
Acara Meeting selesai, Aileen sudah mencatat dan menyimak baik baik semua hal yang dibahas Cavan dan beberapa Clien nya selama meeting, kenapa beberapa...??? yahhh karena hari ini Cavan tidak hanya mempunyai janji dengan satu Clien tapi banyak Clien yang datang bergantian
" Tuan... nona Jo masih di kantor... dia tidak mau pergi sebelum bertemu tuan...!!!" pesan masuk dari Lee yang mengabarkan keadaan kantor
" Siiiiittt...!!! mau apa sebenarnya perempuan itu... apa belum cukup pengampunanku...!!!" geram Cavan sembari keluar dari ruang VVIP dia bahkan sampai lupa tidak mengajak Aileen
" Tuan... istri anda kenapa ditinggal...???" ujar seorang petugas keamanan restaurant yang bertugas memarkirkan dan menyiapkan mobil untuk Cavan
Cavan segera mengingat, dia menoleh mencari Aileen yang ternyata tertinggal cukup jauh dari langkah Cavan, dia lagi sibuk dengan berkas berkas yang dibawanya
" Heiii sedang apa...??? maaf aku terburu buru sampai meninggalkan mu..." tegur Cavan dengan nada yang lembut membuat setiap wanita yang melihat mereka merasa iri dengan nasib Aileen, sudah punya suami tampan, kaya raya dan sangat lembut padanya
" Perlu ku bantu...???" tawar Cavan menawari bantuan
" Ti.. tidak tuan terimakasih...!!!" sahut Aileen tanpa menoleh
Seketika membuat orang yang mendengarnya kaget, dan saling berbisik
" Kok manggil tuan sih....!!! "
" Iya... dia itu siapanya yaahhh... apa memang bukan istrinya...!!!"
" Mungkin selir nya...!!!"
Dan masih banyak lagi pertanyaan mereka yang berseliweran dan saling berbisik hanya mengomentari masalah Aileen memanggil Cavan dengan panggilan " tuan"
" Sayang...!!!" Cavan langsung berekting berusaha membuat Aileen peka
Merasa kupingnya gatal dipanggil sayang oleh si tuan Angkuh, Aileen segera menyadari situasinya
" Eehhh eee sayang maaf... aku masih kebawa suasana di dalam ruangan tadi... sampai aku kelupaan masih manggil kamu tuan...hihihi..." untung Aileen segera konek dan tersenyum kecut memblokir kata kata nya tadi
" Its oke...!!! bagaimana apa kau masih kerepotan...??"
" Tidak tu... sayang... aku sudah selesai... tadi hanya aku sedang mengeceknya saja takutnya ada yang ketinggalan..." jawab Aileen yang langsung menyambut tangan Cavan yang sudah diulurkan nya untuk membantu Aileen masuk mobil, benar benar so sweett....
" Thanks..." Aileen tersenyum manis menanggapi sikap manis Cavan
" Yaahhh dinikmati ajalah... kapan lagi sih bisa ngerasain sikap lembutnya si Angkuh kalau lagi gak ekting....!!" seru batin Aileen menanggapi
" Ooohhh rupanya tadi mereka berekting....!!!!"
" Iyaaa aslinya tuan Cavan sangat lembut dan manis dengan perempuan...!!!" ahhh beruntung sekali nona itu...!!"
" Padahal dia tidak terlalu cantik lohhh... sama aku juga masih cantikan aku... tapi kenapa tian Cavan lebih memilih dia sih...!!!"
" Aku sangat iri...!!! gadis itu sangat beruntung...!!!"
