
" Alexa...!!!! Alexa...!!" wajah Romer tampak panik melihat Alexa tergeletak dengan berlumuran darah, dia sendiri pun kondisinya cukup kritis tetapi dia masih bisa sadar
Mereka baru saja diserang oleh sekomplotan orang tak dikenal... begitu mereka turun dari mobil langsung di sergap dan di hujam pisau berulang kali
Veronca dan Benni tak jauh beda keadaan nya, mereka semua terkapar tak sadarkan diri
Arganta mengesot ngesot berusaha berdiri
" Nona Aileen dan nyonya besar... aku harus mencari mereka... aku yakin penyerangan ini pasti ada hubungan nya dengan mereka.." ucap Arganta gagah,. meskipun dalam kondisi yang sekarat mereka tetap patuh pada tugas dan tanggungjawab nya, seperti sumpah mereka ketika akan menjalankan tugas
" Arganta kau masih bisa berdiri...!!!" tanya Romer yang keseimbangan kesadaran nya mulai hilang
" Akan ku coba..." sahut Arganta
" Cepat selamatkan nona dan Nyonya besar jangan sampai mereka dalam bahaya..." perintah Romer
" Aku akan mencari bantuan... mencari sekuriti... tiga sahabat kita juga harus segera diselamatkan..."
" Baiklah Romer..." Arganta berusaha susah payah masuk ke mall dengan darah yang bercucuran diperutnya, luka tusukan itu terus membuat darah segar mengucur deras, Dia tak peduli, tugasnya adalah menjaga dan melindungi nona dan nyonya mereka...
" Romer...!!" panggil Veronca pelan
" Kau sadar Ve...!!" Romer beringsut menghampiri Veronca
" Nona Aileen telah dibawa pergi oleh adak buah Tiger Dark...cepat kau hubungi Assisten Lee atau tuan Davin... nona dan nyonya dalam bahaya..."
" Kau melihat nya...??" tanya Romer memastikan, dia tak mau memberikan informasi yang salah pada tuan mereka
" Aku melihatnya... nona dan nyonya dibekap sepertinya mereka di bius...lalu dibawa pergi...sebelum seseorang menikamku dari belakang..."
" Baiklah aku akan segera menghubungi tuan Davin..."
Veronca melambaikan tangan memanggil sekuriti, meminta pertolongan agar mereka segera mendapat pertolongan pertama, mereka bisa mati konyol jika dibiarkan dalam kondisi seperti ini
Sedangkan Arganta didalam mall menjadi pusat perhatian orang, seorang yang dalam kondisi tertusuk pisau masih berjalan didalam mall membiarkan luka dan darahnya terus mengucur, dia cukup menakutkan bagi sebagian orang yang melihatnya, akhirnya sekuriti mall menghampiri nya
Arganta menjelaskan apa yang terjadi, dua sekuriti itu langsung membantu Arganta ke klinik terdekat, termasuk Veronca dan yang lain
Romer baru saja berhasil menghubungi Davin, lelaki bujang satu itu paling susah jika ditelpon laki laki, dia hanya akan cepat merespon jika yang menelpon nya adalah perempuan, atau tuan Cavan baru dia takut mengabaikan
__ADS_1
" [Haalllooo Romer... mengapa kau mengganggu ku...!! ada hal penting apa sampai kau menelponku berulang kali seperti ini...!!!!] " sungut Davin
" Tuan Davin... tolong kami tuan... kami diserang oleh segerombolang orang tak dikenal... mereka adalah anggota Tiger Dark dan saat ini nona Aileen serta nyonya besar dibawa mereka..." jelas Romer langsung to do point
[" Heeeiii yang benar kau menyampaikan informasi...!!! kau berlima tidak bisa menjaga nona dan Nyonya...!!! ] bentak Davin kaget
" Maafkan kami tuan... kami diserang dengan serangan tak terduga...Benni dan yang lain sekarat..."
" [Siittt...!!! kalian dimana sekarang..."]
" Di Mall dekat mansion tuan besar Mallory..."
" [Aku akan segera kesana....]"
Selesai menelpon Davin, Romer langsung jatuh tak sadarkan diri, wajahnya memucat dia telah banyak kehabisan darah
***
Di Markas besar Cavan, Davin segera mengumpulkan anak buahnya untuk menghampiri Romer dan Bodyguard nona Aileen yang lain, tak lupa dia langsung menghubungi Assisten Lee untuk memberitahu hal yang sudah terjadi pada nona dan Nyoya mereka
" [Tuan Cavan sedang ada meeting dengan klien luar negeri beliau belum bisa diganggu...!!! kau langsung saja bertindak Davin.. aku akan segera kesana...]" jawab Lee begitu Davin selesai menceritakan apa yang disampaikan Romer
" Baiklah... hati hati dalam bertindak... jangan gegabah... ingat jangan sampai apa yang kamu lakukan membahayakan nona dan nyonya..." pesan Lee
" Aku mengerti...!!"
