Cavan


" Ta.. tapi tuan...!!!" Aileen memilih langsung patuh dan tidak membantah lagi, ketika dia melihat wajah Cavan yang datar dan kaku itu tengah menatapnya dengan tatapan mata elang, dia langsung kikuk mati kutu didepan orang orang sukses konglongmerat ini


Belum Aileen bisa menyesuaikan diri, keadaan kembali menyudutkan nya... ketika mereka memesan makanan dan yang datang adalah menu makanan mahal tetapi lidah Aileen sangat asing dan tak bisa menerimanya


Mulai dari cara makan, cara pegang garpu, sumpit, cara minum ditambah Aileen langsung muntah muntah ketika makan makanan yang dia tak tau namanya dan ternyata itu adalah olahan daging mentah... dua laki laki klien Cavan tertawa mengejek melihat norak nya Aileen yang tidak bisa nengimbangi mereka


" Pesan lah makanan yang bisa kamu makan nona... jangan memaksakan diri untuk mengikuti kami... lidah mu tidak akan masuk dengan makanan makanan mahal ini..." ujar tuan Jeson


" Maaf tuan tapi makanan ini memang sangat aneh rasanya di lidah saya... saya enek dan perut saya gak bisa menerimanya..." jawab Aileen


" Kalau perutmu sampai tau harga makanan yang kamu muntahan tadi saya rasa perutmu akan langsung menjerit hahahaha..." ejek tuan Jeson sambil tertawa


" Pesan yang lain Aileen....kau tidak perlu memaksakan diri..." Cavan angkat bicara, wajah Cavan yang terlalu dingin itu membuat Aileen makin serba salah, dia takut kalau Cavan marah dan merasa malu atas apa yang dia lakukan


" B.. baik tuan..." Aileen segera pergi untuk mengganti pesanan makanan lain

__ADS_1


Selesai makan mereka kembali berbincang bincang sebentar, lalu setelah itu mereka pamit pulang


" Terimakasih jamuan makan siang nya tuan Cavan..." ujar tuan Jeson ketika berpamitan


" Sama sama tuan Jeson... senang bisa bekerjasama dengan anda..." jawab Cavan


" Nona... saya harap di pertemuan selanjutnya anda sudah bisa jauh lebih baik ya... saya sarankan belajarlah sama orang yang biasa mendampingi tuan Cavan agar anda bisa tau dan menempatkan diri... satu lagi supaya gak kaget makan makanan mahal..." pamit tuan Jeson ke Aileen


" Iya tuan... terimakasih..." jawab Aileen sambil menunduk, antara kesal dan malu di tertawakan oleh klien tuan Cavan


" Saya permisi tuan Cavan....!!!" tuan Jeson dan satu rekan nya pun pergi


" Ayo kita segera kembali ke perusahaan...!!" ajak Cavan sembari berjalan cepat mendahului Aileen


" Eee... tu..tuan...!!" panggil Aileen


" Bicara nanti saja... kita harus segera kembali ke perusahaan..."


Aileen mengurungkan niatnya untuk bertanya lalu memilih mengekori Cavan kembali masuk ke mobil


" Tuan... maafkan saya tuan jika saya sudah membuat tuan malu di depan klien tuan tadi..." ujar Aileen kembali membuka obrolan ketika selama di perjalanan mereka hanya saling diam


" Tapi janji tuan... jangan badmood ya... saya bener bener gak tau tuan... saya baru pertama kali tuan... tolong maafkan saya..." rengek Aileen karena respon Cavan hanya diam dan acuh


" Lain kali kalau kamu tidak nyaman dengan makanan yang ku pesan katakan...jangan dipaksakan....!!" hanya itu jawaban dari Cavan


" I.. iya tuan saya minta maaf..."


" Sekarang bagaimana apa perutmu masih mual...??? kau belum makan.. mau makan apa...aku tidak mau kau kelaparan karena kebodohan mu itu..."


" Perut saya sudah tidak apa apa tuan... saya tadi udah pesen makanan lain jadi sementara saya belum lapar..."


" Baguslah... kalau begitu kita langsung kembali ke perusahaan...!!! bagaimana pendapatmu soal tuan Jeson tadi... apa yang bisa kamu simpulkan dari pertemuan kita tadi...???" tanya Cavan lagi


Aileen menatap Aileen sebentar sebelum menjawab pertanyaan nya, sepertinya Cavan tidak tertarik membahas soal tadi, dia lebih focus membahas soal bisnisnya

__ADS_1


" Tuan sudah lama mengenal tuan Jeson...???" tanya Aileen


" Kenapa...??"


" Maaf tuan tapi saya merasa ada yang aneh dengan sikap klien tuan tadi itu... tuan Jeson bukan nya pemilik perusahaan yang mensuplay beberapa produk perusahaan kita kan tuan...??"


" Akhir akhir ini pemasaran perusahaan kita menurun... menurut beberapa catatan yang sempat saya baca... berhubungan dengan kualitas produk yang dipasarkan... "


" Maaf tuan... jika saya sedikit menyimpulkan ada sesuatu yang kurang beres dengan tuan Jeson tuan..."


" Tepat...!!! kamu cukup jeli dan cerdas Aileen...!!!" puji Cavan menanggapi nya


" Tadi ngatain gue bego sekarang muji cerdas... yang bener yang mana sih...!!!" gerutu Aileen dalam hati


" Maaf tuan itu yang saya simpulkan... tapi saya tidak berani menerka nerka yang lain nya sebab saya tidak punya bukti yang cukup kuat..."


" Itu sudah cukup... itu sangat membantu Assisten Lee untuk menyelesaikan masalah ini... tidak salah aku menugaskan kamu untuk memperhatikan setiap obrolan ku dengan Klien... rupanya kamu cukup jeli dan cermat...!!!"


" Insting mu cukup bagus Aileen..."


" Tapi saya tidak bisa berpenampilan seperti wanita wanita berkelas yang cocok untuk membantu mendampingi anda tuan... saya sudah membuat anda malu dan ditertawakan klien anda..."


" Itu urusan mu... uruslah apa yang menjadi masalah mu...!!" balas Cavan cuek


Aileen langsung manyun kecewa, padahal bukan itu jawaban yang diinginkan Aileen dari Cavan, dia pengen Cavan bersikap lembut dan berkata " tidak Aileen... aku sama sekali tidak keberatan... mereka saja yang menilai orang terlalu rendah .. tak perlu pikirkan apa yang mereka katakan jadilah dirimu sendiri...."


Sayang nya itu cuman khayalan Aileen, karena Cavan sampai sekarang masih tetap diam dan focus mengemudikan stang bundar nya, dia sama sekali tidak merespon keluh kesah Aileen sedari tadi....


" Huuuhhh.... dasar resek...!!! gak peka...!!!! NYEBELIIIIIINNNNNN.......!!!!!" treak Aileen tanpa sadar, membuat Cavan kaget dan refleks injak rem


" Heeeiii apa yang kau lakukan Aileen....!!!!"


" Mm... maaf tuan... gak sengaja..."


Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa kasih Vote yang banyak Yaaaa


Happy Reading....


__ADS_2