SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Cerita Para Maid


__ADS_3

Aileen pulang sendirian sore ini diantar dengan ajudan tuan Cavan, begitu sampai di mansion seperti biasa Aileen langsung disambut bah ratu atau princes di kerajaan kerajaan, semua menyambut dengan menunduk dan membungkukan badan, lalu ada beberapa maid yang dengan siap akan menyiapkan segala keperluan nya


" Nona... air hangat untuk anda mandi sudah saya siapkan... anda bisa langsung mandi sekarang..." ujar seorang maid perempuan yang mungkin usia nya hampir sepadan dengan nya


" Aahhh aku baru saja pulang...belum pengen langsung mandi..." jawab Aileen


" Tuan Cavan menyuruh saya untuk menyiapkan air hangat untuk nona mandi begitu nona sampai di mansion..."


" Cepatlah mandi nona... setelah itu saya sudah menyiapkan makan malam anda... saya masak ikan kuah kuning kesukaan anda..." ditambah salah satu maid lagi


" Kamu tau kesukaan ku ikan kuah kuning...??" tanya Aileen heran


" Tuan Cavan memberitahukan saya untuk memasakkan makanan kesukaan nona..."


" Lagi lagi tuan Cavan... aahh sejak kapan dia tau makanan kesukaan gue...??"


" Tuan Cavan selalu memperhatikan apapun yang berkaitan dengan orang yang dianggapnya penting nona... anda salah satu nya..." jawaban si maid membuat Aileen rada GE ER, doi senyam senyum gak jelas


" Jadi tuan nganggep gue penting...??? hihihi sepenting apa yaa...!!!"


" Oke saya akan mandi sekarang..." Aileen naik ke kamarnya segera


Begitu masuk kamar dia kembali tercengang dengan suasana kamar yang berbeda, seluruh isi kamar nya sepertinya baru saja diganti, semuanya begitu rapi, cantik dan wangi, Aileen langsung membuka pintu kamar mandi, buthup dengan lilin lilin kecil aromaterapi, ditaburi bunga bunga membuat kesan seakan sang Princes mau relaksasi disini...


" Sebenarnya hidup bersama tuan Cavan seperti ini sangat enak... fasilitas apapun dapat... hidup udah kayak jadi ratu ratu kerajaan... dilayani... bahkan disembah sembah....haaahhh jadi orang kaya raya enak banget sih... gak kebayang gue bakalan ngerasain hidup kek gini..." gumam Aileen sembari masih terus mengagumi apa yang dilihat nya


" Untung nya gue disini sebagai istri tuan Cavan... kalau gue dateng ke mansion besar megah ini jadi maid ya gue pasti bakalan ngelayanin bos tuan tuan nya kayak mereka...!!! hidup timpang banget ya..."


Aileen langsung membuka seluruh baju nya dan mulai berendam, sejenak semua penat, lelah capek dan kesumpekan hari ini hilang seketika... suasana seperti ini benar benar bagus untuk relaksasi otak


" Yaahhh gue nikmati aja lah hidup kek gini... kapan lagi coba... ngapain gue harus bingung dan ngerasa masih gak nyaman... kesempatan kek gini gak datang dua tiga kali kan...hehehe...."


" Hhhhffff.... jadi istri tuan Cavan ternyata enak yaa...eeehhh sadar sadar Aileen sadar...!!! lu lagi mikirin apa sih...!!" Aileen tersentak dan segera menyadarkan dirinya supaya tak terbuai dan lupa diri

__ADS_1


" Ini hanya ilusi Aileen... ini hanya bayangan semu... ingat...!!! lu gak boleh nyaman gak boleh terbuai dengan fasilitas ini... ingat...!!!! tuan Cavan hanya menjadikan lu istri kontrak nya yang bisa sewaktu waktu kapan aja lu di buang... kalau lu terbuai dengan kemewahan ini lu bakalan berabe sendiri...."


" Aahhh sial.... ditampar sama kenyataan...!!" gerutunya lagi lalu dia segera bangun dari berendamnya dan segera berganti pakaian


Setidaknya meskipun ini hanya sesaat sifatnya, tapi dia sudah merasakan nya, yahhh minimal dinikmati dan disyukuri anggap aja ini poin plus dari pekerjaan nya ini


Selesai berganti pakaian Aileen kembali turun dari kamar nya langsung ke meja makan


" Ee maaf aku harus makan malam sekarang gak nunghu tuan Cavan...??" tanya Aileen ketika melihat makanan untuk nya sudah ditata rapi


" Tuan menyampaikan malam ini tuan pulang mungkin sedikit lebih malam Nona... jadi anda tidak perlu menunggunya untuk makan malam..." jawab Maid


