
Setelah komat kamit membaca mantra untuk tuan Cavan yang galak itu Aileen memberanikan diri untuk membuka pintu apartemen, melangkahkan kaki dengan sangat pelan berharap tuan galak itu belum pulang
" Apakah belanja mu sampai ke German...????" sebuah suara berat yang sedikit ngebas membuyarkan kekuatan nya, membuat lututnya lemas gemeteran
Seorang laki laki tampan duduk menyilangkan dada dengan tatapan tajam dan wajah dingin menanti kedatangan nya, Aileen meneguk saliva nya yang terasa mencekat tenggorokan, jantungnya berdetak tak terkendali lagi, bibirnya tiba tiba dingin membeku sedingin wajah tampan lelaki itu
" Tu..tuan sudah kembali...??? waaahhh cepet juga ya tuan..." sahut Aileen berusaha menegarkan diri, menghalau rasa takut yang semakin membuatnya gemeteran
" Apa kau membeli sayuran di German...?? atau di Los Angels...!!!! aku hanya memberimu waktu satu jam tapi kenapa hampir satu hari kau baru kembali...!!! kau sengaja membuang waktu untuk main main di luar...!!!" suara Cavan makin berat dan menggema diseluruh sudut ruangan
" A... akh..."
" Cepat masak...!!! masak semua yang sudah kau beli itu...!!! aku sudah lapar...!!" potong Cavan cepat, membuat Aileen makin keringat dingin
" B..baik tuan...!!!" Aileen segera berlari ke dapur memasak apa saja yang dibeli nya, dia udah gak mikir lagi masakan apa yang Cavan sukai atau sayur apa yang dia tidak suka, pokoknya masak semuanya... sangking takutnya dia gak mikir lagi apa kesukaan Cavan
Dengan tangan lincah nya akhirnya Aileen menyelesaikan masakan nya tanpa membuang banyak waktu, langsung di hidangkan di meja makan
" Kau masak bisa cepat tetapi kenapa kau pergi belanja ke swalayan saja harus menghabiskan waktu sehari...!!!" omel Cavan
" Dan kau hanya membeli sayuran normal layaknya manusia biasa... ku pikir kau harus meng import sayuran dari tanah planet Mars..." sindir Cavan dengan bibir yang nyinyir
" Maafkan saya tuan saya tau saya salah... tetapi tadi memang..."
" Sudah lah...aku tak mau lagi mendengar alasan mu...!!!" lagi lagi Cavan memotong ucapan Aileen sama sekali tak memberikan Aileen kesempatan untuk menjelaskan
" Aku rasa kau tidak perlu terlalu sering bertemu laki laki itu...." gumam Cavan setelah beberapa saat, membuat Aileen yang menunduk dengan wajah bersalah langsung mengangkat wajah menatap Cavan
" Aku tau dia tetangga mu.. teman mu... tapi dia sudah membuat mu melupakan semua tugas kerja mu...!!! kau terlalu membuang banyak waktu hanya untuk ngobrol tak penting dengan nya..." lanjut Cavan dingin
" Ja..jadi tuan kulkas ini tau kalau gue ketemu bang Marvin...!!!!" gumam Aileen membatin
" Tak perlu heran... jelas aku tau kau seharian bersama nya... sebab kau duduk ngobrol seenakmu di caffe pinggir jalan..." tambah Cavan lagi memberikan penjelasan atas keheranan Aileen
" Ma..maafkan saya tuan... tadi memang saya lalai keasyikan ngobrol soalnya abang saya itu udah lama gak ketemu tuan..."
__ADS_1
" Ketemu boleh... tapi bukan berarti membuang semua waktumu hanya untuk mengobrol yang tidak penting... dan kau melalaikan semua tugas tugas mu...!!!!"
" Ba..baik tuan saya janji tidak akan mengulanginya lagi..." janji Aileen dengan bersungguh sungguh
" Bagus...!!! itu memang seharusnya kau lakukan...." sahut Cavan cuek lalu mulai menyuapkan makanan ke mulutnya
Suapan pertama langsung membuat Cavan membulatkan mata kaget, dia melirik Aileen memastikan sesuatu, Aileen yang ketat ketir takut dunia lagi gak berpihak ke dia cuman bisa merem sambil memanjat doa dalam hati, moga moga aja tuan Cavan tidak makin muring muring gegara masakan nya yang tidak sesuai lidah bule nya
" Kau tadi membeli sayuran mentah bukan...!!! kau memasaknya disini kan... bukan membeli masakan instan...???" tanya Cavan
" Pertanyaan macam apa ini...!!! bukan nya jelas jelas tadi dia lihat gue bawa sayuran...!!!" umpat Aileen dalam hati merutuki pertanyaan Cavan
" Mmm..maksud tuan...???" tanya Aileen balik
" Ini beneran kau yang memasak nya kan...???"
