
" Nak Cavan... Bapak nak ingin kamu jawab jujur... apa tujuan kamu sebenarnya menikahi Aileen....!!!!" tatapan Bapak Aileen kali ini seperti sedang menelisik, dia ingin Cavan jujur padanya
Cavan melirik Aileen, gadis itu tetap acuh... pertama kalinya Cavan dibuat tak berkutik, padahal biasanya Cavan yang selalu mengintimidasi Aileen
" Karena sebuah perjanjian kontrak..." jawab Cavan jujur
Semua kaget, termasuk tuan dan nyonya Mallory
" Apa maksud mu Cavan...!!" bentak tuan Mallory
" Aku bertemu Aileen tanpa sengaja disebuah malam ketika aku diserang Tiger Dark, malam itu aku sedang kesal karena papa terus memaksa ku menikah dengan Jovanca Lethesia,... tiba tiba aku diserang puluhan orang dan ada satu perempuan yang tiba tiba datang membantu... aku kesal...!!! tapi aku juga takut dia akan menjadi incaran anak buah Tiger Dark... makanya aku berusaha mencari gadis itu... hingga tanpa sengaja dia datang ke CAKRA Group melamar bekerja..." terang Cavan
" Aku ingin melindunginya sekaligus menjadikan dia alasan untuk menolak perjodohan gila itu... hingga akhirnya kami sepakat untuk menikah kontrak selama satu tahun... dia bekerja berpura pura menjadi istri ku...!!"
" Gila kau Cavan...!!!"
" Jadi selama ini kau hanya mempermainkan anak ku... bukan kah dari awal aku sudah menanyakan keseriusan mu Cavan...!!! dan kau juga Aileen ngape kau bohongi bapak nga ibu...bange kau ini...!!"
" Maafkan aku pah.. pak... tapi itu dulu... sebelum acara pesta pernikahan di meriahkan aku dan Aileen sudah sepakat untuk merobek surat perjanjian itu... aku kalah aku telah jatuh cinta pada anak bapak... aku mencintai nya pak dan aku ingin hidup selamanya bersama Aileen..."
" Aku dek terima...!!! pernikahan yang diawali dengan kebohongan dan kepura puraan...!!!"
" Pak Suhai... sepertinya Cavan sudah sungguh sungguh menjalani pernikahan nya... saya mohon biarkan mereka memperbaiki dan menjalani pernikahan mereka..." saran tuan Mallory
" Maaf pak Mallory... tapi aku tidak akan membiarkan anak ku hidup bersama keluarga Mafia...!!!!" tolak pak Suhai tegas
" Kejadian hari ini cukup membuat aku sadar... Aileen tak bisa melanjutkan rumah tangga nya lagi dengan Cavan...!!!!"
" Tapi pak....!!! Aileen mengapa kau diam saja... ayo rayu bapak... kita harus tetap menjalani rumah tangga kita... ingat anak kita..." Cavan mulai panik, dia meminta Aileen untuk merayu ayahnya
" Cavan... aku minta maaf... jujur aku syok... aku kaget... dan aku bingung... selama ini aku sudah curiga dengan dirimu tapi aku berusaha menepis semua itu... tetapi melihat betapa kejam nya kamu membantai orang orang tadi... aku... aku tidak bisa... maaf jika mungkin aku naif, aku norak... tapi sungguh kami hanya manusia biasa... yang tidak biasa hidup dengan kehidupan seperti itu...!!" Aileen angkat bicara
__ADS_1
Cavan menggeleng kepala, jawaban Aileen sungguh bukan jawaban yang dia inginkan
" Aku akan meninggalkan semuanya... aku sudah berjanji... kita bisa memulainya dari awal lagi sayang..."
" Cavan... hargai keputusan kami... jangan paksa Aileen lagi.. dia sudah menentukan pilihan nya...!!"
" Sayang...." Cavan meraih tangan Aileen bersimpuh dihadapan istrinya, membuang segala ego demi mempertahankan istri dan anak nya, dia tak bisa kehilangan Aileen
" Aku minta maaf jika aku telah membuat mu takut... aku tidak mungkin se kejam itu dengan mu... mereka memang harus di hentikan... itu adalah balasan dari apa yang sudah mereka lakukan...!!! apa karena Mr X adalah Marvin...!!!!"
" Bukan soal itu...!!" Aileen menghempaskan tangan Cavan
" Soal Marvin biarlah menjadi urusan keluarga kami... karena kami punya sanksi sendiri untuknya... tapi ini soal kita... soal kehidupan kamu dan hidupku Cavan...!!"
" Aku tidak mungkin hidup bersama seorang Mafia... tolong mengerti itu...!!!"
