SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Aileen Memiliki Rencana Sendiri


__ADS_3

Aileen duduk diam di kamar nya, malam ini suasana rumah cukup sepi apalagi Cavan sudah berpamitan jika dia akan pulang larut malam... atau mungkin bisa jadi gak pulang... Aileen duduk termenung sembari menatap langit yang tanpa bintang bertebaran


Triiinkkk


Satu pesan masuk


" Leen serius ya besok jadi bantuin gue... bos gue udah nyuruh gue cepet cepet ketemu klien nya itu..." tulis Azmi


" Gue suruh ngapain kalau ketemu dia...??" balas Aileen


" Lu cukup ngajak dia ngobrol... terus tanya tanya seputar bisnis yang akan dia tawarkan ke perusahaan gue... keuntungan dari dua pihak dan lain lain pokoknya..." jawab Azmi menjelaskan


" Lu kan tau Nyil gue paling susah ngobrol sama orang baru dikenal... ini kan keahlian lu.. makanya gue butuh bantuan lu..." tambah Azmi


" Gue tau bukan ini yang lu mau dari gue son... ada hal lain yang mendesak lu sampai lu segini ngototnya ngerayu gue..." ucap batin Aileen, dia amat sangat peka dengan sikap gugup dan terlalu maksa dari Azmi


" Gue penasaran... sebenernya apa sih rencana lu... apa lu tega mau nyelakain gue...!!"


Aileen memutuskan untuk menyanggupi permintaan Azmi, dia penasaran apa yang sebenernya akan dilakukan Azmi padanya, apakah Azmi akan menculik nya dan menyerahkan Aileen ke penjahat itu... atau Azmi punya rencana lain... Aileen merasa dia harus menemukan jawaban nya sendiri


" Oke besok gue bantuin..." tulis Aileen setelah beberapa saat berfikir


***


" Hari ini aku akan menemui sahabat ku yang kemarin... sepertinya hari ini kalian tak perlu mengikuti ku..." ujar Aileen berbicara pada bodyguardnya sebelum dia pergi menemui Azmi


" Tapi nona... ini akan sangat berbahaya... tuan Cavan juga bisa marah pada kami jika membiarkan nona pergi sendiri...!!" tolak Benni tegas, mereka adalah orang orang pilihan yang patuh pada tugas dan tanggungjawab


" Ijinkan kami tetap bersama anda nona..." pinta Arganta


" Nona... saya rasa teman nona itu punya maksud tidak baik... maaf nona jika saya lancang mencurigai teman anda... tetapi sebagai pengawal saya bisa merasakan bahwa dia adalah bagian dari Tiger dark..." Alexa ikut menahan Aileen


" Tiger Dark...!!! aku sering mendengar nama itu... bahkan kau juga sudah menyebut nya beberapa kali... sekarang jelaskan pada ku mengapa kau begitu khawatir dengan Tiger Dark... siapa mereka dan mengapa kalian amat sangat takut...!!" tanya Aileen, sebelum melangkah dia harus tau dulu musuh seperti apa yang akan dia hadapi, walaupun itu adalah Azmi


Semua terdiam dan saling pandang, akan kah mereka menceritakan siapa Tiger Dark...?? lalu jika Nona Aileen tau dan curiga apakah Aileen juga akan mencurigai siapa Cavan sebenarnya...???


" Jika Kalian tidak ada yang mau menjelaskan nya pada ku maka jangan halangi aku untuk pergi...!!" tegas Aileen mengancam


" Baiklah nona kami akan menjelaskan secara singkat siapa Tiger Dark..." Veronca mengalah


" Tiger Dark adalah salah satu geng atau klan Mafia yang cukup kejam... pemimpin nya adalah seorang pria bertopeng yang selalu merahasiakan identitas nya..." jelas Veronca


" Lalu apa hubungan nya dengan tuan Cavan...!!" tanya Aileen makin mengulik


Semua saling pandang, kali ini pertanyaan Aileen cukup berat untuk mereka jawab

__ADS_1


" Setau kami pemimpin Tiger Dark memiliki dendam pribadi pada tuan Cavan tetapi kami tidak tau dendam apa sebab tuan Cavan sendiri juga tak mengerti..." jawab Romer


" Hhhmmmm menarik..." Aileen manggut manggut


" Sepertinya akan seru jika aku bisa melihat orang itu langsung..."


