SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Pujangga Sastra


__ADS_3

Cavan sudah menunggu Assisten Lee diruangan Assisten Lee, sangking dia happy sudah mengetahui arti ucapan Aileen dan dia sekarang tau jika Aileen bersedia menerima ajakan nya, Cavan sampai rela menunggu Assisten Lee dan pergi keruangan nya


Assisten Lee datang langsung masuk keruangan nya bersama Alexa, mereka saling kaget, Lee kaget sebab tuan Cavan berada diruangan nya duduk di sudut meja sembari menyilang dada, sedangkan Cavan terkejut karena Assisten Lee datang tidak sendirian melainkan bersama Alexa membuat Cavan menatap penuh selidik


" Tu..tuan...!!!"


Alexa jadi kikuk, dia amat sangat malu campur panik ketika kepergok tuan Cavan


" Kau bersama nya...??" tanya Cavan datar


" Benar tuan... Alexa membantu saya menemui seseorang yang bisa mengartikan kalimaat nona Aileen..." jawab Lee


" Apa kau tak ada kerjaan lain...??" tanya Cavan pada Alexa


" Maaf tuan... tapi saya diminta nona Aileen untuk membantu Assisten Lee..." jawab Alexa takut


" Aileen menyuruhmu...!!" tanya Cavan sambil mengerutkan jidat tajam


" Benar tuan.. nona meminta saya untuk datang ke perusahaan dan membantu Assisten Lee menyelesaikan tugasnya... awalnya saya juga tidak tau tugas apa yang sedang Assisten Lee lakukan..."


Cavan terdiam beberapa saat, rupanya Aileen memang sengaja mengerjai nya, bahkan gadis itu mengirim Alexa untuk membantu Assisten Lee


Tetapi mood Cavan sedang bagus, hatinya sedang berbunga bunga karena Aileen menerima permintaan nya, membuat nya cukup tenang dan lupa marah marah


" Assisten Lee... siapa saja orang yang sudah membantu mu menyelesaikan masalah ini...??" tanya Cavan setelah beberapa saat


" Ada Ajeng karyawan magang tuan... dia yang membantu saya mengartikan tulisan menggunakan bahasa Jawa... dan Ada laki laki bernama Brian yang membantu mengartikan kalimat berbahasa Pagaralam Sumatra Selatan..." jawab Assisten Lee


" Naikkan jabatan karyawan magang itu menjadi kepala bagian... dan berikan hadiah pada laki laki itu...!!!" perintah Cavan


" Baik tuan akan segera saya urus...!!!"


" Dan ini bonus untuk mu...!!" Lee memberikan amplop coklat yang terlihat cukup tebal, membuat mata Lee langsung berbinar binar


" Terimakasih tuan...!!" Lee segera menerima nya dengan gembira


" Aku lupa...!!! seharusnya kau tak perlu bersusah payah untuk menanyakan pada orang orang tentang kalimat Aileen... kau bisa datang ke rumah orang tua Aileen untuk menanyakan nya atau bisa kau temui teman Aileen bekas anak buah Tiger Dark itu...!!" ucap Cavan


" Tapi tuan... jika saya datang dan bertanya pada orang tua nona Aileen bukan kah rahasia tuan akan ketahuan...????" Lee mengingatkan


" Aahhh benar juga... tindakan mu sudah tepat...!!! terimakasih kau sudah membantu ku... bersenang senang lah dengan bonus atas keberhasilan mu...!!!" ucap Cavan ramah sembari menepuk bahu Lee, membuat lelaki itu yang sudah bertahun tahun bersama Cavan cukup heran dan bingung

__ADS_1


" I..iya tuan terimakasih..." jawab Lee gugup


Cavan pergi meninggalkan ruangan Assisten Lee dengan wajah puas penuh kegembiraan


" Pertama kalinya aku melihat tuan bersikap seramah itu dan mengapresiasi hasil kerja ku... bahkan sampai berterimakasih... biasanya hanya diam dengan wajah dingin tak peduli..." cibir Lee ketika memastikan Cavan sudah pergi dari ruangan nya


" Nona Aileen benar benar telah berhasil mengubah dunia tuan Cavan...!!!"


" Anda benar Assisten Lee... aku juga merasa semenjak tuan Cavan menikah dengan nona Aileen... tuan Cavan mulai berbeda... tidak semenakutkan dulu..." Alexa ikut berkomentar


" Aku berharap pernikahan tuan dan nona langgeng dan tak terpisahkan... semoga nona segera memiliki anak dari tuan agar ada generasi tuan Cavan di keluarga tuan Mallory..."


" Kita doakan saja yang terbaik untuk mereka..." jawab Lee, dalam hatinya dia amat sangat berharap pernikahan tuan benar akan langgeng dan melupakan kontrak pernikahan itu, nona Aileen memang pantas mendampingi tuan Cavan, menjadi permaisuri di keluarga Mallory


" Kita senang senang... aku punya hadiah dari tuan..." ajak Lee dengan tersenyum happy


" Anda akan membaginya pada ku...??" tanya Alexa


" Tentu... bukan kah kau yang telah membantuku hingga aku bisa menyelesaikan tugas ini...!!"


" Baiklah... aku tidak akan menolak jika anda memaksanya..." gurau Alexa menanggapi


" Oke... mari kita bersenang senang..."