" Apa yang harus aku lakukan supaya aku bisa menebus semua kesalahan ku ini... aku akan melakukan apa pun untuk kamu..." pinta Cavan
" Asal tolong... jangan tinggalkan aku... aku mencintai mu...!!!" Cavan benar benar telah membuang harga dirinya, dia tak peduli lagi dengan Image ataupun nama besarnya, didepan Aileen dia tak berdaya
" Beri kami waktu tuan Mallory... biarkan kami menenangkan diri dulu... jangan paksa kami untuk menerima begitu saja sesuatu yang sangat asing dan mengerikan bagi kami....!!"
" Baiklah pak Suhai berapapun lamanya akan saya tunggu... asal jangan biarkan Cavan dan Aileen berpisah...baru kali ini aku melihat sebegitu tulusnya putra ku mencintai seorang wanita... bahkan dia sampai bersimpuh karena takut kehilangan...."
" Sayang... janji padaku... kau tetap istri ku sampai kapan pun... aku akan memperjuangkan itu...!!"
" Aku butuh waktu untuk berfikir dan menenangkan diri...!!!"
" Satu lagi aku minta...bawa pulang bang Marvin tolong jangan lagi sakiti dia... aku tau dia sangat berbahaya untuk mu dia bahkan ingin membunuh mu tapi aku mohon... biarkan kami yang nengurusnya... aku janji dia tidak akan pernah mengusik kalian lagi....!!!" pinta Aileen sekali lagi
Cavan hanya diam, sebab Marvin adalah orang yang sangat berbahaya, Aileen hanya kenal Marvin bukan Mr X, Cavan dan Tuan Mallory berencana akan mengurungnya seumur hidup, mencuci otaknya agar kembali menjadi orang yang lebih baik, melupakan semua dendam dan amarahnya
__ADS_1
" Apa sebenarnya yang terjadi antara Marvin dengan anda tuan Mallory...??" akhirnya pak Suhai angkat bicara, dia sangat penasaran mengapa Marvin bocah lelaki yang ditimangnya berubah menjadi sosok lelaki yang sangat kejam
" Dia adalah anak angkat dari rekan bisnisku... keluarga Bram... Tuan Bram selalu bertindak curang disetiap upaya bisnis yang kita rivalkan, sampai pada akhirnya dia menyuruh pembunuh bayaran untuk mencelakai anak gadisku, hingga anak ku cacat dan koma seumur hidup..."
" ASTAGHFIRULLAH....!!"
" Aku marah... aku mendatangi rumahnya... aku serang dia dan aku menghabisinya malam itu juga... hingga tersisa bocah laki laki yang bersembunyi ditempat yang tidak dapat kutemukan, menyaksikan pembantaian itu hingga membuatnya mendendam seumur hidup dengan keluarga ku...."
Satu lagi kenyataan pahit didengar keluarga Aileen, membuat pak Suhai semakin yakin untuk memisahkan Aileen dengan Cavan
" Aku tak tau jika Mr X lelaki misterus yang selalu memakai jubah dan topeng itu adalah anak angkat tuan Bram.... dia terus menyerang Cavan berusaha membalas dendam... dan aku pun tak tau jika Aileen mengenal baik lelaki itu...!!!"
" Kapan kau tau kalau Mr X adalah Marvin..." tanya Cavan pada Aileen
" Pada saat aku diculik di Mall... aku disekap dan dibawa ke markas... disana aku pertama kali bertemu Mr X musuh mu... aku mengenali dengan baik mata teduh dibalik topeng itu... dia adalah abang ku... orang yang sangat baik dan menyayangi ku... " jawab Aileen sinis
" Sudah ku duga...!!" jawab Cavan
" Mengapa kau tak mengatakan nya padaku...!!" tuntut Cavan
" Karena kau juga tak menjelaskan pada ku siapa kau sebenarnya....!!! aku selalu bertanya tanya mengapa Marvin begitu menbencimu dan sangat berambisi untuk membunuh mu... jika hanya karena sebuah rival bisnis tentunya bukan seperti itu... aku semakin penasaran dan aku ingin tau siapa kau sebenarnya....!!!"
" Sekarang semua sudah jelas...!!! aku tau akhirnya jika suami ku adalah seorang ketua Mafia... lelaki berdarah dingin yang sangat kejam....membunuh orang tanpa belas kasihan..."
Lagi lagi Cavan tercekat, dia tak bisa mengelak semua yang Aileen katakan
" Pulang lah... biarkan aku sendiri... aku butuh waktu untuk menenangkan diri...!!!" usir Aileen
Dia bukan benci hanya tak siap dengan kenyataan yang terjadi
Aileen segera masuk kamar meninggalkan Cavan tanpa peduli...
__ADS_1
Bersambung~
Vote yook Vote