Ucapan Aileen sontak membuat lima Bodyguardnya makin panik


" Akan sangat berbahaya nona..." cegah Veronca cepat


" Oke dengarkan aku...!!" Aileen berubah mode serius


" Azmi adalah sahabat ku.. teman karib ku... kita tetanggaan, berkawan sedari kecil dalam susah maupun senang, dia bagaikan bagian terpenting dalam hidup ku... jika memang benar Azmi adalah bagian dari Tiger Dark itu artinya sahabat ku telah terperangkap dalam lingkaran Mafia kejam musuh suami ku tuan Cavan...."


" Aku akan datang... aku ingin tau seperti apa sebenarnya... sebab disana bukan hanya ada Azmi tapi ada abang ku bang Marvin... apa yang sebenarnya mereka lakukan... kerja seperti apa yang mereka jalani... aku tak mau orang orang terdekatku terjerumus dalam kehidupan seperti itu..."


" Nona saya mohon... dengarkan saya nona... teman nona itu memiliki rencana buruk... dia sedang memancing nona untuk masuk ke perangkap nya... nona akan dibawa ke maekas mereka untuk memancing tuan Cavan... agar tuan Cavan datang kesana mencari nona..." Alexa mengingatkan Aileen


" Aku tau Alex... maka dari itu aku penasaran.. aku ingin tau seberapa tega Azmi pada ku..."


Semua keberatan, mereka tau persis bahaya seperti apa yang akan terjadi pada Aileen jika Aileen nekat pergi bersama Azmi, itu hanyalah sebuah jebakan


" Aku tau kalian menghawatirkan ku... kalian pasti akan terus melindungiku sebagai tugas kalian dari tuan Cavan... tapi untuk kali ini biarkan aku menjalankan misi ku... aku tau apa yang harus aku lakukan..."


" Tidak nona...!! kami tetap tidak akan membiarkan nona pergi...ini adalah sumpah kami pada tuan Cavan untuk menjaga nona dan melindungi nona bahkan nyawa kami sekalipun taruhan nya..." Benni menolak dengan tegas


" Ada komplotan tersembunyi yang sudah siap menyerang kalian... jangan mau mati konyol..."


Semua mendengarkan instruksi Aileen, mereka tak menyangka Aileen bisa berfikir sejauh itu


" Percaya pada ku... aku bisa jaga diri... jika memang mereka hanya menjadikan ku pancingan untuk tuan Cavan agar datang ke markas nya... maka mereka tidak akan mungkin menyakiti ku..."


" Setelah aku dibawa pergi... kalian harus segera laporkan pada tuan Cavan... sampaikan ini adalah bagian dari rencana ku... tak perlu khawatir kalian akan dimarahi tuan Cavan... dia sudah tau siapa aku..."


" Ingat... yang paling penting adalah tuan Cavan... jangan biarkan tuan Cavan datang sendirian... tugas kalian harus mengawal tuan Cavan... sebab incaran mereka sesungguhnya adalah tuan Cavan...apa kalian mengerti...!!" tanya Aileen


" Ta..tapi nona..." Veronca masih keberatan


" Percayalah... aku bisa jaga diriku dengan baik... pokokya begitu aku dibawa pergi kalian langsung bagi tugas... tiga orang mengikuti ku tapi jangan sampai ketahuan komplotan mereka yang siaga... dua orang lapor ke tuan Cavan... suruh tuan Cavan mengatur strategi sematang mungkin..."


