
" Brian... bagaimana keadaan istriku... kau bisa menolongnya kan...!!! kerahkan seluruh kecerdasan mu itu... aku mau istri ku baik baik saja...!!" pinta Cavan pada Dokter Brian begitu Dokter Brian keluar dari ruang rawat Aileen
Antara kasihan, terharu dan ingin ketawa mendengar Cavan memanggil gadis itu " istriku " entah dia dalam kondisi sadar atau tidak tetapi terdengarnya Cavan sangat menghawatirkan Aileen
" Untung kau membawanya kemari belum terlambat... luka luka ditubuhnya cukup serius... apalagi luka cambukan itu sudah merobek kulit dan daging... harus mendapat penanganan serius jika tidak ingin terjadi kecacatan..." jawab Brian
" Lakukan yang terbaik... lakukan penyembuhan yang terbaik untuk istri ku..aku tak mau setelah ini dia harus menanggung beban berat karena luka luka itu..."
" Aku akan melakukan yang terbaik untuknya... percayalah pada ku.." Brian menepuk pundak Cavan meyakinkan
" Baiklah aku keruangan ku dulu... jika nanti ada hal serius lain nya akan segera ku bicarakan dengan mu..."
Brian adalah sahabat lama Cavan, mereka sempat satu sekolah ketika di high school dulu, untungnya tadi pak sopir truk membawa Cavan kerumah sakit dimana Brian praktek, pak sopir cukup pinter juga ketika melihat luka serius ditubuh Aileen
" Mas... saya harus pulang... mas udah bisa saya tinggal kan..." pamit pak sopir menghampiri Cavan yang tengah duduk bersandar di kursi tunggu
" Siapa nama anda pak...??" tanya Cavan
" Slamet sutejo mas..."
" Jangan dulu pergi... tunggulah sampai orang ku datang..."
" Yaudah... saya temenin dulu mas... jangan terlalu khawatir istrinya sudah mendapat penanganan tepat kok... pak Dokter Brian itu terkenal hebat... jadi dia pasti bisa menyembuhkan istri mas..."
" Bapak mengenal Brian...??"
" Dia sangat terkenal mas di daerah saya...banyak warga yang cocok kalau berobat ke dokter Brian... makanya tadi saya langsung bawa mas nya kesini ya walaupun rada jauh dari hutan tadi..."
" Tuan...!!" Assisten Lee dan Davin tiba dirumah sakit bersamaan, mereka langsung menghampiri Cavan
Pak Slamet sutejo agak bergidig ketika melihat baju Assisten Lee penuh darah
" Tolong berikan cek 500jt untuk pak Slamet Sutejo..." perintah Cavan pada Assisten nya
Pak Slamet langsung ndlongop kaget, bahkan telinga nya rasanya sangat asing mendengar kata lima ratus juta, entah seperti apa bentuk uang itu dia belum pernah memegang nya
__ADS_1
Assisten Lee memberikan selembar cek pada pak Slamet, pak Slamet menerimanya dengan tangan gemetar
" Terimakasih pak Slamet... uang itu tak sebanding dengan kebaikan anda yang bersedia menolong ku... anda sudah menyelamatkan nyawa istriku..." ucap Cavan
" Mas... uang sebanyak ini mas kasihkan ke saya... terus biaya berobat istri mas gimana..." tanya pak Slamet polos
Davin merangkul pak Slamet sembari menepuk nepuk bahu nya
" Sudah terima saja.. uang segitu gak ada artinya untuk tuan kami..." bisik Davin
" Yoalahh...uang 500jt gak ada artinya... kok kaya nemen samean mas..."
Cavan hanya tersenyum mendengar pak Slamet berbicara dengan logat yang sama dengan logat Aileen kalau sedang bicara, ada logat itu ada logat yang lain lagi
" Siapa anda sebenernya mas...???" tanya pak Slamet lagi
" Saya Cavan Mallory..." jawab Cavan singkat
Mendengar nama Cavan Mallory tentu pak Slamet kaget, lelaki yang ditolongnya ternyata keluarga Mallory, keluarga kaya raya yang harta bendanya gak akan habis sepuluh turunan, apalagi Cavan dia adalah seorang pengusaha muda yang sukses dan hebat, pantas uang 500jt gak ada artinya
" Sudahlah tak perlu seperti itu.. kau sudah boleh pergi pak Slamet... pergunakan uang itu dengan baik untuk keluarga mu... hanya itu yang bisa aku berikan sebagai tanda terimakasih ku karena kau telah menyelamatkan istri ku..." jawab Cavan
Uhuuukkk
Lee tersedak ludahnya, dia cukup kaget ketika mendengar tuan nya memanggil nona Aileen istri
" Ini lebih dari cukup tuan... terimakasih terimakasih tuan... semoga istri tuan baik baik saja.." pak Slamet segera pamit dan pergi
" Bagaimana apa kau sudah membereskan semua...?? mama ku dimana...??? dia baik baik saja...!!!" tanya Cavan kepada dua orang kepercayaan nya
" Nyonya besar sudah kembali ke mansion tuan... nyonya baik baik saja... sepertinya Jovanca hanya menyakiti nona Aileen..." jawab Lee
" Tebakan anda benar... Jovanca menyandra nona Aileen dan nyonya besar di Vila milik tuan Lethesia... hanya saja ketika saya berhasil masuk ke kamar penyekapan nona Aileen sudah tidak ada disana... dia kabur lewat jendela dan manjat dinding tuan..."