Begitulah kira kira ocehan para wanita wanita direstaurant yang menanggapi Cavan dan Aileen
" Bisa yaahhh mereka se tergila gila seperti itu sama si tuan Angkuh... gak tau aja kalau hidup dengan nya udah kayak kebeli... gak bisa jadi diri sendiri harus patuh dan tunduk sama dia...!!!" gumam Aileen lirih
__ADS_1
" Apa...??? kau bicara apa...??!" tanya Cavan yang sedang memakai safety beth nya
" Aaa... eee gak ada tuan... saya... saya hanya lagi mengingat pembahasan meeting tuan tadi aja takut tuan tanya dan saya lupa...!!!" jawab Aileen mengelak
" Kau sudah mencatat nya bukan kenapa masih menghafal dasar bodoh...!!!" sahut Cavan ketus
" Tuuuhhh belum apa apa aja udah dikatain bodoh... gini yang kalian mau...!!!" omel Aileen membatin
" Di kantor Jovanca sudah menunggu ku...!!!" ucap Cavan tiba tiba
" Ees saya harus gimana tuan...???" tanya Aileen
" Tidak ada yang kau lakukan aku hanya memberitahumu saja...!!!" jawab Cavan dingin lalu langsung tancap Gas menuju kantor
" Huuuhhh gaje...!!!"
***
Mereka tiba di kantor dan langsung di sambut Assisten Lee
" Tuan...!!!"
" Dimana dia...???" tanya Cavan
" Ada diruangan tuan...!!! saya sudah menyuruhnya pergi tapi dia kekeh mau menunggu tuan diruangan nya..." Jelas assisten Lee
" Eee tuan sepertinya saya ke ruang staff administrasi saja... supaya tuan bisa menyekesaikan urusan tuan dengan nona Jovanca...!!" pamit Aileen
" Kau ikut dengan ku...!!!"
" Haaahhh....!!!" Aileen melongo, bisa bisa nya dia diajak ikut menemui Si mak lampir may disuruh ngapain dia... males banget sih...!!!
" Nona Jo...!!!" panggil Cavan begitu Cavan masuk keruangan nya dan melihat Jovanca sedang duduk anggun disofa menanti nya
" Aahhh tuan Cavan... aku yakin kau pasti datang... makanya aku menunggu mu disini...tak apa bukan...??" sahut Jo dengan senyum anggunnya, namun seketika tatapan nya berubah sinis dan marah ketika melihat Aileen ikut masuk keruangan Cavan
" Kau... kau mengajak nya...???" tanya Jovanca
" Kenapa...??? apa ada masalah...!!! kau datang menemui ku bukan sedang aku sedang bekerja dan dia karyawan ku... lalu apa masalahnya...!!!" tanya Cavan balik
" Ahhg tidak... aku pikir kau memberikan ku waktu untuk bicara berdua saja dengan mu... tetapi jika kau menyuruhnya ikut masuk baiklah tak apa aku sama sekali tak keberatan..." balas Jovanca mengalah, namun tatapan nya penuh kebencian pada Aileen
" Baguslah kalau kau tidak keberatan...!!! sekarang katakan apa tujuan mu datang kesini...!!!"
" Ahhh Cavan... aku hanya datang untuk meminta maaf... aku tau aku salah... tidak seharusnya menyakiti nona Aileen seperti itu..." ujar Jovanca mengutarakan niat tujuan nya
" Kalau kau mau meminta maaf soal itu harusnya bukan kepadaku... tapi pada nona Aileen... bukan kah Aileen yang kau sakiti...!!!"
" Benar...!!! tapi aku ingin meminta maaf nya kepadamu terlebih dahulu... sebab aku sudah lancang menyakiti gadis yang ternyata adalah gadis istimewa untuk mu...aku mungkin terlalu cemburu buta hingga aku tidak bisa mengontrol emosiku... kau tau bukan jika aku sangat mencintai mu..., Cavan...!!!"
Disini Aileen cuman diem, berlaga kayak cewek bloon yang mau mau aja ditindas
__ADS_1
" Nyatanya kau lebih memilih dia daripada aku yang sejak awal di pilih tuan Mallory untuk menjadi istrimu.. kau malah memutuskan pertunangan kita secara sepihak... tentu aku sangat marah dan sakit hati dengan sikapmu itu....." lanjut Jovanca dengan mata yang berkaca kaca
" Aku melakukan apa saja... bahkan ingin menyakiti orang yang sudah merebutmu dari ku... menghancurkan mimpi mimpi ku...!!!"
