
Selama kehamilan, Aileen selalu di jaga ketat oleh bodyguard nya, hanya saja kali ini Aileen hanya meminta Arganta dan Alexa yang menemaninya, dia tak mau lagi kebanyakan pengawal seperti dulu, terlalu berlebihan menurutnya...
Kemanapun Aileen pergi selalu dalam pengawalan dua bodyguardnya, Alexa begitu tulus dan setia menjaga dan menemani nona nya, dia juga bisa memposisikan menjadi teman baik untuk Aileen, tempat meminta pendapat ketika Aileen belanja pakaian, sepatu tas maupun pernak pernik lain, sedangkan Arganta dia bertugas menjadi radar yang tingkat kewaspadaan nya sangat akurat, setiap ada pergerakan sekecil apapun tak lepas dari pengawasan nya
Sebulan sudah berlalu....
Semua berjalan dengan aman aman saja, tidak ada lagi anak buah tiger dark yang datang menyerang Aileen tiba tiba, atau mungkin mata mata yang datang mengintai keluarga Mallory, semua tampak tenang dan aman...
Namun itu semua tak membuat Cavan lengah, dia tetap terus berwaspada sembari mencari tau siapa Mr X sebenarnya...
Azmi juga merasa tenang karena sudah beberapa hari ini dia melihat Marvin dirumah, bahkan sering datang kerumah Aileen ngopi bersama wak Suhaimin, itu artinya Aileen baik baik saja....
Semoga semua seperti yang diharapkan, meskipun Marvin sangat dendam pada Cavan dan keluarga Mallory, Aileen bukan lah bagian dari sasaran nya... atau mungkin bayi yang ada di dalam perut Aileen saat ini... bayi itu memang mengalir darah keturunan keluarga Mallory tetapi disisi lain juga mengalir darah keluarga Puyang Marvin, Azmi dan Aileen
Azmi tersenyum melihat Marvin yang sedang asyik mengobrol, tatapan dan wajahnya yang begitu teduh dan tenang, senyum yang tulus serta nada bicara yang lembut penuh kasih sayang... itulah bang Marvin yang dikenalnya sejak kecil, bang Marvin yang sangat peduli pada Azmi dan Aileen... yang mengajari dua bocah kecil itu cara menjaga diri dengan baik...
Sayang nya... entah apa yang sudah dialami bang Marvin hingga dia harus berubah menjadi sesosok Mr X yang sangat mengerikan, kejam dan amat bengis....bahkan Azmi tak lagi mampu mengenali sesosok itu...
" Wak pagi aku nak pamit..." ucap Marvin disela obrolan hangat mereka
" Nak begawe aghi Vin...??? ao lah.. penting begawe yang halal... jangan neko neko kasihan ndung kaba..." sahut wak Suhai
Marvin tersenyum, senyum yang sulit diartikan, dia tak membalas nasehat bapak Aileen sepatahpun tetapi senyum mengerikan nya telah memberi jawaban apa yang telah terjadi dengan lelaki itu
" Aku balek kudai wak..." Marvin pamit lalu segera berlalu meninggalkan bapak Aileen yang menatap nya dengan tatapan jengah
" Aku ngerase budak sutek ini ade la rahasia nye... anye bae aku dek keruan rahasie ape yang die punya..." gumam pak Suhai mengomentari Marvin, beliau merasa ada sesuatu yang aneh pada diri Marvin, sebuah energi besar yang terkesan panas dan menggelora, seperti bukan sesuatu yang baik....
***
Aileen tengah berbelanja beberapa baju baju terbaru di salah satu butik langganan keluarga Mallory, ditemani Alexa Aileen memilah milih beberapa baju yang menarik perhatian nya
" Bagaimana Lex... apa menurutmu bagus kalau aku pakai dress ini...??" tanya Aileen meminta saran
" Cantik nona... anda terlihat sangat anggun memakai nya..." jawab Alex
__ADS_1
" Bentar lagi perut gue mulai melar kan jadi kayaknya gue gak bisa lagi pakai jeans... apa gue koleksi daster aja kali yahhh..."
" Sepertinya begitu nona... sebab anda butuh pakaian yang longgar agar tidak mengganggu kenyamanan anda..."
" Oke deh..."
