
" Tunggulah disini... jangan melakukan pergerakan apapun... karena Mr X tidak akan memberikan ampun pada kalian... " pesan Aileen sebelum turun dari mobil
" Berjanjilah nona anda akan segera kembali pada kami dengan baik baik saja..." Alexa melepas Aileen cukup berat
" Aku janji...!!" Aileen turun dari mobil dan segera berjalan dengan sikap tenang menuju rumah mewah yang saat ini di jaga ketat oleh orang orang yang cukup menyeramkan
Aslinya nyali Aileen tidak setangguh itu, tetapi dia yakin laki laki di dalam sana tidak akan mungkin menyakitinya
" Permisi... bisakah saya bertemu Mr X...!!" ucap Aileen begitu membuka gerbang
" Heiii siapa kau.... berani nya kau datang kemari... apa kau sedang menghantar nyawa...!!" tuding salah seorang lelaki dengan wajah penuh tato gak jelas
Aileen mencoba tersenyum menyembunyikan ketakutan nya
" Aku ingin bertemu Mr X... bisakah anda mengantarkan ku..." ucap Aileen lagi
" Hahahaha... kau sungguh pemberani nona manis.. kau datang nencari tuan kami seperti mencari saudara mu saja... kau tidak tau kau berada di kandang apa sekarang... kau bisa masuk tapi kau belum tentu bisa keluar dengan selamat..." ledek lelaki itu lagi
" Aku yakin tuan anda adalah orang baik jadi dia tak mungkin menyakiti ku..." jawab Aileen tegas membuat anak buah tiger dark saling pandang
" Baik saya akan mengantar nona menemui bos kami tapi jika ada sesuatu yang buruk terjadi pada mu jangan salahkan kami...."
Aileen melangkah masuk dengan hati bergetar, dia sendiripun tak bisa memastikan apa yang akan terjadi dengan nya, terakhir bertemu Mr X lelaki itupun melakukan kekerasan yang menyakiti Aileen, hanya dia tak menceritakan itu pada Cavan takut Cavan murka tetapi nyatanya suami nya tetap saja murka dan bahkan melakukan penyerangan seperti saat ini
Aileen menghela nafas panjang mencoba tenang, meskipun kalut tapi dia berusaha menenangkan diri dengan berpikiran positif, Aileen mengikuti anak buah tiger dark yang mengantarnya masuk ke rumah megah itu
" Siapa yang kau bawa Mock...!!" tanya seorang laki laki dengan suara berat
" Seorang wanita tuan... dia datang ingin bertemu Mr X... aku sudah melarangnya tapi dia tetap memaksa..." jelas laki laki yang dipanggil Mock itu entah nama panjang nya siapa Mockidi atau Mockhodin Aileen tak tau pasti
" Aileen...!!!" Reyden yang masih mengenali istri Cavan Mallory tertegun melihat kedatangan wanita itu, selain tak nalar baginya wanita ini cukup pemberani dan bernyali besar masuk ke markas musuh sendirian tanpa pengawalan
" Untuk apa kau datang kesini... apa kau di perintah suami mu untuk menjadi mata mata...!!! atau kau dibuat pancingan oleh nya...!!!!" tanya Reyden sinis
" Dan satu lagi dari mana kau tau rumah ini...!!!"
" Maaf tuan Reyden saya datang karena ingin bicara dengan Mr X... tanpa suruhan siapapun...!!" jawab Aileen tegas
" Untuk apa kau mencari ku...!!" satu suara lagi tepat dibelakang Aileen, Aileen menoleh menatap nanar mata teduh yang selama ini amat sangat disayanginya
" Bisakah kita bicara empat mata...!!! aku datang bukan sebagai istri musuh mu... tapi aku datang sebagai adik mu yang datang menemui abang kesayangan nya..." pinta Aileen
Reyden dan beberapa anak buah tiger dark tertegun mendengar ucapan Aileen, mereka menduga Aileen dan bos mereka adalah orang yang saling mengenal dengan baik
__ADS_1
" Apa maksudmu nona Aileen...!!" tanya Reyden yang tak bisa menyembunyikan penasaran nya
" Pergilah kalian semua... tinggalkan aku dan Aileen disini..." titah Mr X
" Kau berhutang penjelasan dengan ku Mr X..." desak Reyden
" Kau akan tau setelah ini... pergilah... tinggalkan kami berdua..."
Reyden dan para anak buah keluar ruangan meninggalkan Aileen dan Mr X berdua
" Untuk apa kau kesini Aileen...??"
" Aku gak tau apa yang sebenarnya terjadi diantara kalian... siapa Cavan dan apa hubungan nya dengan mu sebagai Mr X... tapi aku mohon bang... hentikan semua ini... aku mohon... jangan biarkan aku menyaksikan dua lelaki yang aku sayangi saling menyakiti apalagi saling membunuh..!!" pinta Aileen to do point
" Tidak semudah itu Aileen..." jawab Marvin sambil tertawa dingin
" Nyawa harus dibayar dengan nyawa...!!!"
