SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Jovanca Kalah Telak Lagi dari Aileen


__ADS_3

Pagi itu di kantor semua orang sibuk dengan tugas dan pekerjaan nya masing masing, Aileen juga cukup sibuk pagi ini, dia sedari tadi membantu Assisten Lee menyelesaikan beberapa berkas yang akan di buat meeting oleh CEO D'Cakra Group sore nanti


Sangking sibuk nya sampai mereka gak ada satupun yang mengobrol, semua focus menatap layar laptop dan kertas di meja masing masing, sampai Assisten Lee melihat sekelebat kedatangan seorang wanita yang berjalan anggun bak model dan menjadi sorotan semua karyawan diluar


" Jovanca...!!!!" bisik Assisten Lee yang langsung didengar Aileen, membuat Gadis itu ikutan melongok keluar


" Mau apa lagi wanita ular itu kesini...!!!"


" Udah lama tuan dia gak cari gara gara disini... kangen paling..." balas Aileen santai


" Tuan Cavan sedang sangat sibuk... tidak seharusnya dia datang mengganggu tuan..." keluh Assisten Lee


" Jika dia sudah datang seperti ini bisa seharian dia akan berada diruangan tuan Cavan, mengganggu konsentrasi tuan sehingga pekerjaan nya berantakan, belum lagi sikap manja nya yang harus dituruti..."


" Itu dulu kan pak Assisten??? waktu dia masih menjadi calon tunangan tuan Cavan... sekarang kan ada istrinya disini... masa aku gak berhak sih ngusir dia..." balas Aileen


" Aahhh iya aku sampai lupa... kau harus berbuat sesuatu Aileen supaya dia tidak mengganggu tuan atau pekerjaan kita akan semakin banyak dan menumpuk... mata ku bisa jadi mata zombie kalau seperti ini terus..."


" Apa yang bisa saya lakukan pak Assisten...???" tanya Aileen bingung


" Cepat ke ruangan tuan Cavan... lakukan apa saja yang bisa kau lakukan..."


" Kalau tuan marah gimana...??? tuan kan gak nyuruh saya datang ke ruangan nya..."


" Untuk yang satu ini aku yakin tidak akan marah Aileen... malah tuan akan sangat senang jika kau datang tepat waktu... ingat...!!! kau harus buat perempuan itu tidak nyaman dan merasa mendapat rival yang tidak sebanding supaya dia akan segera pergi dari ruangan tuan..."


" Oke paka Assisten..." tanpa bertanya apapun lagi Aileen langsung bergegas pergi ke ruangan Cavan


Rupanya Jovanca sudah terlebih dahulu datang di ruangan Cavan, tanpa mengetuk pintu dia langsung masuk gitu aja diruangan Cavan membuat laki laki itu kaget dan menatap nya dengan tatapan tak suka


" Apa kau tidak tau nona Jo jika aku sedang sibuk bekerja...??? kau bisa mengetuk pintu terlebih dahulu kan...!!!" tegur Cavan sinis


" Tuan Cavan Mallory... mengapa baru sekarang anda memprotes apa yang ku lakukan ini...??? bukan kah sudah biasa dari dulu... aku datang menemui mu bukan kah hal yang biasa...!!!" sahut Jovanca tanpa merasa bersalah, dia tetap memdongakkan dagu berjalan anggun bak putri keraton menghampiri Cavan


" Lama kita Tak berjumpa Cavan... aku sangat merindukan mu..."

__ADS_1


" Jika kedatangan mu hanya menggangguku maka pergilah... kau sudah tau bukan jika aku sudah menikah..."


" Apa istrimu itu masih kau suruh bekerja...??? ooohhh rupanya kau tidak menjadikan dia ratu di mansion mu...ada apa Cavan...??? apa kau baru merasa jika dia tidak cocok berada di mansion mu itu...???" tanya Jovanca dengan senyum nya yang miring sinis


Thoookkk toookkk


" Honey apa aku boleh masuk...??" Aileen mulai melaksanakan tugas nya berekting


" Haiii istri ku kemarilah... ruangan ku adalah ruangan mu juga kau bahkan berhak masuk kapan pun kau mau..." sahut Cavan tak lupa juga berekting sok bersikap lembut pada Aileen


" Waaahhh ada nona Jo rupanya... apa kalian sedang membicarakan bisnis...??? jika iya sebaiknya aku pergi dulu..." Aileen menyapa Jovanca


" Ohhh nona Aileen... apakah anda masuk ruangan suami anda sendiri saja harus ijin terlebih dahulu...??? kasihan sekali rupanya anda tetap di perlakukan sama seperti karyawan oleh tuan Cavan..." Jovanca langsung mengejek Aileen


Gadis itu tersenyum tenang, sepertinya menghadapi bulu ulet macam Jovanca seperti ini harus lebih elegant dan santai, tidak mudah terprovokasi dan kesinggung


" Anda lucu sekali nona Jo... justru karena saya sangat menghargai suami saya sebab disini dia adalah seorang CEO... jadi saya harus bisa menjaga sikap saya selama di perusahaan...apakah anda tidak tau hal seperti itu...???" ejek Aileen balik membuat Jovanca langsung menatapnya tajam


