SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Mama Bellina


__ADS_3

" Bang Marvin kemarin sore datang kerumah gue Nyil... doi malah nyuruh gue buat gak usah gabung lagi sama Tiger Dark... malahan gue dikasih uang pesangon buat nambah modal buka warung kelontong... tapi gue ngerasa ada yang aneh dari bang Marvin..."


Triiiiingggg


Nada pesan masuk berbunyi di ponsel Aileen, pagi itu Aileen sedang asyik sarapan bersama tuan Cavan yang semenjak kejadian kemarin jadi sedikit bersikap lebih lembut pada Aileen


Aileen membuka pesan Azmi dan membacanya, baru Aileen mau mengetik membalas pesan tiba tiba panggilan masuk menumbruk paksa di layar ponselnya, nomer Asing yang tak dia kenali


Aileen mengerutkan jidat serius memperhatikan nomor tersebut


" Nomer siapa yaakk...ngapain lagi pagi telpon gue..." gumam Aileen yang membuat Cavan akhirnya meliriknya sekilas


" Hallo..." sahut Aileen mengangkat panggilan itu


" Haiii sayang... apa kau sudah bangun..." sapa sebuah suara perempuan yang cukup merdu dan ramah diujung panggilan


" Sorry ini sape ya.. aku dek keruan nomer ini..." tanya Aileen


" Sayang ini mama... mama Bellina..." sahut perempuan itu memperkenalkan dirinya


" Mama Bellina...??? aahh siapa itu...!!" Aileen bingung


Cavan yang mendengar Aileen menyebut nama mama nya langsung terkesiap menatap Aileen serius


" Siapa yang menelepon mu...??" tanya Cavan


" Nggak tau tuan... suara nya perempuan... ibu ibu... katanya namanya mama Bellina... itu mama nya siapa ya... tiba tiba manggil sayang ke aku..." sahut Aileen


Ingin rasanya Cavan mentonyor jidat Aileen, bisa bisanya Aileen tak kenal siama Mama Bellina


" Itu mama mertua mu bodoh...!!!" balas Cavan ketus


" Mertua...??? kapan gue punya mertua...!!" Aileen makin blo'on


" Aileen ini mama... istri tuan Mallory ibu kandung suamimu Cavan Mallory..." sahut perempuan di telpon menjelaskan siapa dirinya


Seketika Aileen kaget dan langsung memeluk jidatnya, kalau tidak sedang menelpon mungkin Aileen sudah mengumpati dirinya yang teramat sangat bodoh


" Ma...maaf kan saya tante... ee nyonya... ee...mama..." Aileen bingung mau memanggil mama Bellina siapa, takut tuan Cavan gak cocok dan ngamok kan


" Duuhh manggil siapa gue...??" gumam nya lirih

__ADS_1


" Eee mama... Mama Bellina... maaf Aileen sungguh belum tau nama mama... ee lebih tepat nya lupa... sebab seinget Aileen hanya memanggilnya nyonya Mallory... hehehe..."


" Its oke sayang... sejak kamu menikah anak durhaka mama satu itu memang tidak pernah membawa mu kerumah... sekedar mengobrol agar kita lebih akrab pun tidak pernah dia lakukan...jadi wajar jika kamu tidak mengenal nama mama..."


" Hihihi... emang durhaka mah anak mama satu itu..." Aileen kompor, Cavan mendelik mengintimidasi Aileen


" Heeemmmm sepertinya harus mama jewer kalau bertemu nanti... bisa bisanya dia tak pernah membawa anak menantu mama kerumah... disembunyikan di mansion nya saja...!!"


" Jewer aja mah... bila perlu sampai panjang tuh telinga... emang bandel kok..." kekeh Aileen bahagia, Cavan menonyor sekali lagi jidat Aileen yang kesal, bisa bisa nya Aileen jadi kompor sama mama nya


" Oya sayang... siang ini apa kamu bisa datang ke mansion...??? mama ingin bertemu dengan mu sayang... kalau menunggu anak durhaka mama itu mengajak mu kesini keburu kiamat dia belum sadar....kau bisa kan kesini...??" suara mama tampak penuh harap sepertinya memang beliau menginginkan Aileen datang menemui nya


" Bisa mah bisa... sebentar lagi nunggu suami ku berangkat aku akan kerumah mama bersama para bodyguard ku..." Aileen menyanggupi


" Bodyguard...!!!" tanya Mama


" Betul mah..." Aileen melirik Cavan sebelum melanjutkan kata kata nya, kayaknya Aileen sengaja ingin mengerjai Cavan lagi


" Anak kesayangan mama ini kan lagi bucin bucin nya sama istri... jadi amat sangat posesive... intinya aku kemana aja harus ditemani bodyguard... bahkan bernafas aja kalau bisa ya harus ada yang mengawal..." jawab Aileen sambil cengar cengir


" Memang ya anak bandel satu itu... sekalinya jatuh cinta langsung jadi posesive... padahal dari dulu didekati banyak wanita dia tolak mentah mentah... kamu memang hebat ya Aileen bisa bikin anak bandel mama tunduk..."


