
Assisten Lee segera mengecek OB baru yang cukup mencurigakan itu, dia buru buru ke ruang HRD untuk menanyakan berkas identitas karyawan baru itu
" Ini Assisten Lee..." ucap HRD menyerahkan berkas data identitas si ob baru
" Kau yakin kemarin sudah interview dia dengan teliti...???" tanya Assisten Lee menegaskan
" Sudah Assisten Lee.. saya sudah interview dia dengan baik... dan karena menurut saya cukup mumpuni makanya saya menerima nya sebagai OB disini..." sahut HRD menjelaskan, nada bicara nya sedikit bergetar menahan takut, takut jika apa yang dilakukan nya adalah salah
" Baik lah... aku akan mengeceknya sendiri..." sahut Lee sambil pergi dari ruangan HRD
Lee kembali ke ruangan nya, membaca dengan teliti biodata maupun riwayat hidup si OB
" Nama Hendri Kusnadi nama yang cukup kampungan..." gumam Lee teliti
" Dia berasal dari daerah Jawa rupanya... Aahhh sepertinya data diri dari dia tidak ada yang mencurigakan...!!! dia hanyalah laki laki dari kampung yang datang ke kota untuk mengadu nasib... pengalaman kerja nya juga selama ini memang di bagian Cleaning Service...tetapi mengapa aku merasa ada yang mencurigakan dari gerak gerik nya...??? kenapa aku merasa dia ada disini karena ada suatu maksud...!!!!"
" Apakah aku terlalu berlebihan waspada sampai aku berfikir jelek terhadap orang lain...????"
Lee terus membaca berulang kali data dari OB itu, tidak ada satupun yang mencurigakan,
Mungkin ini hanya rasa parno nya saja, sebab dia harus sangat waspada setelah kasus Roger
" Aku harus memastikan ke bagian Office Boy... kenapa OB yang biasa bertugas membersihkan ruangan ku tidak ada...??? kenapa di ganti karyawan baru itu...!!!!" gumam Lee lagi lalu bergegas menuju ruang tempat OB
Rasa curiga nya harus cepat mendapat jawaban, dia tak ingin sampai telat menyadari suatu bahaya
Kriiinggg
" Lee keruangan ku sekarang...!!!!" perintah Cavan dari ujung telpon
" Baik tuan...!!!" sahut Le patuh, dia segera masuk keruangan Cavan, dia mengurungkan niat nya untuk datang keruangan OB,
Tuan nya sudah memanggil, Lee harus sigap untuk mendapat tugas tugas selanjutnya.
***
__ADS_1
" Tuan Reyden... posisi saya saat ini sedikit tidak aman tuan... sepertinya assisten Lee mulai curiga pada saya..." ujar laki laki memakai seragam OB pada laki laki yang baru saja keluar dari mobil mewah dan menemui nya di tempat tersembunyi
" Kau baru pertama kali kerja kenapa langsung Lee curiga...???" tanya Reyden heran
" Saya sedang mengawasi gerak gerik Assisten Lee tuan... saya sengaja membohongi dua ob yang di beri kepercayaan untuk selalu membersihkan ruangan assisten Lee, saya berhasil menggantikan mereka... saya ingin masuk dan mencari tau apa saja yang penting di ruangan assisten Lee, tapi tiba tiba nona Aileen datang dan menggagalkan rencana saya... karena pertanyaan nya yang bernada keras membuat Assisten Lee dengar dan langsung keluar menghampiri kami....untungnya saya masih bisa berkelit..." jelas laki laki berseragam OB itu dengan rinci
" Aileen...!!!!" gumam Reyden
" Saya rasa gadis itu cukup cerdas dan jeli membaca situasi tuan... tadi saja dia berpura pura karyawan baru dan menanyakan ruangan staff admin pada saya... disitulah saya ketahuan tuan... belum lagi saya tidak tau siapa nama panggilan nona Aileen di kantor... itu juga yang dijadikan nya senjata untuk menyudutkan saya..."
" Gadis itu... hahaha tidak salah menargetkan dia untuk menjadi umpan Cavan... merepotkan juga dia jika dibiarkan berlama lama berkeliaran disekitar Cavan..."
" Betul tuan...karena nona Aileen terus menyudutkan saya sehingga Assisten Lee jadi ikutan curiga...!!!"