" Kita bisa bicarakan ini semua baik baik bang... jika abang terus dikuasai dendam maka selamanya tidak akan pernah selesai... abang menuntut balas atas apa yang sudah dilakukan Cavan terhadap keluarga Abang... bukan berarti suatu saat nanti keturunan Mallory juga akan menuntut balas balik...!!!"
" Maksudmu siapa... bayi didalam kandungan mu itu..!!! " delik Marvin tajam
" Yahhh... anak ini darah daging ku... satu puyang dengan mu bang... walaupun aku tau di dalam dirinya mengalir darah Mallory...." balas Aileen tegas
Aileen menangis, dia harus bisa menghentikan semua ini, tetapi kenapa Marvin sekeras ini... mengapa dia tak bisa dilunakkan dengan mudah seperti dulu... apakah dendam sudah menguasai hati nuraninya
" Bang lihat aku bang... lihat....!!!! aku adeng kamu... budak kecik yang sangat abang sayangi... abang tega nak buat anak aku menderite...nyakiti anak aku... darah daging abang juge....!!!!"
Marvin menatap Aileen, tatapan yang sulit di mengerti
" Maafkan aku Aileen... Marvin si lemah sudah tidak berdaya lagi... dia terlalu bodoh di dunia ini sehingga dunia menginjak injak nya semena mena...aku telah membuang nya jauh... jadi jangan lagi kau pinta dia untuk kembali...!!" tolak Marvin dingin
" Lihat aku sedikit bang lihat....apa kau lupa dengan kasih sayang kamu...."
Marvin terdiam beberapa saat, hingga terdengar suara ricuh dari luar, mata elang nya mengerling waspada
" Aileen... dengan siapa kau datang kesini...!!" tanya Marvin tajam
Aileen melihat perubahan wajah Marvin yang sulit dikendalikan lagi, sepertinya Aileen gagal... seharusnya andai saja di luar bodyguardnya tidak ketahuan anak buah Tiger Dark dan rusuh, Marvin sudah mulai melunak
" Kau datang bersama anak buah Cavan....!!"
Aileen mengangguk pasrah
__ADS_1
" Jadi kau datang kesini ingin menyerang ku...!!! apa kau benar utusan Cavan untuk mebgelabuhi ku...!!"
" Bukan bang... kedatangan ku sama sekali tidak ada hubungan nya dengan Cavan...!!! mereka dua bodyguard ku... kau tau bukan aku tidak bisa pergi kemanapun tanpa pengawalan mereka...." jawab Aileen membantah tudingan Marvin
" Aku sudah menyuruh mereka untuk menunggu dan jangan ikut campur...tapi mungkin anak buah mu salah paham...."
Marvin kembali diam menatap Aileen dengan tatapan yang jujur membuat Aileen takut
" Aileen... kedatangan mu kemari ingin meminta ku untuk menghentikan penyerangan ini bukan... melupakan dendam ku bukan....!!"
" I...iya..." jawab Aileen ragu, ragu karena melihat wajah Marvin yang serasa bukan wajah orang yang dikenal nya lagi
" Baiklah... karena aku sayang dengan mu... karena kau adik ku... aku akan mengabulkan permintaan mu....hanya saja aku punya syarat..."
" Syarat...!!"
" Yahhh...!!! kau harus ikut dengan ku sekarang... kalau kau masih tetap disini sebentar lagi Cavan akan kemari... jika melihat mu mengenal ku dia pasti akan beranggapan kalau kau selama ini bersekongkol dengan ku untuk memata matai nya... kau belum bercerita dengan nya bukan....!!!"
Aileen menggeleng, entah mengapa feeling nya buruk tapi dia tak ada pilihan lain selain meng iya kan persyaratan itu, demi Cavan suaminya, pertumpahan darah itu harus dihentikan...!!!!
" Ikut aku Aileen... aku akan mengaman kan kau dan anak mu...!!"
" Asal kau berjanji tidak akan menyakiti anak ku...!!" pinta balik Aileen
" Bukan kah kau bilang tadi dia keponakan ku... satu puyang dengan ku... sungguh tak mungkin aku menyakiti darah daging ku juga Aileen...."
" Apa kau serius dengan ucapan mu bang... aku bisa mempercayai mu...!!!"
" Aku abang mu... mengapa kau meragukan kepercayaan dengan ku...!!!"
Aileen tak punya pilihan lain, dia akhirnya menurut dan pergi mengikuti Marvin alisa Mr X, pergi kesebuah tempat yang Aileen tak tau dimana tempatnya...
Bersambung~
Haiii Readers
Maaf kalau author baru Up ya... lagi sibuk kumpul keluarga hihi namanya juga Lebaran Kan...
Minal Aidzin wal Faidzin yaaa...
Jangan lupa kasih Vote
Happy Reading....
__ADS_1