Aileen makin terbang ke Nirwana mendengar pujian dari mama mertua nya, Cavan hanya diam dengan wajah ditekuk kesal, bisa bisa Aileen mengerjai nya didepan mama nya sendiri... tetapi Cavan malah tak berkutik...


" Yaudah ma bentar lagi aku kesana..."


" Oke Aileen mama tunggu ya..."


Panggilan diakhiri


" Tuan aku mau kerumah mama mertua ku... jadi hari ini aku tidak pergi ke kantor... aku libur ya tuan..." pamit Aileen


" Ingat Aileen...!!! jangan berbicara pada mama yang bukan bukan... kau sengaja ingin mempermalukan ku didepan mama..." sungut Cavan kesal


" Aku ngomong sesuai Fakta kok..." Aileen ngeles


" Lalu kenapa kau bilang aku sudah bucin dengan mu... aku gengsi mengakuinya...!!" protes Cavan


" Yaa... ya itu siapa tau kan... siapa tau gitu lhoo tuan... sekarang tuan udah jatuh cinta sama saya kan... kan saya manis, pinter, lucu..." jawab Aileen serba salah, aslinya doi juga bingung kalau ditanya apa dan kenapa nya


" Kau pikir aku semudah itu jaruh cinta...!!"

__ADS_1


" Ya kan siapa tau tuan... kalaupun belum ya gak papa paling sebentar lagi hihihi..."


" Jangan terlalu percaya diri kamu..." cibir Cavan


" Yaudah lah aku gak mau debat sama tuan... aku mau berangkat main kerumah mama mertua... tuan sebagai suami kerja yang bener ya... tanggungjawab cari nafkah buat istri... salim dulu deh..." Aileen mengulurkan tangan berpamitan pada Cavan


Cavan yang tidak pernah melakukan kebiasaan itu merasa aneh dengan apa yang dilakukan Aileen, tapi Aileen bodoamat langsung Salim dengan Cavan dan tak lupa sungkem pada laki laki itu


" Bodyguard... ayo kita jalan..." panggil Aileen dengan bergaya, diselingi dengan cekikikan yang merasa dirinya bagaikan nyonya nyonya besar, tapi dia malah geli sendiri melihat tingkah konyol nya


" Hari ini kita kerumah tuan Mallory ya... aku diundang mama mertua untuk main ke mansion..." ajak Aileen


" Baik nona..." ujar Romer lalu segera bergegas menyiapkan mobil


" Tapi sepertinya aku pergi bersama Romer dan Alexa saja... yang lain boleh tetap disini..." ujar Aileen


" NO...!!!" tolak Cavan cepat


" Kau tetap pergi dengan pengawalan mereka... biarkan mereka berada di mobil bekakang mu untuk mengawasi..."


" Tapi tuan... aku kan datang kerumah tuan Mallory... masa masih harus dikawal juga..." protes Aileen


" Kau pikir datang ke mansion papa secepat kilat.. kita tidak tau di jalan sana sudah berapa orang yang bersiap siap mencelakai mu... jadi jangan membantah.. ikuti perintah ku jika kau ingin pergi...!!" ancam Cavan


" Aku mau bertemu mama mu lhoo tuan... malah diancem..." rungut Aileen ceriwis


" Benni... Veronca dan kau Arganta... ikut dan awasi nona Aileen dari mobil lain... kawal dibelakang dan pastikan keselamatan nona Aileen menjadi tanggungjawab kalian... bahkan nyawa kalian taruhan nya..." titah Cavan tegas


" Baik tuan...!! kami akan jaga nona Aileen dengan nyawa kami... dan akan kami pastikan nona Aileen baik baik saja..." jawab Benni mewakili yang lain dengan patuh


" Yasudah tuan kalau briffing nya sudah selesai aku mau berangkat...!!" Aileen segera keluar menuju mobil yang sudah di siapkan Romer, Alexa mengikuti nya dari belakang


" Kami permisi tuan..." Veronca ikut pamit mewakili yang lain


Hari ini tugas mereka mengawal nona Aileen menuju mansion tuan Mallory, tugas besar yang akan mereka jalankan sepenuh hati


Udah kayak nyonya nyonya kerajaan aja ya Aileen apa ibu ibu pejabat yaakkk hihihihiiii


Bersambung~


Jangan lupa VOTE yaaa

__ADS_1


Happy Reading...


__ADS_2