Aileen mulai kembali sibuk memilah milih beberapa daster yang akan dia pakai selama kehamilan nya, Alexa juga ikut menikmati sesekali dia dimintai pendapat dari Aileen untuk menilai setiap pakaian yang dipilihnya
" Rupanya kau disini nona Cavan....hheehh... hanya ada dua bodyguard... tandanya aku akan sangat mudah melumpuhkan nya..." seringai seseorang yang mengintai nya tak jauh dari tempat Aileen memilih pakaian
Argantara kali ini kecolongan sepertinya, bisa jadi si pengintai lebih hebat dari pengawasan Argantara sebab buktinya pengintai itu berjarak tak jauh dari Aileen
" Aku akan segera menyudari kebencian ini... aku akan segera membasmi klan Mallory beserta anak keturunan nya barulah aku bisa hidup tenang tanpa bayang bayang dendam itu lagi... aku bisa bebas pergi bahkan kembali ke rumah menghabiskan sisa hidup bersama umak....sakit hati dan kehancuran ayah Bram akan segera terbayarkan lunas hahahaha...."
" Nona sepertinya ada orang yang sedang mengawasi kita.... ayo segera menjauh nona..." ajak Alexa tiba tiba, dia bisa nenyadari adanya sebuah bahaya
Aileen celingukan
" Lex ini di butik lhooo... aku rasa penjagaan nya sudah cukup ketat... apalagi kita juga diawasi Argantara... mengapa kau bisa berpikir bahaya..." protes Aileen
" Hhhfffhhh baiklah... aku menurut aja dengan insting mu itu..." Aileen pasrah, dengan sedikit kecewa Aileen mengikuti langkah Alexa merapat ke Argantara yg berada di dekat pintu masuk
" Sudah selesai belanjanya nona...??!" tanya Argantara
" Aku merasa ada orang yang sedang mengawasi nona Aileen... sebaiknya kita segera pergi dari sini..." tegas Alexa dengan mata tajam nya
Argantara terkejut, kemudian dia mengedarkan pandangan nya keseluruh penjuru, bisa bisa nya dia yang berdiri di dekat pintu masuk malah tidak menemukan tanda atau kecurigaan apapun
Sekelebat bayangan mencurigakan tertangkap ujung mata Argantara membuat lelaki itu meneguk salivanya panik, dia sudah melakukan sebuah kesalahan.... dia tidak menjaga nona nya dengan baik
" Maafkan kesalahan saya nona... saya telah lalai menjaga anda..."
" Sudahlah... lagian gue gak kenapa napa kok... sekiranya memang bener ada sesuatu yang mencurigakan sebaiknya kita balik aja sekarang...." ajak Aileen
Dua bodyguard nya mengangguk lalu segera mengawal Aileen masuk ke mobil, argantara menjadi driver nya sedangkan Alexa duduk di sebelahnya
__ADS_1
" Anda baik baik saja nona...??" tanya Alexa yang merasa wajah Aileen cukup tegang dan kebingungan
" I'm fine... its oke... jangan khawatir..." sahut Aileen memaksakan bibirnya ditarik menggambar senyum sedikit
" Oya menurut kalian siapa orang yang sedang mengawasi ku tadi..." tanya Aileen setelah beberapa saat terdiam
" Saya tidak tau pasti nona... tetapi feeling saya dia adalah Mr X..." sahut Alexa membuat Argantara terdiam menatapnya sebentar
" Dia memakai bakaian serba hitam dengan wajah yang ditutup topeng, topi koboy hitam... aku yakin dia adalah Mr X..." lanjut Alexa
Argantara mengecek sekitaran nya, dia khawatir lelaki itu akan membuntuti mobil mereka dan melakukan sesuatu yang tidak diinginkan
" Sepertinya kita harus segera melaporkan ini pada tuan Cavan..." usul Argantara
" Kau benar...!!! tuan harus segera tau kejadian ini... mereka benar benar tidak main main kali ini..." Alexa setuju
" Jangan dulu...!!" tampik Aileen cepat
" Mengapa nona...??" tanya Alexa
" Aku yakin Mr X tidak akan menyakiti ku... lagi pula kita juga belum bisa memastikan apakah benar dia atau orang lain... jangan dulu laporkan ke suami ku... aku gak mau dia jadi semakin parno dan protektif yang akhirnya menbatasi ruang gerak ku..."
" Lagi pula sudah ada kalian bukan... kalian sudah cukup mampu menjaga dan melindungi ku..."
Alexa dan Argantara saling pandang, tetapi mereka juga tak berani membantah apa yang dikatakan nona nya
" Bang... kalu benar itu kaba... ngape kaba membuntuti ku dengan penampilan luk itu... ngape dek datang bae sebagai kakang aku... aku pun ghindu kamu bang...." ucap batin Aileen sedih
" Ape kaba nak menyakiti anak aku...!!!!!"
Bersambung~
Jangan lupa kasih Vote dan like yaaaa
Happy Reading...
__ADS_1