" Dia datang mencariku dihutan..." sahut Cavan dengan suara parau
__ADS_1
" Aku gak habis pikir mengapa dia sebodoh itu.. dia mengabaikan luka luka ditubuhnya malah menyusulku dihutan.. kau tau disana ada anak buah Tiger Dark...!!"
" Siapa dia tuan...??? sebab saya sudah menyisiri sekitar hutan tapi tidak menemukan siapapun... hanya ada bekas pijakan kaki banyak orang..." sela Davin bertanya
" Mungkin dia sudah dimakan binatang buas.. atau mungkin ada komplotan lain yang menyelamatkan nya... sebab dia ku pukul sampai pingsan..." jawab Cavan
" Kalian tau kan jika tempat itu adalah jebakan untuk ku..!!! tentunya mereka sudah menyiapkan anak buah mereka untuk menyerangku disana...aku sudah mengantisipasi nya... mana mungkin aku mengantarkan nyawa ku sendiri dengan masuk hutan... aku tau Aileen tidak mungkin disana...dan ternyata benar...!!!"
" Maaf tuan tapi saya masih gak habus fikir bagaimana nona Jovanca bisa melepaskan diri dari hutan belantara itu... bukan kah Assisten Lee sudah memastikan jika nona Jo sudah diterkam harimau..." ujar Davin yang masih belum paham dengan apa yang sudah terjadi
" Aku yakin betul.. sebab aku sudah mendengar jeritan nya dengan jelas... sebab begitu Jovanca aku tinggal, aku langsung mendengar bunyi auman harimau..." Lee menjelaskan
" Kau hanya kurang jeli Assisten Lee... kau bahkan tidak tau jika keberadaan mu sudah diikuti oleh komplotan Tiger Dark..." Jelas Cavan langsung membuat Lee dan Davin menyimak serius
" Sebenarnya kedatangan kita dirumah tuan Lethesia sudah diketahui Tiger Dark... Jovanca berada dibawah lindungan mereka... kau ingat bukan jika bodyguard dirumah Tuan Lethesia adalah orang orang Tiger Dark... begitu kita menyerang mereka tentu markas akan mendapat laporan..."
" Jovanca diselamatkan Marvin... begitu ketika Assisten Lee masuk ke mobil.. sebenernya suara auman itu bukan suara harimau tapi suara Marvin yang menirukan harimau.. Jovanca sengaja berteriak agar Lee percaya dia sudah diterkam harimau.."
" Itu yang ku dengar ketika anak buah Tiger Dark yang berjaga dihutan sedang mengobrol dengan rekan nya yang lain..."
" Kita kalah langkah tuan...!!! ternyata pergerakan kita sudah dibaca musuh...!!! lalu bagaimana dengan tuan Jeson apakah mereka juga melindungi tuan Jeson...!!" Lee mengepal tangan dia tak terima apa yang dilakukan nya digagalkan dengan mudah oleh musuh
" Aku rasa tidak... Tiger Dark tidak mengenal siapa tuan Jeson..."
Semua terdiam, mereka saat ini merasa pergerakan musuh lebih cepat dan tepat dari pada mereka, hampir saja jebakan yang mereka buat berhasil melumpuhkan klan mereka
Cavan masuk keruang rawat Aileen, gadis ceria lucu itu kini masih terbaring lemah... meskipun luka luka ditubuhnya sudah diobati tetapi tetap saja terasa menyakitkan untuk Cavan
" Maafkan aku Aileen.. aku sudah melibatkan mu dalam masalah ku... kau gadis periang yang sama sekali tak tau apa apa harus menanggung semua ini...!!! aku akan pastikan kali ini tak akan kubiarkan gagal lagi... Jovanca harus mendapatkan ganjaran nya....aku akan membuatnya benar benar mengenaskan..!!!!" sumpah Cavan penuh amarah
" Bangun Aileen... jangan biarkan aku takut dan khawatir seperti ini....aku mohon.."
Bersambung~
Jangan Lupa VOTE yang banyak Gengs
__ADS_1
Happy Reading....