Davin segera bergerak, tujuan pertama nya adalah markas Tiger Dark yang kemarin tuan Cavan datangi, Davin sudah marah besar sepertinya markas itu akan dibakarnya sampai habis... lagi lagi komplotan sampah itu mengusik Klan Cavan Mallory
Anak buahnya yang lain langsung bergegas ke klinik dimana Romer dan yang lain mendapat perawatan medis, saat ini kondisi terparah bahkan sampai kritis adalah Alexa, gadis itu sempat melakukan perlawanan ketika dia diserang tiba tiba, tetapi beberapa hujaman pisau menghunus punggung, perut dan bagian lain yang membuat nya akhirnya tumbang
Benni juga tak kalah kritis, meski tak separah Alexa... Benni sempat mengejar orang yang menyerangnya tetapi jumlah mereka cukup banyak hingga dia tak bisa menyelamatkan dirinya lagi, dia mendapat tusukan dibeberapa tempat bahkan ada yang menembus tulang rusuk dada kiri nya
Lalu dimana Aileen dan Mama Bellina saat ini...???
Davin cukup kebingungan sebab mereka kehilangan jejak, bahkan markas besar Tiger Dark yang kemarin tuan Cavan datangi saat ini kosong, tidak ada satupun orang disana sama seperti kemarin mereka datangi
Tanda tanda nona dan Nyonya mereka disini pun tak ada... sepertinya mereka memang sudah merencanakan hal ini sebagai cadangan ketika rencana pertama kemarin gagal, sebab semua ini seolah telah tersusun cukup rapi... tetapi mengapa pas kebetulan nona Aileen dan nyonya Bellina pergi belanja berdua...apa selama ini ada mata mata didalam kubu Cavan...!!!
Davin tampak frustasi, dia sangat khawatir terjadi hal hal buruk pada nona dan Nyonya mereka
__ADS_1
" Bangs*tttt....!!! dimana mereka membawa nona dan nyonya... mereka akan dipenggal tuan Cavan telah berani mengganggu nona dan Nyonya...!!!!" umpat Davin marah
" Tuan Davin... tempat ini benar benar kosong..." lapor salah satu anak buahnya setelah memastikan tempat yang mereka datangi benar benar tidak ada siapapun
" Baiklah kita segera pergi... kita harus cepat menemukan nona dan nyonya...!!" Davin segera memerintahkan mereka semua meninggalkan markas Tiger Dark yang kosong
" Sepertinya mereka memang sudah merencanakan hal ini dengan matang... ini bagian dari plan kedua setelah plan pertama mereka gagal..." tulis Davin memberitahu Lee lewat chat
Assisten Lee segera membaca nya
" Mereka tidak menemukan nona Aileen dan nyonya besar tuan... tempat itu tetap kosong seperti kemarin kita kesana.." Lee memberitahu Cavan, saat ini mereka sedang dijalan menuju klinik untuk melihat kondisi lima bodyguard Aileen yang terluka cukup parah
" Aku yakin Aileen pasti mengetahui sesuatu.... tapi mengapa dia tak memberitahukan nya pada ku..." batin Cavan
" Sepertinya aku harus datang ke tempat yang mereka perintahkan untuk ku datang..." ujar Cavan
" Tapi bukan kah tempat itu adalah jebakan tuan..!!! mereka memang sengaja mengundang tuan supaya datang ke tempat itu... itu sangat berbahaya tuan..." Assisten Lee mengingatkan agar Cavan tidak terkecoh permainan musuh
" Aku tau.... tapi Aileen dan mama ada disana... aku tidak mungkin membiarkan mama dan Aileen bersama Mr X... kau lihat kan kemarin Reyden berani menyakiti Aileen...!!"
" Aku akan datang kesana sendiri... itu yang mereka mau.. tapi kau dan Davin bawa anak buah sebanyak banyaknya... buat jarak agar kedatangan kalian tidak tercium mereka... segera buat penyerangan dari segala arah...sudah saatnya kita hancurkan Tiger Dark...." siasat Cavan
" Aku juga penasaran apa yang sebenarnya membuat Mr X sebegitu ingin nya menghabisi ku... sepertinya jika hanya soal persaingan bisnis gelap tak mungkin dia sebegini ambisius nya... pasti ada sesuatu yang mendasari..."
" Anda benar tuan... saya juga merasa seperti ada sebuah dendam yang menyelimuti Mr X dibalik penyerangan penyerangan nya selama ini... tetapi bukan kah kita tidak pernah berurusan apapun dengan nya...???"
" Dia bahkan menutupi identitas dirinya... tentu kita tidak tau siapa dia sebenarnya... itu yang harus kita waspadai... aku curiga dia bukan orang asing... bahkan bisa jadi selama ini dia berada tidak jauh dari kita..."
Assisten Lee manggut manggut mengerti apa yang dimaksud tuan Cavan
" Percepat laju mobil mu... kita harus segera menyelesaikan masalah ini...!!!"
" Baik tuan..."
Bersambung~
HAPPY NEW YEAR......
HAPPY NEW YEAR....
__ADS_1
HAPPY NEW YEAR....