" Pantaslah anda masuk keruangan tuan Cavan seenaknya..." lanjjutnya tambah mengejek


" Benarkah...??? aaahhh suami ku tetapi barusan aku dengar kau tidak nyaman dengan kedatangan nya kan...??? maaf ya jika masih ada orang yang tidak mengerti posisi mu disini..." Aileen membanting omongan Jovanca ke Cavan


Cavan berusaha tersenyum sedikit meski terlihat sangat kaku dan hambar


" Tunggu nona Aileen...!!! jika anda berkata anda ingin memperlihatkan kekuasaan tuan Cavan disini... tetapi kenapa penampilan anda ini malah seakan membuat malu Cavan...??? lihat lah baju yang anda pakai... oohhh atau anda ini tidak tau fashion ya...??? anda tidak tau bagaimana cara berpenampilan layaknya istri Cavan Mallory...???" Jovanca kembali mengejek kali ini senyum nya terlihat menantang dan merasa menang dari Aileen


" Aku memang tidak terlalu suka berpenampilan glamour... aku sudah terbiasa hidup dengan kesederhanaan... eemmm tapi kau tidak mempermasalahkan penampilan ku kan honey...???"


" Sama sekali tidak sayang..." Cavan sepertinya menikmati ekting nya


" Kau tetap terlihat cantik dan istimewa..."


" Ooohhu so sweet... makasih sayang... aku terharu..." Aileen malah sengaja memperlihatkan kemesraan palsu nya pada Jovanca membuat gadis itu makin meletup letup jengkel dan kesal


" Maaf ya nona Jo... selagi suami saya nyaman dengan apapun yang saya kenakan... yaahhh gak ada masalah... tohh dengan berpenampilan seperti ini anda tetap tau kan kalau saya adalah istri SAH tuan Cavan..." Kata SAH sengaja di perjelas nya, sengaja mau membuat Jovanca makin kebakaran

__ADS_1


" Aduuuhhh nona Aileen... sepertinya anda harus banyak belajar dari saya soal fashion, penampilan... supaya anda tidak malu maluin Cavan... memang ya jika bukan dari level yang sama akan sangat susah untuk menyesuaikan apalagi menemukan kecocokan..."


" Nona Jo... aku sedang sibuk... aku juga disini sudah bersama istriku... jika anda tidak ada hal yang ingin dibicarakan saya rasa anda bisa pulang..." Cavan mengusir, kayaknya kepala nya udau pening mendengarkan cuitan dua perempuan didepan nya yang saling mengejek


" Aahh iya betul nona Jo... suami ku akan saya urus dengan baik... Level tidak menjamin untuk menjadi pilihan atau tidak... karena hanya yang istimewa yang akan menjadi pemenang nya... jadi silahkan pulang... tidak perlu anda repot repot buang buang waktu mengurusi suami ku..." Aileen ikutan mengusir, kesempatan emas ini dia gunakan dengan sangat baik untuk benar benar mengejek Jovanca yang kalah telak


" Aku tadinya datang kesini memang sengaja mau memberikan contoh dan mengajari istri mu ini Cavan supaya dia bisa cocok bersanding di samping mu..." Jovanca masih kekeh ingin menjatuhkan Aileen, memperlihatkan jika Aileen itu tidak selevel dengan nya


" Tidak perlu...!!! justru ini yang aku suka dari istri ku... dia berbeda dari wanita yang selama ini mendekati ku... aku tetap nyaman dia menjadi dirinya sendiri..." tolak Cavan


" Tetapi jika dia memalukan seperti ini... tidak layak menjadi istri mu pendamping mu apa tidak semakin membuat image mu buruk...!!!" protes Jovanca


" Aduuuhh nona Jo... udah ditolak kok masih kekeh aja... suami ku mencintai aku yang seperti ini... jadi tak perlu repot repot anda ini huhuhu..." Aileen menyela terus memojokkan dan mempermalukan Jovanca, ooohh senang nya hati hihihi


Jovanca langsung melencing keluar ruangan Cavan dengan hati yang menggondog kalah, lagi lagi Jovanca kalah mental dengan Aileen yang bar bar tapi cool


" Sial*n perempuan itu...!!! lihat saja aku akan membuatnya menangis darah karena dicampakan Cavan...!!!!" umpatnya mengancam namun hanya di dalam batin


" Kelar tuan...!!! ekting kita bagus...!!!!" ujar Aileen sambil duduk di kursi depan Cavan


Cavan menatap Aileen dengan tatapan yang sulit diartikan, lalu tiba tiba menarik tangan Aileen membawa nya keluar ruangan


" Benar...!!! kau memang harus di rubah....!!!"


" Haahhh dirubah gimana maksudnya tuan...!!!"


" Tuan... jangan tarik tarik tangan saya ini...!!!"


Bersambung~


Double Up nya dikasih


Semoga happy yaaa dan jangan lupa Vote nya, yuuukkk kasih komen juga biar makin cemungut nihhhh


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2