
Aileen masih kepikiran dengan sikap Azmi yang tiba tiba berubah saat melihat Cavan, sepertinya Azmi mengenali Cavan sesuatu yang tidak diketahui nya,
Sangking focusnya kepikiran soal kejadian tadi Aileen sampai melamun hanya mengaduk aduk makanan nya tanpa memakan sedikitpun
Cavan memperhatikan Aileen
" Kenapa gak dimakan...??? gak suka...!!!" tanya Cavan dengan logat dingin nya
Aileen menatap Cavan sambil menghela nafas panjang
" Tuan saya masih kepikiran Azmi...!!! kenapa ya tuan dia kok kaya kaget gitu ngliat tuan dateng...!! dia kaya kenal tuan sesuatu yang saya gak tau..." ucap Aileen tanpa basa basi karena memang itu yang sedari tadi dipikirkan nya
Cavan memasang wajah datar tanpa ekspresi
" Sudah ku katakan bukan... mungkin dia mengenaliku... bukan kah aku terbiasa masuk dipemberitaan maupun majalah..." terang Cavan
" Atau bisa jadi teman mu itu korban berita yang Jovanca buat beberapa hari lalu tentang diriku..."
" Ahhh iya bisa jadi begitu tuan..." seketika Aileen seperti mendapat pencerahan
" Dia pasti kaget tuh ngliat tuan tiba tiba dateng nyamperin saya... terus dia heran kok saya bisa bareng tuan..." Aileen membenarkan argumen Cavan
Yang membuat Cavan merasa aman sambil menaikkan alisnya santai
" Kamu beneran gak tau apa pekerjaan teman mu itu...???" selidik Cavan
Aileen menggeleng
" Dia cuman bilang tugas... aku gak tau tugas apa... dan bang Marvin yang mengajaknya pun cuman bilang kalau Azmi kerja di bagian bisnis eksport import... pas aku nanya lebih detail gak dapet jawaban dari mereka..." sahut Aileen lesu
" Tapi kok saya curiga ya tuan... sejak saya ketemu Azmi di gudang kosong sama Roger saya jadi makin curiga...!!!" Aileen kembali menggebu gebu
" Sepertinya jika itu bukan urusan mu... lebih baik tak perlu juga kau ikut campur..."
" Tapi dia teman ku tuan... aku berteman dengan nya dari SMP... itu bukan waktu sebentar..!!!!" bantah Aileen
" Sooo.... kamu mau kepoin dia...???"
" Nanti ku tanyakan kalau dia pulang..." balas Aileen sembari cemberut
" Oya tuan Roger dimana ya kok sejak hari itu dia gak kelihatan lagi...???" pertanyaan Aileen membuat Cavan kaget dan terbatuk
Uhhuukkk uhuukkk
" Kenapa pedas sekali masakan ini..." keluh Cavan pura pura, mengalihkan perhatian Aileen supaya tak curiga dengan kekagetan nya
__ADS_1
" Aneh... perasaan makan nya dari tadi kenapa baru ngeluh pedas... itu juga udah mau abis...!!!" protes Aileen ngedumel
" Pedasnya baru terasa ini... menyengat sekali... pasti ini kebanyakan lada bukan cabai...!!!"
" Oya... kamu nanya apa tadi...???"
" Roger gak tuan apa apain kan... sampai dia hilang bagai ditelan bumi seperti ini...???"
" Kenapa kau biaa berpikiran seperti itu...???"
" Ya kan kemarin tuan sempet telpon entah siapa kan suruh mberesin si Roger..."
" Ahhh sial...!!!! rupanya gadis ini selain cerdas daya ingatnya cukup tajam...!!! aku harus lebih berhati hati di depan dia..." gumam Cavan dalam hati
" Aku sudah membawa nya kesuatu tempat yang lebih aman, supaya dia tak lagi menjadi penghianat dan musuh dalam selimut, disana dia akan lebih baik..." sahut Cavan yang tak lagi mendapat pertanyaan dari Aileen
" Tepatnya adalah di alam baka...!!!" lanjut batin Cavan
" Tuan apakah dunia persaingan bisnis itu cukup kejam...???" tanya Aileen lagi
" Kenapa kau berfikir seperti itu...???" lagi lagi Cavan memancing balik pertanyaan Aileen, sepertinya Cavan gak mau terjebak dengan jawabannya, dia harus tau arah pemikiran Aileen
" Buktinya... pembisnis yang sudah hebat dan terkenal pasti punya banyak bodyguard, anak buah, belum lagi team yang benar benar royal dan siap melindungi rahasia tuan nya... belum lagi tiba tiba diserang orang asing... banyak penghianat dan lain sebagainya... contoh nya kaya tuan ini...!!! apa se serem itu jadi pembisnis...???"
" Bisa dibilang begitu... namanya kita menjadi orang sukses dan memiliki kekuasaan diatas siapapun otomatis banyak orang iri... ada yang ingin menyaingi... ada yang tak suka dengan keberhasilan kita... ataupun ada orang yang tak terima merasa ditindas... jadi itu sudah hal biasa dalam dunia bisnis...." jelas Cavan memberi pemahaman pada Aileen
" Pemikiran macam apa itu... terlalu jadul...!!!" cibir Cavan, yang notabene nya dia sama sekali tak mengenal sejenis klenik seperti itu
" Ahhh sudah lah tuan memang susah ngomong sama orang yang sok ke barat baratan...!!!"