Aileen menjelaskan rencana yang sudah disusun nya semalaman, kali ini dia tak mau membuang kesempatan, mumpung tuan Cavan sedang tidak ada jadi tidak ada yang bisa menghalangi nya, dia harus tau apa yang sebenarnya sedang dikerjakan Azmi dan bang Marvin, dan mengapa sampai mereka terjerumus sedalam ini


" Ba..baiklah nona... tapi anda harus berjanji pada kami anda harus bisa jaga diri... jangan sampai mereka melukai nona seujung kuku pun... atau kami akan menghabisi nya tanpa ampun..." Arganta meminta kesungguhan Aileen


" Percaya pada ku... semua akan sesuai rencana..." jawab Aileen meyakinkan

__ADS_1


" Bolehkah saya tetap ikut mendampingi nona...?? agar saya tetap bisa menjaga nona..." Alexa masih kekeh tak mau membiarkan Aileen sendirian, dia begitu tulus melindungi nona Aileen yang bijaksana


" Percayalah Alexa... aku akan baik baik saja... kalau kau bersama ku malah kau yang akan dalam bahaya... ingat dalam rencana ini tak boleh diantara kita sampai ada yang terluka... oke...!!!"


Semua mengangguk setuju, meskipun sebenarnya mereka berat untuk meng iya kan rencana Aileen


" Oke sekarang aku harus pergi duluan... aku akan menemui Azmi di tempat kemarin... kalian bisa menyusulku tapi buatlah jarak..."


Aileen segera pergi, setelah taxi online pesanan nya datang Aileen bergegas menuju tempat Caffe kemarin dimana hari ini dia akan kembali bertemu Azmi


Rupanya Azmi sudah menunggu nya, dia duduk gelisah menanti Aileen, begitu melihat Aileen datang, mata Azmi langsung awas memperhatikan sekeliling, ternyata benar kali ini Aileen memang datang seorang diri


" Nyil lu sendirian..." tanya Azmi sambil celingukan


" Iya.. Alex gak ikut lagi soalnya kan ini mau bantuin lu urusan penting..." jawab Aileen setenang mungkin, ekspresi muka nya benar benar dibuat seolah tak curiga apapun


" Oke kalau gitu langsung aja kita kesana... orang nya udah nunggu..." Ajak Azmi, tangan lelaki itu gemeteran dan berkeringat, Azmi juga agak panik tingkah nya, seperti dibawah tekanan sesuatu


" Lu kenapa gemeteran gitu sih...??" tanya Aileen sengaja bikin Azmi tambah buyar


" Aahh inu.. iti... ee anu maksudnya itu gue gugup soalnya mau ketemu clien perusahaam bos... takut gue gagal ngejalanin tugas ini..." jawab Azmi gugup gak jelas


" Lu ngeremehin gue nih berarti..." ledek Aileen


" Bu..bukan gitu Leen.. gu..gugu.


gue malah seneng ada lu... cuman gue nerfouse aja..."


" Kalau gitu sekarang aja kita pergi..." ajak Azmi salting gak jelas


" Naik apa...??" tanya Aileen tetap pura pura gak ngerasa kesalltingan Azmi


" Mobil.. tuh...!!"


Sebuah mobil warna hitam tiba tiba menghampiri mereka, Aileen terkejut tapi dia tetap bersikap tenang seolah tak merasa curiga apapun


" Ini mobil fasilitas perusahaan gue leen buat jemput kita... ayo masuk..." ajak Azmi


" Lu makin mencurigakan Az... tapi gue akan ikuti permainan lu ini..."


Bersambung...


Kira kira rencana Aileen bakalan berhasil gak yaahh...


Apa malah Aileen yang akan dalam bahaya...??? kira kira kemana Azmi membawa Aileen pergi...!!!

__ADS_1


Jangan lupa buat VOTE...


Happy Reading...


__ADS_2