***


" { Apa kau bisa keruangan ku...!!!}" tanya Cavan ketika Aileen mengangkat telpon nya


" Aku sedang sibuk tuan... tidak bisa di ganggu...!!" tolak Aileen acuh


Cavan mendengus kesal, bisa bisa nya Aileen berani menolak nya, bahkan semua pekerjaan di perusahaan ini atas perintah nya


" { Apa kau lupa jika aku adalah CEO di sini...!!! aku bisa memerintahkan mu untuk berhenti dan meninggalkan pekerjaan mu itu...!!!!}" Jawab Cavan memperlihatkan kekuasaan nya


" Ya tapi jika tugas ku ini tidak selesai bukan kah sama artinya dengan tidak bertanggungjawab atas tugas yang diberikan...!!!" bantah Aileen ngeyel


" { Tinggalkan sekarang atau aku akan memecat seluruh karyawan diperusahaan ini karena telah membuat mu sibuk dan menolak perintah ku...!!!}" Ancam Cavan seenaknya


" Itu namanya semau nya sendiri tuan... mereka tidak ada salah apapun main anda pecat saja...!!"


" { Sudah ku katakan... aku yang mengatur segala aktivitas dan tugas perusahaan... kau harus tau Aileen jika aku berkuasa disini... jadi menurutlah atau kau akan melihat banyak orang menjadi korban karena penolakan mu...!!}"

__ADS_1


" Bener bener CEO arogan ya...!!!! seenak jidat dia aja nyuruh nyuruh... maksa lagi...!!" gerutu Aileen lirih


" Baiklah tuan... saya akan segera keruangan anda...!!!" sahut Aileen akhirnya


Aileen bergegas memberesi berkas berkas yang tengah dikerjakan nya, menatanya lagi supaya tidak sembarangan orang bisa mengambilnya, ini bagian penting di perusahaan, kemudian berkas yang dianggap paling penting dirapikan nya dan akan dia bawa keruangan Cavan, akan dia simpan disana


" Buru buru sekali nona... apakah tuan mengajak anda makan siang...??" tanya Moana kepo


Aileen menatap Moana malas


" Kemana pun atau mau ngapain pun bukan urusan mu bukan...??? toh Tuan Cavan adalah suami SAH ku...!!" jawab Aileen ketus bahkan kata Sah sengaja dia tekan kan lima harokat


" Bukan begitu nona..." Moana tampak marah dan tak terima, tetapi dia pura pura baik di depan Aileen


Aileen tak menggubrisnya lagi, langsung pergi menuju ruangan CEO


" Sombong sekali gadis kampung itu...!!! mungkin dia baru ngerasain hidup enak...!!! paling juga gak lama lagi bakalan di depan tuan Cavan kalau sudah ada wanita yang lebih cantik....!!!!" umpat Moana menyerapahi Aileen dengan kesal


" Lihat saja... gak lama lagi dia bakalan nangis gigit jari...!!!!" geram nya lagi


Aileen masuk keruangan Cavan tanpa mengetuk pintu, mungkin bocah itu lupa


Cavan menatap Aileen tajam membuat Aileen tersadar dan menyadari kesalahannya


" Hehe maaf tuan... tadi aku sudah ngetuk pintu kok... dalam hati tapi..."


Untung Cavan suasana hatinya lagi baik dan cerah, jadi masalah kecil yang Aileen lakukan tidak sama sekali dihiraukan nya, malah Cavan langsung berdiri meraih pinggang Aileen dan mengeratkan nya dalam pelukan nya, wajah Cavan didekatkan sedekat mungkin dengan wajah Aileen, membuat Aileen bisa merasakan hangatnya dengusan nafas Cavan


Aileen cukup deg degan saat ini, jantung nya bertalu talu tak terkendali, apalagi tatapan Cavan yang begitu sendu mematikan, membuat Aileen tak mampu berkutik apalagi bergeming, mata itu bagaikan magnet yang membuatnya terdiam membisu


" Apa kau serius dengan ucapan mu..??? jika ia... terimakasih karena kau telah bersedia menerima ku untuk menjalani pernikahan ini seumur hidup... terimakasih kau telah bersedia menjaga kepercayaan orang tua ku pada ku... aku akan selalu menjaga mu, melindungi mu... akan ku buat hidup mu di hargai dan di hormati semua orang di dunia ini....tak kan ku biarkan satu orang pun merendahkan apalagi mengusik mu...kau adalah permaisuri baru di keluarga Mallory Aileen..."


" Kau tak perlu terburu buru memaksa hati mu untuk mencintai ku... biarkan semua berjalan sesuai jalan yang dituntun oleh takdir... aku yakin pertemuan kita bukan lah suatu kebetulan namun memang Jalan yang Tuhan berikan..."


" Apa kau bersedia menjadi ibu yang melahirkan anak anak ku...!!!!"


Aileen terdiam... mengapa Cavan tiba tiba menjadi sesosok pujangga sastra yang amat sangat romantis sampai Aileen tak mampu berkata kata... mengapa Cavan bisa berubah semanis dan romantis seperti ini....


" Ya Tuhan ini aku dang ngimpi dide...!!!! alap nian bahase tuan Cavan ini...!!!"


Bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa kasih VOTE yaaaaw


Happy Reading


__ADS_2