SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Aileen Memang Si Cerdas


__ADS_3

Begitu Aileen masuk ke ruangan CEO, Cavan langsung menutup pintu dan menutup gorden dengan remote control otomatis di ruangan nya, Aileen plonga plongo antara bingung dan takut, Cavan langsung berdiri menghampiri Aileen yang masih kebingungan


Tanpa basa basi Cavan langsung meraih tengkuk Aileen, kembali menautkan bibirnya di bibir ranum itu, sepertinya Cavan benar benar kecanduan memainkan bibir itu, disesapnya lembut penuh penghayatan, tapi Aileen dengan cepat mendorong tubuh Cavan sehingga tautan itu hanya sebentar


" Eee tuan... jangan dulu lakukan itu tuan.. bibir ku masih sakit, bengkak... apa tuan tidak kasihan... ini sakitnya melebihi orang sedang sariawan tuan..." ucap Aileen cari alasan


" Bibir mu telah menjadi candu ku... aku tidak bisa membiarkan bibir itu lama lama tenang... dia selalu menggoda ku..." jawab Cavan


" Sepertinya mata tuan harus di ruqyah ini... kalau nggak aku bisa dower...!!!"


" Bukan kah itu milik ku...kenapa kau harus mengeluh...??" tanya Cavan


" Idiiihh... tuan anda sangat percaya diri sekali... ingat tuan jangan manfaatkan saya untuk menjadi bahan pelampiasan tuan ya... saya masih jual mahal....!!"


" Berapa nominal nya biar ku bayar...!!"


" Sembarangan...!!!! dipikirnya ikan dipasar apa...!!! ingat tuan...tuan menikah dengan ku karena tuan ingin menolak perjodohan tuan dengan nona Jovanca dan sekarang rencana itu sudah berhasil... jadi sudah seharusnya tuan melepaskan saya..."


" Bahkan pernikahan kita baru umur satu bulan Aileen.. itu sama saja kau ingin membongkar rahasia kita ini didepan ayah ku...!!!"


" Tidak bisa...!!! kita selesaikan perjanjian kontrak itu...!!!" tegas Cavan


" Tapi aku tidak mau jadi bahan pelampiasan tuan...!!" Aileen juga gak kalah tegas


" Aku... aku... Aiiisss...." Cavan mengibaskan tangan nya tanda tak mau lagi membahas perdebatan mereka


" Duduklah... aku ingin membahas hal penting dengan mu..."


" Jadi sedari tadi yang kita bahas bukan hal penting...!!!! menurut ku ini paling penting tuan..." protes Aileen


" Duduk Aileen... jangan buat aku memaksa mu untuk duduk..."


" Iya iya... gitu aja marah marah..." cibir Aileen lirih


" Apa kau yakin jika tuan Jeson telah mencurangi perusahaan kita dengan memberikan produk yang tidak layak dipasarkan...!!!!" tanya Cavan kali ini benar benar kembali ke mode serius


" Iya tuan... sample produknya ada di kamar saya tuan semalem saya mau langsung ngasih tau tuan tapi tuan pulang larut malam jadinya aku lupa..." jawab Aileen


" Maaf tuan selain tidak layak dipasarkan sepertinya produk tersebut memiliki kualitas yang jelek seperti barang murahan... sangat berbeda jauh dengan isi surat perjanjian partner bisnis yang tuan tanda tangani... coba tuan baca lagi surat perjanjian itu..."


Cavan menatap Aileen tajam dengan penuh kehati hati an lalu membuka surat perjanjian dengan tuan Jeson dan membaca nya lebih teliti


" Di surat itu tidak ada keterangan apabila produk tidak sesuai dengan pemesanan awal bisa di return seperti pembahasan kemarin waktu Lunch..." tambah Aileen lagi


Dan Cavan membenarkan apa yang dikatakan Aileen, dia baru tersadar dengan isi surat perjanjian itu rupanya ada beberapa isi surat yang tidak menguntungkan pihak nya

__ADS_1


" Kemarin waktu lunch itu saya udah mau ngasih tau tuan... tapi seperti nya tuan begitu percaya sama tuan Jeson jadi saya gak enak dikira sok tau atau sok ikut campur urusan boss..." jelas Aileen lagi


Cavan mendengus kesal, baru kali ini dia ceroboh... biasanya Cavan akan membaca sangat teliti sebelum menandatangani sesuatu tetapi bersama tuan Jeson... karena tuan Jeson adalah relasi bisnis ayah nya tua. Mallory sehingga dia cukup mempercayainya... tetapi nyatanya dia bisa bersikap curang juga


" Ini salah ku... aku terlalu ceroboh dan terlalu mempercayainya..." jawab Cavan


" Kira kira memang seperti itu tuan..."


Cavan terkesiap mendengar jawaban Aileen, baru dia orang yang berani menyalahkan Cavan, dasar gadis tengil...!!!


" Aku suka kejujuran mu... tapi bukan berarti kau juga terang terangan mengakui kesalahan ku...!!!" protes Cavan


" Kata bapak saya tuan... mau siapapun orang nya dia raja sekalipun jika salah ya tetap saja salah... gak bisa salah terus dibenarkan...!!!" jawab Aileen polos


Lagi lagi Cavan harus kalah dengan ucapan Aileen


" Terserah kau lah...!!!"


