
Sesuai Instruksi Aileen, Alexa, Romer dan Arganta mengikuti mobil yang membawa Aileen pergi sedangkan Benni dan Veronca menyusul tuan Cavan yang sekarang posisinya sedang berada di suatu tempat
" Benni apakah kita harus melaporkan ini pada tuan Cavan sekarang...??" tanya Veronca meminta pendapat, wajah mereka cukup tegang dan khawatir
" Tuan Cavan pasti akan marah pada kita Ve..." jawab Benni
" Aku tau... tapi aku juga tak bisa membantah nona Aileen... nona sangat tegas... aku malah merasa nona Aileen sangat cocok menjadi pendamping tuan Cavan... mandiri, tegas dan cerdas..." puji Veronca
" Tapi ini sangat berbahaya untuk nya... kita membiarkan nona Aileen masuk ke markas musuh yang kita tidak tau apa yang sudah mereka rencanakan untuk nona Aileen..." jawab Benni
" Lalu bagaimana...??? apa kita tak perlu menghubungi tuan... kita susul rombongan yang lain...!!" tanya Veronca
" Tidak...!!! kita harus tetap melaporkan pada tuan... apapun resiko nya harus kita hadapi karena ini adalah tanggung jawab kita..."
Mereka tetap pada kesepakatan awal, Benni dan Veronca tetap menyusul Cavan dan melaporkan hal ini dengan keberanian yang mereka kumpulkan kuat kuat...
Sedangkan Romer dan yang lain membuntuti mobil Aileen sedikit memberikan jarak supaya mereka tidak di ketahui oleh musuh
Rupanya dugaan Aileen benar... tadi di caffe begitu Aileen masuk mobil tak selang lama ada sepuluhan orang mengintai disekitar tempat itu, mereka pasti adalah komplotan Tiger dark yang memang sudah merencanakan semua nya, mereka tau jika Aileen tidak akan sendiri, akan ada pengawal tuan Cavan yang membuntutinya
Beruntung mereka tidak gegabah bertindak, sehingga mereka tidak disergap rombongan musuh, mereka bergerak pelan setelah musuh merasa semuanya aman, Aileen benar benar sendirian, begitupun Benni dan Veronca mereka baru beranjak pergi ketika merasa semuanya sudah kondusif
Kali ini di blok sebuah perempatan, ada belasan orang Tiger Dark memblokir jalan, mereka tidak begitu saja menganggap semuanya aman, mereka tetap waspada dan memberikan pengamanan, sepertinya rencana ini benar benar sudah disusun dengan serapi mungkin, sampai kemungkinan kemungkinan kecil seperti ini sudah mereka persiapkan
" Bagaimana ini Romer... apakah kita harus menerjang mereka...?? itu artinya kita akan berkelahi... kita kalah jumlah... tapi jika kita berdiam diri disini menunggu mereka pergi.. kita akan kehilangan jejak dari mobil yang membawa nona Aileen..." tanya Arganta ketika mereka melihat rombongan Tiger Dark memblokade jalan
" Sebaiknya kita disini dulu... jangan mati konyol atau kita tidak bisa menyelamatkan nona kita sama sekali..." jawab Romer dengan gusar
" Kita akan kehilangan jejak nona..." bantah Arganta dengan panik
" Tenang lah jangan panik... rupanya nona Aileen sudah memasang GPS di ponsel ku... kita tetap bisa mengetahui dimana nona berada..." Alexa menunjukan satu lagi rencana Aileen yang tidak mereka duga
" Nona Aileen benar benar hebat...!! apakah dia juga seorang Mafia...??" tanya Arganta bingung
__ADS_1
" Bodoh...!!! nona Aileen adalah gadis cerdas... dia bahkan bisa membaca situasi yang sedang dihadapinya... dia bisa mempersiapkan segala kemungkinan yang akan dibutuhkan nya..." jawab Alexa
" Tetapi kita tidak bisa membiarkan begitu saja... bagaimana pun nona Aileen adalah bukan orang Mafia... dia tidak akan tau seberapa kejam dan liciknya dunia mafia... sekarang dia sedang berada di perangkap mereka... masuk ke kandang singa sendirian... itu akan sangat berbahaya untuknya..." Romer mengingatkan mereka untuk tetap waspada atas keselamatan Aileen
" Kau benar Romer... jadi kita juga harus pikirkan strategi yang tepat untuk melindungi nona Aileen... jangan sampai rencana nya yang sudah sebagus ini berantakan hanya karena kebodohan kita... yang artinya akan membuat nona dalam bahaya besar..." Alexa menambahi
" Mengapa orang orang sial*n itu belum juga pergi...!!" gerutu Arganta melihat komplotan musuh masih standby di perempatan
" Aku yakin sebentar lagi mereka pergi... asal kita jangan membuat sesuatu yang mencurigakan dan mencuri perhatian mereka..." jawab Romer
***
Aileen cukup deg degan dan takut sebenarnya, tetapi dia terus berusaha bersikap tenang, dia bahkan sudah tak percaya lagi pada Azmi sahabatnya l, apakah dia masih punya empati dan melindungi sahabatnya, atau justru Azmi akan menumbalkan Aileen demi sebuah loyalitas nya pada tuan nya
" Kira kira masih lama Son...??" tanya Aileen berbasa basi memecah keheningan sebab sedari tadi Azmi hanya diam, hanya sopir yang selalu menatap Aileen tajam dengan tatapan mengerikan
" Lumayan..." jawab Azmi singkat, kelihatan muka bocah itu tegang
" Lu tegang banget... rileks aja kali..." goda Aileen
" Tenang...selama ada gue gak akan ada yang gagal... gue bakalan bantuin lu supaya lu bisa menyelesaikan tugas dari boss lu itu..." jawab Aileen, Azmi hanya tersenyum menanggapi
" BDW... fasilitas lu keren juga ya... dapet mobil bagus buat antar jemput..." basa basi Aileen lagi
" Hehe iya... "
Aileen menyerngitkan dahi, bisa bisanya Azmi sesingkat itu ngebales basa basi nya, basa basi balik kek...