" Kau tenang saja... lakukan tugas mu dengan baik... kali ini jangan ulangi lagi kesalahan mu dengan bertindak bodoh gegabah seperti itu.. baca dulu situasi kondisi dan segala hal penting yang menjadi kebiasaan disana... supaya kau tak lagi terjebak...." perintah Reyden pada anak buah nya itu
" Untung aku sudah memalsukan identitas mu untuk berkas berkas lamaran kerja mu... jadi tidak akan ada yang menyangka jika kau adalah anak buah Mr X yang sedang menjadi mata mata... aku sengaja memalsukan datamu menjadi laki laki kampung yang baru datang dari pelosok desa..." senyum Reyden sinis, tatapan nya memicing senang
" Asal kau tak ceroboh lagi... kau akan aman menjalankan tugas mu...!!!"
" Bagus... cepat kembali... jangan sampai ada orang yang melihat mu dari sini... berhati hatilah... atau nyawa mu akan jadi taruhan nya...!!!" Reyden kembali memperingati anak buah nya
" B... b.. baik tuan... saya permisi..." laki laki iti segera pergi
Dalam hatinya sudah bertekad bulat, tugas yang diemban nya ini tak boleh gagal, atau nyawanya akan menjadi ganti dengan sia sia
" Aileen... kenapa tuan ku melarang aku untuk menyakiti nya sekarang...bukan kah dia juga membahayakan...!!! siapa gadis itu sebenarnya ... sepertinya tuan ku sangat mengenal gadis itu...!!!" gumam Reyden seorang diri
Dia segera pergi dari tempat persembunyianya, dia harus segera kembali ke markas dan memberitahukan kepada tuan nya Mr X
Kali ini misi mata mata yang dikirim klan Mr X tak boleh gagal lagi seperti Roger yang bodoh dan ceroboh itu
Untuk itu Reyden sengaja mengirimkan anak buahnya yang terbaik, yang cerdas dan memiliki insting kepekaan yang tinggi
Tidak akan ada satupun orang yang curiga terhadapnya selama dia tak bettindak yang mencolok
__ADS_1
Reyden telah memalsukan identitas nya untuk melamar kerja, Reyden juga sudah menyiapkan segala sesuatu untuk melancarkan misi nya ini
Mulai dari orang tua palsu yang dibayarnya untuk menjadi orang tua si OB, termasuk kampung halaman jika sewaktu waktu terdesak dan harus bisa menunjukan kampung halaman nya, tempat tinggal palsu dan lain sebagainya
Mereka harus segera tau hubungan sebenarnya antara Cavan dengan Aileen, kenapa Cavan tiba tiba mau menikah dan memilih gadis kamoung yang tak sederajat dengan nya untuk dijadikan istri,
Dengan adanya mata mata mereka juga bisa memantau semua pergerakan dari klan musuh, termasuk mencari titik kelemahan Cavan
" Heiii kau dari mana...bukan kah ini masih jam kerja kenapa kau pergi dari kantor...???" tanya seorang laki laki sebagai supervisor pada karyawan berseragam OB yang datang dengan terrgesa gesa dari arah luar
" Maaf tuan saya menemui ibu saya diluar... dia memberikan saya nasi bungkus... karena tadi pagi saya tidak sarapan dan ini adalah hari pertama saya masuk kerja... saya tidak punya uang untuk beli makan..." kilah lelaki itu dengan tenang, ditangan nya sudah ada sebungkus nasi
" Kau bisa pergi pada jam istirahat bukan...!!!"
" Maaf tuan... tadi ibu saya sudah keburu datang... saya tak tega jika membiarkan ibu saya lama menunggu... maaf tuan..." lelaki itu memelas
" Yasudah... saya kasih pemakluman satu kali ini... ingat jangan diulangi lagi...!!! meninggalkan tugas pada jam kerja adalah tindakan semena mena dan tidak disiplin...!!"
Kebetulan Cavan sedang lewat dan mendengarkan perseteruan itu, dia hanya mendengarkan tanpa berkomentar
Kerja supervisor cukup bagus tegas dan bertanggung jawab
" Iya tuan..." sahut si OB sambil buru buru pergi
" Untung aku sudah mempersiapkan semua nya... aku lebih dulu membeli nasi bungkus di luar sana sebelum kembali kesini... jadi aku ounya alasan saat ditegur supervisor..." gumam si Ob dengan tersenyum sinis
Bersambung~
Jangan lupa Vote yang banyak ya Readers
Dukung karya author kesayangan kalian ini..
Tinggalkan jejak para readers di kolom komen dan Like yaaa
Happy Reading....
__ADS_1