" Tuan apakah saya sudah boleh keluar...??"


" Mengapa kau terburu buru sekali ingin pergi dari ku...!!!"


" Gak papa tuan aku lapar... aku pengen makan...!!!"


" Oke kita makan siang sekarang..." tanpa menunggu persetujuan Aileen, Cavan langsung menarik Aileen membawanya keluar ruangan nya


" Tu..tuan..." Assisten Lee menatap Aileen penuh curiga, senyum tipis nya menyiratkan sesuatu yang tengah dia pikirkan


" Ada apa...!!!" tanya Cavan datar


" Maaf tuan tapi anda harus menandatangani berkas ini dulu sebelum anda pergi..." Assisten Lee menyodorkan map berkas pada Cavan


" Aileen diam disini jangan pergi atau aku akan menghukum mu lagi...!!!" ancam Cavan


" Jadi kau habis dapat hukuman...??? hukuman apa...!!" tanya Assisten Lee penuh selidik


" Ng..nggak ada..." Aileen menggeleng


Assisten Lee makin senyum senyum gak jelas ketika dia melihat bibir Aileen yang sedikit bengkak dan ada beberapa tanda merah dibagian leher


" Oke... kemajuan yang bagus selamat Aileen..." ucapnya sambil menahan tawa


Aileen hanya mengerutkan jidat tak paham


Setelah selesai Cavan kembali menggandeng tangan Aileen keluar ruangan nya, langsung menjadi pusat perhatian semua Karyawan bahkan langsung ada yang mengosip setelahnya

__ADS_1


Cavan tak peduli dia langsung masuk mobil yang sudah disediakan oleh bodyguardnya dan mempersilahkan Aileen untuk ikut masuk juga, lalu mereka segera pergi


" Tuan... boleh aku bertanya..???" ucap Aileen


" Katakan...!!"


" Tuan semalem dari mana...??? kenapa kemeja tuan berlumuran darah...??? tuan habis dikeroyok lagi tuan... sama siapa orang orang yang waktu itu...!!! sebenarnya relasi bisnis atau pesaing bisnis tuan yang mana sih kok kelakuan nya brutal kek gitu...!!" tanya Aileen nyerocos


Cavan hanya melirik Aileen sekilas, kali ini dia harus paham jika Aileen bukan gadis bodoh yang bisa disepelekan begitu saja, dia adalah gadis yang cerdas, pengamat yang baik dan pandai membaca situasi yang dilihatnya, sepertinya Cavan harus lebih berhati hati lagi jangan sampai Aileen tau soal klan Mafia nya


" Aku juga tidak tau mereka suruhan siapa... sepertinya akan banyak lagi musuh kita Aileen... apalagi tuan Jeson juga sudah mulai bermain main dengan ku..." jawab Cavan


" Tuan mau balas dendam sama tuan Jeson...??" tanya Aileen polos


" Aku harus menanyakan hal ini pada nya apa maksud dia sebenarnya... mengapa dia berani mencurangiku..."


" Tuan Jeson gak curang tuan... tapi anda yang gak teliti..."


" Sama saja.... dia sudah berani bermain main dengan D'Cakra Group maka dia harus tau akibatnya....!!! dan kamu Aileen... lebih waspada dan berhati hatilah.. karena aku yakin mereka akan menjadikan mu umpan untuk melemahkan ku...!!!"


" Lalu aku harus gimana tuan...??"


" Jangan ceroboh pergi tanpa pengawalan dari ku...!!!!"


" Hhhhmmmm ya lah tuan... lagian saya mau kemana sih... selama masih terikat kontrak sama tuan gak mungkin bisa nongkrong nongkrong di mall, cafe kek dulu... duuuhhh bakalan lebih akut lagi ini jomblo gue..." sahut Aileen mengrunyam sendiri


" Kau bilang apa barusan...!!!"


" Ng...nggaaaakkk... saya bilang saya patuh dengan perintah tuan...kan tuan bos saya..." elak Aileen ngeles, dia pikir Cavan gak denger kali ya..


" Tapi kau tak perlu takut Aileen... aku janji mereka tidak akan pernah bisa mengganggu apalagi menyakiti mu.. akan ku pastikan itu...!!!" janji Cavan serius


" Tuan... jangan kebanyakan musuh... kasihan nanti anak istri tuan kalau tuan banyak musuh kek gini... mereka bisa dalam bahaya tuan..."


" Aku tidak akan membiarkan siapapun mengganggu keluarga ku... tidak akan ada satu orang pun yang bisa menyakiti orang orang yang aku sayangi.... termasuk kamu..."


" Haaaahhhhh....!!!!"


Aileen menatap Cavan tajam tapi Cavan tetap dalam pose wajah datar sembari focus menatap jalan raya


Bersambung~


Maafken ya Author baru Up


Kemarin lagi lelah letih hihihihiii

__ADS_1


Happy Reading...


__ADS_2