" Kamu itu penikiran nya terlalu kuno...!!!"
" Ingat Aileen... sebentar lagi kita akan menikah... jangan sembarangan bergaul dengan orang asing... " Cavan kembali mengingatkan Aileen, doi makin was was jika Azmi teman Aileen berada di klan musuh, besar kemungkinan suatu saat nanti mereka akan menargetkan Aileen untuk menjadi umpan nya
" Berhati hatilah dengan teman mu itu... jangan pernah percaya apapun yang diucapkan nya... kau harus lebih percaya apa yang ku katakan..."
" Kenapa bisa begitu tuan...???" protes Aileen
" Aku dan Azmi kenal sudah lama... bahkan kami selalu sama sama... sedangkan kenal tuan hanya baru kemarin... kenapa saya harus lebih percaya tuan ketimbang teman saya sendiri, apa maksud tuan...!!!" doi masih gak terima dengar statmen Cavan
" Turuti saja apa yang ku suruh... jangan membantah...!!!"
" Gak aku gak mau...!!! untuk yang satu ini aku gak mau sebelum tuan menjelaskan pada ku alasan yang masuk akal..." bantah Aileen
" Bukan kah aku sudah menjelaskan nya pada mu... jika aku ini adalah seorang pengusaha yang cukup sukses dan berpengaruh besar di kota ini... tentu saingan ku banyak bukan... aku hanya takut jika mereka menggunakan kamu untuk membuat ku lengah... bukan kah sebentar lagi kita akan menikah dan semua orang pasti akan tau itu...!!!!" Cavan memberi penjelasan
__ADS_1
" Lalu apa hubungan nya dengan Azmi...!!!!"
" Bisa saja dia sekarang sedang merintis bisnis bersama musuh atau saingan ku..." jawab Cavan
" Gak masuk akal...!!!" bantah Aileen lagi
" Bukan kah tuan minta kalau pernikahan kita ini gak mau di ekspos media... bahkan yang diundang aja hanya keluarga dekat... lalu gimana caranya Azmi tau... emang Azmi ini wartawan...!!!"
" Benar benar kritis gadis ini....!!!" gerutu Cavan dalam hati
" Dengar...!!! kau hanya harus menuruti apa yang ku suruh tanpa membantah... termasuk soal teman mu itu... aku tidak bisa menjelaskan mu secara detail sekarang... karena pernikahan kita bukan lah pernikahan sebenarnya..." sahut Cavan ketus
Nyiittt
Ada rasa ngilu saat Cavan mengatakan pernikahan mereka bukan lah pernikahan sebenarnya, Aileen jadi ngerasa semakin terbebani dengan janji nya pada kedua oeang tuanya, rasanya gak sanggup jika Aileen tiba tiba pulang dan mengatakan berpisah dengan Cavan karena pernikahan mereka hanyalah sebuah kontrak pernikahan saja, bagaimana reaksi ibu dan bapak, mereka pasti kecewa...
" Kalau sudah tau pernikahan bukan sebenarnya kenapa jadi banyak ngatur dan menuntut sih...!!! harusnya aku masih punya hal dan kebebasan untuk melakukan apa yang ku mau donk..." rungut Aileen sambil berjalan meninggalkan Cavan
" Aku membayar mu bukan...!!!" balas Cavan geram
Aileen tak menggubrisnya lagi, makin sakit aja dibilang pernikahan ini terjadi karena sebuah bayaran, seakan dia adalah perempuan yang paling mata duitan, rela menggadaikan sesuatu yang sakral itu hanya demi uang
Cavan segera berlari mengejar Aileen, setelah meninggalkan beberapa lembar uang di meja makannya
" Gue makin curiga sama si Cavan pan kopan kapan itu... pasti ada rahasia besar yang Azmi tau soal Cavan....!!!!" gumam Aileen menggerutu curiga
" Ayo masuk...!!!!" Cavan menarik tangan Aileen masuk ke mobilnya
Karena udah jengkel Aileen menepis tangan Cavan, menolak ajakan nya
" Gak usah...!!! aku mau pulang sendiri pakai taksi online...!!!" tolak Aileen judes
" Udah sana tuan balik duluan ke kantor...!!!"
" Kenapa kau marah pada ku...!!!"
" Siapa yang marah sih... orang aku mau pulang naik taksi...!!! gak boleh juga dibilang melanggar perjanjian lagi...!!!!"
" Oke oke fine... pulang lah naik taksi.... tapi ingat jangan sampai telat ke kantor..." Cavam mengalah
Aileen hanya melirik malas dengan wajah yang ditekuk kesal, mood nya tiba tiba jelek gegara ucapan Cavan
Bersambung~
Jangan lupa Vote nya ya guys....
__ADS_1
Tinggalin jejak kalian di komentar ya... dan like nya juga
Happy Reading...