" I.. iya tuan itu saya yang memasaknya..." sahut Aileen takut takut, dia menggigit bibir bawahnya menahan takut
" M..mm..maaf jika masakan saya tidak sesuai lidah tuan yang bule itu... soalnya di keluarga saya gak ada yang trah bule tuan... bapak saya orang Pagaralam ibu saya orang Jawa jadi ya..."
Mendengar satu pujian dari bibir Cavan membuat Aileen terkesiap kaget, pasalnya pujian Cavan bagaikan setitik air di gurun pasir musim kemarau terlalu istimewa dan langka
" S..sungguh tuan...???" tanya Aileen memastikan
" Yaahhh masakan mu enak... aku bahkan baru pertama kali ini makan sayur kangkung biasa tetapi rasanya istimewa..." jawab Cavan masih dengan suara pujian
" Ternyata aku tidak salah memilih mu untuk menjadi koki handal ku...!!!"
Aileen langsung merengut sambil mengulum ludahnya, ternyata hanya sebagai koki handalnya saja....pikirnya kecewa
" Baiklah Aileen... karena kau berhasil membuat ku sedikit terhibur dengan pelayanan mu... maka aku berbaik hati akan meringankan hukuman untuk mu..."
" Di hapus aja tuan hukuman nya... kan udah mendapat pelayanan yang memu*skan..." tawar Aileen
" Kau meninggalkan tugas selama seharian... kau melalaikan tanggungjawab dan melanggar aturan ku jadi aku tak bisa memberi mu ampun kali ini...!!!! hukuman akan diberikan pada orang yang tidak bisa disiplin dan membuang buang waktu....!!!"
__ADS_1
" Yaaahhhh....."
" Kau tau bukan jika kita baru hari ini nenempati apartemen ini ... tugas mu adalah membersihkan dan membereskan semua ruangan yang ada di apartemen..."
" Yaaahhh... yyaaahhh... tu..tuan gak ada hukuman lain apa...??? suruh push up kek, meroda kek atau berdiri di skrap dan kaki nya disilang satu sedang kedua tangan nya menjewer telinga...." tawar Aileen mencoba proses
" Atau saya masakin lagi makanan kesukaan tuan... saya pijitin deh sampai tuan tertidur...???" Aileen berusaha negoisasi
" Kau kerjakan hukuman mu atau kau membiarkan aku berubah pikiran dan memberikan mu hukuman lain...!!!" ancam Cavan
" Ya.. ya jangan donk tuan... masa tambahan hukuman sih... ya.. yaudah tuan saya akan membersihkan dan memberesi semua ruangan di apartemen...!!!" Aileen mengalah pasrah tak berdaya hihihi
" Saya akan pastikan tuan puas dan senang dengan hasil kerja saya...!!!"
" Ingat Aileen... jangan terlalu dekat dengan laki laki itu... siapapun dia... kau harus lebih bisa menjaga sikap mu apalagi didepan umum... jangan sampai keluarga inti ku tau melihatmu kau sedang ketemuan dengan laki laki lain...!!! kau paham kan...!!!;"
" Tapi tuan dia itu abang saya... dari kecil saya main sama dia tuan... kita saling melindungi saling peduli..."
" Lakukan apa yang ku perintahkan dan jangan membantah atau aku akan menambah hukuman untuk mu...!!!!" gertak Cavan menampakan ketegasan nya
" Keluarga ku tidak ada satupun yang tau kedekatan kalian... hubungan kalian...!!! yang mereka tau kau adalah istriku... Nyonya Cavan Mallory....!!!! dan satu lagi... aku tidak suka laki laki itu mempengaruhi pikiran mu dengan omong kosong nya...!!!!"
" Ini kenapa sih... tuan Cavan bisa tau apa yang bang Marvin katakan... bahkan dia sepertinya tidak suka gue deket deket sama bang Marvin... bang Marvin sendiri kepo dengan urusan pribadi tuan Cavan termasuk pernikahan gue... ini mereka itu ada hubungan apa sih....!!!!" Aileen kebingungan dengan sikap dua laki laki bersama nya yang sangat aneh dan mencurigakan
" Mulai hari ini kau boleh pergi jika dengan ku... dan menemui siapa saja harus bersamaku...!!! atau atas seijin ku...kau mengerti...!!!"
" Aku tak akan membiarkan siapapun mengganggu mu Aileen... jika kau tanpa kontrol seperti ini aku lebih khawatir jika musuhku menjadikan mu umpan untuk ku..." batin Cavan
" Ba..baik tuan...!!!" Aileen pasrah tanpa membantah lagi
Bersambung~
Haiii aku Up lagi yaaa
Jangan lupa kasih Vote nya... di like dan di komen juga kalau abis baca hihihi
__ADS_1
Happy Reading....