
" Suami... gimana kalau kita liburan lagi... aku pengen ke Bali...!!" ajak Aileen tiba tiba, membuat Cavan yang sedang focus menyetir mobil meliriknya sekilas dengan wajah heran
" Harus sekarang banget...??" tanya Cavan
" Besok pagi kita berangkat...!!!" ajak Aileen langsung to do point
" Sayang... Bali sedang persiapan untuk Nyepi... kalau kita berlibur ke Bali kita tidak bisa kemana mana selama Hari Nyepi...kita tunda saja sampai Nyepi selesai..."
" Kalau gitu kita cari tempat lain... Lombok misalkan... aku pengen lihat sirkuit Mandalika...!!"
" Aku belum bisa berlibur kemana pun beberapa hari ini sayang.... ada banyak pekerjaan yang harus ku tangani sendiri langsung..."
" Bukan kah di perusahaan ada banyak orang orang ahli yang bisa di percaya... ada Assisten Lee yang selalu sigap menyelesaikan apapun pekerjaan mu... mengapa sekarang mendadak gak bisa ditinggal...!!" protes Aileen
" Kali ini beda...!!"
" Apa ada sesuatu yang sangat genting...??"
" Bisa di bilang begitu...!! ada pesaing bisnis ku yang sedang terang terangan menantang ku... aku harus menyelesaikan nya sendiri...!!"
" Apa itu orang orang yang selama ini sering menyerang kita... tempat Azmi bekerja kemarin...!!"
Cavan hanya mengangguk
" Kalau begitu biar ku bantu menyekesaikan nya...!!"
Cavan langsung terkesiap mendengar ucapan Aileen
" Kau tidak akan tau cara penyelesaian nya..."
" Jangan meremehkan ku suami ku... perusahaan mereka bukan nya bergerak di bidang eksport import barang ke luar negeri... tentunya sebagai orang yang ahli di bidang marketing bukan hal sulit bukan..."
" Tidak semudah itu... sudah lah kau tak perlu ikut campur biar aku dan orang orang kepercayaan ku yang menyelesaikan nya..."
" Satu lagi... beberapa hari ini mungkin aku bakalan pulang lebih larut... jadi kau tak perlu menunggu ku... dan jangan pergi kemana mana tanpa ada bodyguard...!!"
" Jadi kau benar benar sibuk...!!!" Aileen cemberut, wajahnya dibuat manis dan imut merayu
" Jangan sedih... hanya beberapa hari ini saja... aku janji setelah urusan ini selesai aku akan membawa mu liburan keliling Indonesia...!!"
" Hmmmm... baiklah...!!"
Aileen semakin yakin jika Cavan dan Mr X akan perang besar dan akan ada pertumpahan darah di kedua kubu, ini tidak boleh terjadi... Aileen harus berhasil mencegahnya...
Selama perjalanan pulang bahkan sampai di rumah, siap siap tidur malam Aileen tak banyak bicara, doi masih terus memikirkan cara untuk mencegah pertempuran itu... entah apalah yang sebenarnya mendasari dendam kesumat ini... tetapi Aileen semakin curiga jika lelaki yang sekarang berstatus suaminya ini adalah seorang Mafia berdarah dingin, orang yang cukup ditakuti
" Apa ada pikiran yang mengganggu mu... sejak pulang tadi kau tak banyak bicara seperti biasanya...??" tanya Cavan
" Aku lagi puasa ngomong... ngirit kata kata..." balas Aileen sembari merebahkan tubuhnya di kasur lalu menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya
__ADS_1
" Untuk...!!!"
" Ya... gak tau pokoknya aku lagi ngirit ngomong aja..."
" Aku kenal kamu bukan baru sehari dua hari ini Aileen... gadis cerewet sepertimu tak mudah tiba tiba berubah pendiam... kenapa...??? apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu...!!!"
" Gak ada...!!!"
" Cerita padaku... aku ini suami mu... aku akan mendengarkan apapun keluh kesah mu...!!"
" Hmmmm... gak tau kenapa aku lagi kepikiran aja... tadi dirumah bapak sama ibu udah nyinggung soal cucu..."
Cavan tersenyum senang, sepertinya ini kode baik dan menguntungkan dirinya
" Ooohhh... bukan kah itu hal yang bagus... apa yang membuat mu merasa gundah... kita bisa mewujudkan impian bapak sama ibu gak perlu waktu lama kan...!!" sahut Cavan sangat antusias
" Ya masalah nya kan kita baru aja nikah yang beneran... gimana mau langsung hamil...!!" protes Aileen
" Bukan hal sulit kan... kita hanya perlu lebih rajin lagi untuk membuatkan mereka cucu... maka keinginan orang tua kita akan segera terwujud...!!"
Aileen menatap Cavan malas, disambut dengan tatapan balik Cavan yang menantang dengan senyum sinis penuh arti
" Itu sih emang yang kamu harapkan... dasar otak mesum..!!"