Akhirnya mereka tiba disebuah rumah mewah namun berada di tempat terpencil seperti pinggiran kota tetapi masih jarang di huni orang, Aileen mengamati sekeliling dengan tajam, dia harus sejeli mungkin membaca situasi di tempat itu
" Eee Nyil... orang yang mau kita temui emang cukup rahasia... dia gak mau menampakan diri di tempat umum makanya kita hanya bisa menemui nya disini..." ujar Azmi menjelaskan sebelum Aileen bertanya
" Kalau alesan nya apa gue gak tau... dan gue gak berani bertanya... intinya yang harus kita lakukan bagaimana berinteraksi dengan baik sama orang tersebut dan memastikan orang itu mau berbisnis dengan perusahaan kami..."
__ADS_1
" Oke... gak ada masalah..." sahut Aileen tanpa bertanya apapun
" Oke kita langsung aja masuk..."
Azmi dengan badan gemetar dan keringat dingin mulai bercucuran membawa Aileen melangkah masuk ke markas besar Tiger Dark, hatinya sebenarnya sangat merasa bersalah karena sudah menjebak sahabatnya sendiri... tetapi dia tak punya pilihan lain..ini harus dia lakukan... lagi pula tuan Reyden sudah berjanji tidak akan menyakiti Aileen, Aileen hanya akan dijadikan sandera untuk memancing tuan Cavan datang ke perangkap yang sudah mereka persiapkan
Begitu masuk, suasana ruangan tampak gelap, Aileen mulai takut, nyalinya menciut juga... benar kata para bodyguard nya tempat ini sangat berbahaya untuk nya
Tiba tiba seseorang yang entah dari mana langsung menyergap Aileen, menutup hidungnya dengan sesuatu yang bau nya cukup menyengat, membuat Aileen pusing dan pandangan nya mulai kabur, Aileen tak sadarkan diri...
" Cepat bawa gadis ini... dan ikat di ruang penyekapan...!!" titah Reyden dengan suara beratnya
Azmi terdiam melihat tubuh lemas Aileen dibawa paksa oleh anak buah Tiger Dark, Azmi mengikuti mereka menyaksikan tubuh Aileen didudukkan di kursi lalu diikat
" Nyil... maafin gue... gue gak punya pilihan lain... kalau pun setelah ini lu benci sama gue... gue terima Nyil... tapi gue bakalan ngelakuin apapun buat jagain lu selama lu disini... meskipun nyawa gue taruhan nya..." ucap Azmi lirih
Dia merasa bersalah, tetapi dia tak punya pilihan lain...
Romer dan yang lain tiba di titik sesuai GPS yang Aileen hubungkan di ponsel Alexa, mereka mengamati sekitar, saat ini mereka berada di sebuah bangunan rumah megah yang terpencil
" Apa ini markas Tiger Dark yang sebenarnya...!!" ucap Romer
" Aku rasa begitu... bukan kah selama ini setiap kita membuat penyerangan kita selalu berada di markas kecil..." Alexa menanggapi
" Berarti nona Aileen di dalam...kita harus cepat atur siasat... kita harus cepat selamatkan nona Aileen..." ucap Romer lagi
" Segera hubungi Veronca Lex...katakan kita sudah berada di markas mereka..." Arganta memerintah Alexa
" Oke...!!"
Bersambung~
Kira kira apa yang bakal terjadi yaaa...
__ADS_1
Jangan lupa kasih VOTE
Happy Reading...