Cavan menatap Jovanca tajam
" Seharusnya kau tau sejak awal Jovanca... bukan kah aku sering berkata pada mu jika aku tidak mencintai mu..!!! aku mau berkencan dan bahkan bertunangan dengan mu karena mama yang terus mendesakku....!!!" jawab Cavan mengulang kata katanya yang sering dulu dia katakan pada Jovanca, namun tak digubris oleh gadis itu
" Tetapi nona Aileen...!!!" Cavan langsung menarik pinggang Aileen dan didekapnya erat, membuat Aileen ambruk tepat didada bidang Cavan
Jovanca menatapnya dengan nanar
" Aku sangat mencintainya... dia rupanya berhasil membuatku jatuh cinta hanya dengan pandangan pertama... memberi kesan yang berbeda dan indah...aku dan Aileen memiliki hubungan yang spesial... yang sangat intim...sampai aku berani memutuskan untuk menikahinya...!!! dia adalah gadis istimewa yang ku pilih...!!!" ucap Cavan membuat hati Jovanca makin terbakar benci
Andaikan ini adalah ungkapan yang sebenarnya Aileen pasti bakalan ke ge eran melayang layang lupa jalan pulang sangking sweet nya ucapan Cavan bikin meleleh pokoknya
Cavan mendekatkan bibirnya, lalu mencium bibir Aileen dengan panas, ******* nya dengan penuh kenikmatan, membuat Jovanca makin terbelalak mengepal tangan
" Apa aku perlu menujukan keintiman ku yang lain pada mu supaya kau yakin kalau aku sangat mencintai istriku...???" tantang Cavan pada Jovanca
Aileen udah jantungan, disaat saat seperti ini kayaknya tugas dia sebagai istri bohongan bekerja... harus siap diapakan saja oleh Cavan untuk membuktikan didepan orang lain
Jovanca menatap Cavan tajam, wajah cantiknya memerah menahan sesak dan kemarahan didadanya
" Cukup...!!!"
Cavan mendekap Aileen yang sudah panas dingin, lalu melepas Aileen membuat gadis itu bernafas lega
" Selameeettt....!!!"
" Aku minta setelah ini jangan pernah lagi ganggu kami... aku sudah bahagia dengan gadis pilihanku... aku mencintainya...!!!" pinta Cavan pada Jovanca
" Tidak semudah itu aku melepaskan mu Cavan.. kau dan tuan Mallory yang sudah meminta ku masuk ke hidupmu... dan kau seenaknya mengusirku...!!! sebelum aku pergi sepertinya aku akan mengajari istrimu tentang bagaimana caranya menjadi istrimu... menjadi nyonya Cavan Mallory yang benar agar tidak memalukan....!!! tentu gadis ini tidak tau caranya bersikap selayaknya istri seorang tuan Cavan bukan...??? lihatlah penampilan nya... setara dengan karyawan biasa di kantor...!!!" cibir Jovanca dengan sinis dan merendahkan
" Nona Aileen... aku akan sering datang mengganggu kalian ketika Cavan ada acara penting... aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana menjadi istri seorang anak tuan Mallory...agar kau tidak memalukan...!!!" ucap Jovanca pada Aileen lalu mengambil tas mahalnya dan bergegas pergi
" Aku mencintai mu Cavan.. aku tidak mau kau mendapatkan istri yang tidak bisa bersikap layaknya istri mu seorang CEO dan orang terpandang di kota ini... jadi biarkan aku mengajarinya..." Jovanca mengelus dada Cavan senbari tersenyum genit, lalu segera pergi dari ruangan CEO
Cavan hanya diam, tak tau apa yang sedang dia pikir kan dengan kata kata Jovanca barusan
" Tu tuan... apa saya sudah boleh pergi...???" tanya Aileen
" Yahhh pergilah...!!!"
" Baik tuan permisi...!!!"
Bersambung~
Jangan lupa kasih Vote yang banyak ya Readers
Happy Reading...
__ADS_1