" Eits... ini bukan mesum... tetapi bentuk kepatuhan anak pada orang tua... segera mungkin mewujudkan keinginan mereka untuk memiliki cucu... bukan kah itu tindakan yang mulia...!!!" kilah Cavan sambil senyam senyum nakal
" Hhhffffhhh... nyeselkan gue cerita... makanya dari tadi mending gue diem ngirit ngomong...!!" Aileen segera menutupi wajahnya dengan selimut bersiap tidur
" Aku ngantuk...!!"
Cavan menarik selimut Aileen
" Tidak bisa... kita harus bekerja keras dulu untuk mewujudkan keinginan mereka...!!!"
" Gak mau... aku ngantuk... badan ku juga lagi capek banget...!!" tolak Aileen malas malasan
" Apa kau tak kasihan melihat ibu bapak papa sama mama terlalu lama menunggu lagi... !!!!"
Aileen bangun dari rebahan nya menatap Cavan dengan pasrah, Andai ada keajaiban yang tiba tiba muncul... setelah ini Aileen beneran langsung hamil... mungkin itu akan menjadi salah satu cara untuk mencegah penyerangan Cavan pada Tiger Dark
" Aku mau nya... kita bulan madu lagi di Bali... biar makin excited nyetak cucu...!!" rengek Aileen
" Aku pasti akan mewujudkan keinginan mu... aku sudah berjanji bukan... setelah urusan ku ini selesai kita langsung ke Bali... bahkan aku akan membawamu keliling Indonesia... dunia malah kalau kamu mau..."
" Aku maunya besok pagi kita berangkat...!!" rengek Aileen memaksa
Cavan menatap Aileen dalam, tatapan yang sampai saat ini kadang masih belum bisa dimengerti Aileen
" Aku ada urusan yang tidak bisa ku tunda lagi... "
__ADS_1
" Harus di tunda dulu...!!!!"
Cavan terdiam beberapa saat, sepertinya dia sedang memikirkan cara untuk mewujudkan permintaan paksa Aileen
" Baiklah... besok pagi aku akan diskusikan dengan Assisten Lee..."
" Serius...???" tanya Aileen penuh harap, Cavam mengangguk sambil tersenyum
" Dengan satu syarat...!!!"
" Apa...!!"
" Malam ini kau tidak boleh menunda permintaan orang tua kita untuk segera memiliki cucu... kita harus kerja lebih keras lagi agar segera mewujudkan nya..." ucap Cavan dengan kerlingan nakal
" Nanti aja di Bali...!!"
" Di cicil dulu dari sekarang... biar lebih cepat...!!"
" Yaudah tunggu bentar... aku rada mules kayaknya..." Aileen segera pergi ke kamar mandi
Begitu Aileen masuk kamar mandi, Cavan segera menghubungi Davin orang kepercayaan nya
" Ya tuan....!!" sahut Davin dari ujung panggilan
" Kau pastikan semuanya aman... kita belum bisa melakukan penyerangan dalam waktu dekat ini... aku harus pergi bersama Aileen...pastikan Tiger Dark tidak ada pergerakan apapun..."
" Tuan... bisakah anda menunda kepergian anda dulu... Tiger Dark sudah semakin brutal tuan... bahkan beberapa titik markas kita sudah diserang mereka... tidak tanggung tanggung Reyden sendiri yang memimpin penyerangan itu...!!"
" Lakukan gencatan dan gertakan yang membuat mereka sedikit mundur... Tiger Dark tidak sehebat dan sekuat sesumbarnya... kita masih dengan mudah mematahkan penyerangan mereka...!!! setelah itu himpun kekuatan, kekuatan yang sangat besar untuk penyerangan... kita akan matikan Tiger Dark tanpa sisa sisanya lagi... aku sudah muak dengan segala tingkah mereka yang cukup mengganggu...!!" titah Cavan memberi instruksi
" Baik tuan... akan segera saya diskusikan dengan orang orang kita yang lain... tuan bisa pergi dengan tenang... atau tuan butuh bodyguard...??"
" Tak perlu... Aileen hanya minta kami pergi berdua... kau dan orang orang kita selesaikan apa yang harus kalian lakukan disini... ingat Davin.. aku tidak mau dengar kegagalan apalagi Tiger Dark berhasil menyerang kita sebelum aku datang... karena aku sendiri yang akan memimpin penyerangan itu...!!!"
" Baik tuan... saya mengerti...!!!"
Panggilan di matikan, bersamaan dengan Aileen keluar dari kamar mandi
" Sudah selesai...??? berarti bisa kita mulai sekarang....!!!!"
Aileen tak bisa mengelak lagi, Cavan sudah lebih dulu menarik tubuhnya masuk kedalam selimut dibawah kungkungan tubuh kekarnya, Aileen hanya bisa menggeliat kegelian sembari meracau desyahan yang membuat hasrat kelelakian Cavan makin menggelora
Malam ini... mereka kembali menyatukan penyatuan hasrat di dalam genggaman cinta yang semakin menguat diantara keduanya...
Bersambung~
Sengaja gak author ceritakan detail bagaimana desyahan Aileen karena permainan hebat dari Cavan ya readers...
Takutnya nanti imron kita gak kuat lagi puasa hihihiiii, jadi traveling tipis tipis aja yaaakkk
__ADS_1
Happy Reading....