" Ohhh gitu.... ada yang tau kemana tuan Cavan pergi...??" tanya Aileen pada beberapa maid yang sedang stand by untuk melayani nya jika dia menyuruhnya


Semua menunduk sambil menggeleng


" Kami tidak ada keberanian dan kuasa untuk bertanya nona..." sahut mereka kompak, Aileen mengangguk mengerti lalu mulai makan


" Hhhhmmm... ini kuah kuning nya enak sekali bi... persis seperti masakan ibu... apa bibi orang Sumatra...???" tanya Aileen memuji makanan koki maid dimansion itu


Aileen terbelalak, dia bahkan gak terbesit kalau Cavan si jutek kulkas sepuluh pintu itu bisa melakukan hal seperti itu


" Serius.... tuan jutek itu nanya ke ibu resep masakan kesukaan gue...??? aaahhh sumpah sumpah... jangan bikin gue salting donk... jadi ke Ge Er ran ini..." gumamnya membatin


" Anda sepertinya orang yang spesial untuk tuan nona... karena selama kami disini kami belum pernah melihat tuan bersikap seperti tuan bersikap pada nona..." ujar salah satu maid


" Masa sih...???" tanya Aileen pengen tau


" Banyak wanita yang sudah tuan ajak ke mansion ini... tetapi sikap tuan hanya sekedar menganggap mereka sebagai wanita pemuas atau wanita yang rela memberikan tubuhnya demi uang dan kemewahan... tuan tidak pernah sama sekali bersikap manis apalagi sampai perhatian... tapi dengan nona... kami melihat tuan begitu perhatian..."


" Perhatian dari mana... aku aja sering kena marah....!!! tuan Cavan kan hobby nya marah..." Aileen pura pura menyangkal padahal cuman pengen dibuat makin Ge Er aja


" Tetapi tuan sangat perhatian sama nona... setiap tuan pergi dan nona ditinggal sendiri kalau pulang pasti yang pertama kali ditanya apakah nona sudah makan, sedang apa atau sudah tidur... itu tidak pernah tuan lakukan dengan wanita siapapun..."

__ADS_1


" Termasuk nona Jovanca tunangan nya...??" Aileen makin tertarik untuk ngepoin Cavan


" Tuan bersikap dingin dan tidak perduli nona... tuan hanya bersikap sedikit lebih manis ketika nona Jo sudah mengancam nya akan mengadukan ke tuan besar..."


" Ohhhh gitu...!!!! berarti tunangan nya tetap tidak di perlakukan baik sama tuan Cavan...???"


" Tuan tidak pernah bersikap manis dan peduli... hanya nona Jo memang selalu mengejar ngejar tuan...kami sangat senang tuan Cavan sudah tidak bersama nona Jovanca lagi... nona Jovanca terlalu angkuh, sombong dan menganggap kami bagaikan sampah... kami sangat tidak nyaman dengan nya..."


Obrolan mereka semakin seru, rupanya dimana aja kalau para perempuan sudah berkumpul yaa pasti ujung ujung nya akan berghibah ria...


Setelah Puas ngorek ngorek tentang Cavan yang semakin membuatnya Ge Er Aileen segera kembali ke kamar, dia teringat untuk membuat catatan tentang pengamatan nya hari ini, takutnya kalau di tunda malah hal hal penting bisa lupa, itu sangat penting untuk perusahaan


" Pertama adalah soal produk, terus pola kerja, terus loyalitas karyawan... dan mungkin kurang nya perhatian perusahaan terhadap fasilitas karyawan makanya mereka selalu itung itungan kalau kerja..." gumam Aileen sembari menulis apa yang diingatnya


Entah sudah berapa lama Aileen berkutat dengan pikiran nya sampai dia kelelahan sendiri dan akhirnya tertidur


Dia baru tersadar ketika bunyi jam bekernya yang tiba tiba bunyi karena kepencet, mungkin sambil ngigo tangan nya mencet jam


" Astaga... gue ketiduran lagi...jam berapa ini..!!" dia sedikit linglung dan kebingungan


" Tuan Cavan... aaahhh apa tuan Cavan sudah pulang yaaa..." Aileen melirik jam ternyata sudah pukul dua pagi


thiiinnn thiiinnn


Tiba tiba bunyi klakson mobil berbunyi, terdengar ajudan membuka gerbang


" Astaga...!!! tuan Cavan baru pulang...!!!" Aileen langsung berlari menghampiri Cavan, dia harus tau mengapa tuan pulang selarut ini


Begitu Aileen sampai di bawah Cavan sedang berjalan masuk kerumah, Aileen makin tercengang kaget ketika kemeja yang Cavan pakai berlumuran darah


" Tu..tuan....!!!"


Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa kasih VOTE yang banyak yaaa


Happy Reading...


__ADS_2